
Festival telah berakhir, Kini Noran harus mengurus wilayah selatan untuk menahan para kobold.
"Mengapa para kobold terus menyerang wilayah selatan?" gumam Noran.
Noran merasa ini sama sekali tidak sederhana seperti mereka mencari makanan. Mungkin ada sesuatu di sana.
Salju masih turun untuk 3 bulan kedepan, Noran keluar dari kamarnya, ia menemukan tiga orang gadis tengah duduk dan berbincang bersama.
Esline yang melihat Noran turun, segera menyapanya.
"Pagi Noran." ucap Esline.
"Pagi." ucap Noran.
Seorang gadis berambut pirang kecoklatan memandangnya dengan mata berbinar, Noran tidak mengenali siapa gadis itu.
Menyadari Noran menatapnya, gadis itu segera memperkenalkan dirinya.
"Aku Lisa Von Kalustar, senang bertemu denganmu." ucap Lisa.
"Aku Noran." ucap Noran.
"Hanya Noran?" Lisa terkejut.
Noran hanya memiliki satu nama, itu berarti dirinya seorang rakyat biasa yang menjadi bangsawan.
"Ya, hanya Noran." jawab Noran.
"Aku berterimakasih padamu telah menyelamatkanku dari serangan para kobold yang lalu." ucap Lisa.
"Kamu yang berada di dalam kereta?" Noran tidak menyangka jika Lisa yang berada di dalam kereta kuda.
Noran tentu saja bersikap seperti biasa, ia terbiasa memasang wajah datar. Selain Lisa, masih ada satu perempuan lain yang berada di dalam kereta, itu adalah sang putri.
"Ya, aku hanya lewat, aku akan pergi dulu." ucap Noran.
Noran keluar dari mansion dan mengambil kudanya, dirinya memacu kuda dengan cepat menuju kota kirstal, udara dingin membuatnya merasa tidak nyaman.
"Pakaian ini terlalu tipis." gumam Noran.
"Hyat!"
Kuda di pacu dengan cepat menuju ke kota kristal, setelah beberapa lama melewati jalanan penuh salju, Noran akhirnya sampai di kota kristal.
Benteng luar telah terlihat, dengan banyak bangunan di dalam benteng. Lalu, ada benteng lain di puncak lembah, melindungi bagian cekungan lembah.
Noran memacu kudanya menuju mansion, kini mansionnya telah selesai sepenuhnya. Noran memandang ruangan yang di penuhi oleh furnitur mahal.
"Ini seperti hotel bintang lima..." gumam Noran.
__ADS_1
Mansion tiga lantai yang mewah, siapa yang tidak menyukainya. Noran berjalan masuk ke dalam mansion, memandang 20 pelayan berbaris rapi, semuanya adalah wanita muda yang cantik dengan pakaian maid.
"Apa ini?" Noran merasa terkejut.
"Selamat datang tuan." ucap para pelayan.
Seorang pria tua berambut putih yang di sisir ke belakang, mengenakan pakaian butler, pupil mata yang berwarna merah dan mengenakan kacamata.
"Selamat datang tuan." ucap sang pria tua.
Para pelayan menunduk ketika Noran berjalan di hadapan mereka. Noran menghampiri si pria tua.
"Siapa namamu?" tanya Noran.
"Nama saya Grim tuan." ucap Grim sembari tersenyum kearah Noran.
[Nama : Grim
Ras : human
Gender : pria
Umur : 57
Job : kepala pelayan
Level : 70 ]
Setiap pelayan wanita memiliki level 35, ini cukup bagus, dan mereka memiliki skill yang berguna untuk pekerjaan mereka.
Duke Aaron terlihat berjalan ke arahnya, eskpresinya terlihat begitu bahagia, membuat Noran penasaran apa yang membuatnya bahagia.
"Pesta yang menyenangkan." ucap Duke Aaron.
"Yah, pesta yang meriah." ucap Noran.
Duke Aaron mendatanginya, memandangnya dengan serius dan menempatkan kedua tangannya di atas bahu Noran.
