Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Moshi tewas


__ADS_3

Rocky dan Lavender berlari ke dalam hutan, di pertengahan jalan mereka di kejar oleh anggota Moshi


"Ingin lari? tidak semudah itu" kecam Anggota Moshi yang berjumlah 7 anggota


"Nona, cepat pergi" ucap Rocky dengan menodongkan senjatanya ke arah lawannya


"Baik" jawab Lavender yang berlari ke dalam hutan sana


"Jangan lari" teriak anggota Moshi sambil melepaskan tembakan


Dor...


Bunyi tembakan darinya yang menyasar ke arah lain


"Jangan membunuhnya, nona ingin dia hidup-hidup" kata anggota Moshi lainnya


"Jika kalian mau dia maka tanya aku dulu" bentak Rocky dengan cepatnya melepaskan tembakan


Dor....dor....dor....dor....dor...dor....dor...dor...


Bunyi tembakan tanpa berhenti dari Rocky menembus jantung mereka


"Aargggtthhh" teriakan serentak mereka semua dan akhirnya tewas di tempat


Dor....dor....dor....dor....dor....dor....dor..


Bunyi tembakan yang baru datang dari Anggota Kaneshiro


"Ah..." jeritan Rocky yang terkena tembakan di bagian pundaknya


Dor....dor....dor....dor...dor...dor...dor


Tembakan dari Rocky yang mengenai pada tubuh lawannya


"Aarrrggttthhh" teriakan beberapa anggota Kaneshiro


Kumpulan Mimi mengirim lebih dari 10 anggota untuk mengincar Lavender, mereka mengejar sehingga sampai ke dalam hutan, di sisi lain Patrick harus berhadapan dengan sejumlah kumpulan Kaneshiro dan anggota Moshi, sementara Rocky sendirian harus menghadapi anggota Moshi lainnya demi melindungi Lavender, dan hanya bisa membiarkan Lavender melarikan diri ke dalam hutan.


Tak...tak...tak...tak...tak...tak..


"Aneh! sekian banyak manusia di dunia ini mereka hanya mengejar ku, tidak adil" gumam Lavender yang sedang berlari


Tak....tak....tak....tak...tak...tak...


"Cepat wanita itu lari ke dalam hutan sana" teriakan anggota Kaneshiro yang sambil berlari menuju ke dalam hutan


Tak....tak....tak...tak...tak...tak...


Lavender yang berlari jauh ke dalam hutan itu dia pun menghentikan langkahnya. lalu dia memanjat ke salah satu pohon yang tidak terlalu tinggi ukurannya


"Bagus aku bersembunyi di sini saja" gumam Lavender yang sedang memanjat pohon yang lebat daun-daunnya itu


"Kalau aku berlari lagi maka aku pasti akan sesat, bagus aku beri pelajaran ke mereka, jumlah mereka terlalu banyak, senjata ku mana bisa semua orang, tidak tahu bagaimana dengan tuan Pistol sama Kak Koky" batin Lavender


Tak...tak...tak...tak..tak..


Salah satu anggota Kaneshiro mengejar langkah Lavender, dirinya sudah dekat dengan posisi Lavender yang sedang berada di atas pohon

__ADS_1


"Kemana dia pergi? hutan ini begitu luas bagaimana mencarinya" gumam Pria itu yang sedang berdiri membelakangi pohon tempat Lavender berdiri


"Heheheh..di sini ada satu orang, aku bisa menghajarnya" batin Lavender yang berniat untuk melompat


"Woii..." teriakan Lavender yang melompat ke arah pria yang sedang berdiri di depan pohon itu


Di saat mendengar teriakan Lavender pria itu menoleh ke belakang yang di mana pohon itu ada di belakangnya


"Aaarggghhtt" teriakan serentak pria itu dan Lavender


Bruk..


Bunyi hentakan Lavender yang melompat ke arah pria itu sehingga pria itu terkapar di atas tanah, sementara Lavender duduk di atas tubuh pria tersebut


"Ingin menangkap ku? jangan coba-coba kau berani, hiakkkk" bentak Lavender yang memukul kepala pria itu dengan senjatanya


Bruk..


