
BAGI TEMAN-TEMAN YANG SUDAH MEMBACA KARYA AUTHOR YANG SEBELUMNYA BERJUDUL " MAFIA BERDARAH DINGIN" PASTI SUDAH TIDAK ASING DENGAN SEPASANG TAMU SPESIAL INI
DAN BAGI YANG BELUM PERNAH MAMPIR SILAKAN MAMPIR YAπππππ
Para tamu berdatangan ke acara pesta pernikahan dengan penuh rasa bahagia, para tamu telah hadir semua dan berbincang-bincang dengan Lion yang adalah tertua di dunia mafia, sementara sebagian mafia memberi selamat kepada George dan Lavender, di pesta itu di penuhi dengan candaan dan tawaan
Tidak lama kemudian rombongan mobil hitam yang mewah datang menuju ke acara pesta tersebut, 20 unit mobil-mobil mewah itu lalu berhenti di depan acara sehingga menarik perhatian para tamu memandang ke arah mobil yang mewah dengan berlambang Dragon
Seorang pria yang mengendarai mobil itu turun dan membukakan pintu mobil belakang, di saat pintu terbuka seorang pria gagah dan tampan dengan penampilan dewasa dan rapi itu turun dari mobilnya sambil mengandeng tangan seorang wanita anggun yang ikut turun dari mobil, wanita itu berpenampilan cantik dengan gaun panjang berwarna pink dan seksi, kilauan gaunnya membuat dirinya semakin cantik dan elegan
Semua hadirin di sana dan Lion menyambut kedatangan pria yang hadir sebagai tamu kejutan terbesar untuk mereka, semua mata berfokus pada pasangan serasi itu yang melangkah masuk ke acara pesta dengan di dampingi 4 anggota setianya, Nick, Licon, Leon dan David.
Lion, George, Lavender dan semua ketua mafia lainnya menyambut tamu special itu
"KETUA ANDERSON" ucap serentak mereka semua dengan hormat
"Selamat datang di acara pesta pernikahan cucuku, Ketua Anderson" ucap Lion dengam merasa bangga
"Terima kasih karena sudah mengundangku, maaf di saat itu saya tidak bisa bertemu dengan Anda" balas ucapan Jack Anderson dengan sopan
"Jangan meminta maaf, kehadiran Anda bagi kami sangat penting, apakah ini adalah Nyonya Anderson?" kata Lion dengan senyum
"Tuan Lion, panggil saja nama saya Yivone" ujar Yivone dengan senyum
"Yivone, selamat datang dan terima kasih karena sudi untuk menghadiri di acara ini" ucap Lion dengan senyum
"Ketua Anderson, saya perkenalkan ini cucu menantu saya George dan cucu saya Lavender" kata Lion dengan memperkenalkan
"Ketua Anderson, Nyonya Anderson, terima kasih sudah hadir, ini kebanggaan kami karena bisa bertemu dengan Anda" ucap George dengan bersalaman dengan Jack dan Yivone begitu juga di ikuti oleh Lavender yang bersalaman dengan mereka
"Selamat untuk kalian berdua, semoga hidup bahagia dan saling mencintai untuk selamanya" ucap serentak Jack dan Yivone dengan senyum
"Terima kasih" ucap serentak George dan Lavender dengan sopan
Selama di acara itu Lion, George dan semua ketua mafia sedang berkumpul dan berbincang-bincang dengan Jack Anderson
Sementara Leon, Nick, David dan Licon sedang bersama para anggota Lion dan George seperti Patrick, Shances, Tony, Rocky, Kelvin, Bieber dan Bruce, mereka semua adalah pengawal yang setia selalu menemani kemana pun ketua mereka pergi, sisa anggota yang ikut datang bersama Jack Anderson sedang berdiri di depan acara tersebut, kerena mereka memang di tugaskan untuk melindungi Jack dan Yivone
"Nyonya Anderson, apa saya bisa memanggilmu kakak?" tanya Lavender dengan sopan
"Tentu bisa! dan saya akan memanggil mu Lavender, agar kita lebih akrab" jawab Yivone dengan senyum
"Kakak sangat beruntung karena menikah dengan ketua Anderson, kisah cinta kalian sudah tersebar dan sangat mengagumkan" kata Lavender
"Lavender, George juga pria baik dan setia, di dunia mafia juga tahu jika dia adalah pria yang baik dan tidak sembarangan, jadi kamu juga sangat beruntung" jawab Yivone
"Iya, saya berharap George akan seperti ketua Anderson" ujar Lavender
"Kalian akan hidup bahagia selamanya, apa kamu tahu kamu adalah pengantin paling cantik" ucap Yivone
"Kakak terlalu memujiku, mengenai kecantikan kakak masih jauh lebih cantik dan manis dariku, lagi pula kakak sudah melahirkan sepasang kembar dan masih saja begitu awet" kata Lavender
"Ini hanya pujian mu saja, Lavender" ucap Yivone dengan senyum
"Kakak tidak membawa mereka kemari?"
