
Mobil yang di kendarai oleh Naya tepat berhenti di depan sebuah club malam.
Erli yang duduk di samping kakaknya mengurutkan keningnya saat melihat Mobil Naya berhenti di depan club malam yang pernah Ia datangi sebelumnya.
''Kak apa bener pesta ulang tahun teman Kak Nay di sini ?'' tanya Erli memastikan.
''Iya ulang tahunnya di tempat ini ,'' jawab Naya sambil mengajak Erli keluar dari dalam mobil.
Erli pun akhirnya ikut keluar dari dalam mobil setelah melihat Naya keluar dari dalam mobil duluan.
''Ayo kita masuk ,'' ajak Naya setelah melihat Erli menutup pintu mobil.
Erli cuma menganggukkan kepalanya dan lalu Ia menyusul Naya masuk ke dalam club.
Sesampainya Erli dan Naya masuk ke dalam club,suara musik dan bau alkohol langsung masuk ke indra penciuman mereka.
Erli risih dengan tatapan para pria yang menatap lapar ke arahnya.
Naya menatap sekeliling ruangan untuk mencari keberadaan orang suruhan Sandi agar Erli tak mencurigainya.Naya mengajak Erli untuk duduk di salah satu kursi tidak jauh dari meja bartender.
Setelah Erli duduk di kursi yang ada di depan Naya.
''Kak Nay,di mana teman kakak yang berulang tahun ?'' tanya Erli saat tidak mendapati siapa-siapa di kursi yang mereka duduki.
''Tunggu sebentar,Aku telpon temanKu dulu .'' Ucap Naya sambil mengeluarkan ponselnya.
__ADS_1
Sedangkan tidak jauh dari tempat Erli duduk,tepatnya di meja bartender. Marcel yang tengah meracik minuman menyipitkan matanya saat dirinya tidak sengaja melihat gadis yang duduk bersama Naya seperti gadis yang pernah datang ke club bersama Sansdrina waktu itu.
''Itukan.....,'' gumam Marcel sambil menggelengkan kepalanya yang tidak mungkin gadis itu istri Re.
''Ada apa bang ?'' tanya Dina saat melihat Marcel menggelengkan kepalanya.
''Tidak ada ,'' jawab Marcel sambil melirik gadis yang di kira istri Re.
Naya memasukkan kembali ponsel miliknya ke dalam tas.
''Ayok,mereka sudah menunggu kita di atas .'' Ajak Naya sambil berdiri dari duduknya.
Erli pun ikut berdiri dari duduknya dan menyusul langkah Naya yang akan menaiki anak tangga.
''Berto....,'' panggil Marcel pada rekannya yang tengah membawa nampan setelah melayani pelanggan.
''Ada apa Bang ?'' tanya Berto sambil mendekat ke arah Marcel.
''Gantiin Aku meracik minuman,Aku ada urusan yang harus Aku kerjakan .'' Ucap Marcel sambil beranjak dari tempatnya.
''Oke Bang ,'' sahut Berto sambil melangkah di tempat Marcel berdiri tadi tepatnya di belakang meja bartender.
Marcel lalu buru-buru menaiki anak tangga menuju ke lantai dua dan memastikan gadis yang Ia lihat tadi istri Re atau bukan.
''Mau kemana Dia ?'' tanya Dina saat melihat Marcel berlari menaiki anak tangga.
__ADS_1
Berto cuma mengendikkan bahunya tidak tahu mau apa Marcel ke lantai dua.
Dina berdecak sebal saat Berto cuma mengendikkan bahunya.
Sesampainya Erli dan Naya di lantai dua, Naya tersenyum saat melihat Raya tengah duduk di kursi yang tidak jauh dari ruang VIP.
Raya melambaikan tangannya saat melihat Naya.Naya tersenyum dan menarik tangan Erli untuk mendekat di mana Raya tengah duduk tersenyum ke arahnya.
''Maaf ya Ray,lama menunggu .'' Ucap Naya sambil mencium pipi Raya bergantian.
''Tak apa,Aku juga baru datang kok .'' Sahut Raya sambil melirik Erli.
Erli cuma tersenyum saat Raya menatap nya.
''Teman yang lain kemana ?'' tanya Naya pura-pura mencari keberadaan teman-temannya.
''Sepertinya mereka masih di jalan ,'' jawab Raya juga berbohong.
Sedangkan di tempat yang berbeda tepatnya di dalam sebuah kamar mewah.Seorang pria tampan tengah berdiri di balkon kamarnya sambil menghisap rokok yang terselip di tengah-tengah jarinya.
Sesekali Ia memandang langit malam yang ada di atasnya memandang bulan dan bintang yang bertaburan di atas langit.
Pria tampan itu tersentak kaget saat tiba-tiba ponsel miliknya berbunyi.Pria tampan itu membuang puntung rokok ke sembarang arah dan mengambil gawai cerdas miliknya yang ada di saku celananya.Pria tampan itu mengerutkan keningnya saat Marcel mengirim foto ke dalam ponsel miliknya.
''Apa-apaan ini,berani-beraninya dia ke tempat itu tanpa sepengetahuanKu .'' Geram pria tampan itu sambil mengeraskan rahanngnya dan mencengkram erat ponsel yang di pegangnya.
__ADS_1