
Markas Black White
"Ketua, semenjak ledakkan itu anggota Jericho di sibukkan dengan mencari dalangnya, dan setelah itu mereka juga sedang bersih-bersih tempat ledakkan itu" kata Steven
"Pagi ini dia pergi bertemu dengan Wallace, apakah dia ingin meminta bantuan darinya?" ujar Tony dengan penasaran
"Di kota ini mereka memang di kenal sangat akrab, jadi wajar jika Jericho meminta bantuan dari Wallace, Wallace selama ini sering membeli narkoba dengannya" jelas Shances
"Kita tunggu saja apa tindakan dari Wallace, jika saja dia memang ingin melawan maka aku hanya bisa membalas perlawanannya" kata George dengan tegas
"Ini akan terjadi perlawanan di antara 3 kumpulan besar" ucap Tony
"Jika ingin dia kalah tanpa bisa membalas maka bunuh secara diam anggotanya, ini akan mengurangi jumlah anggotanya, serang dan ledakkan markasnya, setelah itu kita baru ledakkan markas utama Jericho" ucap George
"Perintahkan ketua" ucap serentak Shances, Tony dan Steven
"Serang dengan mengunakan bahan ledakkan, keluarkan bahan peledak kita dari gudang, dan hancurkan markasnya" perintah George
"Baik Ketua" jawan serentak mereka bertiga
Kediaman Wallace
"Papa, aku ingin meminta bantuan mu" ucap Celine yang masuk ke ruangan Wallace
"Ada apa putri ku katakan saja apa mau mu?" tanya Wallace yang duduk bersandar
"Papa, mintalah George untuk menikahi ku, aku tidak mau jika suatu saat mendengar dia menikah dengan wanita lain" pinta Celine yang berdiri di samping Wallace
"Memintanya untuk menikahi mu? putri ku apa kamu tidak salah meminta papa melakukan itu? kau juga tahu jika George bukan pria yang bisa tergoda, jadi mana mungkin bisa Papa menyuruhnya menikah dengan mu jika dia tidak memiliki perasaan apa pun pada mu"
"Pa, jika saja di kembali ke kota S aku ingin ikut, aku ingin selalu di sisinya, dan suatu saat bisa saja dia akan tersentuh oleh ku"
"Kau adalah anak gadis tapi tidak menjaga tingkah mu, apa menurut mu ini baik?"
"Pa, hanya George satu-satunya pria yang ku inginkan, aku hanya ingin menikah dengannya"
__ADS_1
"Kau tinggal di sini dari kecil jika kau ke kota S kau mau tinggal di mana?"
"Di rumah George, kami sudah lama kenal, dan dulu dia juga tinggal di rumah kita" jawab Celine dengan berharap
"Apa kau yakin dia mengizinkan mu tinggal di sana?"
"Aku yakin, di kota S aku sangat asing dan tidak memiliki siapa pun, jadi aku yakin dia pasti tidak akan tega membiarkan ku tinggal di luar" jawab Celine dengan penuh yakin
"Celine, Papa hanya ingin mengingatkan mu jangan di paksakan jika dia menolak mu, semakin di paksa akan semakin jauh dia dari mu, dia bukan pria yang bisa di paksakan" ujar Wallace
"Iya aku tahu, Pa" jawab Celine dengan senyum
"Jika kami tinggal bersama maka apa saja akan terjadi dan ini akan membuat hubungan kami lebih dekat, jadi tidak akan ada wanita yang akan dekat dengannya, aku ingin menjadi Nyonya Hamilton" batin Celine
"Anak bodoh ini jika tidak membiarkan dia melihat dengan mata sendiri maka dia tidak akan sadar, George telah memiliki kekasih di kota S. bahkan kemarin kembali ke kotanya hanya karena ingin bertemu dengan gadis itu, ini akan terjadi peperangan di antara dua gadis ini, aku juga ingin melihat apa tindakan George jika melihat dua gadis ini saling berhadapan, yang satu telah menjaganya dulu dan yang satu lagi adalah kekasihnya" batin Wallace
Steven dan temannya mengeluarkan bahan peledak dari gudang dan masuk ke mobil mereka, dan setelah itu mereka pun menuju ke markas milik Jericho yang lainnya..rencana mereka di lakukan tanpa menunjukan muka dengan wajah di tutupi masker dan kaca mata hitam, tugas ini lakukan hanya beberapa anggota saja agar tidak menarik perhatian
"Berapa isi semua bahan peledak di dalam peti ini?" tanya Shances
"200, dan dengan jumlah ini cukup untuk membunuh 400 anggotanya" jawab Tony
Mereka berangkat dengan hanya 8 mobil dan 32 anggota menuju ke markas Jericho.
