Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Kurashi berhadapan dengan George


__ADS_3

Lavender membawa Bruce ke rumahnya, mereka sama-sama berdiri di depan Summy dengan kondisi basah di seluruh tubuh mereka


Summy menatap mereka berdua dengan tatapan tajam sambil memegang sendok panjang


"Ada yang bisa jelaskan apa yang telah terjadi?" tanya Summy yang sedang duduk di kursi


"Di luar hujan deras, Bi" kata Lavender dengan alasan


"Hujan deras? apa kau mengira Bibi mu ini sudah pikun sehingga tidak tahu hujan atau tidak?" ucap Summy dengan menahan emosi


"Kami tadi jatuh ke laut" kata Bruce


"Jatuh ke laut? laut ada di ujung sana kenapa kalian bisa jatuh ke sana?" tanya Summy dengan tegas


"Bibi, aku terpeleset di saat buang sampah" jawab Lavender dengan alasan


"Lavender, jika kau masih sayang nyawa mu katakan sejujurnya, bagaimana caranya kau buang sampah di sebelah kiri tapi kalau terpeleset jatuh ke laut yang posisinya di sebelah kanan sana" bentak Summy


"Bibi, maaf sebenarnya ini semua adalah salah ku, jika bukan karena aku maka Lavender tidak akan jatuh ke laut" ucap Bruce dengan menunduk


"Kenapa kau bisa ada di sini?" tanya Summy dengan menatap ke arah Bruce


"Aku ke kota ingin mencari pekerjaan, dan di kota aku tidak tahu mau mencari siapa, jadi aku hanya bisa mencari Lavender, dan tidak sangka menjadi seperti ini" jelas Bruce dengan berdiri di hadapan Summy bersama Lavender


"Kalian sangat luar biasa cerobohnya, sama-sama jatuh ke sungai dan malam ini sama-sama jatuh ke laut" ujar Summy


"Dan kami juga sama-sama di kejar buaya dan hiu" lanjut Lavender


"Iya, setiap pertemuan kalian pasti ada saja yang terjadi" ucap Summy


"Bruce, jadi apa rencana mu?" tanya Summy


"Bibi, aku ingin mencari pekerjaan, aku tidak mau lagi masuk dunia mafia" jawab Bruce


"Bibi, bagaimana jika biar dia kerja sini, dia bisa mengantar pesanan juga" kata Lavender dengan berharap


"Tapi dia adalah anggota si singa jepang itu sebelumnya" jawab Summy


"Tapi dia sudah mundur, lagi pula singa jepang itu juga tidak akan bisa mengenalnya, kalau dia bisa mengantar pesanan ini akan lebih cepat, Bi" jelas Lavender


"Boleh juga jika kau bekerja di sini" jawab Summy dengan menatap ke arah Bruce


"Bibi, izinkan aku bekerja di sini?" tanya Bruce dengan senang hati


"Iya, tapi ingat ya jangan main ulah dan jangan malas, tugas mu sebagai pengantar" jawab Summy


"Baik, Bi. terima kasih" ucap Bruce dengen merasa gembira


Di sisi lain George yang sedang dalam perjalanan pulang mobilnya tiba-tiba di halangi oleh seseorang yang berdiri di depan yang jaraknya sekitar 30 meter darinya, George pulang dengan mengendarai sendiri mobilnya, sementara Shences dan Tony sudah kembali ke markas

__ADS_1


Pria itu sedang menodong senjata ke arah mobil George


George melihat ke arah pria itu yang tidak lain adalah Kurashi dengan tatapan tajam dan menghentikan mobilnya


"George Hamilton, malam ini di antara kita hanya salah satu yang boleh hidup" teriak Kurashi


"Akhirnya kau muncul juga, kelihatannya sudah waktunya untuk mengakhiri permusuhan kita" batin George


George bersiap ingin menginjak gas untuk menabrak Kurashi yang sedang menodongkan senjata ke arahnya


Brum....brum...brum...


"Matiiiii" teriakan Kurashi yang melepaskan tembakan


Dor...dor....dor....dor...dor...


Tembakan di lakukan oleh Kurashi mengenai mobil bagian depan


Di saat yang sama George menginjak gasnya dengan kecepatan yang tinggi


Dor..dor....dor..dor...


