
"bunuh siapapun yang melawan." ucap Noran dengan santai.
Noran duduk dengan santai sembari membelai bulu halus Trevis. ia penasaran, mengapa bulu miliknya begitu halus.
Noran juga tak lupa memeriksa status pemimpin bandit. ia harus waspada dengan kekuatan lawan.
[Nama : Goro
job : bandit
title : pemimpin bandit
level : 180
hp : 19.000 / 19.000]
"Sin, lawan pemimpin bandit. ia akan menjadi lawan yang bagus untukmu." ucap Noran.
"baik tuan." jawab Sin.
Sin segera bergegas ke arah pemimpin bandit. pedang hitam berdengung ketika mana dalam jumlah besar menyelimutinya, membuat jangkauan serangan pedang bertambah.
prajurit berzirah juga bergerak mengepung para bandit. para bandit terlihat gemetaran, menyaksikan pasukan yang mengelilingi mereka.
"tenanglah! mereka hanya pasukan kerajaan! mereka lemah!" teriak pemimpin bandit.
Noean hanya tersenyum ketika mendengarnya. para bandit kembali mendapatkansemangat juang mereka.
'pasukan kerajaan yang lemah?' pikir Noran.
dalam sekejap, Sin berada di hadapan pemimpin bandit dan mengayunkan pedangnya.
sting!
desingan metalik terdengar saat kedua pedang berbenturan. tak lama, pedang pemimpin bandit terpotong menjadi dua, itu hanya senhata tingkat Rare puncak.
"mustahil!" ucap pemimpin bandit.
pemimpin bandit terkejut melihat pedang kesayangannya di potong menjadi dua. hanya ada dua penjelasan untuk ini.
kekuatan musuh yang lebih tinggi, atau senjata musuh lebih bagus. pemimpin bandit lebih percaya pada penjelasan kedua.
'aku harus mendapatkannya!' pikir pemimpin bandit.
"Sin! jangan gunakan pedangmu! gunakan tinjumu!" teriak Noran.
"baik tuan!" jawab Sin.
Sin segera menyarungkan pedangnya, pemimpin bandit terkejut dengan perubahan di hadapannya. bukankah itu akan menguntungkan mereka jika menggunakan pedangnya?
pemimpin bandit segera menepis pikirannya, terlebih ia yakin dengan tinju miliknya. ia berpikir jika pihak musuh terlalu bodoh.
pemimpin bandit segera meninju sekuat tenaga ke arah Sin. Sin terlambat menghindarinya, menyebabkan tinju menabrak zirah dengan kuat.
bang!
wajah pemimpin bandit menjadi berubah kemerahan, ia merasakan sakit yang luar biasa di tangannya yang ia gunakan meninju.
'apa armor ini?! bwgitu keras seperti tembok yang kokoh!' psmimpin bandit ingin meraung saat ini.
__ADS_1
bang!
tinju melayang dan menghantam dada pemimpin bandit. armor kulit segera terkoyak oleh tinjuan Sin.
"guahk!!"
pemimpin bandit terdorong dan memuntahkan seteguk darah. dadanya terasa begitu sakit, terlebih area jantung, itu terasa seperti hancur.
Sin segera mengejarnya dan meninju berulang kali. Sin bisa merasakan peningkatan kecil setiap kali ia meninju.
bang!
satu pukulan tepat mengenai dada pemimpin bandit dan membuatnya terbunuh.
ding!
[pemimpin bandit terbunuh! mendapatkan exp +2.000!]
"eh? 2000 exp?" Noran terkejut saat mendengar pemberitahuan.
ia segera memeriksa pemberitahuan.
[exp pemimpin!
setiap bawahan yang membunuh musuh, akan menerima 10% exp tanpa mengurangi exp utama!]
"begitu! sekweang aku mengerti mengapa aku naik level dengan cepat." gumam Noran.
