Aku Dipaksa Menjadi Guru di Sekolah Petarung Bergengsi

Aku Dipaksa Menjadi Guru di Sekolah Petarung Bergengsi
Episode 70. Emosi yang berlebih


__ADS_3

Di sebuah pesawat komersial, banyak orang yang sedang duduk di sana. Entah ingin berlibur atau ingin bekerja, ada banyak alasan kenapa mereka menaiki pesawa itu.


"Ibu, kita setelah sampai nanti langsung foto, ya?" Seorang bocah perempuan menatap ibu dari pangkuannya.


"Iya... nanti kita foto, terus diupload di Onstagram, oke?!" (Ibu)


"Oke!" Sang anak membuat senyuman yang menampakkan gigi-giginya yang belum tumbuh sempurna.


"Nanti papa iku juga, ya?"


"Nggak boleh, papa nanti kan harus cari taksi?" (Anak)


"Ehmm..." Sang ayah membuat silangan tangan sambil merengek lucu.


"Hahaha..." Ibu dan anak itu tertawa bersama setelah melihat ekspresi yang dibuat sang ayah.


GRRRRR!


Pesawat tiba-tiba bergetar akan sesuatu.


"Para penumpang, harap kuatkan sabuk pengaman dan utamakan safety kalian!" Para pramugari berteriak di sekitaran sela-sela barisan tempat duduk.


"Kenapa?! Apa yang terjadi?!" Salah satu penumpang memasang ekspresi takut.


"PERHATIAN, DI DEPAN ADA SEBUAH LUBANG YANG MENARIK PESAWAT! KAMI AKAN SEBISA MUNGKIN UNTUK MELAWANNYA!" Suara dari sang pilot terdengar jelas di ruangan penumpang itu.


"I-ibu..." Sang anak memeluk takut ibunya.


Meskipun jatuh dari pesawat tidak akan membuat mereka meninggal di jaman ini, namun rasa sakit yang mereka rasakan adalah sungguhan.


Keadaan diperparah dengan tempat terjadi, saat ini pesawat itu ada di atas selat yang mengubungkan dua pulau besar yang dikenal dengan orang utan, dan pulau berbentuk 'K'.


Di tempat kemudi pilot.


"Apa ini?! Kenapa kami tidak bisa bergerak selain mengikuti arah arus lubang ini?!" Sang pilot mencoba sekuat tenaga membanting stir namun tak ada satupun yang berhasil.


......................


Di tempat lain, Lapangan dan Tempat Latihan Angkatan Udara.


WUNGH WUNGH WUNGH!


Lima pesawat jet membentuk formasi berbentuk V di langit yang biru tanpa adamya awan-awan putih yang menghalangi mereka.


"Ya, begini terus, pertahankan formasi!" Sang pilot yang ada di paling depan memberi komando pada jet-jet yang ada di belakangnya.


"Lihatlah, kita pasti bisa membuat sang Presiden Manalagi terpukau dengan aksi ini!"


Namun....


Sebuah lubanh hitam tiba-tiba muncul di depan mereka, dan mencoba menyerap ke lima pesawat jet itu masuk kedalamnya.


"Semuanya, berbelok! CEPAT!"


Ke lima jet itu mencoba membanting stir, namun tak ada satupun yang bisa mereka lakukan.


Mereka terus maju dengan cepat ke arah lubang dan terserap.


......................


Di sebuah rumah, sebuah keluarga sedang menonton berita terkini.


"BREAKING NEWS! RIBUAN PESAWAT TIBA-TIBA TERSERAP MASUK OLEH SEBUAH LUBANH MISTERIUS! TAK ADA YANG TAHU DI MANA MEREKA TERBAWA, TAPI DARI DATA YANG KAMI DAPATKAN... JUMLAH PESAWAT YANG HILANG MULAI DARI JET SAMPAI KOMERSIAL BERJUMLAH 43 BUAH. DAN 10 DI ANTARANYA ADALAH PESAWAR JET MILIK ANGKATAN UDARA!" Pembawa berita menatap kebingungan dengan berita ini, tapi dia juga tidak boleh kehilangan karismanya sebagai seorang host berita.


......................


Point of View: Kanda Sophia.

__ADS_1


Mataku terdiam melihati wajah seram milik orang itu.


Dia seakan sudah tidak ingin melihat dunia ini lagi, begitu juga dengan diriku.


Namun, apa yang dipasang orang itu berbeda denganku.


Dia benar-benar ingin menghabisi orang yang sudah membuat kekacauan ini, tapi firasatku mengatakan kalau dia akan melakukan hal yang sangat buruk.


Ini juga merupakan pertama kalinya aku melihat raut muka itu dari guruku yang selalu memasang wajah bodoh.


Detik berlalu, dan suasana di sini semakin menakutkan.


Tiba-tiba di sekitarku, aku merasakan seperti ada yang datang.


BLAS BLAS BLAS!


Ada sekitar 50-an lubang raksasa menatap ke arah gedung ini, lebih tepatnya menatap orang hidup yang sudah tak bertangan dan berkaki itu.


"Pak Rasyid... Apa yang akan anda lakukan?" Tatapanku sangat kosong saat ini.


Apa yang akan dia lakukan, dan apa yang akan terjadi pada kami berdua.


......................


Point of View: Rasyid Londerik


Sihir ini sudah ku aktifkan, dan sekarang saatnya untuk meninggalkan tempat ini.


