
kiaakkk!!
sekitar seratus night falcon terbang menutupi langit istana kerajaan, semua orang memandangnya dengan mata terbuka lebar.
di atas setiap night falcon, prajurit berzirah hitam duduk dan menatap tajam. setiap orang merasakan punggung mereka terasa begitu dingin.
seorang ksatria yang berada di barisan terdepan, memandu night falcon untuk mendekat ke tanah. jaraknya hanya sekitar 3 meter, sang ksatria segera melompat dengan tombak hitam teracung ke bawah.
bumm!
seorang prajurit istana terbunuh dengan tombak menembus zirahnya, semua orang menatapnya tak percaya.
satu persatu para ksatria turun dan mendarat di tanah. masing masing memiliki kharisma dan wibawa yang mengesankan.
"tuan!"
para ksatria menunduk di hadapan Noran, para jenderal menatap tak percaya. para ksatria terlihat kuat, mengapa mereka tunduk pada Noran?
Noran hanya mengangguk, para ksatria kemudian bangkin dan berbaris rapi. para ksatria mengambil posisi siap tempur mereka.
100 night falcon bertengger di sepanjang benteng istana, siap menyerang kapanpun di perintahkan.
Noran berdiri menghadap sang kaisar dan beberapa jenderal di belakangnya. ia mengeluarkan lencana ksatria yang ia dapatkan.
"dengan ini, saya bukan lagi ksatria kerajaan Rosvelt." ucap Noran.
lencana terbakar dan meleleh di tanah. setiap jenderal memiliki ekspresi marah, hanya jenderal Reylight yang masih tenang.
'sudah kuduga akan seperti ini..' desah jenderal Reylight.
"kamu! tangkap dia!" teriak seorang jenderal.
4 jenderal kembali melesat menuju ke arah Noran, namun mereka di hentikan Sin dan yang lainnya.
para ksatria maupun prajurit kerajaan bertempur dengan pasukan Noran, istana sangat kacau saat ini.
Noran mengangkat pedang miliknya, memandang sang jenderal, kaisar dan Andrea di hadapannya.
"tuan baron, kita bisa membicarakan ini dengan damai." ucap pangeran pertama.
"berbicara? sudah tidak ada yang perlu di bicarakan." ucap Noran.
bilah tajam melesat ke arah Andrea, Andrea yang masih terikat oleh rantai memandang Noran dengan sengit. ia berusaha sekuat mungkin untuk melepaskan diri dari rantai pengikat.
shing!
__ADS_1
bilah mengenainya dan melukainya. Noean melepaskan ratusan bilah angin, ekspresi Andrea menjadi pucat melihat begitu banyaknya bilah angin.
terlebih ada belasan bola api di belakang Noran yang melayang. ratusan bilah tajam melesat dari segala arah menuju tubuhnya yang masih terikat.
"blessing of god : knight god!" teriak Andrea.
perisai keemasan menyelimuti tubuhnya, seluruh bilah angin yang mengenai perisai menghilang di udara.
noran mengayunkan tangannya, sekitar 20 bolaapi melesat menuju ke arah Andrea. bola api terkonsentrasi di satu titik.
booommm!!!
ledakan keras membuat Andrea terdorong. rantai pengikat telah hancur saat blessing of god di lepaskan.
keduanya bertarung ddngan sengit di langit, dari waktu ke waktu terlihat percikan dan ledakan sihir.
dentuman keras terus terdengar di telinga setiap orang. jeritan kesakitan memenuhi seluruh istana, satu persatu prajurit dan ksatria yang ada terbunuh.
para prajurit krrajaan bukanlah lawan untuk para falcon rider, dan untuk ksatria dua falcon rider bekerjasama untuk membunuhnya.
beberapa menit berlalu, seluruh prajurit dan ksatria yang ada terbunuh di tangan pasukan Noran. Noran kehilangan belasan pasukannya dalam pertempuran ini.
3 jenderal terbunuh dengan seorang jenderal terluka berat. Sin dan yang lainnya tidak terbunuh, namun mereka menderita luka yang cukup serius.
