7 KINGDOMS : conqueror

7 KINGDOMS : conqueror
62.perang di Wensol 3


__ADS_3

"Majulah!" ucap Noran.


"Jangan sombong kau bocah!" teriak seorang prajurit.


Mendengar ucapan Noran membuat mereka marah, ini sama saja memandang remeh mereka.


5 pria maju bersamaan, menebas ke arah Noran di lima titik berbeda, Noran hanya diam tak bergerak, menyaksikan pedang mereka berdentang ketika mengenai armornya.


Noran memutar dua Black Sword miliknya, dengan mudahnya pedang tingkat Rare mereka terpotong menjadi dua bagian.


"Apa?!" semua prajurit elit terkejut.


Ini adalah senjata tingkat Rare, senjata yang biasa mereka banggakan, namun untuk berhadapan dengan pedang Noran, itu seperti pisau berhadapan dengan jely.


"Hanya tingkat Rare kalian terkejut?" Noan tertawa sinis.


Ia menebas dua orang di sampingnya, menembakkan bola api ke depan dan melemparkan dirinya kebelakang.


Gerakannya yang tiba-tiba, membuat 2 prajurit di sampingnya terbunuh, 7 di depan tewas terpanggang dan belasan lainnya yang di belakang terjatuh.


"Wind Slash!" teriak Noran.


Para prajurit yang berniat datang padanya, terbelah menjadi dua, membunuh 5 prajurit lainnya.


14 telah terbunuh, tersisa 36 prajurit elit di sekitarnya, Noran bangkit dan melompat dengan gaya blackflip, membuatnya nampak mengesankan.


"Tebasan bintang!"


3 tebasan paralel melesat, membentuk bintang bersudut 6 raksasa di tanah.


6 prajurit elit lainnya terbunuh, Noran mendarat di tanah, membuat debu mengepul.


"Armor Break!" teriak Noran.


Gelombang besar energi menyerang mereka, membuat beberapa dari mereka kehilangan armor.


Noran berlari, menebas mereka dengan mudah, satu-persatu prajurit elit terjatuh dan tewas.


Dalam beberapa menit, hanya tersisa satu prajurit elit. Ia menatap Noran dengan tidak percaya.


"Kamu monster!" teriak sang prajurit.


Noran tidak peduli dengan ucapannya, ia melemparkan blacksword miliknya, membuatnya terbunuh dengan pedang tertancap.


50 prajurit elit berserakan di sekitarnya, Noran memandang ke arah 5.000 prajurit berkuda yang terus membabat pasukan kerajaan.


"Pasukan yang merepotkan." gumam Noran.


Noran berjalan maju, menghalangi jalur mereka. Kini cooldown 7 tebasan pembantai miliknya telah berakhir.


Noran menunggu mereka semakin dekat, jarak semakin dekat dan akhirnya Noran melepaskan gerakannya.


"7 tebasan pembantai!"


"Tebasan pertama!"


Sepuluh kuda beserta penunggangnya terlempar dan terbelah menjadi dua.


"Tebasan kedua!"


"Tebasan ketiga!"


...


"Tebasan ketujuh!"


1.270 penunggang kuda terbunuh menjadi beberapa bagian, Noran melepaskan berbagai skill lainnya, membuat mereka hanya tersisa beberapa ratus saja.


Noran memandang pasukan berkuda dengan tajam, blacksword ia acungkan lurus, menunggu mereka mendekat.


Saat pasukan berkuda melewatinya, Noran menebas kuda, membuat mereka tersungkur satu-persatu.


5..

__ADS_1


30...


76..


120..


300..


300 pasukan berkuda terjatuh, kini mereka semua berdiri dan mengelilingi Noran dengan marah merah.


"Sialan!"


"Bunuh dia!"


Ratusan pasukan berkuda mengepung Noran, berniat untuk membunuhnya. Namun, mereka malah dibantai oleh Noran.


Gerakan cepat dan serangan mematikan Noran membuat mereka berjatuhan. satu-persatu, dalam waktu 3 menit, 300 prajurit berkuda telah mati.


Masih ada 200 lainnya, kini mereka mengarah padanya dengan tatapan ganas. Noran mengambil black sword miliknya dan melesat ke arah mereka.


"Battle Aura!"


"Swordmanship!"


"One Handed Sword!"


"Arms Strenghtening!"


"Armor Break!"


"Wind Slash!"


"Fireball!"


Ssmua skill pertempuran ia gunakan, membuat ratusan prajurit berkuda terbunuh, haya menyisakan beberapa dari mereka saat ini.


Di tempat lain...


ada empat tangan di tubuhnya, tidak memiliki wajah, dua tanduk tulang, ekor panjang di penuhi oleh tulang tajam, armor tulang serta sayap kelelawar hitam.


"Demon transformation?!" Billard terkejut.


