
"Nona, apa kamu terluka?" tanya Pria itu dengan sopan
"Aku tidak apa-apa! terima kasih" ucap Levender dengan sopan
"Hah..sudah sore, aku pulang dulu terima kasih" ucap Lavender lagi dengan menunduk dan berlari ke arah lain
"Gadis ini apa memang begitu ceroboh" sebut Jusimo yang melihat ke arah Lavender yang berlari ke arah lain
"Aku malah merasa dia sangat istimewa" jawab Kurashi dengan senyum dan kemudian melangkah masuk ke kebun binatang
"Istimewa? biasa jika di jepang orang yang menabraknya pasti sudah di bunuh ini malah menganggapnya istimewa" Batin Jusimo dengan merasa heran
Setelah berjalan selama dua jam Lavender masih belum temukan jalan menuju ke rumahnya
"Ah...sudah lama aku berjalan, ini sudah sore tapi salah lagi, sebenarnya di mana posisi ku sekarang, bahkan warga sini saja tidak ada nampak satu pun, siapa yang bisa ku tanyakan?" kata Lavender yang sedang kesal
"Ini tempat apa ya? banyak rumah tapi tidak ada seorang pun di luar, aku sudah berjalan selama dua jam tapi tetap tidak bisa sampai ke rumah" gumam Lavender dengan marasa kesal
Di saat Lavender berjalan ada sebuah mobil yang berhenti di sampingnya
"Nona"sapa pria yang berada di dalam mobil itu
"Tuan" balas sapaan Lavender yang menghentikan langkahnya
"Nona, kenapa ada di sini?"
"Aku mau pulang tapi lupa jalan"
"Bagaimana jika kami yang mengantar mu pulang"
"Tidak perlu, terima kasih" ucap Lavender dengan segan
"Nona, naik saja, katakan alamat nona di mana?"
"Pasar keramaian"
Pria yang menawari mengantar Lavender yang tidak lain adalah Kurashi mafia asal jepang
"Tuan, apakah anda orang jepang?"tanya Lavender yang duduk di samping pria itu
"Benar Nona, saya perkenalkan diri saya, Kurashi dan ini adalah asisten saya Jusimo, kami berasal dari jepang" kata Kurashi sambil menyalami Lavender
"Senang berkenalan dengan kalian berdua" balas ucapan Lavender dengan membalas salamannya
"Siapa nama Nona?"
"Lavender"
"Senang berkenalan juga dengan Nona" ucap Kurashi dengan senyum
__ADS_1
Setelah beberapa menit kemudian mereka pun tiba di simpang jalan masuk ke pasar keramaian itu.
"Berhenti di sini saja, mobil tidak bisa masuk ke dalam, terima kasih karena sudah menghantar ku pulang, Tuan Ku..." ucap Lavender yang lagi-lagi lupa nama pria itu
"Sama-sama Nona" jawab Kurashi dengan sopan
"Maaf, aku lupa, siapa nama Tuan?"
"Nama ku Kurashi dan asisten ku adalah Jusimo" jawab Kurashi dengan sopan
"Baik terima kasih, sampai jumpa" ucap Lavender yang turun dari mobilnya sambil melambai tangannya dan berjalan masuk ke arah pasar keramaian
"Tuan, kenapa kita mengantarnya pulang?" tanya Jusimo yang merasa heran
"Dia gadis yang baik, dan tidak berniat jahat, anggap saja kita membantunya" jawab Kurashi
"Sudah sore, pasti di marah lagi sama Bibi" gumam Lavender yang sedang menuju ke tokonya
"Bibi, aku pulang" teriak Lavender yang baru tiba di tokonya
"Kemana kau pergi? seharusnya siang tadi kau sudah pulang kenapa sampai sore?" tanya Summy yang sedang duduk di kursi
"Aku nyasar, Bi."
"Kali ini kau nyasar kemana lagi?" tanya Summy yang tidak merasa heran lagi
"Kebun binatang" jawab Lavender yang sedang duduk di hadapan Summy
"Aku tidak tahu, untung saja bertemu dengan orang baik dan mengantar ku pulang"
"Siapa dia namanya? lain kali kalau bertemu lagi bawa dia ketoko kita, bibi akan traktir dia makan" tanya Summy sambil minum air putih yang di gelasnya
"Namanya Kura-kura jepang dan asistennya bernama Sumo" jawab Lavender
Mendengar jawaban Lavender, Summy langsung menyembur air ke wajah Lavender..