Seth terus bertarung melawan jenderal Reylight, bisa di katakan mereka saat ini setara.
shua...
graooo!!
naga hitam sepanjang 7 meter melayang di udara, meraung dengan marah kepada keduanya.
"naga hitam?!" ucap seorang bangsawan.
"tidak, ini bukan naga hitam yang asli, ini hanya susunan naga hitam!" ucap bangsawan lainnya.
naga hitam melayang dan melesat menuju arah Noran. Noran segera mundur dari hadapan Andrea dan bersiap untuk menangkis serangan naga hitam.
shink...
demon claw sword berhasil memotong naga hitam menjadi dua, namun naga hitam bukanlah naga asli.
asap hitam terbentuk dari tubuh naga hitam dan melingkari tubuh Noran. dalam sekejap, dirinya kembali tersegel oleh asap hitam.
Noran merasa semakin marah dengan perlakuan semua orang. Esline dan yang lainnya berdiri di atas benteng istana, melihat Noran dengan cemas.
__ADS_1
"kalian! ingatlah ini! di masa depan, 7 kerajaan besar akan ku hancurkan dan kutaklukan! dan kalianlah yang akan menjadi pertama!" teriak Noran dengan marah.
harimau kecil menjerit seperti kucing. harimau kecil melompat dan membunuh prajurit yang tiba, prrlahan tubuhnya membesar.
Faltra terus menyemburkan api dengan marah, membakar apapun yang dilihatnya. divine thunder dragon terus menyerang Faltra dan bertarung di udara.
merasakan tuan mereka dalam bahaya, para night falcon melesat dan menyeragng para prajurit yang terus berdatangan.
ghost warrior, dark order dan falcon rider mengelilingi Noran untuk melindunginya.
Seth, Sin, Mike, Ruli dan Toun terus memandang sekeliling dengan waspada.
jenderal Reylight, kaisar dan pangeran pertama melihat pertempuran dengan cemas. bagaimana mungkin seorang baron memiliki begitu banyak pasukan? terlebih mereka dangat terlatih?
ketiganya ragu pasukan terbaik kerajaan bisa menang bertempur melawan pasukan di hadapan mereka.
meski menang, ketiganya yakin akan banyak pasukan elit kerajaan yang menjadi korban.
dari arah gerbang, suara gerak kaki bergema dengan jelas. seorang pria kekar dengan armor gelap memandang halaman istana yang kacau.
"komandan Zen datang bersama infanteri banteng!" teriak komandan Zen.
1000 prajurit berbaris rapi dan menampilkan kesan dingin. masing masing seperti pembunuh berdarah dingin.
"brigade pemanah telah tiba!" teriak seorang komandan.
500 pemanah dengan zirah full plate datang, busur mereka terlihat kuat dan memarikan.
"haha! komandan Zen dan komandan Gras sudah tiba! kalau begitu, aku tidak akan ketinggalan!" ucap pria lainnya.
"kavaleri kuda hitam telah tiba!" teriak seorang penunggang kuda.
500 kavaleri dengan armor berat dan pedang panjang memasuki halaman istana, total 2000 prajurit terlarih bergabung dalam pertempuran saat ini.
Noran menatap masing masing komandan dan mengukur kekuatan mereka. meski pangkat mereka hanya komandan, mereka tidak kalah dengan 4 jenderal sebelumnya.
dark order, ghost warrior maupun falcon rider memasang sikap waspada mereka.
"tak kusangka, hari ini akan ada seorang baron yang berani memberontak." ucap komandan bernama Zen.
"darah muda memang panas ya?" ucap komandan bernama Grass.
"sepertinya kita akan sedikit bersenang senang." ucap komandan lain bernama Husar.
ketiganya adalah pemimpin pasukan elit kerjaan Rosvelt, masing-masing memiliki pengalaman pertempuran yang panjang.
__ADS_1
"sepertinya begitu, siapa yang akan maju dulu?" ucap komandan Zen.