7 KINGDOMS : conqueror

7 KINGDOMS : conqueror
52.winter festival


__ADS_3

Satu minggu berlalu, Noran hanya beristirahat dan menikmati waktunya dengan berkeliling kota Turin.


"Sudah satu minggu, bagaimana perkembangan mereka?" gumam Noran.


Kini semua masalah yang ada telah selesai, seluruh kota Turin telah di hias dengan berbagai pernak-pernik untuk menyambut musim dingin, banyak lentera yang di pasang di sepanjang jalanan kota.


Noran menaiki kudanya dan memacu menuju ke lembah kristal, terlihat banyak orang sedang melakukan pembangunan di sekitar lembah.


Mansion di bangun tepat di cekungan di atas semacam bukit besar, sementara kota di bangun di sekeliling lembah, di sekeliking lembah juga di buat benteng yang memastikan keamanan lembah.


Sudah banyak bangunan yang berdiri, penataan kota juga terlihat rapi dan cantik. Di sisi kanan dan kiri jalan terlihat di tanam sebuah pohon yang memiliki daun keunguan.


Noran segera melesat menuju ke mansion, melihat bahwa mansion miliknya hampir selesai, mansion yang mewah dan indah.


Itu memiliki tinggi 3 lantai dan benteng luar telah selesai. benteng mengelilingi mansion, total ada 3 lapis benteng di tempat ini.


"Kau datang, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu." ucap Duke Aaron.


"Apa yang ingin kamu bicarakan?" tanya Noran.


"Apa yang akan kau lakukan dengan sisa tempat itu?" tanya Duke Aaron.


Masih ada cukup tempat di sisi kanan dan sisi kiri mansion, cukup untuk membuat beberapa bangunan.


"Aku akan membangun penginapan kelas atas dan restoran di sini, itu akan menguntungkan." ucap Noran.


"Seorang pebisnis..." gumam Duke Aaron.


Noran memberikan 4.000 koin emas lain, ia tahu jika koin emas di tangan Duke Aaron hanya tinggal beberapa koin emas di tangannya.


"koin emasku hanya tersisa beberapa ratus..." gumam Noran.


"Festival akan diadakan di kota Turin, kamu harus datang." ucap Noran.


Sepertinya akan ada banyak orang penting yang datang pada festivalnya, bahkan semua penduduk Barliester sudah menantikannya.


[Ding! Skill taming naik level! Level saat ini : 6! Penguasaan : 240 / 600!]


Noran melihat skill taming miliknya, kini itu telah naik kembali.


[Taming : Level 7


Penguasaan : 20 / 700


Bawahan :


[goblin x25][lv70]


[Wind wolf x25][lv70]


Tersisa 20 slot ]


Perkembangan mereka begitu cepat, hanya setelah satu minggu kini telah mencapai level 70. Noran berpikir untuk menambah jumlah para goblin rider, namun ia memilih untuk melakukannya lain kali.


"Bagaimana dengan perkembangan pembangun kristal city?" tanya Noran.

__ADS_1


"Pembangunannya berkembang dengan bagus, tak kusangka ada lebih banyak orang yang membantu." ucap Duke Aaron.


"Begitu, apa kamu ingin sebuah kediaman di sekitar sini?" tanya Noran.


"Itu tidak perlu, aku akan menginap di mansionmu sepuasku." ucap Duke Aaron.


Keduanya berjalan memandang perkembangan kota, jalanan mulai terlihat, Duke Aaron mengatakan ini akan di paving dan di beri lampu penerangan di tepinya.


"Untuk lampu jalanan,  kita bisa mengunakan inti monster, itu akan awet dan terang." ucap Duke Aaron.


Noran mengerti mengapa para monter di buru, inti mereka terlalu berharga.


"Inti monster tidak hanya digunakan untuk membuat lampu penerangan, banyak yang di gunakan untuk peralatan sihir dan senjata sihir." ucap Duke Aaron.


...


Setelah berkeliling kota, Noran merasa puas dengan perkembangannya, Duke Aaron memang hebat mengurus proyek sebesar ini.


Noran lalu kembali ke kota Turin, masih ada beberapa prajurit lain datang ke kota Turin bersama keluarga mereka.