"Mereka masih kecil dan tinggal di swedia, jadi tidak bisa membawa mereka keluar, lagi pula Jack juga tidak mengizinkan anak-anak di bawa keluar" jawab Yivone
"Ketua Jack sangat perhatian, saya juga mendengar jika ketua Jack selalu membawa kakak kemana pun dia pergi, hubungan kalian sangat mesra" ujar Lavender
"Iya, selama ini dia sangat perhatian, sesibuk apapun dirinya dia tetap utamakan kami" jawab Yivone dengan senyum
Di sisi lain para pengawal Dragon, Lion dan Black White sedang berbincang-bincang sambil bercanda
__ADS_1
"Aku tidak menyangka acara ini di hadiri orang penting seperti kalian, sangat senang bisa bertemu dengan kumpulan dragon" ucap Bruce
"Dragon sudah terkenal dipenuhi dengan anggota yang ahli dalam menembak dan ilmu bela diri, jadi sudah tidak heran jika banyak musuh bisa di kalahkan dengan mudah" kata Bieber
"Benar sekali! Nick, kamu adalah ahli dalam menembak dan aku berharap suatu saat kita bisa bertanding" kata Shances
"Jika ada waktu maka atur saja kita akan bertemu dan bertanding, aku yakin ini pasti akan menyenangkan sekali" jawab Nick dengan bersulang dengan Shances
"Ini akan akan sangat seru jika anggota dari 3 kumpulan bertanding, aku sangat menantikan di saat itu tiba" ucap Patrick
"Hei....apa keahlian mu? aku dengar kau adalah anggota baru yang paling ceroboh di kumpulan Lion?" tanya Leon dengan mengusik Bruce
"Aku ahli dalam menembak juga, jangan merendahkan ku" jawab Bruce
"Apa benar? kenapa aku malah kurang yakin padamu ya?" jawab Leon
"Apa maksud mu?" tanya Bruce dengan kesal
"Maksudnya adalah Leon ingin menantang mu" jawab Licon dengan tertawa
"Atur saja waktunya dan kalian bisa berburu" ujar David dengan seraya bercanda
"Berburu? berburu apa?" tanya Bruce dengan heran
"Berburu buaya dan monyet" jawab serentak mereka semua dengan bercanda
"Sialan kalian semua mentertawakan ku" ketus Bruce dengan kesal
"Salah satu anggota Lion di kejar buaya dan sekumpulan monyet sudah bukan rahasia lagi" ujar Tony
Mereka sama-sama tertawa gembira di saat pertama kali berkumpul dan begitu mudahnya mereka langsung merasa akrab
Di saat para anggota sedang bercanda ria, di di sisi lain Jack dan George sedang saling bersulang
"Ini semua karena dirinya yang selalu mendukungku" jawab Jack yang sedang memandang ke arah Yivone yang sedang bersama Lavender dan Summy
"Cinta memang sangat luar biasa" ujar George dengan melihat ke arah Lavender yang berpenampilan yang sangat anggun
"Walau kita adalah ketua mafia yang di hormati oleh semua orang, akan tetapi kita tetap membutuhkan cinta dari istri kita, sehebat apapun kita sebagai seorang pria tetap akan menjadi lembut di saat di hadapan sang pujaan hati" jawab Jack dengan senyum
"Benar sekali, sekuat apapun kita akan berubah menjadi luluh di saat kita melihat tangisan wanita yang kita cintai" lanjut George
Setelah dua jam kemudian Jack Anderson dan Yivone meninggalkan pesta itu
Dalam perjalanan
"Gadis kecilku apa kamu lelah?' tanya Jack dengan memeluk istrinya yang duduk di sampingnya
"Tidak, asal bersamamu aku tidak lelah" jawab Yivone dengan senyum
"Kita akan pulang ke hotel dulu, besok kita akan kembali ke swedia" ujar Jack dengan mengecup dahi Yivone
"Iya" jawab Yivone
"Aku sudah tidak sabar ingin pulang" ujar Leon yang sedang mengendarai mobilnya
"Kenapa?" tanya serentak Jack, Yivone dan Nick
"Aku ingin bertemu dengan dua jagoanku" jawab Leon
"Jangan pernah menyentuh mereka lagi" kecam Nick
"Kenapa?" tanya Leon
__ADS_1
"Apa kau sudah lupa, menyuruh mu mengawasi mereka kau malah membuat mereka sampai menangis" jawab Nick
"Aku hanya merasa mereka sangat lucu makanya aku cubit pipi mereka yang mengemaskan itu"
"Cubitan mu itu meninggalkan bekas merah di pipi mereka, jika kau berani membuat mereka menangis lagi maka aku akan mengantung mu di atas pohon" kecam Nick
"Kau jahat, mereka juga murid ku" jawab Leon
