Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Berdamai untuk mengalahkan musuh


__ADS_3

Keesokan harinya


Jam dinding menunjukan pukul 7 pagi


George yang sudah bangun mengecup dahi Lavender dengan tersenyum mesra


"Aku ingin kita segera menyelesaikan urusan kita dengan Kaneshiro, dan setelah itu kita akan menikah, setiap pagi di saat aku membuka mata ku maka aku bisa melihat mu di samping ku dan aku bisa mencium mu" kata George dengan menyentuh wajah Lavender


Sentuhan di rasakan oleh Lavender dan kemudian dia pun membuka matanya dengan melihat George yang sedang tersenyum dengannya


"Selamat pagi" ucap Lavender yang masih mengantuk


"Selamat pagi gadis nakal, kau tidur dengan nyenyak sekali" balas ucapan George dengan senyum dan mencium bibirnya Lavender


"Kenapa masih awal kau sudah bangun?"


"Karena aku ingin menagih sesuatu pada mu" jawab George dengan menindih tubuh Lavender


"Hah...apa yang kau lakukan?" tanya Lavender yang kaget karena tangan George yang langsung masuk ke dalam bajunya


"Kau mengoda ku semalam, dan pagi ini aku ingin menagihnya dengan mu" jawab George dengan meraba tubuh Lavender


"Aku mabuk semalam tidak tahu apa-apa" jawan Lavender yang mencoba menahan tangan George


"Sudah terlambat kau menyesal, jika dulu kau sangat cantik dan ceroboh, dan sekarang kau sangat anggun dan seksi, ini membuat ku semakin tidak sabar ingin melakukannya dengan mu" kata George dengan berisik di telinga Lavender


George mencium bibir Lavender dengan tangannya sambil meremas di bagian dada Lavender, Lavender yang tidak bisa melawan hanya bisa pasrah dengan tingkah laku George yang sedang menindihnya, tidak lama kemudian George mulai melepaskan baju yang membalut tubuh Lavender yang putih dan mulus itu. setelah melepaskan bajunya George pun mulai mencium tubuh gadis itu dengan penuh na*su


Setelah beberapa saat kemudian George memegang bagian inti Lavender di bawah sana, sehingga membuat Lavender semakin cemas walau sebelumnya dirinya sudah pernah melakukannya


Setelah puas dengan tangan liarnya itu George lalu melepaskan celana Lavender sehingga menampakan semua tubuh polos Lavender


"Lavender, katakan kau mencintai ku!"


"Aku mencintai mu" ucap Lavender yang hanya berbaring pasrah


"Aku akan memulainya" kata George dengan memulai aksinya dengan lembut


Setelah satu jam kemudian

__ADS_1


"George, hentikan. aku tidak mau hamil sebelum menikah" pinta Lavender


"Kita akan menikah tidak lama lagi, aku ingin segera menuntaskan permusuhan kita dengan Kaneshiro" jawab George dengan melakukan pergerakan di bawahnya


"George, sudah cukup cepat hentikan" pinta Lavender dengan berniat mendorong tubuh George yang berada di atas tubuhnya


"Jangan takut hamil, kita akan menikah setelah semua urusan jepang selesai" kata George dengan menekan ke dua tangan Lavender ke kasur


George mengabaikan permintaan Lavender dan melanjutkan gerakannya selama beberapa saat, sementara Lavender hanya bisa pasrah atas perlakuan George pada dirinya


Setelah beberapa menit kemudian George menghentikan aksinya


"Lavender, aku ingin kau melahirkan anak ku" ucap Goerge dengan mencium bibirnya Lavender


"George, jangan melakukannya lagi sebelum menikah, aku tidak ingin hamil di saat kita belum menikah" pinta Lavender


"Baiklah, lagi pula kau sudah menjadi wanita ku, kita akan melakukannya setelah kita menikah nanti, dan aku ingin membuat mu hamil dalam waktu dekat" jawab George dengan berisik di telinga Lavender


"Kenapa kau bisa begitu cantik gadis nakal ku? aku sangat menyesal karena pernah membenci mu di saat pertama kali bertemu dengan mu" kata George dengan senyum


"Kenapa kau membenci ku?"


"Lalu kenapa kau bisa mau bertunangan dengan ku?"