Para prajurit memberikan hormat saat mereka melihat Noran, melawan monster tingkat Lord adalah sesuatu yang menakjubkan.


Terlebih, Noran mampu menghadapinya seorang diri dan membunuh ribuan kobold lainnya.


Di dalam area mansion, terlihat sekitar 300 prajurit berkumpul bersama keluarga mereka, bahkan beberapa terlihat mengajak kerabat mereka.


disisi lain, pemimpin Tartanes sangat marah ketika mengetahui penduduk mereka pindah ke Barliester.


"Kenapa ini terlihat lebih banyak?" gumam Noran.


"Ya tuan, kami sudah membawa keluarga dan kerabat kami." ucap seorang prajurit yang menjadi perwakilan.


Noran mengangguk, "sekarang berangkatlah ke sana." ucap Noran.


Hampir 500 lebih orang pergi menuju ke lembah kristal dan menemui Duke Aaron, seperti prajurit yang telah datang, para prajurit juga membantu pembangunan kota.


Noran melihat ke langit, mungkin ini adalah salju pertama yang turun, udara yang dingin berhembus dan menembus jubahnya.


Asap putih dapat terlihat ketika ia menghembuskan udara dari mulutnya.


"Ini cuaca yang dingin..." gumam Noran.


Noran kemudian berjalan masuk, di dalam mansion terlihat dua gadis duduk dan menyesap teh hangat sembari memandang bagian luar mansion.


"Apakah salju sudah turun?" tanya Esline.


"Ya, dan itu baru saja mulai turun." ucap Noran.


Noran duduk dan menuang teh ke cangkir sebelum menyesapnya.


"Festival apa yang ingin kamu buat?" tanya Alice.


"Festival yang menyenangkan, kalian akan menyukainya." ucap Noran.


Noran teringat jika para prajurit telah mengumpulkan cukup banyak jahe dan menyimpannya di gudang.

__ADS_1


Ia segera keluar dan menemui Toun yang berada di sana, sudah banyak jahe yang terkumpul.


"Apakah ini jahe yang sama dengan di bumi?" gumam Noran.


Noran mengambil sebuah jahe dan memeriksanya.


[Tanaman herbal : jahe merah


Tanaman herbal yang mampu menghasilkan hawa panas, berguna untuk pengobatan.


Efek : menambah kecepatan penyembuhan diri.]


Noran merasa cukup puas, ini sedikit berbeda sengan jahe di bumi, namun sepertinya ini aman.


"Apa yang akan tuan lakukan dengan jahe-jahe ini?" tanya Toun.


Di sekitarnya, Mike, Ruli dan Sin juga merasa penasaran mengapa Noran menyuruh mereka untuk mengumpulkan jahe sebanyak ini?


"Aku akan membuat minuman yang mampu menghangatkan tubuh." ucap Noran.


"Alkohol?" keempatnya bertanya dengan bingung.


"Bukan! Aku tidak membuat alkohol, tapi minuman herbal." ucap Noran.


"Minuman herbal?" mereka semakin bingung.


Apakah itu semacam ramuan? Seperti potion? Noran tidak menjelaskan lebih jauh, ia menyuruh mereka membawanya pada juru masak mansion.


"Dari mana aku bisa mendapatkan resep kue jahe?"  Noran.


Ia teringat jika ia memiliki fitur chat, namun ia tidak pernah menggunakannya, dengan siapakah fitur ini terhubung?


Noran memutuskan untuk membuka fitur chat tersebut dan menggunakannya.


«Chat»


" halo."


"Ada apa?"


"Bisakah aku mendapatkan beberapa resep makanan?"


"Ambillah."


...


Bukannya resep yang ia dapatkan, namun itu adalah search engine seperti aplikasi modern, namun itu bisa memuat informasi secara rinci.


"Siapa yang terhubung denganku?" gumam Noran.


Noran kemudian mencari beberapa resep yang ia butuhkan, lalu menulisnya di atas sebuah kertas dengan tinta dan memberikannya pada juru masak mansion.


.............................................................


Mohon maaf jika kurang memuaskan, ini karya pertamaku, silahkan di vote dan komen ya? Makasih.

__ADS_1


.............................................................


__ADS_2