Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Lavender mendatangi kediaman Liom


__ADS_3

"Gadis nakal, akhirnya kau sadar" kata George dengan mengecup dahi Lavender


"Anak ceroboh, baguslah kau sudah bangun, kau sudah tidur selama seminggu, bagaimana perasaan mu? apa sakit atau merasa tidak nyaman di bagian mana? apa kau lapar?" tanya Summy dengan mengelus kepala Lavender


"Apa yang terjadi? kenapa aku bisa tidur selama seminggu?" tanya Lavender yang masih lemah kondisinya dan lupa sesaat atas kejadian sebelumnya


"Lavender, kau terluka. di bagian pundak mu, lengan dan bagian perut mu, oleh sebab itu kau koma selama seminggu" jawab George


"Aku terluka?" ucap Lavender dengan berusaha mengingat kejadian yang menimpa dirinya


Di saat berusaha mengingat kejadian yang menimpa dirinya Lavender mengingat semula kejadian di pantai


"Kakek, bagaimana dengan kakek?" tanya Lavender yang histeris dan bangkit dari tidurnya


"Aaahhh" jeritan Lavender yang merasakan sakit di bagian lukanya


"Lavender, jangan banyak bergerak dulu, luka mu masih belum sembuh" ujar Summy


"Berbaringlah dulu, aku akan memanggil dokter" ucap George


"Tidak, mana kakek? apa dia baik-baik saja? dia tertembak di kepalanya dia tidak sadarkan diri dan banyak darah yang keluar dari kepalanya, bagaimana dengan kakek sekarang, Bi. katakan pada ku" tanya Lavender dengan histeris


"Lavender, kau harus bertenang, jaga luka mu" bujuk George dengan mencoba menenangkan Lavender


"Bagaimana aku bisa bertenang jika aku tidak tahu bagaimana dengan kakek" jawab Lavender dengan khawatir


"Kakek mu kondisinya sangat kritis, pelurunya tidak bisa di keluarkan, jadi mereka tidak bisa melakukan apa pun" jelas Summy dengan merasa sedih


"Apakah ini maksudnya kakek akan meninggal?" tanya Lavender mengeluarkan air mata


"Lavender, tidak bisa di katakan akan meninggal, dokter juga tidak mengatakan tidak ada peluang" bujuk George dengan menyentuh kepala Lavender


"George, aku ingin melihat kakek" pinta Lavender


"Dia memanggil ku George?" batin George dengan merasa heran


"Ada apa? apa aku tidak bisa pergi melihat kakek?" tanya Lavender yang menatap George


"Bisa, tentu saja bisa. tapi janji ya kau harus bertenang jangan emosional" ujar George


"Iya" jawab Lavender


George dan Summy membawa Lavender menuju ke kamar Lion, di saat sampai di luar kamar mereka hanya bisa melihatnya dari kaca, Lavender mendekati kaca itu dan melihat Lion yang sedang berada dalam kamar dengan kondisi tidak sadarkan diri, serta kepala di lilit dengan perban.


"Kakek, cepat bangun.. jangan tidur lagi, kakek harus bangun dan harus bertahan" kata Lavender dengan tangisannya yang pecah

__ADS_1


"Ketua Hamilton, Nona." sapa Bieber dan Kelvin yang baru tiba


"Nona sudah sadar" kata serentak Bieber dan Kelvin


"Paman" balas sapaan Lavender dengan menatap ke arah Bieber dan Kelvin


"Nona, bagaimana dengan luka mu?" tanya Bieber


"Masih sakit, ini tidak ada apa-apa jika di bandingkan dengan kakek" jawab Lavender dengan merasa sedih


"Nona, jangan khawatir. ketua pasti akan sadar" ujar Kelvin


"Aku berharap begitu juga" jawab Lavender


"Bieber, Kelvin, selama ini aku melihat kalian berdua di sini terus" ucap George sambil memegang Lavender


"Benar, kami ingin selalu di sini untuk menjaga ketua" jawab Bieber dengan menatap ke arah Lion


"Kakek beruntung masih memiliki kalian berdua yang begitu setia" ujar George


"Tapi sampai sekarang kami tidak bisa melakukan apa pun, hanya bisa melihat dari luar seperti ini" jawab Kelvin dengan merasa serba salah


"Dan lebih parah bahkan kumpulan Lion kami juga tidak bisa menjaganya" ujar Bieber dengan menghela nafas


"Ada apa dengan kumpulan Lion apakah ada masalah?" tanya Summy dengan penasaran


"Apa? wanita itu masih tidak berubah, memang apa hak dia ingin menjadi ketua, dasar wanita tidak tahu diri" ketus Summy dengan kesal


"Dia mencuri simbol kepala singa, dan mengunakannya untuk memerintah semua anggota Lion, sehingga mereka harus patuh pada perintahnya" jelas Bieber


"Kaneshiro masih menghilang, kakek belum sadar, dan tidak menyangka wanita itu mencari kesempatan untuk merebut posisi ketua, jika di biarkan begini maka Lion tidak akan bisa bertahan lama" ujar George