"Kau salah! mereka hanya boleh menjadi murid ku" balas Nick
"Enak saja, kau selalu ingin berebut denganku"ketus Leon
Di sepanjang jalan Nick dan Leon saling berdebat karena si kembar, sementara Jack dan Yivone hanya tertawa gembira mendengar perdebatan mereka
5 tahun kemudian
"Tolong...tolong...tolong, jangan kejar aku lagi" teriak Bruce yang di kejar sepasang anak kecil yang sedang bermain menembak air ke arah Bruce
"Hei...hentikaaaan" teriak Bruce yang sudah basah kunyup akibat tembakan air yang mengenai pakaiannya
Sepasang anak kecil itu adalah putra putri George dan Lavender, setelah lima tahun pernikahan mereka di karunia anak laki-laki yang bernama Albert Hamilton yang berusia 3 tahun dan anak perempuan bernama Stephanie Hamilton berusia 4 tahun
Di siang hari cuaca yang dingin Lion, George, Lavender, Summy, Patrick, Bieber dan Kelvin duduk bersama di halaman belakang kediaman Hamilton
Albert dan Stephanie sedang bermain tembak-tembakan air bersama Bruce, Bruce yang kesal membuatnya harus berlari kesana kemari karena di tembak tanpa berhenti
"Tidak menyangka anak-anak juga sudah besar, sedangkan kami ini sudah mulai tua" ujar Lion yang bahagia melihat kedua cicitnya yang tampan dan cantik itu
"Tuan Lion, Anda benar kita sudah tua, melihat anak-anak merasa sangat menyenangkan, aku berharap mereka akan selalu bahagia" ucap Summy
"Kakek, Bibi, walau usia kalian tua tapi jiwa kalian masih muda" kata Lavender dengan senyum
"Kakek dan Bibi akan selalu muda, sementara anak-anak akan semakin dewasa, dan kita akan sama-sama melihat mereka semakin hari semakin dewasa" kata George dengan memegang tangan Lavender yang duduk di sampingnya
"Sudah hentikan, kalian kenapa nakal sekali" bentak Bruce yang melari kesana kemari
Karena ingin mengelak tembakan air dari Albert dan Stephanie, Bruce yang berlari tanpa berhenti pada akhirnya dia pun jatuh ke kolam berenang yang ada di halaman itu
Plung...
Byiurrr
"Hei.....kenapa kalian sama saja dengan mama mu yang menyebalkan itu" teriak Bruce yang terendam di kolam berenang
"Lavendeeeeeerr, lain kali kau jangan melahirkan anak lagi, lihat saja dua setan kecil ini selalu saja mengejar ku, apa mereka berdendam dengan ku ya, kenapa setiap kali melihat ku mereka selalu ingin mengigit ku dan menembak air ke arah ku, kenapa aku selalu menjadi incaran mereka, padahal masih ada paman Bieber dan paman Kelviiiiiin" teriak Bruce yang dengan nada tinggi sambi memukul air kolam itu karena sangking kesalnya
Melihat Bruce jatuh ke kolam berenang membuat Albert dan Stephanie tertawa tanpa berhenti, tawaan mereka sangat lucu dan mengemaskan, wajah tampan dan cantik mampu memukau semua orang yang berada di sana
"Kalian senang melihat ku jatuh ya? dasar setan keciiiiil" teriak Bruce yang melihat dua anak itu yang sedang tertawa lucu
Mendengar teriakan Bruce, George dan Lavender tertawa dengan gembira, di siang itu mereka semua memandang ke arah dua anak kecil yang mengemaskan itu yang sedang mengerjain Bruce sehingga jatuh ke kolam, tentu saja kehadiran sepasang anak yang mengemaskan itu mewarnai rumah tangga George dan Lavender
Selama 5 tahun Lavender telah menjadi kepribadian yang dewasa, dirinya yang dulu tidak bisa di dapur sekarang menjadi ahli dalam memasak, George yang begitu mencintai istrinya selalu saja menemani istrinya dan sering membantu menjaga sang buah hati mereka.
Akhir cerita George dan Lavender hidup bahagia bersama dua jagoan mereka yang sangat mengemaskan ituππππ
ππππππππππππππππ
Terima kasih banyak ya kepada pengemar Mafia Berhati Malaikatπ€π€π€π€π€π€π€
Dan mendukung Author sampai akhir Bab yaπ₯°π₯°π₯°π₯°π₯°ππππ
Untuk saat ini Author fokus menulis ke karya pembunuh Profesional dan Cruel Of Gangster harap dukungannya ππππ
__ADS_1
Bagi yang belum ylmampir silakan mampir ya, silakan berkomentar jika ada kesalahan dalam penulisannyaπππππ₯°π₯°π₯°π₯°π₯°