Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Di kejar buaya dan kecoak


__ADS_3

"Lavendeeeeeerrr.....Lavendeeeeeeerr....Lavendeeeeeeer..." teriakan George yang sambil berjalan mencari keberadaan Lavender


"Hutan sangat luas, maka sangat tidak mudah untuk mencari seseorang" ujar Shances


"Nona Lavender.....Nona Lavender....Nona Lavender...." teriakan para anggota George


Kumpulan George mencari Lavender selama beberapa jam di karenakan hutan yang sangat luas maka pencarian mereka masih belum membuahkan hasil


Di sisi lain Lavender masih berada di atas pohon sementara hewan berkaki empat itu masih berada di bawah pohon sambil berjalan mengeliling pohon itu


"Woii.....kenapa kau berkeliling di sana? apa kau tidak lelah? aku beritahu pada mu walau kau tidak lelah tapi aku sudah lelah, apa kau tahu kaki ku sudah lemas jika kau punya otak dan hati nurani cepat pergi dari sini pulang ke sarang mu sana, walau kau tidak memakan ku kau juga tidak akan kelaparan kan? perut mu begitu besar pasti ada stok makanan lainnya" bentak Lavender yang sedang melihat ke arah buaya itu


Buaya itu tanpa beralih pandangannya ke arah Lavender yang berada di atas pohon


"Kenapa pandangan mu seperti aku berhutang pada mu ya? apa kau tahu aku belum menikah dan aku masih punya seorang kakek dan bibi yang sama-sama sudah tua, jika aku di makan oleh mu maka siapa yang akan menjaga mereka di masa tua nanti, kenapa kau tidak ke arah hutan sana saja. sana banyak anggota singa jepang dan cumi maka ke sana saja" celoteh Lavender sambil melihat ke arah buaya itu


"Dasar Gorila Hamil aku sudah tersangkut di sini dan di kejar seharian dan mandi air sungai sampai tersangkut di atas pohon kau masih saja belum menampakkan diri, ternyata menjadi keturunan mafia tidak mudah, selain di kejar musuh juga di kejar buaya" omelan Lavender yang merasa kesal


"Huf...kaki sudah lemas, kalau lama-lama di sini aku bisa jatuh dan aku sudah mengantuk, sempat kalau aku tertidur di saat bangun pasti aku sudah di dalam perutnya, ngantuk sekali. sangat dingin. kelihatannya aku harus pikirkan cara agar bisa menghilangkan rasa ngantuk" gumam Lavender


Lavender yang merasa mengantuk mencoba untuk berdiri memegang ranting pohon sambil bernyanyi

__ADS_1


"Lalalalalalala...ada buaya....ada buaya...ada buaya....Gorila Hamil....Gorila Hamil.....Gorila Hamil....ada buaya...ada buaya....ada buaya...."nyanyian Lavender dengan berdiri sambil mengoyang pinggulnya untuk menghilangkan rasa ngantuk


"Kalau tahu begitu mau nya aku belajar bernyanyi di saat kecil, ini sangat berguna di saat aku di kejar buaya" gumam Lavender


"Wooiii...kenapa kau menatap ku terus? apa lagu ku tidak enak? kau adalah buaya tapi masih bisa mendengar nyanyian ku dan bisa melihat aku menari seharusnya kau merasa bangga" ketus Lavender dengan melihat ke arah hewan berkaki empat itu


"Lalalalalala....lalalalalala....ada satu ekor serigala di rumah ku...bentuk badannya sangat gemuk dan berisi....kerja sehariannya adalah memasak....dan sangat suka berteriak.....Lalalalalala...lalalalala.." nyanyian Lavender


"Serigalanya belum laku laku.....namanya adalah Mummy....berat badannya sekitar 99 kg.....usianya sudah hampir 60 tahun....,lalalalalalala....aarttgghhttttt" nyanyian Lavender yang kemudian tiba-tiba berteriak dan jatuh ke bawah


Bruk....


