
"Untuk kalian semua yang di sini harus mendengarkan perintah ku, jika dari kalian yang berani melawan maka aku tidak sungkan mengambil nyawa kalian" gertak Floris dengan merasa bangga
"Bieber, tarik semua anggota kita, suruh mereka pulang sekarang juga" perintah Floris
"Mereka pergi mencari pembunuh ketua besar, jadi mereka belum bisa kembali" jawab Bieber
"Apa kau tidak salah? kau menyuruh mereka semuanya pergi dan hanya tinggalkan beberapa anggota di kediaman kita, ini sama saja beri kesempatan kepada musuh kita untuk menyerang" bentak Floris
"Nona, ketua besar di tembak olehnya, oleh karena itu kita wajib mencarinya sampai dapat untuk membalas dendam, ini adalah kewajiban kita mencari pembunuh itu" ujar Kelvin
"Aku tidak peduli, aku tidak mau karena kebodohan kalian sehingga menghancurkan kumpulan kita, aku adalah ketua kalian, dengan simbol ini aku memerintah kalian tarik kembali semua anggota kita, dan jangan pernah kemana-mana tanpa izin ku" perintah Floris
"Anda adalah cucu ketua, apakah tidak merasa sedih di saat ketua dalam keadaan kritis?" tanya Bieber
"Tentu saja aku merasa sedih, dia adalah kakek ku, tapi semua ini ku lakukan hanya demi kumpulan Lion, jika tanpa anggota kita bisa lebih mudah di serang" jawab Floris
"Tidak ada yang akan menyerang kita jika orang luar tidak tahu kondisi ketua, setelah kejadian ini kami semua menutupi masalah ini jadi tidak ada yang tahu, jadi tidak mungkin akan ada yang datang mencari masalah dengan kita" ujar Bieber
"Jangan melawan ku, Bieber, Kelvin. walau kalian sudah lama mengikuti kakek ku tapi kalian jangan lupa aku adalah cucunya dan simbol ini ada di tangan ku, jadi semua ucapan kalian tidak ada gunanya bagi ku, tapi semua ucapan ku kalian harus mendengarnya" ketus Floris
"Segera tarik mereka kembali, aku ingin melihat mereka di depan mata ku, 1 jam ke depan mereka harus muncul di depan ku" perintah Floris
"Lalu bagaimana dengan Kaneshiro? dia adalah pembunuh apakah kita biarkan dia bebas?" tanya Kelvin
"Utamakan keselamatan kumpulan lebih penting, aku tidak mau kumpulan kita tanpa anggota, aku tidak mau ada bahaya yang menghampiri kumpulan ku" jawab Floris
"Nona Floris, Anda tidak mau membalas dendam, bahkan untuk mencari jejak Kaneshiro Anda juga tidak mau, di saat ketua sedang bertaruh nyawa di rumah sakit kau di sini di sibukan dengan posisi ketua, dan bahkan ingin menarik semua anggota kita yang di luar, di mana hati mu sebagai seorang cucu selama ini"?" bentak Bieber dengan kesal
"Kau berani sekali melawan ku, kau sangat lancang, kau sudah tahu jika aku adalah cucu Lion dan kalian hanyalah sekadar bawahan saja, tapi masih berani melawan ku, jika aku ingin mereka kembali maka mereka harus kembali, jika tidak maka jangan salahkan aku" gertak Floris
"Kau sudah salah, apa kau sudah lupa jika kami sudah mengikuti ketua selama lebih dari 20 tahun, di saat itu kau masih belum di lahirkan, cucu? benar kau adalah cucu ketua kami tapi kau tidak menunjukkan sifat sebagai seorang cucu" ketus Kelvin
__ADS_1
"Jika ingin mengatakan cucu maka nona Lavender adalah cucu yang sebenarnya, nona Lavender terluka parah saat kami di serang, dia bahkan tidak lari dan bertaruh nyawa dengan musuh-musuh yang datang menyerang kami, dia bahkan begitu histeris di saat ketua tidak sadarkan diri, sementara kau apa yang sudah kau lakukan?" bentak Bieber dengan kesal
"Kau sangat berani melawan ku" bentak Floris
"Ketua sudah kritis, nona kecil kami sedang koma, jika kau ingin menjadi ketua maka lakukan saja jika kau sanggup" ucap Kelvin
"Kalian semua cepat menembak mereka berdua" perintah Floris pada semua anggota yang berdiri di depannya
50 anggota saling memandang di saat di perintah Floris untuk melawan sesama, dan kemudian mereka pun sama-sama mengeluarkan senjata dan menodong ke arah Bieber dan Kelvin
"Jika kalian berani lakukan saja" ketus Bieber dengan mengeluarkan senjata ke arah mereka semua
