Jeratan Cinta Sang Ceo Tampan

Jeratan Cinta Sang Ceo Tampan
bab 166.


__ADS_3

Marcel menghampiri ibu pemilik warung, yang sedang merapikan dagangannya.


''Bu maaf,mengganggu pekerjaan ibu sebentar.'' Ucap Marcel sambil menatap ibu pemilik warung.


Ibu pemilik warung menghentikan pekerjaannya dan menatap pemuda kota yang ada di sampingnya.


''Ada apa Tuan?apa ada yang kurang dengan makanan atau minumannya?'' tanya Ibu pemilik warung was-was.


''Tidak Bu,makanan dan minuman itu sangat pas di lidah Kami Bu .'' Sahut Marcel cepat biar si Ibu pemilik warung tidak salah paham.


''Lalu ada apa Tuan ?'' tanya Ibu pemilik warung penasaran.


''Bu apakah boleh Kami menginap di warung Ibu ini ?'' izin Marcel.


Ibu pemilik warung tidak langsung menjawab,Ia menatap semua orang yang ada di warungnya.Ibu pemilik warung tidak sengaja melihat pistol di pinggang pria yang berpakaian hitam.


"Boleh Tuan,tapi warung ini kecil dan tidak ada penerangan.'' Sahut Ibu pemilik warung sambil menjelaskan keadaan warungnya.


Ibu pemilik warung berharap pemuda dan para pria dan wanita yang ada di warungnya mengurungkan niatnya untuk bermalam di warungnya,jika Ia langsung menolak Ia takut akan langsung di tembak.


''Terima kasih Bu,tak apa tak ada penerangan.Yang penting Kami bisa berteduh di tempat ini.'' Jawab Marcel.


Marcel kembali menghampiri Re.


''Bagaimana ?'' tanya Re saat melihat Marcel sudah duduk di depannya dan cuma di batasi dengan meja kayu.


''Boleh,walaupun sepertinya Ibu itu ketakutan.

__ADS_1


Re diam tidak lagi berbicara,dan kembali menyesap kopi miliknya.


''Ambu...ambu....am.....,'' bocah kecil itu terdiam dan terkejut saat melihat banyaknya orang asing ada di warung Ibunya.


Ibu yang di panggilnya pun keluar dari belakang warung dan segera menghampiri bocah kecil itu.


''Ono opo Le-Ada apa Le?'' tanya si Ibu pemilik warung pada putranya.


''Ambu,wes arep balek orong?'' tanya bocah kecil itu.


''Iyo bentar Le,tak ambil sangkek Ambu disek.'' Sahut Ibu pemilik warung sambil menggandeng Anaknya untuk ke belakang.


''Bu.....,'' panggil Tasya.


''Iyo,ono opo ?''


Tasya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal,Ia tidak paham dengan apa yang di ucapkan di Ibu pemilik warung.


''Di sini,kamar mandinya di mana Bu ?'' tanya Tasya.


''Le,antarkan teteh itu ke kamar mandi yo.''


''Ayo Teh,Saya antar ke kamar mandi.'' Ajak bocah kecil itu sambil menatap Tasya.


Tasya berdiri dan mengikuti bocah kecil itu ke belakang warung.


"Tasya,Aku ikut.'' Linda menyusul Tasya yang sudah terlebih dulu kebelakang warung.

__ADS_1


Tasya menelan ludahnya,Ia menatap yang di katakan bocah itu kamar mandi. yang Tasya lihat itu seperti bukan kamar mandi.


''kamar mandi di kampung,kebanyakan seperti ini teh." Bocah itu menjelaskan kamar mandi yang ada di kampung.


Dengan terpaksa Tasya masuk ke dalam kamar mandi,yang dindingnya terbuat dari terpal.


****


Sedangkan Erli masuk ke dalam rumah sederhana milik warga kampung.


''Ini teh pakai baju saya dulu.'' Ucap gadis yang di ketahui oleh Erli bernama Siti sambil menyodorkan baju miliknya kehadapan Erli.


''Terima kasih," Erli menerima baju gadis itu.


''Di sini teh,kamar untuk ganti bajunya.'' Tunjuk Siti ke arah kamar yang ada di belakangnya.


Erli masuk ke dalam kamar dan mengganti bajunya dengan baju milik Siti.


Kembali ke warung.


''Tuan-tuan Ibu permisi mau tutup warung dan pulang.'' Ucap Ibu pemilik warung sambil menutup warung yang jendelanya di buka.


Marcel menggangguk,Re cuma diam saja sambil memperhatikan sekitar tempat itu.Siapa tahu ada jejak Erli.


Ibu pemilik warung itu dengan cepat membawa anaknya pergi dari warung, Ia takut kalau Mereka bukan orang baik.


''Bu itu sepertinya orang kota,dan di rumah Kita ada teteh yang sedang bersembunyi dari kejaran dari orang kota." Ucap bocah itu memberitahu ibunya setelah Mereka keluar dari warung.

__ADS_1


''Ayo le,cepat Kita pulang.'' Ajak Ibu itu terburu-buru.


Samar-samar Re tidak sengaja mendengar bocah itu berbicara soal gadis yang sedang bersembunyi di rumah Mereka,Re memanggil salah satu anak buahnya untuk mengikuti Mereka.


__ADS_2