Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Kurashi bertemu lagi dengan Lavender


__ADS_3

"Sudah hentikan! jangan mencium ku lagi" sebut Lavender yang mengelak ciuman George


"Jangan bergerak, percaya atau tidak jika aku akan membuka semua pakaian mu" gertak George dengan sengaja dan menahan ke dua tangan Lavender serta melanjutkan ciumannya


"Dasar pria mes*m, aneh sekali kenapa jantung ku bisa berdetak dengan begitu cepat? apa aku kena serangan jantung?" batin Lavender


Di sisi lain Kurashi mendatangi suatu tempat yang lokasinya tidak jauh dari pasar keramaian..


" 10 tahun aku tidak kembali ke sini, dan akhirnya aku kembali lagi, tapi gadis kecil ku ada di mana? di saat itu kau tidak ingin mengatakan tempat tinggal mu dan juga nama mu. sudah sekian lama apa kau sudah berubah dan apa aku masih bisa mengenal mu?" batin Kurashi


Kurashi yang rindu pada gadis kecil itu membuatnya datang ke tempat yang di mana di saat itu dia bertemu dengan gadis kecil itu. berjalan keliling tempat itu sambil melihat sehingga dia masuk ke pasar keramaian.


Kurashi singgah di salah satu toko yang tidak lain adalah toko makanan Summy


"Tuan, selamat datang" sahut Summy dengan sopan


"Bibi, saya ingin pesan makanan yang paling enak di sini" pesan Kurashi dengan sopan


"Baik Tuan, segera saya hidangkan, silahkan duduk dan tunggu sebentar" ucap Summy dengan senyum


Kurashi memesan makanan di Toko Summy dan duduk sambil menunggu hidangannya..


Di sisi lain Lavender baru tiba di simpang menuju ke pasar keramaian dengan di antar oleh George


"Aku akan mengantar mu masuk" kata George


"Tidak perlu ini sudah dekat" jawab Lavender yang keluar dari mobil


"Apa kau yakin tidak nyasar?" tanya George dengan bercanda


"Jangan mengejek ku, pulanglah"


"Gadis ceroboh, besok aku datang ke toko mu"


"Untuk apa?"


"Aku ingin melihat mu" jawab George dengan senyum


"Bukankah sudah bertemu harini kenapa melihat ku lagi?"


"Kalau bisa aku ingin menahan mu di rumah ku, agar aku melihat mu setiap hari"


"Aku tidak mau, aku pulang dulu sampai jumpa" ucap Lavender berlari ke arah pasar


"Dasar gadis ceroboh, selalu saja ingin lari dari ku" gumam George


"Bibi, aku pulang" teriak Lavender yang masih di luar toko


"Silahkan Tuan" ucap Summy dengan persilahkan sajiannya di atas meja


"Bibiii" teriak Lavender yang tidak mengetahui ada pelanggan di tokonya

__ADS_1


"Lavender, jangan berteriak" sebut Summy yang melihat ke arah Lavender yang baru masuk ke dalam toko


Kurashi yang sedang menyantap makanan langsung menoleh ke arah Lavender karena mendengar nama yang di sebut oleh Summy


"Kura-kura jepang"


"Nona Lavender"


Sapa serentak mereka berdua yang saling memandang.


"Nona, kenapa bisa ada di sini?" tanya Kurashi dengan sopan


"Aku tinggal di sini" jawab Lavender


"Tuan kura-kura aku?" sebut Lavender yang mulutnya di tutupi oleh Summy dari belakangnya


"Maaf, Tuan, anak ini sedang bercanda, dia hanya ingin membeli kura-kura makanya salah menyapa" ucap Summy dengan merasa segan


"Bibi, jangan tutup mulut ku" bentak Lavender yang melepaskan tangan Summy


"Apa kau bisa diam?" tegur Summy yang khawatir menyinggung pelanggannya


"Bibi, salah ku di mana? aku tidak mengatakan apa-apa?"


