Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Penyerangan ke markas Kaneshiro


__ADS_3

"Tuan besar, apakah rencana kita selanjutnya? semua saudara ku sedang menunggu perintah dari mu" tanya Taro dengan hormat


"Aku tidak bisa melakukan apa pun, karena Jack Anderson sudah membuka suara, siapa pun tidak akan bisa melawan perintahnya" jawab Kaneshiro dengan penuh kekecewaan


"Jack Anderson? ketua mafia dunia? kenapa dia bisa melakukan seperti itu?" tanya Taro dengan penasaran


"Karena mafia jepang telah melaporkan kejadian ini padanya, tentu saja dia sebagai ketua dari semua kumpulan pasti akan ikut campur, semalam saja managernya datang hanya untuk memberi ancaman padaku" jelas Kaneshiro


"Rasain si tua bangka, akhirnya hanya Jack Anderson yang bisa membuat mu bertekuk lutut, hanya dengan membuka suara saja kau sudah tidak berdaya, apalagi jika dia bisa datang ke sini maka kau pasti akan gemetaran" batin Taro


"Apakah semua anggota kita berada di markas?" tanya Kaneshiro dengan menatap tajam ke arah Taro yang berdiri di hadapannya


"Benar Tuan besar, mereka sedang menunggu perintah Anda" jawab Taro dengan sopan


"Kemana Erick sudah pergi? kenapa masih belum pulang?" gumam Kaneshiro


"Aneh semalam aku menyuruhnya ikuti Taro dengan diam-diam tapi dia menghilang begitu saja, apakah telah di bunuh oleh si brengs*k ini? tidak mungkin dia berani melakukannya karena jika dia berani maka dia dan anak buahnya pasti akan mati, jadi tidak mungkin dia begitu berani" batin Kaneshiro


"Tuan besar, apa ada masalah? bagaimana jika kumpulan yang kita serang sebelumnya datang menyerang kita?' tanya Taro


'Perketatkan penjagaan kita di markas agar sesiapapun tidak bisa masuk ke sini" perintah Kaneshiro dengan tegas


"Tuan besar, aku akan memerintahkan anggota ku untuk berjaga selama 24 jam di luar" jawab Taro dengan menurut


"Baiklah, segera lakukan sekarang juga" perintah Kaneshiro


"Siap Tuan besar" jawab Taro dengan hormat


Semua anggota Taro dan Kaneshiro berjaga di bagian dalam dan luar, Taro dan anggotanya telah sepakat untuk mengambil tindakan setelah kedatangan rombongan Lion dan Black White


George dan Lavender beserta 550 anggotanya dalam perjalanan menuju ke markas Kaneshiro, mereka datang dengan pisah jalan agar tidak menarik perhatian lawan, setelah satu jam kemudian mereka tiba di depan markas dan belakang markas Kaneshiro, di saat mereka tiba semua anggota Kaneshiro mengeluarkan senjata mengarah ke George dan kumpulannya


George dan Lavender serta anggotanya mengeluarkan senjata menodong ke arah semua anggota yang berjaga di depan markas


Kelvin, Bieber, dan Tony berhenti di belakang markas untuk melakukan penyerangan dari belakang


"George Hamiton, berani sekali kau kesini" bentak salah satu anggota yang berjaga di depan pintu markas


"Hari ini kami datang untuk menghancurkan kalian" gertak George dengan melepaskan tembakan ke arah lawannya dengan di ikuti Lavender dan Bruce lainnya


Dor....dor...dor....dor...dor...dor...dor...


Tembakan di lakukan oleh pihak George mengenai anggota Kaneshiro


"Aaaargttthhh" teriakan mereka yang di tembus oleh puluhan peluru sehingga tewas satu persatu


Dor....dor....dor....dor....dor....dor....


Tembakan di lakukan oleh anggota Taro mengenai anggota Kaneshiro


"Aaaarrrtthhh" teriakan anggota Kaneshiro yang mendapat serangan tiba-tiba dari belakang yang di mana tempat anggota Taro berdiri


"Tuan besar, gawat..." teriakan Taro yang berpura-pura lari menghadap Kaneshiro


"Apa yang terjadi di luar sana? apakah ada yang menyerang?" tanya Kaneshiro dengan cemas


"Black White dan Lion datang menyerang kita dari depan dan belakang" jawab Taro yang sedang memegang senjatanya

__ADS_1


"Apaaa? mereka sudah berada di jepang?" tanya Kaneshiro dengan hampir tidak percaya


"Benar Tuan besar" jawab Taro


"Cepat lawan mereka, jangan sampai mereka masuk ke markas" perintah Kaneshiro dengan nada kesal


"Siap Tuan besar"


Di bagian belakang markas telah terjadi baku tembak di antara Kelvin, Bieber dan anggota lainnya yang ingin menerobos pintu belakang


Dor....dor....dor....dor...dor...dor...dor...


Tembakan beruntun di lakukan oleh Kelvin dan lainnya yang berhasil membunuh anggota Kaneshiro


"Aaaargghhh" teriakan anggota Kaneshiro yang di tembus oleh puluhan peluru dan sesaat kemudian satu persatu tergeletak tidak bernyawa


Anggota Taro yang berada di dalam markas di bagian belakang memberontak dan menembak para anggota Kaneshiro yang sama-sama sedang berjaga di halaman.


