
"Ternyata aku pintar juga bisa mengunakan kalian sebagai senjata ku, hahahahahah...." kata Lavender yang merasa senang hati
"Tapi bagaimana dengan tuan Pistol dan Kak Koky ya?" gumam Lavender
Tidak lama kemudian datanglah sekumpulan anggota Kaneshiro
Tak...tak...tak...tak...tak...tak...
"Hei....mau kemana lagi kau lari?" teriak Anggota Kaneshiro yang sedang berlari ke arah Lavender
"Hah...mereka datang lagi" gumam Lavender yang berlari secepat mungkin meninggalkan tempat itu
"Heii....jangan lariiiii" teriak serentak mereka semua yang sedang mengejar Lavender
"Dasar bodoh, aku di kejar masa tidak lari" jawab Lavender yang sedang melarikan diri
Di sisi lain George datang bersama Shances dan Tony, di saat itu Patrick yang telah terluka karena melawan musuh mereka yang lebih banyak jumlahnya, sementara anggota Patrick yang tadinya sama-sama melindungi Lavender ada yang terluka dan sebagian ada yang tewas
Dor....dor....dor....dor....dor....dor....dor...
Bunyi tembakan dari George dan anggota yang datang bersamanya
"Aaargghhh" teriakan serentak anggota Kaneshiro dan anggota Moshi
Dor....dor....dor...dor....dor....dor...dor..
Tembakan beruntun di lakukan oleh kumpulan George tanpa berhenti
"Aaargghhttt" teriakan serentak para lawan yang sesaat kemudian tewas di tempat
"Ketua" sapa Patrick yang keluar menghadap George
"Patrick, di mana Lavender?" tanya George dengan khawatir
"Rocky membawanya lari, mungkin ke arah hutan sana" jawab Patrick
"Ayo cepat kita ke sana" perintah George yang sambil melepaskan tembakan ke arah lawannya
Dor....dor....dor....dor...dor...
Tembakan dari George dan Anggotanya mengenai tubuh lawannya
"Aaarggttthhh" teriakan anggota Kaneshiro yang tertembak dan sesaat kemudian tewas di tempat
Sementara di hutan terjadilah aksi kejar-kejaran di antara kumpulan Kaneshiro dan Lavender, terdapat 12 anggota yang sedang mengejarnya
Tak....tak...tak...tak...tak..
__ADS_1
"Baru tewas kumpulan itu datang lagi kumpulan lain" gumam Lavender
"Berhentiiiii, jika tidak maka aku akan menembak kaki mu" kecam salah satu anggota Kaneshiro
"Kalau bisa kau tembak saja, kalau berhasil maka aku akan ikut kalian pulang" jawab Lavender yang sedang melarikan diri
"Dasar wanita gila, cepat hentikan langkahnya"
Berlari dan berlari hingga jauh masuk ke dalam hutan sana, Lavender mempercepatkan langkahnya agar bisa menjauh dari kejaran mereka
"Kenapa tidak menembak saja kakinya?" tanya salah satu anggota Kaneshiro
"Dia sangat jauh dari kita jaraknya, kenapa bisa begitu cepat larinya, di hutan sini banyak sekali ranting-ranting sehingga membuat kita sulit untuk berlari cepat, tapi dia seperti monyet saja yang bisa lari sambil melompat melangkahi ranting itu" jawab salah satu dari mereka yang sedang mengejar langkah Lavender
Setelah berlari cukup jauh meninggalkan mereka Lavender pun bersembunyi di balik pohon besar itu, dengan memegang senjatanya untuk bersiap ingin melepaskan tembakan
"Mau lari kemana lagi? ini dekat sungai. tidak mungkin aku bersembunyi dalam air" kata Lavender yang menghentikan langkahnya, karena depannya terdapat sungai yang sangat deras airnya
"Dasar Gorila Hamil aku sudah di kejar sampai ke dalam hutan dia masih belum menampakan diri, apa ini namanya darah mafia ya? sampai harus di kejar seperti ini" gumam Lavender dengan berdiri di balik pohon sambil mengintip langkah mereka
Di saat mereka telah dekat jaraknya Lavender tanpa menunggu lama langsung mengambil kesempatan melepaskan tembakan ke arah mereka semua
"Woiii...aku ada hadiah untuk kalian" teriak Lavender yang maju langkahnya sambil melepaskan tembakan
Dor....dor....dor...dor....dor....dor...dor...dor....
