
Mobil Kurashi berjalan melalui jalan besar untuk menuju ke bandara, di saat berhenti di lampu merah, Lavender mengambil kesempatan buka pintu mobil yang di sebelahnya dan langsung keluar dan berlari ke arah lain
"Lavender" teriak Kurashi yang mengikut turun dari mobil
"Cepat kejar" perintah Kurashi
.
Dua anggotanya berlari mengejar langkah Lavender yang sedang melarikan diri, sementara Kurashi hanya bisa berjalan sambil mengejar di karenakan lukanya masih belum sembuh, mobil miliknya di tinggalkan begitu saja di lampu merah sana
"Berhentiiii" teriak Anggota Kurashi
"Apa kau gila ya, kau mengejarku malah menyuruh ku berhenti" teriak Lavender yang sedang berlari
Di saat itu semua mobil sedang berhenti dengan berbaris panjang sehingga puluhan mobil, Lavender mempercepatkan langkah untuk menyelamatkan dirinya dari kejaran mereka.
Berlari dan berlari sehingga ke simpang jalan besar, banyak mobil yang lalu lalang, akan tetapi tidak membuat Lavender menghentikan langkahnya, dengan lincah dia mengelak mobil yang sedang berjalan sehingga menuju ke seberang jalan, sementara dua anggota Kurashi ketinggalan karena tidak berani langsung menyeberang
"Wooiiii.....cepat kejar aku lagi" teriak Lavender yang sengaja memancing mereka
"Cepat kejar dia," ucap salah satu dari mereka yang tidak bisa menyebrang
Lavender berlari lagi meninggalkan jalan sana, ini membuat langkah mereka semakin ketinggalan jauh
"Ingin menangkap ku? kalian sudah salah orang" gumam Lavender sambil berlari tanpa berhenti
Di saat berlari Lavender tiba-tba menghentikan langkahnya
"Ingin kemana nona Lavender?" tanya seorang pria yang di temani oleh beberapa anggotanya
"Aku mengenal mu, kamu yang di saat itu datang ke toko ku bersama singa jepang itu kan?" ucap Lavender dengan memundurkan langkahnya
"Benar Nona, silahkan ikut kami pergi" kata Akira dengan berjalan maju ingin menghampiri Lavender
"Ada apa dengan kalian hari ini? kenapa suka sekalia menangkap ku? apa kamu juga ingin memaksa ku untuk menikah dengan mu ya?" tanya Lavender dengan sengaja
"Nona, jika kau bekerja sama maka kami tidak akan menyakiti mu"
"Apakah karena aku telah melukai kura-kura itu makanya kalian ingin menangkap ku?"
__ADS_1
"Tuan besar kami ingin bertemu dengan mu" jawab Akira
"Kenapa dia ingin bertemu dengan ku?"
"Tentu Nona sudah tahu hubungannya dengan Ketua Hamilton adalah hubungan ayah dan anak, jadi tuan besar kami hanya ingin mengundang Nona untuk minum teh bersamanya" jawab Akira dengan alasan
"Minum teh? lagi pula seharusnya dia bertemu dengan si Gorila Hamil itu, kenapa malah ingin bertemu dengan ku?" tanya Lavender dengan berpura-pura
"Tuan besar hanya ingin lebih memahami semua tentang Ketua Hamilton saja, oleh sebab itu beliau ingin mengundang, Nona" jawab Akira dengan berusaha untuk membuat Lavender percaya padanya
"Tapi aku tidak mengenalnya dari dulu, aku baru mengenalnya juga tidak lama, selain aku tahu namanya adalah Gorila Hamil dan yang lain aku juga tidak tahu lagi" jawab Lavender sambil mengaruk kepala dengan pura-pura kebinggunan
"Ini tidak masalah sama sekali. Nona, tuan besar kami hanya ingin lebih memahami ketua Hamilton dan juga Nona"
"Aku? kenapa ingin memahami ku?"
