Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Persiapan untuk melawan musuh


__ADS_3

"Aku hanya mau kau menemani ku saja, aku tidak butuh yang lain, aku sudah memiliki semuanya, jadi aku hanya mau diri mu" jawab Celine dengan suara lembut


"Celine, seharusnya kau tahu sifat ku, aku juga pernah jelaskan pada mu, jika kau ingin sesuatu aku bisa berikan pada mu, tapi jika kau ingin lebih aku tidak bisa menuruti mu" jawab George dengan tegas


"Apa kau sama sekali tidak ingin melihat ku? sehingga selama ini kau tidak ingin menghubungi ku walau hanya sekali"


"Aku berterima kasih pada mu karena di saat itu kau merawat ku dengan sepenuh hati, dan aku juga berhutang budi pada papa mu, tapi aku tidak membayarnya dengan diri ku, aku hanya bisa membalas dengan cara lain" jelas George yang bangkit dari tempat duduknya


"George, Papa ku sangat ingin bertemu dengan mu, apa kah kau sudah memiliki pacar?"tanya Celine yang ikut bangkit dari tempat duduknya


"Tidak, hidup ku sangat rumit, aku hanya ingin menghabiskan sisa hidup ku di dunia mafia, urusan asmara tidak penting bagi ku" jawab George yang berjalan mendekati jendelanya


"Papa ku sangat berharap jika kita bisa bersama, dia ingin kau mengantikan posisinya setelah kita menikah" ujar Celine dengan penuh berharap


"Celine, ini tidak mungkin sama sekali, aku hanya akan hidup seorang diri untuk seumur hidup ku, kau juga tahu jika aku hanya bisa habiskan waktu ku ke urusan dunia mafia, aku tidak bisa lagi mengurus masalah asmara, siapa yang bersama ku hanya akan terluka" jelas George yang berpaling ke arah Celine


"George, aku penasaran. apakah selama ini kau tidak pernah menyukai ku?" tanya Celine dengan jarak dekat


"Aku hanya berterima kasih pada mu" jawab George dengan tanpa ragu


"Apa kau yakin jika selama ini kau tidak pernah tersentuh?" tanya Celine dengan memeluk George


"Tidak pernah, karena hati ku ini tidak pernah tersentuh dengan wanita mana pun" jawab George dengan melepaskan pelukan Celine


"George, kita bisa mencobanya, kita sama-sama dari dunia mafia ini sangat cocok untuk kita, kita bisa bergabung dan akan semakin besar jika kumpulan kita bersatu" rayu Celine yang ingin mencium bibir George

__ADS_1


"Jangan melakukannya, Celine" ujar George yang mendorong Celine menjauh darinya


"Kenapa kita tidak mencoba saja, Papa ku juga sangat berharap jika menantunya adalah kamu, dia sangat mengagumi mu" kata Celine yang berupaya mendekati George


"Celine, jangan buang waktu mu ke atas diri ku, ini hanya sia-sia, aku hanya fokus pada kumpulan ku saja, tentu.. jika Paman butuh bantuan ku aku pasti akan membantunya karena ini memang harus yang ku lakukan"


"Apa kau tahu jika selama ini aku bersabar hanya untuk menunggu mu, aku selalu saja menunggu kabar mu, tapi kamu tidak pernah mengabari ku tentang mu, tapi aku tetap menunggu, jika hari ini aku tidak datang apakah kau tidak berencana untuk mencari ku?"tanya Celine dengan merasa kecewa


"Hubungan kita hanya sebatas teman di dunia mafia, tidak lebih dari itu. Celine, kau wanita yang baik jadi jangan membuang waktu mu untuk ku, carilah pria yang baik yang bisa memberikan apa yang kau ingin kan" ujar George


"Aku tidak bisa, aku akan menunggu mu dan aku yakin bisa meluluhkan hati mu suatu saat nanti, ada lagi Papa mu berharap bisa bertemu dengan mu"


