
Mungkin saja, walau setelah tiba di kota ini belum ada tindakan apa pun darinya, dan saya mendapat kabar jika anak buahnya membuat ulah terhadap pedagang di tepi jalan" Kata Charles dengan sopan
"Anak buah dengan bos sama saja suka menindas" Ujar Lion dengan sambil meminum teh seduhannya
"Tapi ada seorang gadis muda yang menghajar anak buahnya, sehingga dia harus menganti rugi, dan saya yakin dia pasti akan menghukum anak buahnya"
"Ganti rugi? dengan sifatnya yang ego dia bisa mengalah ini aneh sekali"
"Ketua besar, apa tindakan kita?"
"Ikuti saja dia secara diam-diam, aku mencurigai jika dia ada hubungan dengan pembunuhan putri ku, jika saja dia yang melakukannya maka aku akan membalas dendam untuk menebus 3 nyawa yang telah dia ambil" Kata Lion yang mengingat kejadian keluarga putrinya sambil mengepal tangannya
"Ketua besar, jika memang dia kita pasti bisa membunuhnya suatu saat nanti"
"Charles, hati-hati dengan setiap langkah mu, di sini aku hanya percaya pada mu, Girvanlo dan Floris aku juga tidak ingin berharap pada mereka"
"Ketua besar, anda bisa mencari George Hamilton, dia sangat bisa di harapkan"
"Iya, jika aku mati dulu maka aku ingin dia yang menganti posisi ku. dalam waktu dekat aku ingin bertemu dengannya, kau aturkan pertemuan kami, aku tidak ingin Girvanlo dan Floris tahu"
"Baik Ketua besar" Jawab Charles yang kemudian meninggalkan tempat itu
"Teves, selama ini aku mencurigai mu, hanya saja aku belum ada bukti makanya aku pendam di dalam hati, sekarang kau kembali maka aku akan mulai menyelidiki mu" Batin Lion
Apartemen..
"Info yang ku inginkan apa sudah dapat?" Tanya Macan yang sedang menghisap rokoknya
"Bos, dia masih sehat dan hanya duduk di kursi roda sekarang" Jawab Anggotanya dengan sopan
"usianya sudah tua tapi masih kuat" Kata Macan
"Beberapa hari yang lalu dia di serang oleh sekelompok orang saat di pantai, dia masih dengan hebat mengunakan senjata walau kakinya sudah cacat"
"Siapa saja di sisinya?"
"Girvanlo adalah cucu angkatnya dan seorang gadis bernama Floris tapi dia tidak memiliki keahlian apa pun, hanya bersikap sombong dan suka berfoya-foya" Lanjut anggotanya
"Si tua itu hanya ingin mencari calon penerusnya, jika di saat itu menantunya tidak tewas maka kedudukannya akan di serahkan ke menantunya itu" Ujar Macan dengan penuh kebencian
__ADS_1
"Bos, apakah ada rencana untuk menyerangnya?"
"Jangan main-main dengannya, walau dia cacat tapi bukan berarti dia tidak memiliki pengawal handalan, dia memiliki banyak pengawal yang handal di belakangnya" Jelas macan
"Baik Bos" Jawab Anggota dengan sopan
Pasar keramaian.
Di saat itu Floris dengan sengaja datang bersama 4 anggotanya ke toko Summy dengan niat ingin membalas dendam pada Lavender..
"Selamat datang" Ucap Summy dengan sopan
"Apakah toko ini jual makanan?" Tanya Floris dengan gaya sombong dengan memakai kaca mata hitam dan sepatu bertumit tinggi
"Betul Nona, apa yang, Nona cari?" Jawab Summy dengan senyum palsu karena kesal melihat gaya wanita itu
"Sajikan makanan yang paling mahal dan enak di sini" Pinta Floris yang duduk di kursi bersama 4 anggotanya
"Baiklah, segera ku sajikan" Jawab Summy yang masuk ke dalam dapur
"Gayanya wanita ini sepertinya tidak baik, jangan-jangan hanya ingin mencari masalah, jika iya aku akan beri pelajaran" Batin Summy
Prakk
"Makanan seperti apa ini di sajikan untuk kami?" Bentak salah satu anggota sambil membuang makanan ke lantai
"Hei..apa yang kau lakukan? makanan sudah kau habiskan dan sekarang kau malah marah-marah dan membuang makanan" Bentak Summy dengan kesal
Prak.