"Aaargghhh" jeritan sesaat pria itu lalu tidak sadarkan diri


"Sudah ku bilang jangan macam-macam dengan ku" kata Lavender yang bangkit dari tubuh pria itu


Tidak lama kemudian dua kumpulan berlari ke arah Lavender


"Dia di sana cepat tangkap dia" teriak serentak dari dua kumpulan Kaneshiro dan Moshi


Dua kumpulan yang datang berjumlah 20 anggota


"Hah...banyak sekali mereka, bagaimana aku bisa melawan mereka" batin Lavender


"Hei...Nona, mau kemana lagi kau lari? ikut kami pulang" teriak Moshi yang sedang memegang senjata


"Siapa yang dapat maka yang dia menang" jawab Moshi dengan tegas


"Kenapa aku bisa punya banyak musuh ya? hm....baiklah..ingin menangkap ku biar aku main dengan kalian sepuasnya hari ini" batin Lavender


Di saat itu ada sekitar 20 anggota dari dua kumpulan yang ingin menangkap Lavender yang hanya seorang diri


"Woii..kalian ingin nyawa ku? kalau iya maka bunuh saja aku di sini" teriak Lavender


"Kami tidak ingin nyawa mu, kami ingin kau ikut kami dalam keadaan hidup" jawab Moshi


"Tidak bisa, wanita ini hanya bisa ikut kami" teriak anggota Kaneshiro


"Aku hanya seorang diri, kalian berebutan ingin mendapatkan ku, jadi aku harus ikut siapa?" tanya Lavender dengan sengaja


"Tentu ikut dengan kami" jawab serentak Dua kumpulan itu


"Woi....apa kalian tidak salah, mana mungkin aku bisa ikut kalian semua, Lavender hanya satu orang tentu hanya bisa ikut salah satu dari kalian" ujar Lavender dengan santainya


"Siapa yang merebut mu maka dia akan mati" bentak Moshi


"Mereka ingin rebut aku dari kalian, bukankah kalian harus berkorban dulu baru bisa menangkap ku" ujar Lavender dengan sengaja


"Apa maksud mu?" tanya anggota Kaneshiro


"Kalian harus saling membunuh dulu, siapa yang masih hidup baru bisa membawa ku pulang, jika kalian semua masih hidup jadi aku harus ikut siapa?" ujar Lavender dengan sengaja memprovokasi mereka

__ADS_1


"Benar juga, dia hanya akan ikut kami" bentak Moshi


"Tidak dia hanya bisa ikut kami" jawab Anggota Kaneshiro


"Kalian cepat selesaikan, aku menunggu kalian di atas pohon" ujar Lavender yang memanjat ke atas pohon tadi


"Hei....apa yang kau lakukan di atas sana?" tanya Moshi yang melihat Lavender yang di atas pohon itu


"Aku menunggu kalian, siapa yang hidup di antara kalian maka aku akan ikut kalian, lagi pula aku tidak sanggup lari lagi, jadi lebih baik aku tunggu di sini saja" jawab Lavender yang sedang duduk dengan santainya di atas pohon


"Baiklah, kelihatannya antara kita hanya boleh satu saja yang hidup" ujar anggota Kaneshiro


Karena ingin mendapatkan Lavender maka mereka harus saling membunuh, masing-masing dari mereka berjumlah 10 anggota


Sama-sama saling menodongkan senjata mereka


Di saat mereka sedang ingin saling melepaskan tembakan, Lavender sedang menikmati pemandangan itu


"Hehehehe...siapa yang hidup ujung-ujungnya harus berhadapan dengan ku" batin Lavender


Dor....dor....dor....dor....dor....dor....dor...dor....


Bunyi tembakan dari dua kumpulan


Dor....dor....dor....dor....dor....


Tembakan serentak dari kumpulan Moshi


"Aarrggghhttt" teriakan 8 anggota Kaneshiro yang tubuhnya di tembus oleh peluru


Dor....dor....dor....dor...dor...


Tembakan dari kumpulan Kaneshiro


"Aaarggttt" teriakan Moshi dan anggotanya yang terkena peluru. anggota Moshi tewas karena mengenai jantung dan kepala mereka. sementara Moshi terluka di bagian pundak dan juga di bagian pahanya


Moshi yang terluka memaksakan dirinya untuk bertahan dan melepaskan tembakan ke arah anggota Kaneshiro yang masih hidup


Dor...dor....dor...dor...dor..


Bunyi tembakan dari Moshi


"Aarrrggttt" teriakan serentak anggota Kaneshiro yang terkena tembakan


"Wah...hebat sekali, lanjutkan" teriak Lavender yang di atas pohon


"Apa kau sudah bisa turun? ikut aku pergi" kata Moshi yang sedang menahan sakit


"Iya" jawab Lavender yang turun dari pohonnya. setelah Lavender menginjak tanah dirinya langsung berpaling ke arah Moshi dan~βœ“


Dor...


Bunyi tembakan dari Lavender mengenai ke arah jantung Moshi


"Aaarhhggg" jeritan Moshi dan sesaat kemudian tewas langsung di tempat


"Apa kau mengira aku bodoh ya? masa mau ikut dengan kalian" kata Lavender yang sedang melihat ke arah Moshi yang sudah tergeletak tidak bernyawa

__ADS_1


Bab selanjutnya


Anggota Kaneshiro mengincar Lavender


__ADS_2