7 KINGDOMS : conqueror

7 KINGDOMS : conqueror
141.harimau kecil? berita kemenangan


__ADS_3

"ya!"


layar bersinar dengan terang, 5 buku di daftar item bersinar dengan terang sebelum menghilang.


tak lama, cahaya perlahan memudar, menunjukkan 5 buku dengan bentuk serupa.


[skill book : waterball


skill sihir tingkat rendah, mampu menciptakan sebuah bola air dengan kerusakan tertentu.


damage : 300


mana : 100 / cooldown : 1 menit]


[ skill book : cooking


memungkinkan untuk membuat masakan lebih lezat dan peluang untuk menciptakan masakan peningkat kekuatan. semakin tinggi penguasaan, efek yang di dapat semakin baik. ]


[skill book : magic shield


memungkinkan untuk memanggil sebuah perisai sihir untuk melindungi diri.


efek : pertahanan mutlak terhadap senjata tingkat epic dan di bawahnya / pengurangan 50% kerusakan senjata super epic : pengurangan 25% kerusakan serangan sihir


mana : 1000 / cooldown : 15 menit]


[skill book : herbalist


mempermudah dalam pencarian ramuan herbal, tambahan 10% serangan terhadap monster tipe tanaman.]


[skill book : heal


sihir penyembuhan mampu menyembuhkan setiap luka yang ada, setelah mencapai tingkat tertentu, mampu menghidupkan kembali orang yang telah mati.


mana : 100 / cooldown : 5 menit]


[ skill book : god eye


mata untuk melihat ke dalam pikiran dan hati seseorang.


persyaratan : hanya bisa di gunakan pada seseorang berlevel sam atau lebih rendah.


mana : 2000 / cooldown : 1 jam ]


Noran memandang setiap skill yang ada dan membaca deskripsi yang tertulis. ia merasa terkejut ketika melihat skill terakhir, ini adalah god eye, skill yang kuat.


mampu melihat hati dan pikiran musuh, skill ini akan sangat berguna. Noran merasa senang dengan skill yang di dapatnya, ia melihat telur hitam legam yang terus berputar di hadapannya.


shrink!!!

__ADS_1


cahaya keemasan bersinar terang, menutupi seluruh ruangan. Noran menutup matanya, cahaya itu begitu menyilaukan.


....


beberapa saat kemudian, cahaya akhirnya lenyap. sebuah telur berwarna biru muda terlihat mengambang di tengah ruangan.


"telur apa ini?" pikir Noran.


banyak sisik di sekitar telur, itu terlihat seperti telur naga. namun, Noran merasa sedikit ragu.


crak...


retakan mulai terlihat, sebuah cakar kecil terlihat mengoyak cangkang. tak lama, terlihat sosok kecil imut di dalam telur itu.


"apa ini?! seekor kucing?" ucap Noran.


harimau kecil mulai membuka matanya, menatap Noran dengan matanya yang berbinar. itu memiliki bulu putih bersih dengan goresan biru di bulunya.


matanya juga berwarna biru muda, terlihat dua tonjolan kecil di dahinya yang membuatnya sedikit aneh.


ngaooo!!


raungan kecil terdengar, Noran menyadari jika makhluk di hadapannya bukanlah kucing, melainkan bayi harimau.


"bagaimana mungkin harimau bertelur?!" pikir Noran.


Noran tidak memikirkannya lagi, ia lalu memberi makan harimau kecil yang lapar ini. si sampingnya, Seth terus melayang dengan tenang.


"kita akan kembali, sebelum itu aku akan mengurus beberapa hal terlebih dahulu." ucap Noran.


harimau kecil melompat dan mengambil sepotong daging serigala di tangan Noran, itu mulai memakan daging di atas meja.


"baik tuan." ucap Seth.


Seth menghilang ke dalam cincin, Noean masih memandang langit gelap di luar. ia masih teringat kata-kata Andrew.


'apakah kamu masih di sana..' gumam Noran


...


kerajaan Rosvelt...


istana kerajaan...


kaisar Ronald duduk di atas singgasana, dengan sang pahlawan serta beberapa sosk penting lainnya. mereka duduk dan mengelilingi sebuah meja bundar.


"bagaimana perkembangan peperangan?" tanya kaisar Ronald.


"peperangan semakin buruk tuan, pasukan kekaisaran terus memperluas serangan mereka." ucap seorang jenderal.

__ADS_1


di saat merrka tengah berbincang, seorang prajurit berlari dengan tergesa-gesa memasuki ruangan.


dirinya memegang sebuah surat yang di ikat. segera, sang prajurit menunduk hormat di depan sang kaisar.


"yang mulia! surat dari kekaisaran telah tiba!" ucap sang prajurit.


"surat?" tanya sang kaisar.


"ya yang mulia. ini surat dari ibukota kekaisaran." ucap sang prajurit.


sang prajurit memberikan surat kepada kaisar Ronald dan pergi meninggalkan ruangan.


di atas surat, terlihat segel yang familiar bagi sang kaisar. segel yang di miliko oleh seorang baron.


"barliester? mengapa mereka mengirimkan surat?" ucap sang kaisar.


semua orang yang mendengarnya menjadi penasaran, mengapa wilayah kecil dan miskin seperti barliester mengirim surat saat ini?


sang kaisar kemudian membuka surat, mulai membaca apa yang tertulis di dalamnya. saat membacanya, ia terkejut.


ekspresi terkejut sang kaisar membuat semua korang semakin penasaran. di sisi lain, sang pahlawan hanya melihat dengan ekspresi bosan.


"yang mulia, apa yang terjadi?" ucap jenderal Reylight.


4 jenderal lain, penyihir kerajan dan pangeran pertama juga merasakan hal yang sama.


kaisar akhirnya tenang, dirinya tersenyum dan memberikan surat pada sang jenderal.


ekspresinya sama saat membaca isi surat, surat di berikan pada yang lainnya. ruangan sunyi untuk sementara waktu dengan setiap orang tersenyum riang.


"ini luar biasa!" ucap seorang jenderal.


"ya, kerajaan kita di berkahi oleh dewa!" ucap jenderal lainya.


jenderal reylight tersenyum, " yang mulia, kerajaan krosvelt masih di lindungi oleh para dewa." ucap jenderal reylight.


kaisar Ronald hanya mengangguk, mereka tidak menyangka jika seorang baron mampu membuat kaisar serta seluruh antek-anteknya mundur dan mengaku kalah.


"siapapun dia, setelah ini saya akan menggangkatnya menjadi seorang duke." ucap sang kaisar.


semua orang mengangguk, pangeran pertama masih memegang surat dengan tatapan penasaran, siapa orang ini?


sang pahlawan, Andrea hanya mengikuti pembicaraan dan merasa begitu bosan dengan pembicaraan itum ia tidak peduli pada orang yang di bicarakan mereka.


sebagai seorang pahlawan dengan kekuatan besar, ia berpikir untuk menikmati hidup dengan mewah. sosok seperti baron itu, jika menghalanginya akan ia lawan sekuat tenaga.


"ayah, siapa baron dari wilayh barliester?" tanya pangeran pertama.


"benar juga, saya belum mengenalnya. aku akan memeriksanya sekarang." ucap sang kaisar.

__ADS_1


kaisar meninggalkan ruangan bersama jenderal reylight mengikuti di belakangnya, sementara pangeran pertama dan Andrewa bersiap untuk makan malam mereka.


__ADS_2