"Karena Nona adalah tunangan ketua Hamilton, jadi nona adalah calon menantu tuan besar, tentu saja tuan besar ingin lebih memahami calon menantunya" jawab Akira dengan alasan
Tidak lama kemudian 2 anggota Kurashi datang menghampiri Lavender
"Nona, jangan lari lagi, kau tidak akan lolos" bentak Anggota Kurashi
"Cepat halang mereka" perintah Akira dengan tegas
"Baik" jawab serentak anggota Akira yang menghampiri mereka berdua
"Apa yang kalian lakukan?" tanya Kurashi yang baru tiba ke tempat yang di mana sedang berkumpul
"Tuan muda" sahut Akira dan semua anggotanya
"Akira, berani kau menyentuh anggota ku" ketus Kurashi dengan emosi
"Wah..mereka sama-sama ingin membawa ku pergi, apa yang harus ku lakukan ya? jika aku mengikuti kura-kura maka aku harus ke jepang, jika aku ikut menemui singa jepang maka sama saja aku kehilangan nyawa, bisa saja dia akan mengunakan nyawa ku untuk mengancam Gorila Hamil, hmm.....bagus aku bermain saja dengan mereka di sini, apalagi di tubuh Kura-kura ada bom" batin Lavender
"Tuan muda, Anda masih belum sembuh jangan banyak bergerak dulu" kata Akira
"Ini bukan urusan mu, aku menginginkannya" ketus Kurashi dengan melihat ke arah Lavender yang sedang berdiri di belakang Akira
"Nona harus ikut kami pulang. tuan muda, mari kita pulang bersama"
__ADS_1
"Aku tidak akan ikut kalian pulang, aku ingin membawanya ke jepang" jawab Kurashi
"Kalau ini kelihatannya tidak bisa, aku harus mendengar perintah tuan besar untuk membawanya pulang" jawab Akira dengan menunduk
"Kura-kura jepang" teriak Lavender yang langsung berlari ke arah Kurashi
"Cepat buka baju mu" ucap Lavender yang membuka jas Kurashi
"Ini kalau kalian memaksa ku maka makan bom ini" kecam Lavender dengan menunjukan bom yang di pasangkan di tubuh Kurashi
"Tuan muda, ini?" ucap Akira yang di kejutkan oleh bom yang telah di pasangkan di tubuh tuan mudanya itu
"Akira, aku tidak bercanda sama sekali, jika kalian berani memaksa ku maka bom ini akan meledak dan kita akan mati bersama" kecam Kurashi
Bukannya takut Lavender malah ingin melepaskan bom yang di pasang di tubuh Kurashi
"Lavender, ini bahaya jangan menyentuhnya" kata Kurashi yang melihat tangan liar Lavender yang sedang meraba-raba bom itu
"Aku ingin melepaskan nya" jawab Lavender
"Ini bahaya jangan mendekat" kata Kurashi mendorong Lavender jauh darinya
"Tuan muda, cepat lepaskan bom itu, jika tidak ini akan sangat berbahaya untuk mu" bujuk Akira yang sedang khawatir
Lavender mendekati Kurashi dengan berbisik di telinganya
"Kura-kura, cepat lepaskan bom mu, agar kita bisa ledakkan mereka, jumlah mereka sangat banyak, dan kita hanya 4 orang, cepat lepaskan bomnya dan ledakkan mereka" kata Lavender yang berisik
Karena merasa benar apa yang di katakan oleh Lavender maka Kurashi yang tanpa ragu melepaskan bom waktu di tubuhnya itu
"Jangan coba-coba mendekat jika tidak maka kalian mati di sini" kecam Kurashi
"Tuan muda, jangan melakukan sesuatu yang bodoh" bujuk Akira yang merasa cemas
Semua anggota Akira merasa cemas dengan bom yang di lepaskan Kurashi dari tubuhnya
Di saat itu mereka semua berdiri di tepi jalan besar yang terdapat banyak mobil-mobil yang sedang berparkir di sana, para pejalan kaki yang lalu lalang melihat bom yang di tangan Kurashi membuat mereka ketakutan dan lari berhamburan
Bab selanjutnya
__ADS_1
Lion melepaskan tembakan ke arah Kurashi