Dor....dor....dor...dor.....dor.....dor.


Tembakan di lakukan oleh pihak anggota Taro mengenai tubuh semua anggota Kaneshiro sehingga tewas tak tersisa


Setelah berhasil membunuh anggota Kaneshiro yang berjaga di belakang markas maka salah satu anggota Taro membukakan pintu belakangnya dan membiarkan Kelvin dan lainnya masuk ke dalam


Sementara di depan markas George dan Lavender lainnya telah berhasil menerobos masuk ke dalam markas milik Kaneshiro


"Dasar kurang ajar kalian semuaaaa, rasakan peluru ku" teriakan Bruce sambil melepaskan tembakannya


Dor...dor....dor...dor....dor...dor


"Aaaarggghhh" teriakan anggota Kaneshiro yang di tembak oleh Bruce sehingga tumbang satu persatu


Tembakan di lakukan oleh Lavender dan George


"Aaaargghhhhh" teriakan lawannya yang terkena peluru hingga menembus jantung mereka


Baku tembak besar-besaran terjadi di malam itu, pihak Kaneshiro kesulitan karena kalah dari jumlah dan selain itu mendapat penyerangan dari dalam


Dor....dor...dor....dor....dor....dor....dor...


Bunyi tembakan dari dua kelompok tanpa berhenti


George dan Lavender melangkah masuk ke dalam untuk mencari keberadaan Kaneshiro


"Ketua Hamilton, dia ada di ruangan lain sedang bersembunyi" ujar Taro


"Mari jumpai dia" ajak George yang melangkah masuk dengan di ikuti oleh Lavender


Taro menunjukan jalan ke ruangan tempat persembunyian Kaneshiro


"Taro, kurang ajar kalian berani masuk ke markas kami" teriak salah anggota Kaneshiro yang ingin melepaskan tembakan ke arah George


Beberapa anggota Kaneshiro menghentikan langkah George, Lavender dan Taro


Dor....dor...dor...dor...dor


Tembakan dari anggota Kaneshiro yang tidak mengenai sasarannya

__ADS_1


George dan Lavender beserta Taro bersembunyi di balik tembok untuk mengelak peluru dari lawan mereka


Lavender mengambil kesempatan dan melepaskan tembakan dengan dua pistol pemberian kakeknya


Dor....dor....dor....dor....dor....dor...


Tembakan Lavender mengenai tubuh para anggota Kaneshiro


"Aaargghhhhh" teriakan serentak mereka yang terkena peluru dan tidak lama kemudian mereka tewas tergeletak di lantai


Di sisi lain anggota Kaneshiro melepaskan tembakan ke arah Lavender


Dor....dor....dor....dor...dor...


Tembakan dari mereka tidak mengenai Lavender yang sedang berlari dan langsung melompat ke atas meja panjang yang biasa di gunakan Kaneshiro untuk rapat dan sambil berlari dengan mengelak peluru dari lawan, dan setelah itu Lavender langsung melompat ke lantai dan sambil melepaskan tembakan ke arah mereka yang menyerangnya tadi


Dor.....dor....dor...dor....dor....


Tembakan dari Lavender mengenai para anggota Kaneshiro yang menembaknya tadi


"Aaaargghhhhh" teriakan serentak mereka yang di tembus oleh puluhan peluru dari Lavender


"George, temui dia sampai dapat, aku akan berhadapan dengan mereka" kata Lavender


"Baik, kau harus berhati-hati" ucap George dengan melangkah masuk mencari keberadaan Kaneshiro bersama Taro


"Aku tahu" jawab Lavender yang sedang sambil melepaskan tembakan ke para lawannya


Dor....dor....dor....dor...dor...dor..


Kelvin dan Bieber bersama anggotanya sedang melakukan penembakan di bagian belakang hingga ke ruang pertengahan dalam markas


Sementara Bruce, Shances, Patrick menembak semua anggota lawan tanpa berhenti, baku tembak terjadi di malam itu menewaskan ratusan nyawa sehingga darah berserakan di mana-mana


Di sisi lain Kaneshiro yang berada di salah satu ruangan untuk menyelamatkan dirinya sendiri


"Aku tidak mungkin kalah dan tidak boleh kalah sama sekali, ini tidak betul mereka tidak mungkin bisa begitu mudah untuk masuk ke dalam" gumam Kaneshiro


Dor.....dor..


Bunyi tembakan mengenai gagang pintu yang di lakukan oleh George dari luar


Klek


George langsung masuk ke dalam ruangan yang di mana Kaneshiro sedang bersembunyi


Di saat George membuka pintu dia langsung di tembak oleh Kaneshiro


Dor...


"Sialan" ketus George yang merasa sakit di bagian perut sebelah kirinya


Dor...dor..


Balasan tembakan dari George mengenai tangan Kaneshiro sehingga senjatanya terlepas dari tangannya


"Aaaarhhhhh" jeritan Kaneshiro yang kesakitan

__ADS_1


"Deverson, urusan kita akan segera berakhir di malam ini juga" ketua George yang berjalan menghampiri Kaneshiro sambil menahan sakit di bagian perutnya


__ADS_2