Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Di hajar habis-habisan


__ADS_3

"Hiaakk...hiaakk...hiaakk...hiaakk, ingin mengintai ku, siapa diri mu? cepat katakan" teriak Lavender yang menjambak rambut pria yang di dudukinya itu


"Aarhhtt..lepaskan tangan mu jangan menjambak rambut ku lagi" teriak pria itu yang di tindas habis-habisan oleh Lavender


"Katakan siapa yang menyuruh mu mengintai ku?" bentak Lavender yang emosi


"Tidak ada, aku hanya kebetulan satu arah dengan mu" jawab Pria itu dengan menyangkal


"Apa kau tahu siapa aku?"


"Tidaakk"


"Aku adalah Lavender yang tidak suka di tindas oleh siapa pun, walau kau memiliki bos sehebat apa pun aku juga tidak takut, jika kau tidak ingin mengatakannya maka jangan salahkan aku. Hiaaaakkkk" bentak Lavender dengan nada tinggi sambil memukul wajah sebelah kanan pria yang di dudukinya itu


Bruk...bruk...bruk...


Pukulan berkali-kali oleh Lavender yang hanya mau menang


"Aarrgghhttt" teriakan pria itu yang wajah sebelah kanannya kesakitan


"Katakan cepat" teriak Lavender yang masih belum puas


"Tidak" jawab pria itu yang masih tidak mau mengakui


"Apakah kura-kura jepang yang mengutus mu?"


"Aku tidak kenal siapa kura-kura jepang" jawab pria itu sedang kesakitan


Plak..plak..plak..plak...plak..plak..plak...


Tamparan terus menerus dari Lavender yang belum putus asa


"Aaarggtt" teriak pria itu yang kesakitan


"Siapa nama mu? cepat katakan jika tidak mau aku hancurkan bagian terpenting mu" bentak Lavender yang bermaksud mengancam pria itu


"Jangan menyentuh bagian itu, nama ku Hoshimo" jawab pria itu yang menahan sakit.


"Ternyata kau adalah Homo jepang, apa atasan mu itu adalah kura-kura itu?" .


"Nama ku bukan Homo tapi Hoshimo"


"Terserah, katakan cepat siapa bos mu jika tidak aku akan mengambil nafas mu" bentak Lavender dengan ancaman


"Tidak ada" jawab pria itu yang masih tidak mau mengaku


"Hm, baiklah kalau begitu maka kau akan jadi mainan ku hari ini" kata Lavender yang mengeluarkan semua barang dari tasnya


"Apa yang kau ingin lakukan?" tanya pria itu yang sudah bengkak bagian wajah akibat pukulan dan tamparan Lavender


Lavender mengeluarkan tasnya yang berisi tali, spidol, dompet, handphone dan pisau kecil


"Apa kau gila dengan tas mu itu, untuk apa kau bawa tali?" tanya Hoshimo yang tidak bisa bangkit karena masih di duduki oleh Lavender


Lavender kemudian berdiri dan mengambil tali tersebut dengan niat mengikat ke dua tangan pria itu

__ADS_1


"Hei..apa yang kau lakukan" teriak Hoshimo yang ingin mencoba untuk bangkit


"Jangan bergerak" bentak Lavender yang menendang perutnya tanpa berhenti


Bruk..bruk...bruk...bruk..bruk..


"Aarggghtt" teriakan Hoshimo yang kesakitan sambil memegang bagian perutnya


Di saat Hoshimo kesakitan Lavender langsung mengikat ke dua tangan dan kaki Hoshimo, agar pria itu tidak bisa melarikan diri, sementara Lavender bisa menghajar pria itu sehingga babak belur.


"Hei...apa yang kau lakukan? cepat lepaskan, jika bos aku tahu maka dia tidak akan melepaskan mu" teriak Hoshimo yang kena di ikat oleh Lavender


"Aku tidak peduli siapa bos mu, dia seperti kura-kura yang bersembunyi di bawah got yang penakut" jawab Lavender yang merasa kesal


"Jangan menghina bos ku jika kau masih sayang nyawa mu cepat lepaskan aku" teriak Hoshimo sambil mengertak


Bruk...bruk...bruk..


Tendangan dari Lavender yang mengenai bagian perut pria itu


"Aaargghhtt" teriakan Hoshimo yang kesakitan


"Berani sekali kau mengertak ku, lihat saja bagaimana aku menghajar mu hari ini" bentak Lavender yang merasa kesal


Setelah mengikat tangan dan kaki Hoshimo, Lavender mengambar sesuatu di wajah pria itu dengan mengunakan spidolnya


"Lepaskan, singkirkan tangan mu" teriak Hoshimo yang ingin memalingkan wajahnya akan tetapi di tahan oleh Lavender


"Diam, jangan bergerak jika tidak aku akan mengunakan pisau" kata Lavender dengan sengaja mengancam


"Kura-kura ini untuk bos mu, sampaikan ke bos mu itu, jangan seperti pengecut" jawab Lavender yang sedang sibuk melukis wajah pria itu


"Kau pasti akan mati di tangannya"


"Sebelum aku mati maka aku ingin menghajarnya dulu" balas kata Lavender yang tidak merasa takut


"Lihat saja nanti bos ku akan meledakkan keluarga mu" bentak pria itu dengan mengancam


Plak..Plak..