Noran melihat pertempuran, dari 500 bandit yang di jebak hanya tersisa 200 bandit.
para bandit segera menyerah. prajurit berzirah tertawa seperti bandit saat melihat para tawanan.
mereka mengambil seluruh harta yang di miliki pemimpin bandit, begitu juga dengan cincin ruang pemimpin bandit.
ada 10.000 koin emas dengan ratusan ribu koin tembaga. Norqn dan Sin bergerak ke kelompok bandit lainnya.
tiga kamp lain di hancurkan dengan mudah, banyak para bandit telah naik 1-3 level. kini ada 850 tawanan bersama mereka.
hari menjadi semakin gelap, Noran memutuskan untuk kembali ke kamp. kali ini, ia mendapat 50.000 koin emas, 30.000 koin perak dan sekitar 400.000 koin tembaga.
masih banyak harta rampasan lain seperti pakaian sutra dan berbagai hal lainnya.
Noran dan pasukannya tiba saat matahari terbenam. semua orang bersiap untuk makan malam, semua makanan juga telah siap.
"bukankah kamu mengatakan akan bersantai?" ucap Esline.
ketiga gadis memiliki ekspresi kesal saat melihat Noran kembali dari penaklukannya.
"ah? aku lupa. bagaimana jika besok?" ucap Noran.
"kamu berbohong lagi nanti." ucap Alice.
"aku akan menepatinya." ucap Noran.
"janji?" tanya Alice.
"ya, besok kita akan berkeliling." ucap Noran.
ketiganya mengangguk dan merasa senang. Noran hanya tersenyum, ia tidak menyangka akan melupakan janjinya.
__ADS_1
setelah makan malam, Noean menemui Herton. ia ingin melihat bagaimana perkembangan pembuatan ruang hartanya.
saat itu, Herton berlari dengan ekspresi ceria. ia berlari ke arah Noran dan nampak bersemangat.
"tuan, ruang harta telah selesai." ucap Herton.
"mari kita lihat." ucap Noran.
keduanya berjalan menuju kamar tempat Noran tidur. ruang harta terhunung dengan salah satu dinding kamarnya.
ruang harta tersembunyi dengan baik. sayangnya, hanya ada mekanisme sederhana untuk itu.
sebuah lemari di geser, menunjukkan dinding kayu. itu hanya bagian luar, di dalamnya ada pintu besi yang tebal dan kuat. Herton menekan salah satu plat kayu, membuat pintu rahasia terbuka.
"saat ini, kami hanya mampu membuat mekanisme sederhana tuan. jika ada pengrajin hebat, kita bisa membuat mekanisme yang kuat tuan. kita juga bisa menambahkan keamanan seperti jebakan di lorong." ucap Herton.
"ya, iru bisa kita lakukan di masa depan." ucap Noran.
keduanya berjalan, menemukan mekanisme serupa. 2 pintu besi terbuka lebar, menunjukkan ruangan luas.
lampu sihir tergantung di langit-langit dan dinsing ruangan. ruang harta nampak begitu kokoh dan kuat, Noran merasa puas.
ia mengeluarkan seluruh harta yang ia miliki, ruangan yang luasnya mencapai 200 hampir penuh oleh tumpukan koin emas dan harta lainnya.
Herton terkejut melihat banyaknya harta yang keluar. Noran dan Herton kemudian keluar dari ruang harta.
Noran memberitahu Grim untuk bisa mengatur dan merapikan ruang harta. ia juga menyuruh semua goblin untuk membantunya.
para prajurit yang dulunya bandit masih ragu untuk membiarkan mereka memasuki ruang harta. untuk Dark Order, ia merasa mereka juga tidak tepat.
Sin, Mike, Ruli dan Toun saat ini melatih para prajurit untuk menjadi prajurit yang disiplin dan patuh.
dark order secara bergantian berpatroli di sekitar benteng kamp. sementara falcon rider beristirahata.
terlihat juga beberapa bangunan besar di sertai dengan kandang, itu tempat para night falcon tinggal.
ding!
[misi baru selesai!
misi tingkat A : pembangunan kamp!
kumpulkan 5.000 bawahan atau pengikut dan buatlah kamp milikmu!
»persyaratan
bawahan : 5.000 / 5.000
rumah : 100 / 50
hadiah : pedang tingkat Super Epic : Gareems x1 / 10.000 koin emas / random gift ]
"ah, aku memiliki dua random gift. mari kita lihat apa yang akan muncul." gumam Noran.
[ buka 2 random gift?
ya / tidak ]
"ya!" ucap Noran.
__ADS_1