Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Kaneshiro mendatangi toko Summy


__ADS_3

Setelah kelelahan membuat ulah Lavender pun memejamkan matanya dan ketiduran di pelukan George, sementara George menatap senyum dengan mesranya.


"Gadis nakal, jika tidak lelah maka diri mu tidak bisa diam" kata George dengan mengecup dahi Lavender


"Hampir saja aku tidak bisa menahan diri, jika aku melakukannya malam ini kau pasti akan membenci ku, aku akan menunggu sehingga kau membuka hati mu untuk ku" batin George


Kediaman Kurashi


"Tuan, mendengar info tuan besar mengirim orang untuk buat onar di pasar keramaian sana" kata Sato yang adalah kaki tangan Kurashi


"Dia benar-benar mengirim orang ke sana" ucap Kurashi dengan wajah tidak senang


"Benar, seluruh pasar itu di hebohkan oleh masalah ini, gadis itu benar-benar memberi pelajaran pada 4 utusan tuan besar, dan yang paling heboh adalah di saat mereka lari gadis itu masih mengejarnya sehingga ke simpang jalan besar itu"


"Apa dia terluka?"


"Tidak sama sekali, 4 anggota tuan besar harus di angkut ke rumah sakit, salah satu dari mereka matanya telah buta sisa 3 lainnya luka ringan" jawab Sato dengan sopan


"Aku yakin kali ini papa ku pasti akan marah besar, anggotanya masuk ke rumah sakit ini petanda jika dirinya telah di tantang oleh gadis itu"


"Tuan, keinginan tuan besar tidak ada yang bisa menghentikannya, bisa saja dia akan melakukannya lagi"


"Sato, aku ingin kau mengawasinya secara diam, jika dia mengutuskan orang lagi bunuh saja"


"Bunuh? Tuan, bukankah ini namanya kita menentang tuan besar?"


"Dia tahu jika aku berminat pada gadis itu, dan dia sengaja ingin melukainya, bukankah dia sudah mulai menentang ku?"


"Tapi tuan besar memiliki anggota yang banyak, jika Anda menentangnya bukankah ini akan sangat bahaya untuk mu" ujar Sato dengan khawatir


"Kita melakukannya secara diam-diam saja, bunuh anggota yang mengincar gadis itu, gadis itu tidak bersalah dia hanyalah gadis biasa yang hidup di pasar itu, kenapa harus menyakitinya hanya karena aku?"


"Karena niat tuan besar adalah ingin Anda menikah dengan nona Mimi putri kumpulan Yamamoto"


"Demi ingin keinginannya dia ingin melukai orang yang tidak bersalah"


"Tuan, jika tidak ingin nona itu terkena masalah kelihatannya Anda harus menyetujui pernikahan ini" ucap Sato dengan sopan


"Baiklah, aku akan menikahinya dan setelah tidak lama kemudian aku bisa menceraikannya, karena hanya ada satu wanita yang bisa menjadi istri ku dia adalah gadis yang ku kenal dulu"


"Tuan, bukankah Anda menyukai gadis di pasar itu?"


"Aku menyukai nya tapi aku juga menyukai gadis kecil yang ku kenal 10 tahun yang lalu" jawab Kurashi sambil melihat foto gadis kecil itu yang di simpan di dompetnya itu


"Jika saja dua gadis itu di hadapannya maka siapa yang akan di nikahinya" batin Sumo dengan penasaran


Keesokan harinya


Kediaman Hamilton

__ADS_1


"Sebentar lagi aku akan berangkat ke California, ingat jangan berulah lagi" ucap George yang sedang bersarapan bersama dengan Lavender


"Iya aku tahu" jawab Lavender yang sedang menyantap makanannya


"Setelah siap sarapan aku akan mengantar mu pulang"


"Aku jalan kaki saja"


"Tidak boleh, jika kau pulang sendiri nanti kau nyasar ke tempat lain sehingga 5 jam kau baru sampai rumah"


"Kalau begitu kau suruh saja supir mu antarkan ku pulang"


"Aku saja yang mengantar mu. Lavender, aku tidak tahu kapan aku pulang ke sini, karena urusan ku di sana belum selesai, jika ada yang menganggu mu kau harus menghubungi kakek Lion untuk membantu mu"


"Aku tidak ingin anggota kakek membantu ku, karena ini hanya akan membuat identitas ku terbongkar, oleh karena itu anggota kakek yang sebelumnnya membantu mengantar makanan sudah ku suruh pulang"


"Mereka kan menyamar jadi mana mungkin bisa di ketahui?"