"Sudah waktunya aku kembali, pastikan kamu mengunjungiku." ucap Duke Aaron.
Duke Aaron keluar dari mansion, menaiki kereta kuda miliknya dan pergi menuju ke wilayah Rosvelt.
Semua bangsawan juga kembali ke wilayah mereka masing-masing, Sin dan yang lainnya bergegas menuju kearah Noran.
"Sepertinya aku harus mulai bekerja kembali." gumam Noran.
"Tuan, kota kristal telah selesai di bangun, ada 2.000 orang yang ingin menjadi penduduk baru." ucap Sin.
"2.000? Darimana asal mereka?" tanya Noran.
__ADS_1
"Dari wilayah Tartanes tuan." ucap Sin.
"Baik, aku akan menemui mereka." ucap Noran.
Noran keluar dari mansion, saat ia hendak menunggangi kuda miliknya, seorang kusir membawa kereta kuda mewah kearahnya.
"Tuan, naiklah kereta kuda ini." ucap Grim.
Tidak ada bendera maupun simbol keluarga bangsawan manapun, itu adalah kereta kuda untuk Noran.
Noran kemudian naik ke kereta kuda dengan Grim yang menemaninya, kereta kuda berjalan menuju ke gerbang kota.
Ribuan orang terlihat berbaris di depan gerbang utama, dengan 1.000 prajurit serta 300 penduduk sipil, kota masih kekurangan tenaga untuk membuka toko daging, toko pakaian dan lain lainnya.
Noran kemudian turun, terlihat sekitar 50 prajurit berjajar untuk mengamankan mereka, kerusuhan mungkin saja terjadi jika lengah.
"Mereka ingin menjadi warga kota?" tanya Noran.
Sin mengangguk, Noran lalu duduk di dalam garnisun yag ada, mulai menyuruh setiap orang untuk masuk ke garnisun.
Ia mengecek satu-persatu orang-orang tersebut, meski ia tidak dapat menilai pikiran setiap orang, Noran masih mampu menilai mereka berdasarkan title dan level mereka.
dan untuk pelaku kriminal, mereka akan memiliki nama berwarna merah di atasnya.
Setelah cukup lama, Noran akhirnya menyelesaikan pegecekan mereka, tidak ada yang mencurigakan dari setiap orang ini, dan Noran menerima mereka.
"Gunakan 400 prajurit untuk berpatroli di benteng, sementara 600 lainnya akan berada di barak sebagai pasukan cadangan." ucap Noran.
Sin mengangguk, dirinya pergi untuk melaksanakan perintah Noran. Noran berpikir jika Toun akan cocok sebagai kapten pasukan pertahanan kota.
Kini, ada 2.300 warga kota di bawah pegawasannya, dengan menggabungkan wilayah Barliester, ada 21.300 rakyat sipil di bawah pemerintahannya.
Noran memutuskan untuk membawa para prajurit menaikkan level mereka, 500 prajurit ia bawa ke hutan untuk leveling.
"Membuat pasukan khusus di bawah komandoku akan menyenangkan." pikir Noran.
Noran kemudian pergi menuju barak militer, menemui seluruh prajurit yang ada di sana.
500 prajurit telah berkumpul dalam waktu singkat, Noran menyuruh mereka bersiap dan memakai perlengkapan mereka.
Setelah bersiap, Noran membawa mereka keluar dari kota menuju ke hutan, ia telah menandai di mana tempat level yang yang cocok untuk pasukannya.
Seperti sebelumnya, Noran mengajarkan mereka cara membunuh monster, hanya di butuhkan 1 hingga 2 serangan untuk membunuh para monster.
Setelah dirasa cukup mahir, Noran menyuruh mereka berburu dalam tim kecil yang terdiri dari 20 orang.
.............................................................
Mohon maaf jika kurang memuaskan, ini karya pertamaku, silahkan di vote dan komen ya? Makasih.
__ADS_1
untuk mulai seterusnya, akan di update setiap jam 15.00 wib, terimakasih
.............................................................