"Dia sangat sombong, setelah menjadi ketua dia sering saja makan di restoran mewah dan ke mall tanpa bayaran, jika di minta uang dari pihak restoran dan mall maka dia akan mengunakan anggota untuk menghancurkan tempat itu" kata Kelvin


"Kenapa anggota mendengar semua perintahnya? bukankah simbol itu hasil dari curian dan bukan pemberian tuan Lion" ucap Summy


"Semua anggota sudah tahu bagi siapa yang memiliki simbol itu maka dia adalah ketua, oleh sebab itu mereka semua terpaksa menurut, sebagian yang tidak menurut maka mereka mendapat siksaan di pukul dengan 50 hingga 100 pukulan, tidak tahu sudah berapa anggota yang terluka parah akibat ulahnya" jelas Bieber


"Dia selalu berfoya-foya, setiap hari kerjanya hanya berjalan-jalan dan membawa pulang banyak barang bermerk, dan semua itu dia mengambil sesuka hati di setiap toko" lanjut kelvin


"Seluruh anggota kita harus mengawalnya saat dirinya keluar, anggota kita terpaksa berjalan mengikuti mobilnya selama seharian, jika mereka lengah sesaat saja maka sudah dapat beberapa kali tamparan darinya, dia bukan manusia" kata Bieber


"Kenapa harus berjalan? bukannya tidak ada mobil, Lion sangat kaya semua anggota pasti ada mobilkan?" tanya Summy dengan penasaran


"Mobil memang ada, akan tetapi dia tidak mengizinkan mereka mengunakan mobil, dan harus berjalan sambil berlari mengikutinya kemana pun dia pergi, banyak anggota kelelahan sehingga langkah mereka menjadi lambat dan tidak bisa mengejar mobil wanita itu, dan setelah itu mereka di hukum oleh wanita gila itu untuk berdiri di luar selama 3 hari 3 malam tanpa makan dan minum, sebagian mereka harus menerima pukulan darinya" sambung Kelvin

__ADS_1


"Paman, aku ingin kembali ke kediaman Lion, dia ingin menjadi ketua? jangan berharap selagi aku masih hidup" kata Lavender dengan menahan sakit


"Nona, tapi nona masih terluka dan tidak boleh keluar dari rumah sakit dulu" ucap Kelvin


"Aku tidak apa-apa, aku tidak mau wanita gila itu merebut posisi kakek ku, dan kemudian dengan mengunakan status ketua untuk menindas orang, jika tidak di hentikan maka nama Lion akan semakin rusak di buatnya" ujar Lavender


"Nama Lion? kenapa Lavender bisa menyebut nama Lion? tadi juga dia menyebut nama George" batin Summy


"Baiklah Nona, kami akan membawa mu pulang ke kediaman" jawab Bieber


"Lavender, ganti pakaian mu dulu, setelah itu baru pergi bersama paman mu" kata Summy


"Iya, Bi" jawab Lavender


"Lavender, aku akan menemani mu" kata George


"Iya baiklah" jawab Lavender


Kediaman Lion


Floris sedang berada di ruangan tamu sedang melihat semua barang hasil dari paksaan di setiap toko yang dia singgah


"Hahahahaha....aku kaya sangat kaya, semua barang ini nilainya sangat tinggi, anting-anting berlian, kalung berlian, cincin berlian, aku tidak menyangka jika dengan status ku aku bisa mendapatkan apa pun yang ku mau, bagus juga jika kakek tua itu tidak sadarkan diri lagi, dan cucu sampah itu" gumam Floris dengan memakai semua barang emas yang dia ambil dari toko emas


Tidak lama kemudian Bieber, Kelvin bersama Lavender dan George tiba di kediaman Lion


Di saat itu semua anggota berdiri di halaman depan rumah


"Kalian tidak di izinkan masuk" kata salah satu anggota Lion yang patuh pada Floris


"Handry, kau tidak sopan, apa kau tidak melihat jika nona muda ada di sini? nona Lavender adalah cucu kandung ketua kita, kau berani menghalang kami?" bentak Kelvin dengan menodongkan senjata ke arahnya


"Tapi nona Floris adalah ketua kami" jawab Handry


"Ketua kalian?" ucap Lavender dengan menahan emosi


"Benar" jawab Handry


Lavender merebut senjata dari tangan Kelvin dan lalu melepaskan tembakan ke kaki Hanry


Dor..


Tembakan dari Lavender mengenai kaki Handry


"Aarrrrhhhh" jeritan Handry yang sedang kesakitan

__ADS_1


Semua anggota yang berjaga di luar memandang ke arah Lavender yang sedang menembak teman mereka


"Ketua kalian? aku beritahu pada mu hari ini aku datang dengan berniat ingin merebut posisi ketuanya, dan jika kalian berani melawan ku aku akan membunuh kalian semua" kecam Lavender dengan memandang semua anggota di sana


__ADS_2