Uhukk...uhuk....uhuk...uhuk...
"Bibi, kalau minum jangan cepat-cepat" kata Lavender yang kesal sambil lap wajahnya
"Si-siapa namanya?"
"Kura-kura jepang dia sangat tampan dan sopan"
"Anak ini percuma saja aku tanya nama orang itu, pasti salah sebut lagi" batin Summy dengan menarik nafas panjang
"Lain kali jangan asal naik mobil orang asing, sangat bahaya untuk mu seorang gadis"
"Bibi, saat di kebun binatang sana aku sudah bertemu dengannya"
__ADS_1
"iya..ya..beruntung diri mu bertemu dengan orang baik, tapi ingat status mu sekarang bukan seperti dulu lagi"
"Tidak ada yang tahu status ku"
"Ingat satu hal, kakek mu itu memiliki banyak musuh, jika saja ada yang mengenal mu maka diri mu akan dalam bahaya, lain kali tidak peduli kau bertemu dengan kura-kura jepang atau korea jaga jarak mu dengan mereka" kata Summy yang sambil minum airnya
"Iya aku tahu, Bibi, tadi saat aku masuk ke dalam itu aku melihat ada gorila jantan dan gorila betina"
Mendengar perkataan Lavender, Summy lagi-lagi menyembur air ke wajah Lavender
Uhukk..uhuk...uhukk.
"Bibi, kenapa menyembur wajah ku terus" teriak Lavender dengan kesal
"Apa yang kau katakan?"
"Aku melihat gorila jantan dan gorila betina, sayang saja Gorila Hamil tidak ada di sana jika tidak maka aku tidak akan bosan" jawab Lavender
"Lavender, yang kau katakan itu siapa lagi?" tanya Summy yang penuh penasaran
"Yang tinggal di dalam kebun itu, mereka sepertinya sepasang"
"Tidak tahu orang mana lagi yang di katakannya itu" batin Summy
"Lain kali kalau melihat mereka jauhi saja, ingat identitas mu"
"Bibi, walau aku memperkenalkan diri ku mereka juga tidak mengerti"
"Gorila jantan dan gorila betina itu bisa jadi salah satu musuh kakek mu, jadi siapa saja kau harus menjauh dari orang asing"
"Musuh kakek? Bibi, apa tidak salah mereka mana mungkin jadi musuh kakek?"
"Di dunia ini yang tidak bisa pasti bisa, jadi sudah tidak heran"
"Tapi aku rasa mereka juga belum pernah bertemu dengan kakek, lagi pula walau sudah bertemu juga tidak mungkin bisa menjadi musuh" jelas Lavender.
"Jika saja mereka dari kalangan mafia bisa saja mereka adalah musuh kakek mu" jelas Summy
"Bibi, jangan sembarangan mereka mana mungkin keturunan mafia"
"Apa yang tidak mungkin, kau jangan lupa Gorila Hamil mu itu juga dari Mafia akan tetapi dia baik sama kakek mu, dan sekarang di mau menikahi mu"
"Bibi, mereka beda dengan Gorila Hamil, mereka sangat imut" jelas Lavender yang mulai kesal
"Lavender, kenapa kau bisa saja mengatakan mereka imut? ini bukan sifat mu, jangan sampai kamu jatuh cinta sama mereka" bentak Summy yang salah faham
"Bibi" teriak Lavender dengan nada kesal
"Sudah, jauhi mereka jangan bertemu mereka lagi, ingat selain Gorila hamil mu itu jangan bertemu dengan gorila lain lagi" kata Summy yang bangkit dari tempat duduknya dan berjalan masuk ke dalam
__ADS_1
"Mana mungkin hewan jadi musuh kakek, Bibi aneh-aneh saja dan juga mana mungkin aku jatuh cinta sama hewan" teriak Lavender dengan merasa kesal
"Kenapa Bibi bicara tidak nyambung sama sekali" teriak Lavender yang memenuhi satu toko