CINTA KEDUA

CINTA KEDUA
E M P A T


__ADS_3

Jangan lupa vote!


_______________________________________


Hari hari sudah lewat berganti, Ningsieh sedang memasak di dapur untuk sarapan pagi ia dan suaminya.


Di letakkan nya buah buahan,dan nasi goreng abon  di atas meja. Kailo keluar dengan pakaian yang sudah rapi.


"Selamat Pagi Mas..." sapa Ningsieh lembut sambil memasangkan dasi untuk Kailo


Kailo hanya diam saja menatap lekat wajah istrinya,harus kah ia yakin dengan keputusannya kali ini?.


"Mas?" Panggil Ningsieh


"Ah...iya"


"Ayo kita Makan dulu Mas!" Ajak sang istri pada suaminya


"Makananmu harum sekali Dek" puji Kailo


Ningsieh tersenyum mendengar perkataan suaminya.


"Alhamdulillah kalau begitu Ayo kita makan dulu Mas"


*


Kailo sudah berangkat kantor,drrrrttt ada getaran di atas meja makan.


Ningsieh menebak ini pasti handphone suaminya.


Dan ternyata memang benar,ini handphone Kailo.


Tring


Tring


Tring


Tring


Tring


Banyak pesan masuk yang membuat Ningsieh berfikir untuk membuka handphone Kailo.


Tangan Ningsieh membuka sandi Handphone Kailo yang kebetulan tanggal pernikahan mereka berdua.


Ddddrrrrrttttttttttttt


Siapa yang menelfon suaminya?kenapa photo profilnya wanita sexy yang menggunakan baju kekurangan bahan?.


Ningsieh mematikannya. Mungkin dia hanya iseng Fikiran nya,tapi banyak sekali Chat suaminya dengan Maya ini.


Ningsieh membuka chatting antara mereka berdua,awalnya memang Kailo yang bersikap seolah olah dingin tapi dengan kata kata manis wanita itu Kailo menjadi luluh.


Aku sudah sampai di rumah kok Mas


Bunda menyuruh agar kita segera menikah! Kamu tau zina di dalam agamamu itu dosa?


Kau begitu agresif sekali,tapi aku suka. Aku berharap agar segera hamil.

__ADS_1


Selamat pagi Kailo...


Sudah sarapan?


Siang datang kerumah? Seperti biasa?


Bagaimana dengan istrimu yang mandul itu? Belum kau Ceraikan kah?.


Ningsieh terjatuh sambil membuang Handphone suaminya,ia jijik.Dengan chattingan suaminya itu.


Ningsieh bukankah anak kecil yang bisa di tipu,itu mereka membahas percakapan masalah dewasa.


Ningsieh menghapus air matanya,ia merasa suami nya kembali lagi pulang untuk mengambil sesuatu yang ketinggalan.


Suara mesin mobil itu berhenti, Kailo turun dengan gagah wibawa memasuki rumah besar nya.


"Assalamualaikum Dek? Dek?" Tanya Kailo sambil mencari


"Mas!" Ucap Ningsieh pelan


"Ya Allah, hp ku ketinggalan Dek makanya Mas pulang lagi."


Ningsieh mengangguk lemah


"Di atas meja Mas"


"Kamu kenapa menangis Dek?" Tanya Kailo tak enak


"Aku habis nonton film baper Mas, suaminya selingkuh dengan wanita pilihan Ibunya. Sang istri sah nya menjadi tidak kepedulian sang suami, aku sedih Mas. Film itu menunjukkanku untuk lebih bersabar. Tapi bukankah itu Zina jika tidak menikah tetapi sudah kumpul kebo?"


DEG!


"Ekkhmm ja..jangan di tonton film yang begitu ya Dek. Mas berangkat dulu ya,Assalamualaikum"


Ningsieh menangis lagi melihat ketakutan di wajah suaminya dan langsung meninggalkannya pergi.


Ningsieh tak boleh menangis,ia harus membuat suaminya menjadi sayang dengannya seperti dulu.


Tetapi Ningsieh melihat daster besar yang berada di tubuh nya. Sangat kebesaran,dengan rambut yang ia ikat begitu saja. Dirinya sangat bau, di bau i oleh bumbu dapur.