"Berani sekali kau wanita tua, makanan mu tidak enak dan sekarang kau masih berani memarahi kami" Teriak anggota itu dengan membalikkan meja makan itu
"Berani sekali kalian buat onar di depan ku, kurang ajar" Bentak Summy dengan kesal
"Bibi, masakan mu sama sekali tidak berkelas kami yang makan merasakan ingin muntah, sepertinya anda harus hidangkan masakan lain jika tidak aku akan menuntut mu makanan yang kamu berikan adalah makanan basi" Kata Floris dengan sengaja
"Hei...wanita, kau keluarga dari mana, ha? berani sekali kau cari masalah di sini, ini adalah toko makanan Summy siapa tidak kenal dengan ku, kau sengaja cari masalah dengan ku, apa orang tua mu tidak pernah mendidik mu jadi orang jangan kurang ajar" Bentak Summy dengan kesal
"Hei...berani sekali kurang ajar dengan Nona kami, apa kau tidak tahu kami siapa?" Bentak anggotanya
__ADS_1
"Memang siapa kalian? siapa pun kalian aku juga tidak peduli" Balas Summy dengan nada tinggi
"Bayar semua yang kalian makan tadi" Teriak Summy
"Makanan sudah basi tapi masi berani saja di hidangkan, kelihatannya toko kalian akan di tutup setelah aku menuntut kalian, jangan coba menentang ku, Bibi" Kecam Floris dengan senyum sinis
Sesaat kemudian Lavender kembali ke tokonya.
"Bibi, aku pulang" Teriak Lavender yang baru masuk ke Tokonya
Di saat dia masuk Floris dan anggotanya menoleh ke arahnya.
"Kenapa kau ada di sini?" Tanya lavender melihat ke arah Floris
"Aku adalah pelanggan jadi tentu saja mau makan" Jawab Floris dengan senyum sinis
"Lavender, kau kenal dengan dia?"Tanya Summy sambil menunjuk ke arah Floris
"Kenal, Bi, dia adalah wanita yang membatalkan pesanan itu, dialah wanita bertubuh rata seperti jembatan" Jawab Lavender dengan santai
"Berani sekali kau menghina Nona kami" Bentak Anggota Floris
"Ternyata adalah diri mu? dan hari ini kau datang untuk mencari masalah dengan kami" Bentak Summy dengan emosi
"Iya, aku memang sengaja, gadis gila ini menyebabkan ku di hukum oleh Kakek ku, tentu saja aku tidak akan biarkan begitu saja" Jawab Floris
"Lalu kemudian kau akan minta tolong lagi dengan kakak mu yang gigolo itu? dan kemudian baru manja dengan Kakek mu?" Ketus Lavender dengan kesal
"Jangan lupa siapa aku, kau hanya beruntung di saat itu, bagaimana pun aku adalah cucunya dan kau hanya orang luar, dan pada akhirnya Kakek ku hanya akan membela ku" Jawab Floris dengan sombong
"Kau sangat memalukan Kakek Neon. punya cucu tidak berguna seperti mu" Kata Lavender dengan ngejek
"Apa yang kau katakan? toko mu ini akan tutup setelah aku menuntut mu, tapi jika kau memohon pada ku mungkin saja aku akan mempertimbangkan lagi" Kata Floris dengan sindir
"Wanita tidak berguna, ingin tutup toko ku jangan berharap" Bentak Summy dengan kesal
"Kau ingin menutup toko kami, baiklah. tunggu aku sebentar" Ujar Lavender yang menuju ke dapur
Di saat masuk ke dapur Lavender mengambil sendok panjang dan gunting
__ADS_1
"Ingin melawan ku lihat saja bagaimana aku bermain dengan kalian, aku juga tidak takut jika kau adalah cucu nya Kakek itu, sekaligus jika dia marah pada ku aku juga tidak takut" Batin Lavender sambil melihat senjata nya dengan senyum