Aziya Untuk Ustadz

Aziya Untuk Ustadz
bab 111


__ADS_3

Sore hari nya sesuai jadwal sekarang Adam akan menghadiri acara pengajian di kampung sebelah.


Zia juga akan ikut mereka berangkat ke sana bersama dengan Gus Fauzi dan Ainun juga.


Mereka jalan kaki menyusuri jalanan setapak dengan kanan kiri mereka persawahan.


"Gus tema apa yang akan kamu ambil sekarang" tanya Fauzi.


"Apa saja lah yang paling penting bisa di pahami" ucap Adam.


"Ya menurut aku sangat susah Gus berceramah di hadapan orang orang karena ada yang tak sejalan juga dengan kita" ucap Fauzi.


"Ya begitulah" ucap Adam.


"Maksudnya tak sejalan, bagai mana kalian pilih jalan yang mana" tanya Ainun.


"Bukan jalan untuk berjalan tapi pemikiran kita yang beda" ucap Fauzi pada Ainun.


"Oh" ucap Ainun.


Sesampainya di mesjid tempat acara pengajian itu berlangsung, di sana ramai sekali ibu ibu yang datang karena mereka ingin menonton Adam berceramah.


Ibu ibu pengajian sangat suka pada Adam karena sikap dan perilaku Adam yang sangat baik dan murah senyum membuat mereka semua suka pada Adam.


Maka tak heran banyak sekali ibu ibu yang menyayangkan Adam yang menikah dengan Zia apa lagi karena kasus yang menimpa Zia kemarin membuat mereka semakin tak setuju pada hubungan Adam dan Zia.


Sudah menjadi hal yang lumrah kalau ada orang yang tak suka pada orang lain, bahkan terkadang sering kali mereka menyayangkan keputusan orang lain.


Padahal belum tentu keinginan atau keputusan mereka bisa membuat orang lain bahagia, mereka hanya menilai seseorang dari pandangan luar saja.


Seperti pengajian yang sama dengan yang lain, sekarang ada yang melantunkan ayat suci Al Quran, seorang wanita cantik yang duduk bersebelahan dengan Adam.


Dia melantunkan ayat suci Al Quran surat Al isra.


Adam merasa cukup risih karena hal itu walau pun banyak orang tapi rasa nya tak sopan saja kalau harus duduk dekat dengan seorang wanita.


Sedangkan Zia dan Ainun duduk di barisan dekat para ibu ibu.


Setelah selesai membaca ayat suci Al Quran, wanita itu langsung kembali ke tempat duduk nya.


Adam merasa cukup lega karena hal itu.


Selanjutnya acara Adam memulai ceramah nya.


"Assalamualaikum wr wb, Hamdan washyukron lilah Ama bakdu.


Alhamdulillah Terima kasih pada ibu ibu pengajian majelis taklim mesjid An nurr, suatu kehormatan bagi saya karena sudah di undang ke sini, saya tak akan ceramah ya ibu ibu saya hanya akan ngobrol saja, kita sharing apa saja yang belum ibu ibu ketahui tanyakan pada saya insha Allah kalau saya bisa menjawab saya akan jawab maka kalau saya tak bisa menjawab maka saya akan angkat tangan" ucap Adam tersenyum.


Seorang ibu mengacung kan tangan nya.


"Ya Bu ada apa" tanya Adam menatap pada ibu itu.


"Ustadz Adam saya mau tanya, kemarin saat acara pengajian Ustadz Farid membicarakan tentang tauhid lalu yang mau saya tanya kan adalah tauhid itu apa" tanya nya.


"Ya" ucap Adam berfikir sejenak.


"Tauhid berasal dari kata wahhada yuwahhidu tauhiidan, Tauhid sendiri artinya adalah meyakini keesaan Allah, baik zat, sifat, maupun pekerjaan-Nya.