"Apa karena aku seperti ini kau sampai memilih wanita seperti itu Mas? Sedih Ningsieh"


                           💞💗💞


Ningsieh mandi dan mengganti pakaiannya menjadi lebih baik daripada Dasternya..


Ia hanya menaburi bedak tipis ke mukanya tanpa memakai produk untuk bibirnya.


Dengan lembut ia menyisir rambut nya sendiri, lurus,hitam dan panjang.Ningsieh hanya mengikat panjang saja.


Ia melihat Handphone nya. Sudah hampir setengah dua belas dan itu adakah jam makan siang suami nya.


Ningsieh mengambil makanan yang sudah ia siapkan di atas meja. Ia melangkah keluar dengan flat shoes nya.


Ningsieh masuk ke dalam Mobil nya


"Pak kita ke Kantor Mas Kailo ya" ucap Ningsieh pelan pada supirnya


"Baik Nyonya" Jawab nya

__ADS_1


*


Ningsieh sudah mantap yakin untuk masuk ke dalam ruangan suaminya ini.


Ia mengirim sebuah pesan singkat untuk suaminya.


Assalamualaikum Mas,apa sudah makan? Mau Ningsieh an taman makanan ke tempat Mas Kailo?


Tak lama kemudian Kailo membalas pesan istrinya


Waalaikumsalam Ningsieh tidak usah,Mas dan rekan kerja Mas akan makan bersama di luar.


"Aku sudah berada di depan ruanganmu Mas!" Gumamnya lirih sedih


Ningsieh membuka pintu ruangan Kailo,di ruangan Kailo memang di sediakan kamar untuk ia beristirahat.


Ningsieh masuk,tak sengaja ia mendengar suara kecapan,...,...desahan dari dalam. Tempat suaminya biasa beristirahat.


"Ya Allah! Suara ini...?k lirih Ningsieh tanpa ingin menggangu ketenangan


"Akhhh... ya Kailo begitu!... akhhh hmmmm"


Ningsieh tidak mau ber Negatif Thinking ia melihat apa yang sebenarnya terjadi.


Mulut nya terbuka lebar mengatahui suaminya sedang... bersama wanita lain. Bukankah Suaminya mencintai istrinya? Hai manusia manusia bucin! Cinta seiring berjalannya waktu bisa memudar tanpa kita sadari.


Cinta dapat memudar karena kita hanya cinta dengan nafsu saja, tetapi berbeda jika cinta karena Allah dan dengan Iman, sejelek apapun rupa nya,seburuk apapun segalanya maka cinta tersebut bisa kekal.


Tanpa ada nya pudar memudar.


I'm Faded....


Ningsieh berlari dengan cepat meninggalnya kantor suami nya,ia buang begitu saja makanan yang dua dan capek capek ia buat untuk suaminya.


Ningsieh segera masuk ke dalam mobil. Ia menangis di sana,supir ha ha diam saja tanpa berani menanyakan apapun pada majikannya.


"Pak...jangan katakan pada suami saya ya kalau hari ini kita ke kantor!"


Awalnya sang supir merasa bersalah tapi melihat majikan perempuannya menangis ia tak tega dan menyetujuinya.


"Baik Nyonya,sekarang kita kemana?"


"Ke kafe saja Pak. GreenJee Kafe"


Ningsieh ingin ke GreenJee kafe, pemilik kafe itu adalah Jee Ra teman saat mereka duduk di bangku putih abu abu.


Jee Ra adalah wanita keturunan Thailand. Ibunya asli orang Jakarta.


Ningsieh masuk dengan segera dan menanyakan pada pelayan tentang dimana boss mereka?


Salah satu pelayan menjawab.


"Ibu sedang pulang ke Bangkok Mbak."


"Oh begitu ya, oh iya saya pesan satu Bubble Teh ya."


"Baik Mbak"


Ningsieh duduk di salah satu bangku kafe. Pikiran nya masih melayang je suaminya yang sedang wik wik bersama wanita lain.

__ADS_1


Apa salahnya? Kenapa tega sekali Kailo? Harus kan Ningsieh memaafkan Kailo kembali? Ningsieh hanya ingin mereka bahagia seperti dulu.


Bersambung


__ADS_2