
Re masuk ke dalam apartemen milik Samuel,di sana Ia melihat Marcel,Andre dan Samuel duduk di kursi sofa dan di atas meja terdapat beberapa minuman kalengan.
''Baru datang loe Re ?'' tanya Andre saat melihat Re yang baru duduk di sofa yang ada di dekat Marcel.
''Hmm ,'' sahut Re sambil mengambil minuman kaleng yang ada di atas meja.
''Jam segini loe belum datang ke club Cel ?'' tanya Re sambil menatap arloji yang melingkar di pergelangan tangannya.
Marcel menatap arloji yang ada di tangannya.
''Bentar lagi gue ke sana ,'' sahut Marcel sambil menyandarkan kepalanya di sandaran sofa.
''Dre,mau ikut ke club gak ?'' tanya Samuel sambil menatap Andre yang baru saja mengambil minuman dari dalam kulkas.
''Kalian saja yang kesana,gue lagi gak mood .'' Jawab Andre sambil menggelengkan kepalanya.
''Tumben loe gak ikut,ada apa ?'' tanya Marcel menatap Andre penasaran.
''Tidak ada lagi malas aja kesana ,'' jawab Andre sambil duduk kembali di kursi sofa di depan Re.
''Apa jangan-jangan loe menghindari cewek penghibur yang ada di sana ,'' ledek Samuel sambil terkekeh.
''Bacot lo kalo ngomong ada benernya ,'' Bukan Andre yang menyahut melainkan Marcel.
Andre menatap kesal ke dua sahabatnya yang meledeknya karna tak ikut ke club.
''Baiklah,gue akan ikut kalian ke club .'' Putus Andre akhirnya dengan terpaksa.
__ADS_1
Re cuma menggelengkan kepalanya melihat tingkah teman-temannya yang terkadang saling mengejek.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah membujuk Sandrina untuk meminta pertanggung jawaban dari Pria yang telah menghamili Sandrina. Akhirnya Erli dan Sandrina memutuskan untuk pergi ke club untuk mencari tahu Pria yang sudah menghamili Sandrina.
Mereka berdua kini tengah berdiri di depan club kejora.Dimana club tempat Sandrina bekerja.
Erli menghembuskan nafas panjang.Ia harus menyiapkan mentalnya untuk masuk ke dalam club.Erli baru pertama kali menginjakkan kakinya ke club malam.
Suara musik dj memekakkan telinga saat Erli dan Sandrina masuk ke dalam club.Sandrina tahu Erli tidak nyaman ketika baru memasuki club.
''San bukankah kamu masih izin gak masuk kerja,ngapain kamu kesini ?'' tanya rekannya menatap tak suka Sandrina.
''Itu bukan urusan kamu,Aku mau ngapain di sini .'' Sahut Sandrina.
''Jaga bicara kamu Mela ,'' hardik Sandrina menatap kesal Mela.
Mela menatap sinis Sandrina dan Erli. Mela sebenarnya senang Sandrina tidak datang ke club.Dan dirinya bisa di pastikan bisa menggantikan posisi Sandrina menjadi primadona di club kejora.
Sekarang Mela melihat Sandrina datang ke club dan dirinya takut pelanggannya akan memilih Sandrina.Ia harus segera pergi menemui pelanggannya sebelum pelanggannya melihat Sandrina.
''Dasar aneh ,'' gumam Sandrina sambil menatap Mela yang pergi.
Sandrina celingukan untuk mencari keberadaan Kak Marcel.
''Agus ,'' panggil Sandrina saat melihat Agus yang membawa nampan berisi minuman.
__ADS_1
Agus menoleh dan tersenyum saat melihat Sandrina,Ia pun menghampiri Sandrina yang berdiri di dekat anak tangga.
''Kamu udah sehat ?'' tanya Agus.
''Alhamdullillah udah mendingan sih ,'' sahut Sandrina sambil tersenyum.
''Kak Marcel kemana?kok gak ada di tempatnya ?'' tanya Sandrina sambil menunjuk meja bartender.
''Oh hari ini bang Marcel di gantikan sementara oleh Chandra ,'' sahut Agus. ''Sekarang bang Marcel ada di mana ?'' tanya Sandrina.
''Bang Marcel ada di ruangan VIP bersama teman-temannya ,'' sahut Agus.
''San,Aku duluan ya mau nganterin ini ,'' pamit Agus sambil menunjuk nampan berisi minuman yang ada di tangannya.
Sandrina cuma menjawab dengan anggukan kepala.
Setelah Agus meninggalkan Sandrina dan Erli.Erli dan Sandrina meneruskan langkahnya untuk ke ruangan pengawas untuk mengecek CCTV yang ada di club itu.
Brug
Sandrina tidak sengaja menabrak seorang laki-laki yang baru keluar dari toilet.
''Maaf Saya tidak se......,'' ucapan Sadrina tidak diteruskan,Ia terkejut dan membulatkan matanya saat melihat siapa yang baru saja di tabraknya.
Erli menatap bingung Sandrina yang terdiam dan terkejut saat melihat Pria yang baru saja di tabraknya.
Sedangkan Pria itu menatap datar Sandrina dan Erli.Lalu Ia pun bergegas pergi tanpa mengatakan apa-apa.
__ADS_1