Selain Black Aura, ia juga memiliki kemampuan untuk berubah menjadi iblis, setidaknya di butuhkan 3.000 jiwa manusia untuk dapat memiliki skill ini.


"Hahaha! Benar, ini kekuatanku!" ucap sang jenderal.


"Bukan kemampuanmu yang membuatmu di juluki the Eraser..." ucap Billard.


"Itu benar, itu karena penampilanku! faceless demon! akulah the Eraser!" ucapnya.


Ia mulai melesat ke arah Billard, 4 tangan yang di penuhi cakar tajam dan panjang, menyerang Billard dan mencoba untuk mengoyaknya.


"Iblis! Kamu memang iblis!" ucap Billard.


"Hahaha... Teriak sesukamu, karena kamu akan segera mati!" ucap sang jenderal.


4 tangannya menyerang, menerobos ke bagian vital. 2 tangan berhasil terpotong, satu tangan terkunci di mulut Billard.


Namun, tangan terakhir berhasil menembus dadanya, kuku-kuku tajam sang jenderal menusuk dada jenderal Billard, membuatnya memuntahkan darah.


"Guhk..."


Tranformasi miliknya di hentikan paksa, Hp miliknya berkurang dengan drastis, hampir menyentuh angka 0.


"Hahaha! Cepatlah mati pak tua!" ucap sang jenderal ssmbari tertawa bahagia.


Ia meleparkan tubuh sang jenderal dengan kuat, membuatnya terlempar beberapa meter jauhnya sebelum berhenti.


Kini tubuh Billard terkapar tak berdaya, dirinya telah mati. The Eraser terbang, melesat ke arah Noran yang kini membabat pasukannya satu persatu.


Sementara itu...


Di benak Noran, sebuah dentingan notifikasi terdengar.

__ADS_1


[Ding! Misi utama berlangsung!


Misi : peperangan kerajaan Rosvelt dengan kekaisaran Zugen.


Pilih pihakmu, buat aliansi dan menangkan peperangan antara dua kerajaan besar.


Ksatria : 0 / 50


Bangsawan : 0 / 5


Hadiah : +1.000 relasi dengan kerajaan / +1.000 relasi dengan keluarga kerajaan / +200 relasi dengan semua bangsawan / mistery skill book x5 / exp +1.000.000 / +1.000 fame / +40 karisma / misterious egg ]


[Ding! Misi terdeteksi!


Dorong mundur the Eraser dan menangkan peperangan ini.


Hadiah : +100 fame / +10 karisma / +500 relasi Wensol city / +2 mistery skill book / exp +200.000 ]


Dua misi muncul sekaligus, sepertinya misi utama telah muncul dan berlangsung karena peperangan ini.


Hadiahnya mungkin besar, namun kesulitannya juga besar. Sepertinya kedua misi ini telah di terima secara otomatis.


"Bocah tengik! Mati kau!" teriak sang jenderal.


Ia terbang dan melesat dengan cepat, menghantam Noran dengan kuat. Noran terhempas beberapa jauhnya, tubuhnya serasa remuk.


"Apa itu?" Noran kemudian bangkit,


Memandang iblis tanpa wajah di hadapannya, dengan penampilan yang mengerikannya mampu membuat ssmua orang ketakutan.


[Nama: Guliath


Ras : half demon


Gender : pria


Umur : 34 tahun


Level : 300


Title : the Eraser


Status : berbahaya! ]


Levelnya 300, ini sama seperti Kobold Lord, namun dengan kecerdasannya akan lebih merepotkan dari Kobold Lord.


Papan nama berwarna merah darah berkedip-kedip, menandakan dia adalah lawan yang berbahaya.


Noran memandangnya, kini mana miliknya hampir habis, hanya tersisa beberapa ratus saja.


Noran meminum potion, memulihkan mana miliknya hingga penuh. Noran melepaskan kekuatan miliknya, membuat ia sekuat pejuang level 240.


Aura kekuningan menyelimuti tubuhnya, dengan armor dan senjatanya, Noran mampu megimbangi pejuang level 270.


"Ini akan menyusahkan." gumam Noran.


Noran melesat maju ke arah Guliath, dirinya kemudian merapal mantera bola api dan menyerangnya.


Kini skill Fireball miliknya telah naik, membuat kerusakan yang di hasilkan menjadi lebih besar.


Buumm...


Guliath memandang asal bola api itu, ia merasa begitu marah.


"Bocah tengik!" ia meraung marah dan melesat menuju ke arah Noran.


"Iblis tanpa wajah, sudah saatnya kau lenyap!" gumam Noran.


.............................................................


Mohon maaf jika kurang memuaskan, ini karya pertamaku, silahkan di vote dan komen ya? Makasih.


.............................................................

__ADS_1


__ADS_2