Mobil mereka telah tiba dan berhenti dengan berpencar. 4 mobil berhenti di depan markas yang posisinya agak jauh, dan 4 mobil lainnya berhenti di belakang markas, setelah itu mereka mengeluarkan bahan peledak tersebut
Markas Jericho yang di jaga oleh belasan anggota yang di luar pintu.
Shances dan Tony serta Steven memegang senjata dengan mengarah ke mereka.
Dor...dor...dor...dor...dor...dor .
Tembakan beruntun mengena semua penjaga di luar itu
"Aarrrtggtt" pekikan serentak belasan penjaga luar markas dan sesaat kemudian mereka langsung tewas di tempat
__ADS_1
Setelah mendengar teriakan dan bunyi tembakan para anggota yang berada di dalam markas pada berlari ke keluar dari markas dan di saat itu pihak Tony langsung menembak ke arah mereka tanpa berhenti
Dor...dor...dor....dor...dor...dor....dor...dor...
Tembakan serentak tanpa berhenti di lakukan oleh Shances, Tony dan Steven. sehingga membuat lawan tidak berkesempatan untuk melawan
"Aaarggttt" teriakan si lawan yang terkena tembakan tersebut dan tewas sesaat kemudian
Mereka bertiga melepaskan tembakan dan menyerang masuk ke dalam markas di ikuti oleh anggotanya yang sedang memegang bahan peledak
"Lempaaar" teriak Tony pada anggota nya yang sedang memegang ledakkan
Mendengar perintah dari Tony dan anggotanya melempar ke dalam markas tanpa berhenti
Duar...duar....duar....duar....duar....duar...
Ledakkan terjadi di dalam markas sehingga menewaskan para anggota lawan yang tidak berkesempatan untuk melawan
Sebagian lawan berusaha melepaskan tembakan ke arah Tony dan teman lainnya
Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor
Tembakan beruntun dari pihak lawan mengarah ke Shances dan lainnya akan tetapi tidak menepati sasaran, kondisi dalam markas di penuhi oleh asap dan api membuat para lawan tidak bisa keluar dari markas dan melihat dengan jelas.
Duar....duar....duar....duar....duar....duar...duar..
Bunyi Ledakan yang menghancurkan markas dan para anggota yang di dalamnya
"Aaarggttt" teriakan lawan yang terkena bahan peledak tersebut
Di karena kan di bagian depan telah di serang maka mereka ingin keluar dari belakang markas untuk menyelamatkan diri akan tetapi anggota Shances telah bersiap untuk melempar peledak kedalam nya
Duar....duar.....duar.....duar.....duar...duar....
Ledakan yang terjadi di belakang markas yang di lakukan oleh para anggota Shances
__ADS_1
"Aarggtttt" teriakan serentak anggota Jericho yang terkena peledak sebagian dari mereka yang langsung tewas dan ada yang terluka parah
Markas Jericho di serang dari depan belakang dengan ledakkan sehingga membuat mereka terjebak di dalamnya, 400 anggota tidak bisa melawan akibat di serang oleh anggota George yang mengunakan sejumlah bahan peledak dan juga senjata api