"Kita akan mati bersama di sini, ingat ketua kita masih di rumah sakit, kita tidak tahu bagaimana dengan nasibnya, jika kalian membela wanita ini maka aku juga akan membunuh kalian, dan aku yakin ketua pasti tidak akan menyalahkan ku" gertak Kelvin dengan menodong senjata ke arah mereka semua
"Tembaaak sekarang juga, apa kalian semua menjadi bodoh?" bentak Floris
"Kumpulan Lion akan segera berakhir di tangan kalian, lakukan saja jika kalian mau di bodohi wanita ini" bentak Bieber dengan kesal
Di siang itu kumpulan Lion semakin memanas akibat beda jalan, Floris sengaja ingin memanaskan situasi agar semua mendengar perintahnya dengan mengunakan simbol tersebut
"Tidak ada gunanya kita saling menembak, ini hanya akan membuat musuh kita mengetahuinya, hari ini aku baru menyadari di saat ketua sedang kritis siapa yang kawan dan siapa lawan, dan kalian sangat mengecewakan, kalian sebagai anggota Lion sama sekali tidak berpendirian teguh dan mudah goyah, aku sebagai senior kalian aku tidak ingin memiliki anggota seperti kalian" ketus Bieber dengan kesal dan melangkah pergi meninggalkan kediaman Lion
"Floris, Lion tidak bisa di kuasai dengan mudah, di saat kumpulan kita ada kesulitan kau mengambil kesempatan, kau ingin menjadi ketua? maka aku akan mundur dari Lion" ketus Kelvin yang pergi menyusuli Bieber
"Kalian sangat kurang ajar, aku dari kecil sudah menjadi cucu Lion jika bukan aku maka siapa lagi yang lebih berhak dari aku" teriak Floris dengan kesal
Dalam perjalanan Bieber dan Kelvin menuju ke rumah sakit
"Jika bukan karena kau menghalang ku tadi, aku benar-benar ingin menghajarnya, dia sangat bangga pada dirinya" ketus Bieber yang sedang menyetir mobil
"Kita emosi juga tidak ada gunanya, yang ada hanya memanaskan suasana, untuk saat ini biarkan saja, lagi pula itu juga tidak sah, apa lagi dia bukan cucu kandung dari ketua" ujar Kelvin
__ADS_1
"Bagaimana jika kita minta bantuan ketua Hamilton?" ujar Bieber
"Tidak bisa, setiap kumpulan ada peraturannya, ketua Hamilton walau berhubungan baik dengan ketua tapi jika menyangkut masalah kumpulan ketua Hamilton tidak bisa ikut campur, satu-satunya harapan kita adalah nona Lavender, jadi walau Floris memiliki simbol itu dia juga tidak bisa melawan nona Lavender, karena bagaimana pun nona Lavender lebih layak" jelas Kelvin
"Aku hanya berharap nona cepat sadar, jika tidak maka Lion akan segera berakhir" ucap Bieber
Seminggu kemudian
Rumah sakit
George bersama Summy berada di kamar Lavender
"Gadis ini kenapa sampai sekarang tidak mau bangun? sudah seminggu juga tidak ada reaksinya" ucap Summy dengan merasa khawatir
"Bibi, mungkin dia hanya lelah dan ingin tidur oleh sebab itu dia masih belum mau membuka matanya" jawab George dengan menyentuh wajah Lavender
"George, kau menemaninya sudah seminggu, apa markas mu sibuk? jika sibuk maka pergilah, bibi akan menjaganya, kau tidak memejamkan mata mu selama seminggu, aku takut tubuh mu tidak bisa bertahan jika kau tidak istirahat" ujar Summy
"Bibi, aku tidak apa-apa, aku hanya ingin berada di sini, kakek dan Lavender adalah keluarga ku, aku tidak ingin tinggalkan mereka di saat seperti ini" jawab George sambil menatap dalam ke arah Lavender
"Anak ini sangat beruntung mengenal mu, kau begitu setia padanya"
"Karena gadis nakal ini adalah istri ku, aku hanya ingin di saat dia membuka matanya orang pertama yang dia lihat adalah aku" jawab George
"Bibi, apakah tidak buka toko?"
"Tanpa anak si pembuat onar ini toko terasa sepi saja, aku tidak biasa tanpa nya, dulu setiap hari dia pasti membuat ku marah dan emosi tapi ini tidak membuat ku membencinya, sifat dia yang ceroboh dan polos sudah bawaan dari lahir, dulu aku pernah bertanya pada dokter kenapa anak ini sering lupa jalan dan sering tidak mampu menyebut nama orang dengan baik, dokter mengatakan ini bukanlah sejenis penyakit jadi tidak perlu khawatir, karena ini memang sudah bawaan dari lahir, dan mungkin saja dia akan bisa menyebut nama orang setelah waktunya tiba" jelas Summy
Tidak lama kemudian Lavender membuka matanya
"Lavender" ucap serentak George dan Summy yang melihat ke arah Lavender
__ADS_1
Bab selanjutnya
Lavender datangi kediaman Lion