
Tidak lama kemudian kedatangan Lion dan George serta di temani oleh anggota mereka sehingga menyebabkan kemacetan di persimpangan itu, George dan Lion yang mengunakan kursi roda dengan di bantu oleh Bieber berjalan menyebrangi jalan dan menuju ke arah yang di mana Lavender berada
"Lavender" suara panggilan George yang sedang berjalan menyebrang bersama Lion dan anggota lainnya
Mendengar suara panggilan Lavender langsung menoleh ke arah suara itu berada
"Kakek, Gorila Hamilll" teriak Lavender yang langsung berlari ke arah mereka
"Lavender" teriak Kurashi yang ingin menghalang Lavender yang sedang berlari ke arah Lion dan George
"Lavender, apa kau terluka?" tanya George dengan menyentuh wajahnya Lavender
"Tidak, mereka lagi berseteru ingin membawa ku pergi, si singa jepang juga ingin menangkap ku" jawab Lavender sambil menunjuk ke arah Akira
"Singa jepang?" ucap Lion dengan penasaran
"Maksud Lavender adalah Kaneshiro" jawab George
"Berani sekali dia ingin menyentuh mu, ini sangat keterlaluan" ketus Lion
Akira dan Kurashi berhenti berdebat di saat mereka melihat kedatangan Lion dan George
"Tuan Lion, tidak tahu apa alasannya Anda bisa berada di sini?" kata Akira dengan penasaran
"Kau adalah Akira, tangan kanan Kaneshiro" ujar Lion dengan tatapan tajam
"Benar sekali kata Anda, senang bisa bertemu dengan Anda di sini" ucap Akira dengan sopan
"Apakah kau tahu jika kau sudah menyinggung ku?" ucap Lion demgan tegas
"Dari sisi mana aku menyinggung mu?" tanya Akira dengan heran
"Kau ingin menangkap cucu ku dan Kurashi sangat beraninya membawa cucu ku pergi, apa kalian telah menganggap aku sudah mati?" ketus Lion dengan kesal
Di saat itu Semua anggota Lion dan George saling menodong senjata mereka ke arah masing-masing, jumlah anggota Akira sekitar 20 an orang, sementara Di pihak Lion sekitar 30 dan George 20.
"Apa? gadis ini adalah cucu Anda?" tanya Akira serasa tidak percaya
__ADS_1
"Benar, dan kalian sangat berani ingin melukainya" bentak Lion dengan emosi
"Kami baru tahu jika gadis ini adalah cucu sang ketua mafia dari Lion yang sudah terkenal dari dulu" jawab Akira
"Tidak perlu berpura-pura lagi, permusuhan di antara kita tidak bisa di elakkan lagi, suatu saat aku pasti akan berhadapan dengan ketua kalian" gertak Lion dengan tegas
"Lavender, mari sini ikut aku pergi" kata Kurashi
"Tidak mau, kau sangat gila" ketus Lavender
"Lavender akan menjadi istri ku, jadi kau jangan mengira bisa merebutnya dari ku. Kurashi, kau tidak akan bisa lari lagi, dari jumlah kami lebih banyak, bagus kau pilih mundur dari pada kau mati di tangan ku" kecam George dengan sambil menodong kan senjatanya
"Siapa yang akan mati di hari ini kita belum tahu lagi, jangan bersikap sombong" ucap Kurashi dengan senyum jahat
"George Hamilton, tidak baiknya jika kita saling berlawanan, tuan besar adalah ayah kandung mu, dan diri mu dan tuan muda Kurashi adalah saudara angkat, jadi bisa di katakan kita adalah satu keluarga" kata Akira dengan alasan
"Tidak perlu berpura-pura di depan ku, Kaneshiro yang bersikap seperti lebih dari seekor binat*ng sama sekali tidak layak jadi ayah ku, aku hanya memiliki seorang ayah dan dia sudah meninggal" jawab George dengan tegas
"Apakah kau nekad ingin berlawanan dengan kami?" tanya Akira
"Benar, jika tidak mana mungkin kami ada di sini hari ini" sambung Lion dengan nada tegas
"Memang kenapa jika aku mau tinggal?" tanya Lavender dengan cuek