Tauhid sendiri di bagian menjadi tiga yaitu: tauhid Rububiyah, tauhid Rububiyah adalah meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya pencipta, pemilik, dan pengendali alam raya. Dia dapat menghidupkan dan mematikan dengan takdir-Nya serta dapat mengendalikan seluruh alam semesta dengan sunah-sunah-Nya.


Dalam Quran surat Al mu'minun ayat 86 sampai 87:


Yang artinya:  "Katakanlah, "Siapakah Tuhan yang memiliki langit yang tujuh dan yang memiliki 'Arsy yang agung?" Mereka akan menjawab, "(Milik) Allah." Katakanlah, "Maka mengapa kamu tidak bertakwa?", Begitu lah kira kira bunyi nya" ucap Adam.


"Yang kedua Ustadz" sahut ibu ibu.


"Belum Bu saya nafas dulu" ucap Adam yang membuat semua jamaah tertawa mendengar nya.


"Baik lah yang kedua adalah Tauhid uluhiyah yang di mana maksud adalah mengesakan Allah SWT dalam mengerjakan ibadah, seperti sholat, puasa, zakat, berkurban, berserah diri, dan berharap pada Nya.


Tauhid uluhiyah ini bertujuan agar manusia mengetahui bahwa hanya Allah SWT semata yang berhak disembah dengan benar. Sehingga, hal ini menjadikan manusia tunduk, taat, dan mengikuti perintah-Nya.


Jadi paham maksud nya" tanya Adam.


"Paham" serempak.


"Apa" tanya Adam yang langsung di sambut gelak tawa.


"Yang terakhir adalah Tauhid asma wa sifat, tauhid ini adalah beriman kepada nama-nama Allah SWT dan sifat-Nya, sebagaimana termaksud dalam Al-Qur'an dan sunnah rasul-Nya.

__ADS_1


Mempelajari tauhid yang artinya beriman kepada nama Allah dan sifat-Nya ini bertujuan untuk mengetahui bahwa apa yang Allah SWT sifatkan untuk dirinya adalah benar dan mutlak. Allah SWT berfirman,


yang Artinya: "(Dialah) Allah, tidak ada tuhan selain Dia, yang mempunyai nama-nama yang terbaik." Quran surat Al Taha ayat 8" ucap Adam.


Kita bisa lihat di Asmaul Husna itu semua nama nama keagungan Alloh, ada di sana" ucap Adam.


Adam menarik nafas nya.


"Paham bu apa ada yang kurang" tanya Adam.


"Arsy itu apa Ustadz" tanya yang lain.


"Arsy atau Arasy itu adalah makhluk yang posisinya di bawah Lauhulmahfuz dan di atas langit ketujuh, ada juga yang bilang kalau Arsy itu adalah sebuah singgasana atau tahta tuhan, dalam hadit di sebutkan kalau Nabi Muhammad juga punya Arsy sama dengan Nabi Ibrahim, sedang kan Nabi Muhammad Arsy nya sebelah kiri dan nabi Ibrahim di sebelah kanan, ada yang tau alasan nya" tanya Adam.


"Tidak" serempak bahkan ada juga yang menggeleng.


"Biar saya jelaskan, di kutip dari percakapan Nabi dan sahabatnya.


Rasulullah Muhammad Shallallahu 'alaihi wassalam bersabda, "Ketahuilah bahwa mimbarnya Nabi Ibrahim AS berada disebelah kanan Arsy dan mimbarku disebelah kiri Arsy-Nya Allah Subhanahu wa ta'ala".


Maka para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, engkau lebih utama dari Nabi Ibrahim. Kenapa engkau ditempatkan disebelah kiri Arsy, sedangkan Nabi Ibrahim di sebelah kanannya Arsy?".


Rasulullah pun menjawab, "Jalan ke Surga berada disebelah kanan Arsy, sedangkan jalan menuju Neraka disebelah kiri Arsy. Aku berada disebelah kiri, supaya aku dapat melihat umatku yang akan dimasukkan ke Neraka dan kemudian aku berikan syafa'at kepadanya".


Ketika aku berada dimimbarku, aku mendengar jeritan umatku, berteriak-teriak seraya berkata, "Pahalaku sedikit dan dosaku banyak!".


