Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Baku tembak di dalam hutan


__ADS_3

"Dengar dari hentakan kaki jumlah yang datang tidak sedikit, hufff...kenapa nasib bisa begitu keras ya? singa jepang ingin menangkap ku karena Gorila Hamil, dan sementara Si Cumi itu menangkap ku karena kura-kura jepang, aneh semua pada datang mengincar ku, setelah pulang aku harus belajar bela diri, agar bisa menghajar mereka semua" gumam Lavender yang sedang berdiri balik pohon sana


Tak....tak....tak...tak...tak...tak...


Bunyi hentakan kaki yang mulai dekat dengan posisi Lavender


"Cepat cari dia sampai dapat, aku tidak percaya begitu banyak jumlah kita tidak bisa mendapatkan seorang wanita" teriak salah satu pria dari anggota Kaneshiro


"Jika kali ini tidak dapatkan wanita itu tuan besar pasti akan merah besar, di luar sana George Hamilton sudah datang, kita harus mendapatkan wanita itu sebelum mereka masuk ke dalam hutan sini" ujar teman lainnya


"Iya, anggota kita sengaja menghalang mereka agar bisa ulurkan waktu, sementara itu kita bisa mencari wanita itu di sini, ayo kita berpencar" ujar anggota Kaneshiro


Para kumpulan itu berpencar mencari keberadaan Lavender, jumlah tersebut sekitar belasan anggota


Sementara Pihak George harus berhadapan para musuh-musuhnya dengan jumlah yang tidak sedikit


Dor...dor....dor....dor....dor...dor...dor...dor...dor...


Bunyi tembakan dari George mengarah ke kumpulan Anggota Kaneshrio


"Aaarggtttt" teriakan anggota Kaneshiro yang mengenai peluru dari George


Dor.....dor....dor....dor...dor...


Bunyi tembakan dari pihak Kaneshiro mengenai sebagian anggota George


"Aaarggtttt" jeritan anggota George


Terjadi baku tembak di dalam hutan sana, niat George ingin mencari Lavender akan tetapi langkahnya di halang oleh lawan yang datang berterusan


Dor....dor.....dor....dor..


Tembakan George dengan tanpa berhenti


"Ingin menghalang jalan ku? terima peluru ku dulu" bentak George sambil melepaskan tembakannya dan di ikuti oleh Patrick, Shances, Tony dan lainnya


Dor....dor....dor...dor....dor....dor....


Tembakan serentak dari pihak George


"Aarrghhtt" jeritan para anggota Kaneshiro yang tubuhnya di tembus oleh peluru dari pihak George


Dor....dor....dor....dor....dor....dor....dor..


Bunyi tembakan serentak dari ke dua belah pihak


Di sisi lain Rocky yang sudah cedera di bagian pundak dan kakinya sedang mencari keberadaan Lavender dengan berjalan sambil menahan sakit dan menetes darahnya di sepanjang jalannya


"Menjengkelkan sekelompok manusia ini, kenapa Gorila Hamil bisa memiliki ayah kandung seperti ini ya" gumam Lavender


Langkah mereka semakin menghampiri posisi yang di mana Lavender berdiri di balik pohon itu, di saat itu ada sekitar 5 anggota Kaneshiro yang berada berdekatan di sana sementara sisa lainnya berpencar mencari Lavender ke arah lain


"Mereka sudah dekat, mereka ada bawa senjata juga, aku hanya satu mereka ada lima" batin Lavender dengan menunjuk jarinya


"Woiiii....terima peluru dari ku" teriak Lavender yang sedang menodong senjatanya ke arah 5 pria itu

__ADS_1


Dor....dor....dor....dor...dor....


Bunyi 5 tembakan di lakukan oleh Lavender menembus kepala dan jantung 5 anggota Kaneshiro


"Aaargghhttt" jeritan serentak mereka dan kemudian tewas langsung di tempat


"Hah....mereka sudah mati" gumam Lavender


"Di sana ada suara tembakan cepat ke sana" teriakan mereka dari salah satu sisi yang tidak jauh jaraknya dari Lavender


"Gawat..mereka mau kemari" gumam Lavender yang lagi-lagi memanjat ke atas pohon


Tak....tak....tak....tak...tak...tak...tak...tak...


Bunyi hentakan kaki mereka yang sedang menuju ke lokasi yang di mana Lavender berada


"Peluru ku sudah mau habis, ini mana cukup untuk melawan mereka semua, hah...kelihatannya aku harus mengunakan semua jurus-jurus ku" gumam Lavender yang sedang bersembunyi di atas pohon yang daunnya cukup lebat


"Mereka telah di tembak" ujar salah satu dari 4 pria itu yang berlari mendekati 5 temannya yang di bunuh Lavender tadi


Dor...dor


2 tembakan dari Lavender yang mengenai kepala 2 anggota itu sesaat kemudian mereka tewas langsung di tempat dengan mengeluarkan darah yang banyak dari kepalanya


Melihat temannya tertembak sisa dua yang masih hidup langsung melihat ke atas pohon, karena tembakan tersebut berasal dari atas pohon itu


"Hiaaaakkk" teriak Lavender yang melompat ke tubuh salah satu anggota Kaneshiro


"Aartthhtt" jeritan pria itu yang di timpa Lavender


Bruk...