"Karena aksi mu semua itu membuat ku tertawa, kau menghajar 3 pria di cafee sehingga menghancurkan meja dan kaca besar di sana, semua aksi mu sangat lucu. kau bisa membuat ku marah dan senang" jawab George dengan mengecup dahi Lavender


"Apa kau akan menyesal jika memilih ku?" tanya Lavender yang masih di bawah Goerge


"Tentu saja tidak, aku sudah menyerahkan diri ku pada mu" jawab George


"Lavender mana yang kau suka? aku yang dulu atau sekarang?"


"Yang ku suka adalah diri mu, dulu atau sekarang tetap dirimu, Lavender dulu sangat ceroboh dan nakal tapi sangat cantik, dan Lavender sekarang sangat dewasa dan anggun, aku tetap suka karena suka maka tidak ada sebabnya, diri mu tetap Lavender yang ku temui di hutan dan satu-satunya menyebut nama ku sebagai gorila hamil" jelas George dengan senyum dan mencium bibirnya Lavender


Setelah dua jam kemudian George dan Lavender datang menemui semua anggota di sebuah gedung kosong yang tidak di ketahui oleh sesiapa pun, semua anggota Lion dan Black White yang bergabung sejumlah 550 anggota.


"Ketua, markas Kaneshiro adalah markas utama, semua anggotanya dan anggota Yoshiro berkumpul di sana, sisa anggotanya sekitar 400 lebih, sebagian mati di tangan kita dan sebagian korban di saat pertarungan terjadi di saat mereka ingin merebut wilayah mafia lain" jelas Patrick


"Kapan mereka akan terpisah? apakah mereka sering berkumpul di sana?" tanya Lavender

__ADS_1


"Mereka berkumpul di saat di beri tugas, dan setelah itu anggota Yorashi akan kembali ke markasnya" jawab Patrick


"Ikuti mereka dan setelah mereka kembali ke markas kita gunakan cara yang sama saat menyerang Jericho dulu" perintah George


"Kenapa kita tidak berdamai dengan mereka saja? untuk mengalahkan Kaneshiro" kata Lavender


"Apa maksud mu?" tanya George


"Dari pada kita bunuh mereka bagus kita pergunakan mereka untuk mengalahkan Kaneshiro, bantu mereka untuk mendapatkan posisi mereka kembali, aku yakin sekarang mereka telah di ancam dan harus menurut pada semua perintah Kaneshiro, dan kita bisa membantu mereka untuk lepas dari genggamannya, aku yakin mereka pasti mau" jelas Lavender


"Dengan begitu maka kita tidak perlu membuang waktu dan peluru untuk membunuh mereka" lanjut Patrick


"Ide yang bagus, jumlah mereka sekitar 200 anggota, jadi kita temui saja ketua kelompok mereka" ujar Goerge


"Ketua, apa kali ini tanpa baku tembak dengan anggota Yoshiro?" tanya Bruce


"Tidak perlu saling membunuh dengan mereka, mereka juga bukan musuh kita, di saat itu Yoshiro hanya termakan hasutan Kaneshiro oleh sebab itu dia ingin membunuh Lavender, akan tetapi dia sudah mendapat balasannya" jawab George


"Baik Ketua, aku akan mengintai ketua kelompok mereka dan kemudian aku akan segera menghubungi mu" jawab Patrick


Di sisi lain Lion sedang berada di kediaman bersama seseorang yang bernama Charles


"Ketua besar, dia ada di New York" kata Charles yang sebagai anggota kepercayaan Lion dan paling jarang menampakkan diri


"Aku berharap di saat pesta pernikahan nanti dia bisa hadir, sekarang harapan ku hanya satu yaitu bertemu dengannya" ucap Lion dengan senyum


"Setelah hari pernikahan di tetapkan maka akan ku kirim undangan untuknya" ujar Charles


"Tidak, aku sendiri yang akan mendatanginya," kata Lion


"Tapi di saat itu kita belum tahu dia ada di mana, dengar info dia sering keluar negeri"


"Kau tetap selidiki saja dia ada di mana, jika dia New York maka kau harus ke sana, dengan begitu kita bisa tahu dia di mana, dan setelah tanggal di tetapkan maka aku ingin menjumpainya" ucap Lion


"Baik Ketua" jawab Charles dengan menunduk


"Ketua, apakah begitu penting sehingga Anda harus mengundang dengan sendiri?"


"Tentu saja, dia adalah tamu penting, pernikahan cucu ku sangat penting jadi aku berharap dia akan hadir di saat itu" jawab Lion

__ADS_1


__ADS_2