"Aaarggtttty" teriakan serentak mereka yang tubuhnya di tembus oleh peluru
Sesaat kemudian mereka tewas langsung di tempat
"Woiii...kalian sudah mati ya? aku belum puas lagi bermain dengan kalian" teriak Lavender yang sedang menendang para korbannya
"Hei...Nona" sapa seorang pria yang tiba-tiba muncul dari belakang Lavender
Mendengar suara panggilan Lavender dengan perlahan menoleh ke belakang, saat dia melihat ke pria itu dia hanya bisa berhati-hati dengan gerakkannya, karena pria itu sedang menodong senjata ke arahnya
"Jangan main ulah, letakkan senjata mu" kecam pria itu
"Kalian dari singa jepang atau dari siapa ya?" tanya Lavender
"Aku dari kumpulan Mimi, Nona Mimi mengirim kami untuk menangkap mu" jawab pria itu
"Mimi? kenapa nama ini tidak asing di mana aku pernah mendengarnya" ucap Lavender
"Nona Mimi adalah calon istri dari tuan muda Kurashi"
"Ah..jadi kalian ingin menangkap ku karena si beo tidak berguna itu?" bentak Lavender dengan kesal
__ADS_1
"Ini salah mu telah menyinggung nona kami, dia adalah putri mafia jepang siapa saja yang menyinggungnya maka harus berhadapan dengan kami"
"Kau aneh, aku tidak menyinggungnya, justru kura-kura jepang itu yang mencari ku terus, dan kenapa kalian malah menyalahkan ku?"
"Dia suami nona kami, ikut aku pulang dan bertemu dengan nona kami, jangan bermain ulah lagi, di sini hanya tinggal kita berdua tidak ada yang bisa selamatkan kamu" gertak pria itu dengan tatapan tajam
"Ingin membawa ku pergi jangan berharap" batin Lavender
Karena di ancam Lavender hanya bisa melemparkan senjatanya ke hadapan pria itu
"Aku sudah tidak memiliki senjata sekarang, lalu apa mau mu lagi?" tanya Lavender
"Jalan ke sini" perintah pria itu sambil mengancam dengan senjata
Lavender melangkah ke arah pria itu
"Jangan main ulah, jika tidak kepala mu akan pecah" gertak pria itu dengan sambil memerhatikan langkah Lavender
"Tidak mungkin aku biarkan dia membawa ku pergi kan? jika saja dia berhasil maka Kakek dan Gorila Hamil pasti kena masalah, hm....sungai ini sangat deras airnya, hanya ini satu-satu jalannya" batin Lavender
"Hah.....ada Gorila Hamil di sana" teriak Lavender yang menunjukkan ke arah belakang pria itu
Mendengar teriakan Lavender pandangan pria itu pun teralih dan menoleh ke belakangnya karena di kira ada gorila yang muncul di sana
Di saat pria itu menoleh ke belakang Lavender langsung mendorong kuat tubuh pria itu ke arah sungai yang dekat di sana
"Hiaaaakkkl" teriak Lavender yang sedang mendorong pria itu dengan sekuat tenaganya
"Heeiiiiii" teriakkan pria itu yang di dorong kuat oleh Lavender sehingga pria itu jatuh ke sungai
"Aaartthhh" teriakkan pria itu yang jatuh ke dalam sungai
Plung....
"Horeeeeeeee..." teriakkan Lavender dengan kegirangan saat melihat pria itu di bawa arus
"Sudah ku bilang jangan melawan ku" kata Lavender yang mengutip senjatanya
"Apa mereka masih ada di sana ya? sepertinya sudah banyak yang tewas" gumam Lavender
Tidak lama lagi kemudian dirinya mendengar bunyi hentakan kaki yang tidak jauh dari jaraknya
Tak....tak....tak....tak...tak...tak...
"Gila, masih banyak musuh yang masih hidup, jika mereka melihat ku maka bisa kelar hidup ku" gumam Lavender yag bersembunyi di bawah satu pohon di sana
Bab selanjutnya
__ADS_1
Lavender melompat ke sungai