"Aarrrhhh" jeritan pria itu dan sesaat kemudian dirinya pingsan dengan berdarah bagian kepalanya akibat pukulan kuat dari Lavender


"Hei...berani sekali kau membunuh teman ku" bentak Anggota Kaneshiro yang masih tersisa satu orang


"Kenapa aku tidak berani? kalian ingin menangkap ku kan" bentak Lavender yang berdiri di hadapan pria itu


"Kalau kau berani macam-macam aku akan membunuh mu,cepat letakkan senjata mu" kecamnya dengan menodong senjata ke arah Lavender


"Kau ingin membunuh ku? apa tidak takut di bunuh oleh bos mu itu? dia menyuruh kalian untuk menangkap ku tapi jika kau membunuh ku ini sama saja kalian menentangnya" ujar Lavender yang melemparkan senjatanya di depan pria itu


"Jalan cepat, jangan main ulah lagi, cepat jalan" gertak pria itu dengan nada tinggi sambil memungut senjata milik Lavender


"Mau jalan ke mana? seharusnya kau yang jalan di depan kalau aku yang jalan di depan aku mana tahu mau belok kemana" ujar Lavender dengan sengaja


"Diaamm, jalan ke arah depan"bentak pria itu dengan menodongkan senjatanya


"Iya..ya.." jawab Lavender dengan melangkah perlahan


Sementara pria itu mengikuti langkah Lavender dari belakang sambil menodongkan senjatanya ke arah Lavender


"Dasar, aku tidak puas jika harus ikut dengannya" batin Lavender


"Aarggttt...sakit" jeritan Lavender yang terluka di bagian kakinya

__ADS_1


"Ada apa dengan mu?"


"Kaki ku sepertinya terpijak serpihan kaca atau paku.. sakit sekali" jawab Lavender yang berdiri dengan mengangkat satu kakinya


"Tolong periksa kaki ku kalau tidak maka kau harus mengendong ku, karena aku tidak bisa berjalan" ujar Lavender yang mengerang kesakitan dengan menangis


"Wanita memang merepotkan, sini biar aku lihat, jangan coba-coba menipu ku jika tidak aku akan menembak mu" gertak pria itu dengan menunduk melihat kaki Lavender


Di saat pria itu menunduk melihat luka kaki Lavender, Lavender pun mengambil kesempatan langsung menendang pria itu


"Hiakkkk" teriakan Lavender yang menendang wajah pria itu


Bruk


"Aaarghhtt" jeritan pria itu jatuh terpelanting akibat tendangan yang mengenai wajahnya


Di saat pria itu sedang terkapar Lavender langsung melompat menduduki tubuh pria itu


Bruk


"Aaarggtt" jeritan pria itu yang kesakitan di bagian perutnya yang di duduki oleh Lavender


"Kalian ingin menangkap ku rasakan jurus tamparan ku" teriak Lavender yang sedang menampar pria itu


Plak....plak...plak....plak....plak....plak...


Tamparan puluhan kali di lakukan oleh Lavender tanpa berhenti


"Aarttgghhhh" jeritan pria itu yang tidak berdaya


Tidak lama kemudian pria yang tadinya pingsan karena di pukuli oleh Lavender telah sadar kembali


"Jangan bergerak, jika tidak aku akan menembak" kecam pria itu yang masih berdarah bagian di kepalanya sambil menodongkan senjatanya ke arah Lavender


Mendengar ancaman dari pria itu Lavender pun bangkit dan berjalan menghampiri pria itu. sementara pria kena tamparannya telah pingsan


"Kau masih hidup rupanya?" ujar Lavender


"Kau sangat liar, jika aku tidak beri pelajaran pada mu maka aku bukan pria" gertak pria itu dengan sambil lap darah yang mengenai wajahnya


"Ingin menangkap ku tidak semudah itu" teriak Lavender yang mendorong pria itu dengan sekuat tenaga


"Hiaaaakkkkk" teriakan Lavender yang mendorong pria itu ke arah sungai


"Aaaarrtttggh" teriakan pria itu yang terpaksa memundurkan langkahnya akibat di peluk erat oleh Lavender yang sedang mendorongnya


Di saat pria itu di dorong kuat dengan kakinya terpijak ranting sehingga membuatnya kehilangan keseimbangan dan sama-sama jatuh ke sungai


Plung....


Ciprakan air yang tinggi karena hentakan kuat dari Lavender dan pria itu yang sama-sama jatuh ke sungai yang deras itu


Bab selanjutnya


George mencari keberadaan Lavender

__ADS_1


__ADS_2