7 KINGDOMS : conqueror

7 KINGDOMS : conqueror
136.bertarung dengan Hero of Lancer 4


__ADS_3

shingggg!!


demons claw sword melaju dengan ganas. mana tebal menyelimuti bilahnya, membuatnya lebih menakutkan.


cakar yang di penuhi tanah yang runcing dan kokoh melesat, menghantam tubuh Noran dengan keras.


buumm!!!!


guah!!


Noran merasakan seluruh tubuhnya begitu sakit, puluhan tanah super runcing dan tajam menembus kulitnya. bahkan, ia merasa zirahnya tidak mampu menahan serengan ini.


"Aaaaarrrrgghh!!!" teriak Noran.


shinggg!!


pedang berhasil menembus lapisan tanah tebal dan keras di cakar raksasa itu. demons claw sword adalah senjata tingkat legendary, membuatnya memiliki dampak yang mengerikan.


Hp -100.000!


graoo!!


Royteren teren meraung keras, nampaknya itu merasa kesakitan. terlihat sebuah pedang merah bercampur hitam telah menembus cakarnya.


cakara lain terangkat dan menerjang Noran dengan cepat, membuatnya terlempar jauh.


Seth dan Sylfia merasa begitu cemas, melihat Noran yang terlempar dengan kuat.


bum bum bumm!


dirinya menembus beberapa bangunan sebelum akhirnya berhenti, ia menderita cukup parah. 50% darahnya telah hilang oleh serangan menakutkan naga raksasa itu.


"tuan!" Seth berteriak.


dirinya segera melesat menuju ke arah Noran, Sylfia masih berada di dalam salah satu bangunan dengan 29 ghost warrior di sisinya.


"tuan!" Seth mencoba menganggilnya dan maju ke dalam reruntuhan.


di dalam, terlihat pria yang terkapar dan di penuhi darah. dari melihatnya, ia tahu kondisinya begitu buruk saat ini.


"tuan!" Seth melesat menuju ke arah Noran.


ia mencoba menyadarkannya, namun karena ia hanya roh, ia tidak bisa menyentuhnya saat ini.


"tuan.." Seth merasa cemas melihat Noran yang tidak bergerak.


krkk..


tangannya bergerak, kemudian seluruh tubuhnya bergetar sebelum membuka matanya. Noran membuka matanya, melihat sekelilingnya yang di penuhi oleh reruntuhan.


"uh..." Noran merasa seluruh tubuhnya remuk saat ini.


perlahan, ia berdiri dan menepuk zirahnya dengan lembut. ia melihat Seth yang berdiri di sampingnya dan tampak cemas.


"tuan, apa tuan baik-baik saja?" ucap Seth.

__ADS_1


"ya, aku baik-baik saja, sebaiknya kamu menjaganya dengan baik." ucap Noran.


"tapi tuan, situasi anda begitu buruk." ucap Seth.


Noran hanya tersenyum dan melangkah keluar, melihat sekitar 10 griffin yang terbang di atas langit. sementara itu, di hadapannya terlihat naga raksasa dengan gigi tajamnya yang menakutkan.


hampir semua orang terkejut melihat Noran yang mampu bertahan, meski kini tubuhnya di penuhi banyak lubang dan darah.


"sepertinya pemuda ini cukup tangguh." ucap seorang jenderal.


"kita tidak bisa mengabaikannya, dia bisa menjadi ancaman untuk masa depan." ucap jenderal lainnya.


kaisar, jenderal utama dan penyihir kekaisaran bisa secara samar memperkirakan kekuatan pemuda di hadapan mereka.


belasan sihir tingkat tinggi melayang di udara, setiap sihir memiliki warna berbeda dan kekuatan yang besar.


zhuuu...


semua sihir di arahkan pada Noran, semua orang merasakan nafas merrka berhenti. tekanan dari satu sihir sudah mampu membuat mereka berkeringat dingin.


sekarang, melihat ada belasan yang mengarah ke satu titik, mereka merasa nasib Noran telah di tentukan. itu adalah kematian.


buuummm!!


aihir tingjat tinggi meledak, membuat kawah raksasa beberapa puluh meter dalamnya. debu debu mengepul dengan tebal, membuat semua orang tidak tahu apa yang terjadi.


setelah beberapa saat berlalu, debu akhirnya menghilang, menunjukkan sosok pria muda di dalamnya.


kedua lengan Noran di penuhi oleh darahnya, rambut hitamnya berantakan karena ledakan sebelumnya.