Rasulullah Saw berkata kepada Malaikat,"Jangan masukkan dia ke Neraka".


Malaikat menjawab, "Aku adalah Malaikat yang melaksanakan apa saja yang diperintahkan Allah Swt kepadaku".


Maka Rasulullah turun dari mimbarnya dan sujud satu kali dihadapan Allah Swt.


Kemudian Allah Swt memerintahkan kepada Malaikat untuk tidak memasukkan orang tersebut ke Neraka karena sujudku".


"Aku perintahkan kepada Malaikat untuk menimbang kembali amalnya serta aku berikan kepadanya pahala shalawat atasku yang sedikit pada timbangannya. Maka bertambahlah pahalanya dan berkuranglah dosanya.


Kemudian orang itu memegangku erat-erat sambil berkata, "Siapakah engkau yang telah menolongku dari siksa yang dahsyat ini? ".


Maka Rasulullah Saw bertanya, "Apakah engkau tidak mengenalku? Ketahuilah bahwa aku ini Nabimu dan penolongmu.. Aku adalah Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam.


Begitu lah percakapan nya, paham bu kenapa nabi Muhammad memilih di Arsy kiri" tanya Adam.


"Paham" serempak.


"Jangan Ustadz masih lama waktu nya" sahut ibu ibu.


"Tak masalah kalau saya di sini sampai pagi" tanya Adam.


"Tak masalah" jawab nya serempak.


"Ya ibu tak masalah karena Ibu hanya mendengar kan tapi saya yang bicara saya yang akan terkena masalah" ucap Adam.


Gelak tawa terdengar di dalam mesjid.


"Baik lah ada yang mau tanya lagi" tanya Adam.


"Pak ustadz saya mau tanya sebenarnya yang mandang fisik itu laki laki atau perempuan sih" tanya nya.


"Mandang fisik? Kalau kita lihat dari jaman dahulu ya jaman nabi sebenarnya yang pertama kali Mandang fisik itu laki laki, saya ingat kan laki laki, kenapa saya berkata laki laki kita lihat saja kisah Nabi Adam as, tentang anak nya yang akan di jodoh kan, karena jaman dahulu hanya keturunan nabi Adam saja yang ada di bumi jadi nabi Adam menjodohkan anak anak nya dengan cara menyilang kan, karena nabi Adam saat itu punya dua anak kembar, hingga suatu ketika karena atas petunjuk dari Alloh SWT nabi Adam as akan menjodohkan anak nya yang bernama Qobil dengan labuda dan Habil dengan Iklima, namun Qobil menolak dia ingin menikah dengan adik kembarnya Iklima karena Iklima yang saat itu sangat cantik, kemudian nabi Adam membujuk agar Qobil mau menikah dengan Labuda tetapi tetap saja Qobil tetap pada pendiriannya" ucap Adam.


"Hingga saat itu nabi Adam mengadakan korban, Saat itu, Qabil mempersembahkan hasil pertanian berupa gandum yang terjelek. Sementara Habil mempembahkan kambing terbaiknya. Disaksikan seluruh keluarga Adam, Qabil dan Habil mempersembahkan masing-masing yang dilakukan di atas bukit.


Mereka sekeluarga menyaksikan dari kejauhan yang tidak lama kemudian api besar menyambar kambing milik Habil, sedangkan gandum milik Qabil utuh yang berarti qurbannya tidak diterima.


Atau dengan kata lain Qabil dan Habil harus menerima kenyataan ini dengan menikah. Akhirnya terjadi pernikahan di antara mereka Qabil menikah dengan Labuda dan Habil menikah dengan Iqlima. Iblis terus menggoda Qabil agar membunuh Habil supaya dapat memiliki Iqlima.


Saat itu Qobil memutuskan untuk membunuh Habil, dan terjadi lah pembunuhan itu, hingga mengakibatkan Habil meninggal.