"Aaarggthhhh, sakit sekali punggung ku, dasar kecoak kurang ajar kenapa muncul di saat ini ha...? bentak Lavender sambil melihat ke atas pohon yang di mana tiba-tiba seekor kecoak yang muncul entah dari mana


Di saat dirinya melihat ke bawah dirinya baru menyadari jika tubuhnya berada di atas hewan berkaki empat itu


"Bu....bu...buayaaaaaaaaaaa" teriakan Lavender yang merasa kaget dan karena refleks dirinya pun langsung berdiri dan melompat-lompat di atas tubuh buaya itu


"Hiaaaakk.....hiaakkkk....apa kau ingin memakan ku coba saja kalau bisa, aku sudah baik menyanyi dan menari untuk mu tapi kau masih saja ingin memakan ku, dan kau juga bekerja sama dengan kecoak untuk membuat ku jatuh dari pohon, kurang ajar, jika aku bisa kalah dari mu maka aku bukan Lavender" teriak Lavender dengan kesal sambil melompat-lompat di atas tubuh buaya itu


"Dan kau kecoak jelek, mulai hari ini aku bersumpah aku Lavender tidak akan takut pada mu lagi, jika aku masih takut pada mu, maka bibi ku tidak akan laku-laku" teriak Lavender yang sedang melompat-lompat sambil menujukkan jarinya ke arah kecoak yang masih di merayap di pohon sana

__ADS_1


Karena merasa di injak maka hewan berkaki empat itu pun emosi dengan ingin mengigit Lavender dan di saat yang sama Kecoak itu terbang ke arah Lavender sehingga membuatnya harus melarikan diri sejauh-jauhnya


"Aaarrrggttthhh, dasar kecoak kurang ajar aku hanya bercanda dengan mu kenapa kau masih mengejar ku lagi" teriakkan Lavender yang ketakutan melihat kecoak itu yang terbang ke arahnya dan di saat yang sama buaya itu mengejar langkah Lavender


"Kalian jahat sudah sepakat mengerjainku, kalian pasti sedarah dan semargakan?" teriakan Lavender yang berlari dengan laju sambil melompat melewati ranting-ranting pohon dan kayu yang banyak di atas tanah itu


Rasa ngantuk dan kakinya yang lemas seakan-akan telah hilang seketika


"Tolooooooooong....ada buayaaaaaaa....toloooooooongg....ada kecoaaaaaaaak...siapa yang bisa hentikan mereka maka aku akan mengantinya dengan bibi kuuuuu" teriakan Lavender yang tanpa sadar dengan ucapannya


"Nasib ku benar-benar malang, selalu di kejar kesana kemari, ke hutan di kejar mafia, di sungai di kejar buaya, di atas pohon di kejar kecoak" gumam Lavender


"Wooiii....jangan kejar aku lagi..kalian tidak lelah tapi aku sudah lelah, satu....dua...tiga...empat....lima...Gorila Hamil tolooooooonggg ada kecoakkkkk dan buayaaaaa" teriakkan Lavender dengan nada tinggi


Di sisi lain George yang posisinya tidak jauh dari Lavender telah mendengar teriakan kekasihnya itu


"Itu suara Lavender" ucap George yang langsung berlari untuk mencari keberadaan suara itu dengan di ikuti oleh anggotanya


"Gorila Hamil, jika kau tidak muncul lagi di depanku maka aku tidak mau melihat mu lagiii" teriakan Lavender yang sedang melarikan diri


"Kakek buaya jangan mengejar ku lagi, daging ku tidak enak jika kau makan perut mu pasti berulat"

__ADS_1


"Sudah ku bilang jangan mengejar ku apa kau tidak mengerti bahasa ku dasar buaya jeleeek" ketus Lavender yang masih melarikan diri


Hewan berkaki empat itu mengejar langkah Lavender tanpa berhenti, sehingga membuat Lavender harus berusaha keras berlari dengan sekuat tenaganya


__ADS_2