Tembakan Kuarshi mengenai bagian depan mobil dan kaca mobil


George melajukan mobilnya ke arah Kurashi dengan sambil menunduk mengelak peluru-peluru yang menembus kaca mobilnya


Brak...


"Aaargttthhh" jeritan Kurashi yang kesakitan dan tergeletak tidak berdaya, hidung dan kepalanya mengeluarkan darah akibat benturan saat tubuhnya di tabrak dan terhempas ke jalan aspal itu


George menghentikan mobilnya dan keluar dari mobil berjalan menghampiri Kurashi yang sedang kritis


"Apa kau masih mau bermain dengan ku?" tanya George dengan sambil menodongkan senjata ke arah Kurashi yang sedang sekarat


"A..ku ka..lah" ucap Kuarshi dengan mengeluarkan air matanya


"Kau hanya bisa terima nasib mu, dan pergilah" ujar George dengan melepaskan tembakannya


Dor...dor...


Dua tembakan menembus jantung Kurashi


Dengan dua tembakan tersebut Kurashi menghembuskan nafas terakhir dengan tanpa memejamkan matanya


Setelah berhasil membunuh musuhnya itu George kembali masuk ke mobilnya dan meninggalkan tempat itu


Keesokan harinya


"Lalalalala...Ups. kenapa kau ada di sini?" tanya Lavender yang menghentikan langkahnya

__ADS_1


"Gadis ceroboh, kau ingin kemana?" tanya George yang mendatangi jalan pasar keramaian


"Aku hanya ingin berjalan-jalan" jawab Lavender


"Kalau begitu temani aku" ujar George dengan memegang tangan Lavender dan berjalan meninggalkan pasar keramaian


Dalam perjalanan


"Kita ingin kemana?" tanya Lavender yang duduk di samping George


"Jalan-jalan, bagaimana dengan luka mu apa masih sakit?" tanya George yang sambil mengendarai mobilnya


"Sudah baikkan, tidak sakit lagi" jawab Lavender


"Kau yakin tidak mau ke rumah sakit?"


"Tidak perlu, lagi pula luka ku sudah sembuh"


"Baiklah, kalau begitu"


"Ehm...itu.. Bus kembali ke kota" kata Lavender dengan melihat ke arah George


"Bus? maksud mu?"


"Anggota si singa jepang itu, dia kembali ke kota semalam"


"Apa maksud mu adalah Bruce?"


"Iya, dia bekerja dengan bibi ku sekarang sebagai pengantar pesanan" jawab Lavender


"Kenapa kau bisa menerima seorang pria bekerja dengan mu?" tanya George dengan sambil menoleh ke arah lavender


"Dia sudah berubah dan ingin mencari kerja baru, jadi aku minta bibi untuk memberi dia pekerjaan" jawab Lavender


"Dia tidak seharusnya ada di sana, bukankah ini sama kalian akan bersama setiap hari?" ucap George dengan menghentikan mobilnya


"Iya, ada masalah apa? seharusnya itu tidak membahayakan kan?"


"Dia adalah pria asing, tidak masalah jika dia pernah menjadi anggota Kaneshiro tapi dia adalah pria" jawab George yang merasa cemburu


"Memang kenapa jika dia adalah pria? tuan Pistol dan lainnya juga pria yang pernah membantu bibi ku"


"Besok suruh dia bekerja di tempat ku saja"


"Tapi dia tidak mau lagi menjadi mafia" jawab Lavender


"Apa tidak ada kerja lain sehingga harus bekerja di tempat mu?"


"Semalam dia mencari ku, karena di kota ini dia tidak ada kenalan lain, jika dia membantu bibi ku ini sama saja sudah membantu ku juga" jawab Lavender

__ADS_1


"Jika untuk membantu mu tidak seharusnya dia, aku masih banyak anggota lain yang bisa membantu mu, jadi kau bisa perintah apa saja pada mereka" ujar George


"Jangan, mereka adalah anggota mu dan mereka adalah mafia, tugas mereka bukan di toko jadi jangan membiarkan mereka kerja di toko ku"


__ADS_2