Aku menatap dengan pelan dan sayu satu-satunya muridku yang bertahan hidup.


Langkahku mendekat ke arahnya yang kelihatan tak bernyawa itu.


"Pak... Apa yang akan terjadi?" Ucapnya dengan lemas bahkan hampir tidak terdengar olehku.


"Kau akan tahu, nanti pas di luar sini..."


"Ayo kita keluar..." Aku mengulurkan tanganku padanya.


Dia tidak memberi jawaban, dan hanya menggapai uluran tanganku sambil hanyut dalam kekosongan.


TAK TAK TAK TAK


Kami berdua berjalan dengan santai keluar dari gedunh itu tanpa mempedulikan atau lebih tepatnya pura-pura tidak melihat orang-orang yang terbaring tak bernyawa itu.


......................


Di luar sana, di saat kemungkinan kami berdua tidak mungkin terkena daya ledak.


Aku mencoba mengangkat tangan kananku ke atas.


Dan...


CTAK!


Tanganku berjentik.


Tak lama setelah itu, ada 43 buah pesawat secara bergantian melesat turun ke arah gedung itu.


Mulai dari komersial yang besarnya bukan main sampai pesawat jet milik angkatan udara berada di tempat itu.


"Pak?! Apa yang akan anda lakukan?!" Sophia yang berdiri di sebelahku berteriak ke arahku.


Tapi aku membiarkan suaranya keluar dari kuping kiriku dan lewat begitu saja.


Satu pesawat ku lesatkan...


BUAR!

__ADS_1


Satu tabrakan saja langsung membuat gedung itu sudah tumbang ke tanah.


Pesawat kedua kulesatkan...


Puluhan missile jet, ditembakkan ke arah gedung sebelum pesawat itu menabrak gedung itu.


Sebuah pesta pesawat sedang terjadi saat ini, mereka seperti menunggu giliran mereka untuk menatap dan menghancurkan benda yang sudah rata dengan tanah itu.


......................


43 pesawat telah hancur bersamaan dengan gedung itu, para polisi juga akan segera datang ketempat ini.


"Sophia, ayo jalan!" Aku menarik paksa tangan siswi itu untuk menjauh dari sini.


Yang ada di sana sekarang, tidak lebih dari tumpukan jiwa yang tertumpuk di satu tempat.


TAK KRAK TAK TAK


Langkah kami berdua pelan namun hampa.


Tak ada satupun suara maupun lawan yang menghentikan kami.


Mereka semua sudah tak bersisa, begitu juga rasa itu.


Aku kembali merasakannya, rasa yang pernah kurasakan saat pertama kali menceritakan kisahku pada Erika.


Inikah yang disebut, emosi sedih?


......................


PROK PROK PROK.


Sebuah tepuk tangan diberikan oleh seseorang di atas tebing dekat gedung itu dihancurkan.


"Seperti biasa, mengangumkan dan sangat brutal!" Orang itu melebarkan kedua tangannya karena takjub saat melihat pesta pora di gedung yang ada di tengah hutan itu.


Tak lama setelah itu, dia menghilang bagaikan bayangan yang tersapu oleh angin.


......................


"BREAKING NEWS! 43 PESAWAT YANG HILANG TIBA-TIBA MUNCUL DAN MENGGETARKAN BUMI, MEREKA SEMUA MENABRAK KE SATU TITIK DI TENGAH HUTAN, KORBAM JIWA DALAM KEJADIAN INI SEKITAR 60 ORANG, NAMUN ANEHNYA TAK ADA SATUPUN DARI MEREKA YANG MERUPAKAN PENUMPANG PESAWAT! SELURUH PENUMPANG PESAWAT DARI KOMERSIAL SAMPAI TEMPUR SELAMAT TANPA LUKA!"


"PARA TIM SAR DAN POLISI TERUS MENYELIDIKI KEJADIAN INI, DAN MENCARI TAHU SIAPA DALANG DIBALIK INI SEMUA!"


"TAPI MESKI BEGITU, TERDAPAT LOGO DARI EMBLEM PERUSAHAAN TERKAYA DI INGGRIS YANG MERUPAKAN MILIK DARI GARNT TOWEL."


"POLISI BERKEMUNGKINAN, INI SEMUA ULAH PENGUSAHA ITU KARENA DIA SEKARANG MENGALAMI KRISIS EKONOMI."


"DAN KEADAAN DIPERPARAH DENGAN DITEMUKANNYA 2 MAYAT ANAK SMA YANG BERASAL DARI SEKOLAH PODOAGUNG! SEBENANYA... APA YANG TERJADI? KENAPA HAL MENGERIKAN INI BISA TERJADI?"


Sang pembawa berita membawakan berita itu dengan ekspresi yang dilebih-lebihkan dan mungkin akan merusak nama baik suatu lembaga atau organisasi.


......................


Di sebuah tempat layaknya di atas awan.


6 pilar berdiri di sekitar arena yang di tengah-tengahnya ada orang dikerangken oleh borgol.


Kini 2 pilar telah terbakar.


"Kini kau memiliki emosi sedih, ya?"


"Baiklah, teruslah maju... Adikku!"


Pria itu menatap kosong tanggan yanh ada di ujung arena itu.


Kemungkinan, tepat di tangga itu, orang itu akan datang dan menjadi hakim buat pria itu.

__ADS_1


__ADS_2