Saat Qobil Melihat Habil meninggal dunia Qabil bingung dan sedih harus dibawa kemana, dan menangislah Qabil air matanya bercucuran. Saat Qabil sedih, Allah memberikan Ilham pada 2 burung gagak.


Kedua burung gagak tersebut berebut mematuk mayat Habil. Terjadilah pertarungan sengit antara dua gagak memperebutkan mayat Habil yang salah satunya mati dalam pertarungan tersebut.


Burung gagak yang masih hidup menggali tanah dan menguburkan gagak yang mati dengan menariknya ke dalam tanah dan menimbunnya. Qabil kemudian meniru apa yang dilakukan oleh burung gagak dengan menguburkan saudaranya.


Paham?" Tanya Adam.


"Paham ustadz" ucap serempak.


"Jadi begitu awal mula ada nya penguburan mayat, sampai sini paham atau ada yang mau bertanya lagi" tanya Adam.

__ADS_1


"Ustadz, siapa yang di ciptakan lebih dahulu oleh Alloh apa kah nabi Adam" tanya ibu ibu.


"Jawaban nya tidak sebelum nabi Adam, Alloh sudah mencukupi cahaya nya nabi Muhammad" ucap Adam.


"Oh" ucapnya.


"Maaf ya saya kepanjangan ceramah nya" ucap Adam.


"Tak masalah Ustadz" serempak.


"Baik lah terima kasih karena sudah mendengar kan, Wabilahi Taufik wal hidayah, Assalamualaikum wr wb" ucap Adam.


"Waalaikum salam wr wb" serempak.


Setelah selesai berceramah Adam di ajak bicara oleh ketua DKM masjid itu.


Sedangkan Zia dan Ainun hanya diam saja di sana.


"Apa itu istri nya Ustadz Adam" bisik ibu ibu yang datang.


"Kata nya dia punya kasus".


"Dia baru keluar dari penjara".


"Oh ya, kok mau ya Ustadz Adam yang tampan itu dengan dia".


"Ya sangat di sayangkan padahal anak ku lebih Sholeh dari nya" ucap seseorang ibu ibu.


Zia merasa risih karena di tatap sinis oleh para ibu ibu di sana.


"Zia ajak Gus Adam pulang yu" ucap Ainun.


"Bentar dia sedang bicara" ucap Zia.


Kuping Zia sampai panas karena mendengar bisikan ibu ibu itu tapi mau bagaimana lagi karena Zia tak mau menganggu Adam yang tengah mengobrol.


Akhirnya setelah lama menunggu Adam akan pulang juga.


"Ayo" ucap Adam dan Fauzi.


"Y Ayo" ucap Zia.


Di perjalanan Mereka di pegat ibu ibu tadi.


"Ustadz Adam mau gak jadi suami anak saya" ucap ibu ibu itu.


"Hah tapi saya sudah punya istri" ucap Adam.


"Oh saya kira masih lajang" ucap ibu itu.


"Kalau teman nya mau gak" tanya ibu itu.


"Mohon maaf Bu dia calon suami saya" ucap Ainun dengan ketus.


"Oh saya kira" ucap Ibu itu.


"Baik lah Bu saya permisi" ucap mereka serempak.


"Ya" ucap Ibu itu.


Fauzi hanya tersenyum saja melihat Ainun yang menggerutu pada ibu itu.


"Senyum, seneng ya di jodohkan ibu ibu itu" ucap Ainun mencubit Fauzi.


"Maaf" ucap Fauzi tertawa.


"awas ya kalau sampai terjadi lagi" geram Ainun.


"sudah kalian ini" ucap Adam.


**bersambung...


ada ceramah sedikit ya, kita belajar bersama..


mohon maaf kalau ada perkataan atau ada hadis yang salah, Mak othor nya masih awam dan tahap belajar, kalau ada kata atau kalimat yang tak sesuai dengan jawaban nya segera komentar ya akan Mak othor revisi dengan cepat..


mohon di maklumi ya Mak othor nulis ini tanpa guru


terima kasih**..

__ADS_1


__ADS_2