"tidak mungkin?!" semua orang terkejut.


setiap orang memiliki ekspresi tak percaya di wajahnya, menatap pemuda di kawah yang berdiri tegak.


'seharusnya dia sudah mati..' desah jenderal utama.


'sungguh... apakah ia benar benar selamat?!' gumam pangeran pertama.


penyihir kekaisaran memiliki ekspresi tidak percaya, ia mulai merapal mantera tingkat tinggi lainya ke arah Noran.


"petir suci! hapuslah musuh di hadapanku! lightning bolt!" teriak sang penyihir kekaisaran.


petir kuning yang terang muncul di cuaca cerah tanpa awan gelap. petir melesat dengan gila menuju ke arah Noran dan hendak menyambarnya.


ssrrreettzzz sssrrreettzzz....


buummm!!


petir meledak dan menyambar Noran, membuatnya tersentak karena kekuatan besar.


guahk...


darah merah keluar dari mulutnya, ia merasa seluruh tubuhnya begitu sakit oleh kejutan yang besar ini.


Andrew masih berdiri di atas Royteren dan memandang Noran dengan tajam. ia merasa pemuda itu semakin buruk, tak lama lagi ia akan bisa mengalahkannya.

__ADS_1


'musuh berbahaya akan dapat di singkirkan segera.' gumam Andrew.


"hancurkan dia!" ucap Andrew.


"graaooo!!"


Royteren membuka mulutnya yang di penuhi oleh gigi tajam, meraung ke langit dan memukulkan kedua cakar depannya dengan kuat.


buumm!!


tanah berguncang dengan keras, ribuan jarum tanah yang runcing dan tajam muncul. jarum terus bermunculan menuju ke arah Noran.


"berbahaya!" Noran segera melompat.


ia menghindari serangan naga tanah itu, namun duri tajam yang panjang berhasil menggoresnya. duri tajam belasan meter keluar dari tanah.


"hampir saja!" Noran merasa begitu tertekan.


jika saja ia gagal, ia akan berubah menjadi mayat yang penuh lubang. kini, ia memfokuskan pandangannya pada pria di atas naga raksasa itu.


"Andrew, sepertinya kamu sudah melupakanku." ucap Noran.


"melupakan? aku rasa aku tidak pernah bertemu denganmu sebelumnya, siapa kamu?" ucap Andrew.


"murid kelas 12-A, salah satu dari 3 peringkat terbaik, aku masih mengingatmu." ucap Noran.


"kenapa kamu tahu tentangku?! siapa kamu sebenranya?!" Andrew merasa cemas dan gemetar.


ia tidak pernah merasa pernah membahasnya sebelumnya, namun pria di hadapannya bisa tahu identitasnya. siapa dia? itulah yang ada di pikirannya.


"siapa aku tidak penting, aku hanya berada di sini untuk melakukan tugasku. aku hanya bermaksud menghentikan perang ini." ucap Noran.


"oh?! begitu, jika begitu maka akan mudah. kami akan menghentikan perang selama kalian menyerah kepada kekisaran." ucap Andrew.


"kamu masih sama, selalu menganggapmu yang terbaik. maaf, tapi aku bermaksud untuk membuat kekaisaran yang menyerah!" ucap Noran sembari tersenyum.


"apa?!" kaisar yang menonton terus dari samping merasa marah.


ia segera melesat menuju ke arah Noran dengan pedang emas miliknya. sebagai pemimpin kekaisaran besar, bagaimana ia membiarkan seseorang menghina kekaisarannya yang besar.


Noean mengangkat demon claw sword dan bersiap untuk menghadapi kaisar zugen. dalam sekejap, keduanya saling berhadapan dan bertarung.


desingan senjata yang berbenturan terus terdengar dari keduanya, dua pedang yang luar biasa terus di adu untuk menentukan pemenangnya.


"tuan.." Seth merasa begitu lemah.


ia bertekad untuk membantu tuanya, dengan cepat ia melesat dan membunuh lebih banyak prajurit kekaisaran.


sementara itu, seluruh ghost warrior menjaga Sylfia dari musuh yang ada.


-------------------------------------------------------------


maaf susah tidak update beberapa hari ini, dan juga jadwal yang kacau. author kesibukan di dunia nyata hehe..


untuk kedepannya, akan author usahakan update secara teratur. dan untuk jadwal update akan berganti dari jam 15.00 WIB menjadi 06.00 WIB.

__ADS_1


untuk crazy up, mohon maaf, author tidak bisa janji ya? dadah~😊


__ADS_2