"Aku tahu, tapi mereka tetap adalah mafia, jika saja di lihat oleh mafia lain maka mereka pasti akan di kenali, kakek pasti banyak memiliki musuh jadi aku tidak mau ada yang datang ke toko mencari masalah dan di saat itu bisa jadi mereka akan menjadikan ku sebagai sandra untuk mengancam kakek, dan aku tidak mau kakek ada masalah" jelas Lavender


"Kau sangat aneh, kau lebih memilih bekerja dan hidup seperti biasa dan tidak mau menikmati hidup mewah"


"Aku sudah terbiasa dari kecil, kalau aku tidak bekerja maka aku akan bosan"


"Iya, dan kemudian berkelahi dengan orang" lanjut George dengan mengejek


"Benar, diri mu sangat kuat oleh karena itu siapa pun yang menghajar mu maka orang itu pasti mati di buat mu"


Setelah selesai sarapan George mengantar Lavender pulang ke pasar keramaian, dan kemudian dirinya pun berangkat ke California lagi


"Bibi, aku pulang" teriak Lavender yang masuk ke tokonya


"Lavender, kau sudah pulang" sambut Summy dengan senyum bahagia


"Bibi, kenapa kau begitu bahagia?"


"Ehem...anak manis, apakah semalam kalian sudah itu?" tanya Summy yang merasa penasaran


"Apanya itu?" balas tanya Lavender yang tidak mengerti


"Iya itu" kata Summy yang membuat Lavender kebingunan


"Apanya itu, Bi?"


"Seperti biasa yang di lakukan pria dan wanita itu"


"Apa yang biasa di lakukan oleh pria dan wanita?"


"Eh..anak bodoh, apa kau sudah melakukannya dengan George?"

__ADS_1


"Lakukan apa?" tanya Lavender yang mulai kesal


"Ehem..semalam kalian melakukan apa saja?"


"Makan bersama"


"Lalu?"


"Tidur bersama"


"Baguuuuusss, tidak lama lagi tuan Lion akan punya cicit" teriak Summy dengan nada memenuhi ruangan itu


"Bibi, kami hanya tidur saja jadi apa hubungannya dengan kakek punya cicit?"


"Anak bodoh, tidak lama lagi kau akan hamil dan bukankah ini adalah kabar gembira" ucap Summy dengan rasa bahagia


"Kenapa aku bisa hamil? kami tidak melakukan apa pun"


"Bukannya kau mengatakan kalian sudah tidur bersama?"


"Iya, kami hanya tidur saja tidak melakukan apa pun"


"Apakah pria itu bermasalah ya? ada gadis cantik yang tidur di atas kasurnya tapi tidak menyentuhnya" gumam Summy dengan curiga


"Apa yang bibi bicarakan ini?"


"Ah..tidak, aku hanya mengira kalian sudah melakukannya"


"Pikiran bibi melayang kemana? sudah tidak muda tapi masih pikir sembarangan" ucap Lavender yang melangkah masuk ke dalam


"Ini hanya untuk kebaikan mu, tentu saja aku berharap kau cepat hamil anaknya, jika kau hamil maka George akan menikahi mu, bisa mendapatkan pria yang kaya dan tampan ini adalah keberuntungan mu" ujar Sumny yang ikuti langkah keponakannya itu


"Bibi aneh, kami belum menikah sudah mau aku hamil, kemana mau ku taroh muka ku nanti"


"Kalau begitu cepat saja kalian menikah, bukankah itu sudah saatnya kalian melakukannya dan cepat hamil"


"Sudah jangan mengatakan itu lagi" ucap Lavender yang mulai kesal


"Permisi" sapa seorang pria yang tiba-tiba muncul bersama bosnya


"Selamat datang" sambut Lavender yang keluar menyambut kedatangan 2 pelanggan yang sudah di dalam tokonya


"Nona, tolong hidangkan makanan yang paling terkenal di sini untuk tuan besar kami" ucap pria itu yang tidak lain adalah Akira


"Baik! baik, silakan duduk" sahut Summy dengan senyum


"Tuan, silakan duduk, sebentar lagi makanan akan di hidangkan" ucap Lavender dengan sopan


Kanesehiro mendatangi toko Summy dengan di temani oleh Akira, dengan tatapan tajam Kaneshiro menatap wajah gadis yang sedang menuangkan air tersebut

__ADS_1


__ADS_2