
"hm! kita akan tinggal di sini." ucap Noran.
Noean memandang sekitar dan mengangguk, tempat ini cukup bagus dan subur. dan yang paling penting, wilayah ini tidak memiliki pemilik.
"bagun tenda untuk beristirahat, kita akan memulai pembangunan besok." ucap Noran.
"baik tuan." ucap Sin.
Sin kemudian pergi dan mengatur pasukan untuk mencari air dan kayu, membangun tenda dan berpatroli di sekitar.
Sin tidak bisa mengendalikan atau memerintah pasukan monster Noran, sehingga Noran mengatur mereka secara pribadi.
setengah dari goblin rider berburu binatang untuk makanan mereka. yang tersisa mulai membangun tenda dan berpatroli di sekitar untuk mengaman area.
pasukan di bagi menjadi 4 kelompok, dengan masing masing kelompok terdiri dari 10 dark order, 10 goblin rider dan 10 falcon rider.
Mike, Ruli, Toun dan Herton memimpin pasukan untuk mengamankan Area. Grim mengatur sumber daya yang masuk.
Noran masih memikirkan, akankah meninggalkan mereka di kerajaan Rosvelt aman.
ia bertekad, dari 7 kerajaan besar yang ada, kerajaan Rosvelt akan menjadi yang pertama ia serang.
hari semakin gelap, sebagian besar pasukan telah kembali. banyak air, kayu, daging terkumpul di tengah-tengah area.
kini, seluruh tenda telah selesai di bangun. bagian pusat memiliki tempat kosong yang luas, setiap tenda mengelilingi area tersebut.
para penjaga di tempatkan di berbagai sudut untuk mengamankan kamp, pasukan kemudian mulai menyiapkan makan malam.
selain berburu hewan, mereka juga menemukan cukup banyak buah aneh. buah berwarna merah dengan bagian luar keras.
bentuknya mirip durian, namun bagian dalam buah mirip buah semangka dengan warna merah.
Noran penasaran dengan buah apa yang mereka temukan. akan bagus jika buah ini dapat di makan, namun akan buruk jika buah ini beracun.
[buah hutan : buah Aser
buah Aser yang misterius, hanya tumbuh di wilayah Artenia. buah Aser memiliki rasa manis dan lezat.
efek : memulihkan stamina / meningkatkan kekuatan fisik ]
Noran terkejut, buah ini mampu meningkatkan kekuatan fisik orang yang memakannya. sepertinya buah Aser buah yang berguna.
__ADS_1
di saat melihat buah Aser, Esline memanggilnya untuk bergabung makan malam bersama mereka. Noran mengangguk dan mengikutinya masuk ke dalam sebuah tenda.
satu tenda memiliki ukuran 2 kali lebih besar dari tenda lainnya. ini tenda yang di siapkan untuk Noran dan yang lainnya.
setelah makan malam, Noran kemudian memutuskan beristirahat. ada 5 bilik terpisah didalam tenda, dengan sebuah ruang besar di tengah. sepertinya itu ruang ramu atau ruang berkumpul.
...
keesokan harinya, Noran menyuruh para troll untuk menebang beberapa pohon besar. para goblin memotong batang pohon menjadi papan papan kecil sebelum mulai membangun.
pondasi tembok memiliki keliling seluas 10 km2, Noran berencana membangun benteng kayu untuk melindungi diri dari serangan binatang buas maupun para bandit.
Noran mengetahuinya dari Sin dan Grim. beberapa rumah kayu juga mulai di bangun, semua orang sibuk saat ini.
Esline dan Alice juga membantu para troll menebang pohon menggunakan sihir mereka. beberapa kali Sylfia terlihat membantu para troll maupun goblin.
ia terkejut ketika melihat para troll begitu tenang dan patuh, troll biasanya begitu kasar dan ganas. untuk goblin, hanya beberapa orang yang mengetahui mereka.
bahkan, Sin, Mike, Ruli dan Toun yang paling dekat dengan Noran tidak mengetahui ini.
sore hari, beberapa rumah telah selesai di bangun. benteng telah selesai 20%. malam hari, seluruh pasukan berhenti membangun dan beristirahat.
...
jalanan utama cukup lebar, tidak akan bermasalah jika 4 kereta kuda berjalan bersamaan dan berjejeran. jalanan untuk pejalan kaki juga di siapkan.
kini, keseluruhan pembangunan mencapai 60%, masih tersisa sebagian kecil tempat yang belum di bangun tembok.
hari keempat, ketika pasukan tengah membangun tembok, sebuah kelompok manusia mendekat ke arah mereka.
Noran memandang ke arah kejauhan, itu kelompok manusia yang menunggangi kuda.
sebagian besar dari mereka memiliki pakaian lusuh dab penampilan yang dekil. satu kata terlintas di pikiran Noran ketika melihat mereka.
bandit!
"tuan! tuan!" teriak seseorang.
sebuah teriakan terdengar, Noran melihat 2 prajurit yang berlari ke arahnya. mereka berlari dan mendekat ke arah Noran.
"tuan! sekelompok bandit mendatangi kita tuan." ucap salah seorang prajurit.
__ADS_1
"siapkan pasukan, kita akan melawan mereka." ucap Noran.
"baik tuan!" jawab keduanya.
Noran berjalan ke arah gerbang kota dan berdiri di sana. menyaksikan sekelompok besar bandit yang mendekat ke arahnya.
dark order telah berkumpul di belakang benteng kayu, menunggu perintah Noran. Sin, Mike, Ruli, Toun dan Herriot berdiri di belakang Noran, memandang pasukan bandit yang mendekat.
"tuan, mereka bandit darah serigala. kelompok mereka cukup kuat di wilayah ini." ucap Grim.
"berapa jumlah mereka?" tanya Noran.
"kelompok darah serigala memiliki anggota mencapai 5.000 bandit." ucap Grim.
'5000?' Noran mengerutkan keningnya.
jumlah mereka cukup besar, itu akan merepotkan. namun Noran yakin kebanyakan mereka tidak mencapai level 100.
bagaimana mungkin para bandit ini lebih kuat dari pasukan kerajaan besar seperti kerajaan Rosvelt dan kerajaan Zugen?
"semua Dark Order akan menjadi pemanah dan panah semua bandit yang mendekati kota. para penunggang serigala akan mengurus mereka." ucap Noran.
"baik tuan." ucap semua orang serempak.
"sudah waktunya untuk meningkatkan level kalian." ucap Noran.
Noran memberikan set Super Epic untuk Grim dan Herton. Sin dan yang lainnya telah memilikinya, Noran juga membagikan 10 potion tingkat tinggi untuk setiap orang.
melihat pasukan bandit yang semakin mendekat, Noran tersenyum. Esline dan AAlice adalah seorang penyihir, mereka membantu para pemanah di atas tembok kota.
Sylfia seorang elf, kemampuan memanahnya luar biasa. sementara Lisa akan pergi bersama Noran membantai pasukan bandit di padang rumput.
para bandit memacu kuda mereka lebih cepat, masing masing memiliki wajah jahat dan licik. merek mendapatkan kabar dari salah satu pengintai jika sekelompok besar pasukan melewati wilayah Artenia.
jumlah mereka hanya 400 orang, membuat pemimpin bandit percaya diri mengalahkan pasukan tersebut.
ia berpikir sekelompok besar pasukan seperti itu akan membawa banyak harta, dan peralatan para prajurit itu akan berguna untuk pasukan bandit miliknya.
"pacu kuda kita! ada gunung harta yang menunggu kita!" ucap pemimpin bandit.
"oohhh!!" para bandit berteriak dengan keras.
__ADS_1