Tamparan Lavender yang emosi mendengar ucapan pria itu


"Berani kau mengunakan keluarga ku untuk mengancam ku? lihat saja nanti, aku berubah pikiran, aku ingin menyerahkan mu pada seseorang" kata Lavender yang mengeluarkan handphone dan menekan nomor seseorang


"Hallo Lavender" suara Lion yang menjawab panggilan tersebut


"Kakek, cucu mu di tindas oleh seorang pria asing, cepat datang" teriak Lavender


"Siapa yang berani menindas cucu ku? sekarang kau ada di mana?"


"Seorang yang bernama Homo yang menindas ku, posisi ku di tempat perumahan yang banyak, aku tidak tahu di jalan apa, yang penting kakek cari saja yang banyak rumahnya dan aku berada di depan rumah orang yang ada pohonnya, jadi kakek cari saja yang ada pohonnya" jawab Lavender yang membuat kakeknya pusing


Setelah bicara panjang lebar Lavender pun memutuskan panggilannya dan lanjut mencoret- coret wajah pria itu


"Hei..apa kau tidak salah? aku yang di tindas oleh mu kenapa kau yang meminta tolong?" teriak Hoshimo yang merasa kesal

__ADS_1


"Suka hati aku, kau berani mengunakan keluarga ku untuk mengancam ku, maka lihat saja kakek ku yang akan beri pelajaran pada mu" bentak Lavender yang sedang sibuk dengan tangannya


"Kau gila! cepat hentikan" teriak Hoshimo yang tidak bisa melawan


Setelah siap mencoret Lavender mengambil pisau yang tadinya sudah di keluarkan itu


Hoshimo yang melihat Lavender memegang pisau dan menghampirinya merasa ketakutan sambil berteriak


"Hei..apa mau mu?" tanya Pria itu dengan ketakutan


"Aku hanya ingin bermain dengan mu, rambut mu ini sangat panjang maka akan ku potong" jawab Lavender yang dengan santainya memotong rambut pria itu dengan pisau yang di tangannya itu


"Singkirkan pisau mu" teriak Hoshimo dengan merasa kesal


Setelah satu jam kemudian Lion dan anggota tiba di tempat itu, Lion mengerahkan seluruh anggotanya untuk mencari keberadaan Lavender, di saat ingin turun dari mobil Lion di bantu oleh Bieber dan Kelvin duduk di kursi rodanya


Sementara Lavender masih di sibukkan dengan aksinya yang sedang memotong rambut hingga seluruh pakaian pria itu sehingga berlobang di sana sini


Lion dan anggota lainnya melihat ke arah Lavender yang masih fokus menghajar pria itu tanpa berhenti.


"Ketua besar, bukankah tadi Nona mengatakan jika dia di tindas? tapi yang kita lihat malah sebaliknya" ucap Bieber yang melihat kondisi pria itu yang di ikat serta bengkak di wajah dan matanya


"Kelihatannya kita tidak perlu lagi mengajari Nona bela diri" ujar Kelvin yang melihat rambut pria itu seperti rumput yang tidak merata serta wajahnya yang di penuhi oleh tinta spidol


"Anak ini benar-benar hampir membuat ku terkena serangan jantung" ucap Lion yang melihat tingkah cucunya itu sambil menghela nafas


"Sudah cukup, lepaskan" teriak Hoshimo yang sudah berantakan akibat ulah Lavender yang jahil tangannya


"Lavender" suara panggilan Lion sambil memberi kode untuk anggotanya


"Kakek" panggil Lavender yang menoleh ke arah Lion


Dua anggota Lion menghampiri Hoshimo yang sudah berantakan


"Kalian siapa? apa mau kalian?" teriak Hoshimo yang lengannya di tarik paksa oleh dua anggota itu


"Kakek, kenapa lama sekali sampainya?" tanya Lavender yang menghampirinya Lion


"Nona, seluruh anggota mencari di semua perumahan yang ada pohonnya, setelah melihat Nona di sini maka kami langsung kemari" jelas Bieber


"Lavender, apa yang terjadi? kau mengatakan jika kau di tindas tapi yang ku lihat adalah dia yang di hajar oleh mu habis-habisan" ujar Lion dengan khawatir


"Kakek, aku tidak mengenalnya dan dia mengikuti ku, makanya aku beri pelajaran padanya sambil menunggu kakek datang" jawab Lavender


"Nona, apa dia ada melukai mu?" tanya Kelvin


"Tidak ada Paman"


"Kelvin, lihat saja kondisi pria itu kita juga sudah tahu siapa yang di tindas sebenarnya" ucap Lion dengan senyum


"Kakek, jangan tertawakan aku, jika aku tidak membalas maka aku sudah di tindasnya"


"Iya..iya..iya..benar kata mu, cucu Lion hanya menindas orang dan tidak akan di tindas orang" sebut Lion dengan bercanda


"Ketua besar, dia orang jepang" kata anggota Lion yang sedang menahan Hoshimo

__ADS_1


__ADS_2