"Jika kau memilih tinggal maka aku hanya akan membunuh mu, sesuatu yang tidak bisa ku dapatkan maka orang lain juga tidak akan bisa mendapatkannya" kecam Kurashi dengan menodong senjata ke arah Lavender yang jaraknya sekitar 20 meter
"KURASHI, apa kau sudah tidak waras? kau mengunakan cara paksa untuk mendapatkan Lavender, apa kau mengira jika Lavender adalah boneka yang bisa kau paksa" bentak Lion dengan kesal
"Sesuatu yang ku inginkan pasti akan ku dapatkan, apa kau tahu kami sudah kenal di saat 10 tahun yang lalu, dan di saat itu Lavender berjanji akan menikah dengan ku setelah dewasa nanti, dan aku pegang janjinya selama 10 tahun tanpa mendekati wanita mana pun, karena janjinya maka aku datang ke kota ini, satu-satunya alasan adalah untuk mencarinya" jelas Kurashi
"Lavender, apa yang dia katakan adalah benar? kalian sudah lama kenal dan kau juga berjanji akan menikah dengannya" tanya George dengan menahan emosi
"Iya, semua yang dia katakan adalah benar" jawab Lavender dengan singkat
"Kenapa kau bisa asal berjanji dengan orang? dan kenapa kau tidak pernah memberitahu ku masalah ini?" tanya George dengan merasa cemburu
"Di saat itu aku baru usia 10 tahun, aku mana tahu kalau dia anggap serius dengan perkataan ku, ini bukan salah ku juga, di saat itu aku masih kecil dan aku juga sudah lupa dengan dia, jika bukan karena dia muncul lagi mana mungkin aku ingat lagi sama dia" jelas Lavender
__ADS_1
"Kau anggap bercanda, tapi aku anggap serius, aku bahkan rela meninggalkan anak ku sendiri yang masih dalam kandungan wanita yang bukan pilihan ku, apa masih tidak cukup untuk membuktikan perasaan ku pada mu? aku tulus pada mu selama 10 tahun, tapi kau telah melupakan ku selama 10 tahun" kata Kurashi dengan mata berkaca kaca
"Kau sudah salah, kau meninggalkan anak mu itu adalah kesalahan mu, jangan melibatkan aku, jika kau sudah menghamilinya maka kau harus menikahinya dan bukan membawa ku pergi, kau sangat egois" ketus Lavender dengan kesal
"Kurashi, aku tidak peduli dengan semua ini, gadis nakal ini hanya boleh menikah dengan ku, kau sudah mendengarnya kan? jika dia tidak ingin ikut dengan mu" kata George dengan menghadang Lavender dari todongan Kurashi
"Jika memang begini maka kita hanya bisa mati bersama" jawab Kurashi dengan penuh kebencian
Mendengar ucapan Kurashi semua anggota Lion dan George maju ke depan dengan bersiap untuk melepaskan tembakan
Di saat itu Lion yang melihat Kurashi sudah tekad untuk ingin meledak bom yang di tangannya maka Lion pun mengeluarkan senjatanya dan langsung mengarahkan ke arah Kurashi
Dor....
Bunyi tembakan dari Lion mengenai bagian perut sisi kiri Kurashi
"Aah.."jeritan Kurashi yang kesakitan sehingga bersujud sambil memegang bagian lukanya
Melihat Kurashi yang tertembak anggota Kurasi dan Akira sama-sama melepaskan tembakan ke arah Lion dan George
Dor....dor....dor....dor...dor...dor...
Tembakan dari dua pihak secara serentak
"Aaarrrgghhtt" teriakan serentak dari anggota Akira dan Anggota Lion yang sama-sama terkena tembakan
Dor....dor....dor....dor....dor...
Bunyi tembakan dari George dan Lion
"Aarrrtthhh" jeritan Akira yang lengannya di tembus oleh peluru
"Tuan muda" panggil anggotanya dengan merasa cemas dan menghampiri Kurashi
Kurashi yang tertembak merasakan sakit yang tak tertahan kan, sehingga mengeluarkan banyak darah pada bagian lukanya
Bab selanjutnya
__ADS_1
Lavender meledakkan sederetan mobil