"Untuk saat ini aku masih sibuk, tapi aku akan pergi bertemu dengan Paman setelah urusan ku selesai"


"Baiklah, aku akan menunggu mu datang, akan ku sampaikan pada Papa ku"


"Ketua, Celine masih belum melupakan mu" kata Patrick


"Aku sengaja mengelak darinya selama ini, tidak menyangka dia masih saja mencari ku" jawab George sambil menuangkan minuman ke gelasnya


"Ketua, jika saja Wallace memaksakan mu menikahi putrinya bukankah ini akan bermasalah?" ucap Patrick dengan rasa khawatir


"Aku George Hamilton tidak ada yang bisa memaksa ku, dulu di saat aku terluka Celine merawat ku di saat itu aku tinggal di rumah mereka, tentu saja aku ingat budi baik mereka, tapi aku tidak akan menikahinya hanya karena ingin berterima kasih" jelas George dengan bernada tegas


"Ketua, Celine adalah putri dari Wallace yang sabagai ketua di kumpulan mafia dan Nona Lavender adalah cucu kesayangan Ketua Lion ini bisa terjadi pertarungan besar jika dua wanita ini saling bertemu" jelas Patrick yang merasa khawatir

__ADS_1


"Jangan membiarkan Celine mengetahui tentang Lavender, mereka berdua memiliki sifat yang sama keras, Celine akan mendapatkan apa saja yang dia inginkan, walau jika dia mencari masalah dengan Lavender belum tentu dia bisa melawan gadis ceroboh itu, tapi jika sudah menyangkut masalah kumpulan maka ini akan menjadi rumit, karena mereka sama-sama dari keturunan mafia"


"Ketua maksud mu.. jika saja mereka sampai bertemu apakah akan terjadi masalah besar?"


"Jika Celine mengetahui aku dekat dengan Lavender maka dia pasti akan mencari gadis ceroboh itu, dan dengan sifat Lavender dia pasti akan menghajar orang yang cari masalah dengannya, jika sampai terjadi maka Wallace dan Kakek Lion akan saling berhadapan"


"Ini tidak baik sama sekali" ucap Patrick


"Setelah selesai urusan sini aku ingin segera kembali"


"Lavender, jika suatu saat kau mengetahui Celine mendekati ku apa kau akan merasa cemburu? aku masih penasaran perasaan mu pada ku? tapi aku tetap akan menunggu sehingga kau menerima ku, apa pun jawaban mu di saat itu aku tetap akan menikahi mu" batin George


Keesokan harinya


"Kerahkan 80 anggota untuk maju ke depan, barisan ke dua 100 anggota dan barisan ke tiga 150 anggota. barisan ke tiga adalah untuk bersiap-siap jika ada terjadi pengepungan dari pihak musuh" perintah George yang untuk bersiap melawan musuhnya


"Siap Ketua" jawab serentak Steven, Tony dan Shances


Steven memimpin 80 anggota untuk membalas penyerangan lawan, dan Tony memimpin 100 anggota untuk pengepungan ke pihak lawan, sementara Shances memimpin 150 anggota untuk persiapan jika lawan melakukan penyerangan secara besar-besaran.


Para anggota Black White berangkat menuju ke wilayah mereka untuk bersiap melindungi wilayah mereka yang di serang oleh kumpulan Jericho sebelumnya.


"Jericho, aku sudah tidak sabar bermain catur dengan mu, aku ingin melihat apakah pion nya berhasil mengalahkan kita" gumam George


Di sisi lain kumpulan Jericho telah menuju ke wilayah Black White dengan di lengkapi senjata api mereka..Jericho yang berniat merebut wilayah milik George membuatnya berusaha untuk mendapatkannya.

__ADS_1


Kumpulan Black White telah bersiap untuk menunggu kedatangan musuh-musuh mereka. Steven yang memimpin 80 anggota telah bersiap untuk melayani para anggota Jericho yang ingin datang menyerang


__ADS_2