7 KINGDOMS : conqueror

7 KINGDOMS : conqueror
86.pasukan aliansi


__ADS_3

"Sepertinya aku harus merekrut lebih banyak pasukan." ucap Noran.


Noran kemudian memutuskan untuk kembali ke kota Kristal, masih banyak yang harus ia urus.


"Dimana tempat yang sesuai untuk menempatkan pasukan aliansi?" pikir Noran.


Noran memacu kudanya dengan cepat, setelah beberapa jam melintasi padang rumput yang luas, akhirnya ia sampai di kota Kristal.


Noran kemudian meminta Sin dan Mike unuk menemuinya. Ada juga Grim di sana.


"Aku ingin peta kerajaan Rosvelt." ucap Noran.


Grim kemudian berjalan dan mengambil sebuah gulungan yang cukup besar, ia lalu membuka gulungan itu. Sebuah peta, itu peta seluruh kerajaan Rosvelt.


Dirinya memandang 5 wilayah berbeda, wilayah Rosvelt dan Barliester memang berdekatan. namun wilayah lainnya berada cukup jauh.


"Dimana aku harus menempatkan pasukan aliansi?" pikir Noran.


Noran memandang peta, hanya wilayah Rosvelt yang cocok untuk penempatan pasukan aliansi. Namun para bangsawan lainnya mungkin tidak akan setuju.


"Kenapa tuan terlihat bingung?" tanya Sin.


"5 wilayah akan membuat aliansi, dan aku saat ini tidak bisa menentukan tempat untuk penempatan pasukan aliansi." ucap Noran.


Menyerahkan komando tiap pasukan pada masing-masing wilayah akan buruk. meski para bangsawan sepakat untuk bekerja sama, akan ada kemungkinan bagi bangsawan selanjutnya memulai perang.


Dan akan berbahaya jika pasukan aliansi di gunakan untuk berperang dengan sesama anggota. Harus ada satu pemimpin untuk memegang komando pasukan aliansi.


"Jika tuan ingin memilih tempat untuk penempatan pasukan aliansi, tuan mungkin bisa memilih tempat ini." ucap Grim.


Grim menunjukkan sebuah wilayah yang di miliki oleh kerajaan Rosvelt. itu tidak berada di bawah kekuasaan bangsawan lainnya.


Wilayah yang berupa padang rumput luas, membentang sekitar 50.000 kilometer persegi. Hanya ada padang rumput di sana, dengan beberapa monster yang terlihat sering berkeliaran.


"Wilayah ini tidak di miliki oleh bangsawan manapun tuan, anda bisa datang ke kerajaan dan membeli wilayah ini." ucap Grim.


"Membeli wilayah kerajaan?" pikir Noran.

__ADS_1


Untuk membeli wilayah seluas itu, akan memakan banyak koin emas. Noran tidak tahu seberapa banyak koin emas yang di butuhkan.


"Aku akan memikirkannya nanti. Untuk sekarang, bisakah kamu membantu mencari 1.000 prajurit baru kembali?" tanya Noran.


"Saya akan melakukannya tuan." ucap Sin.


"Bagaimana dengan penginapan dan restoran yang ada?" tanya Noran.


"Sangat bagus tuan, banyak saudagar kaya maupun bangsawan yang datang untuk menikmati liburan mereka di sini." ucap Sin.


Ada ribuan koin emas yang di hasilkan dari bisnis itu, tentu saja itu setara dengan pelayanan yang ada.


Nora memandang danau yang sejernih kristal, memang ini tempat yang bagus untuk bersantai.


"Kirimkan surat ke setiap bangsawan, katakan mereka untuk membawa 500 pasukan mereka ke kota Turin." ucap Noran.


Grim mengangguk, Grim lalu menulis 4 surat untuk setiap bangsawan yang tergabung dan mengirimkannya menggunakan burung.


"Perang akan semakin meluas." pikir Noran.


Peperangan terus berlanjut, di dalam kota Wensol Jenderal Kuva hanya bisa menghela nafasnya dengan panjang.


"Apakah itu kebenarannya?" gumam Jenderal Kuva.


Ia mengirimkan pesan pada jenderal besar kerajaan, Jenderal Reylight mengenai apa yang terjadi dengan sang pahlawan. Dalam surat itu, semuanya di tuliskan dengan jelas.


Jenderal Kuva hanya mengerutkan keningnya dengan rapat. Bagimanapun, jika itu terjadi pada dirinya ia juga akan merasa marah.


Sekarang, ia tidak memiliki apapun untuk di katakan. Sudah sewajarnya jika Noran memilih mundur dan keluar dari pasukan kerajaan.


"Bagaimana?" tanya Duke Aaron.


Jenderal Kuva tidak menjawab, ia hanya memberikan surat dari jenderal Reylight kepada Duke Aaron. Duke Aaron lalu menerima surat itu dan mulai membaca.


Ekspresinya menjadi berubah, wajahnya menunjukkan ekspresi tidak percaya dan kemarahan. Sekarang, ia tahu alasan Noran mundur dari medan perang.


"Karena ini dia mundur, aku juga akan melakukan hal yang sama jika terjadi padaku." ucap Jenderal Kuva.

__ADS_1


Duke Aaron memandang surat itu dan tanpa sadar meremasnya. Ia bisa membayangkan seberapa marahnya Duke Emirr saat mengetahui hal ini.


"Siapkan pasukanmu, kita harus terus menjaga kota ini." ucap Duke Aaron.


Jenderal Kuva mengangguk. Keduanya kembali melanjutkan untuk memeriksa kesiapan pasukan mereka.


10.000 pasukan kekaisaran telah di bawa untuk digunakan sebagai pertukaran tawanan perang. Kini, hanya ada 10.500 pasukan yang menjaga kota Wensol.


Beberapa hari kemudian, semua bangsawan menerima surat dari Noran. Karena dalam situasi peperangan, sangat sedikit bangsawan yang berada di wilayah mereka.


Mereka setuju untuk mengirimkan 500 pasukan mereka. Namun, itu bukan pasukan terkuat mereka.


Hanya prajurit reguler dengan level 70 yang mereka kirimkan. Kini ada 2.000 prajurit berkumpul di barak.


"Level mereka terlalu rendah." pikir Noran.


Noran memberi mereka perlengkapan dan meminta 200 prajurit yang ada untuk melatih mereka. Untuk menjadi pasukan aliansi, setidaknya mereka harus memiliki level 150 atau di atasnya.


Pasukan aliansi kemudian pergi untuk berburu. Sementara Noran pergi menuju ke wilayah Rosvelt.


Dirinya ingin melihat tempat yang cocok untuk membangun markas pasukan aliansi. Dan ia juga ingin mendiskusikan ini dengan bangsawan lainnya.


Mike masih mengurus kota seperti sebelumnya, sementara Sin telah mendapatkan tugas untuk merekrut lebih banyak pasukan.


Ruli masih berada di kota Turin dan mengurus kota itu. Dirinya di bantu oleh Baroness Rianna.


Perlahan, wilayah Barliester semakin berkembang menjadi wilayah yang makmur dan sejahtera.


Kuda di pacu lebih cepat, dirinya saat ini mengenakan setelan putih khas bangsawan.


"Apakah Duke Aaron ada di mansion?" pikir Noran.


.............................................................


Mohon maaf jika kurang memuaskan, ini karya pertamaku, silahkan di vote dan komen ya? Makasih.


.............................................................

__ADS_1


__ADS_2