"Jangan menganggu pelanggan sedang makan, ayo masuklah" ujar Summy yang menarik lengan Lavender


"Tidak apa-apa, kami sudah kenal" ucap Kurashi dengan senyum


"Kura-kura?" ucap Kurashi yang heran


"Maaf Tuan, anak ini sering salah sebut nama, siapa nama, Tuan?" sebut Summy dengan merasa segan


"Nama ku adalah Kurashi asal jepang" jawab nya dengan sopan


"Tuan Kurashi, terima kasih karena sudah mengantarnya pulang kemarin, malam ini biarkan aku mentraktir anda sebagai ucapan terima kasih" kata Summy dengan sopan


"Tidak perlu di simpan dalam hati, lagi pula kami sejalan" jawab Kurashi dengan sopan


"Tuan Kura-kura, apa diri mu kenal jalan sini? kenapa bisa sampai ke pasar?" tanya Lavender dengan polos


Mendengar sebutan Lavender Summy lagi-lagi menutupi mulut Lavender..


"Tuan, jangan marah tolong jangan marah, anak ini ada masalah dengan lidahnya dari kecil" jelas summy yang merasa segan


"Bibi, lepaskan tangan mu" teriak Lavender yang melepaskan tangan Bibinya


"Diam, jangan ganggu langganan kita sedang makan, mari masuk"bentak Summy yang menarik lengan Lavender masuk ke dalam


"Bibi, kenapa menarik ku?" tanya Lavender yang telah berada di dalam ruangannya


"Lavender, jangan salah sebut namanya, dia adalah pelanggan kita apa lagi dari jepang"

__ADS_1


"Lalu kenapa dengan jepang? memang sekali makan kita bisa kaya?"


"Dasar bocah tidak mengerti, kita tidak tahu siapa dia jadi jangan menyinggungnya"


"Mungkin saja kura-kura jepang ini keturunan mafia" jawab Lavender yang asalan


"Jangan sebut itu lagi"


Setelah satu jam kemudian Kurashi meninggalkan toko Summy setelah selesai makan malam nya..


"Kura-kura?" gumam Kurashi yang tersenyum mengingat sebutan Lavender


"Gadis ini sangat menarik" batin Kurashi yang sedang berjalan menuju ke persimpangan


"Tuan" sapa Jusimo yang sedang menunggu persimpangan itu


"Mari kita pulang" ujar Kurashi yang masuk ke mobilnya


Keesokan harinya


Terjadi perkelahian antara dua kelompok mafia, dua kelompok tersebut saling membantai antara satu sama lain sehingga terjadilah banyak yang tewas akibat insiden tersebut, salah satu adalah kumpulan asal jepang yang tidak lain adalah kumpulan Kurashi


Di pagi itu setelah mendapat berita Jusimo langsung menuju lokasi kejadian. dengan memeriksa setiap detail luka di tubuh mereka. luka yang di alami korban adalah luka tembakan dan tusukan sehingga darah segar masih mengalir tanpa berhenti.


"Ini benar-benar keterlaluan, mereka mengincar Tuan sampai ke kota ini" gumam Jusimo


Setelah memeriksa semua korban Jusimo kembali ke kediaman Kurashi.


"Tuan, ini adalah peringatan mereka untuk kita, mereka mengejar kita sampai ke kota ini, kelihatannya banyak sudah tahu jika Tuan berada di kota ini" ujar Jusimo


"Biarkan saja, jika mereka ingin membunuh ku maka aku akan menunggu kedatangan mereka" jawab Kurashi dengan santai sambil duduk dengan bersandar


"Tuan, lalu apa sudah ada rencana untuk melawan Black White?"


"Belum, tujuan ku kemari bukan hanya itu, tapi aku ingin mencari gadis itu" jawab Kurashi dengan santai


"Tuan, jika saja gadis ini sudah menikah bukankah usaha anda hanya sia-sia?"


"Aku ingin mencari sampai dapat, jika dia sudah menikah maka dia harus ceraikan suaminya, karena dia sudah berjanji dengan ku"


"I-iya" jawab Jusimo dengan terbata


"Semenjak kapan Tuan menjadi perusak rumah tangga orang, Tuan begitu tampan dan banyak wanita cantik mendekatinya tapi malah di singkirkan semuanya, hanya demi janji seorang gadis kecil yang baru berusia 10 tahun di saat itu" batin Sujimo


"Lavender, kakek mu telah menyuruh anggotanya untuk membantu mengantar makanan jadi kau tidak perlu melakukannya lagi" kata Summy


"Iya, Bi, aku bosan jika tidak melakukan apa pun" ujar Lavender yang sedang berdiri sambil menyandar di dinding


"Bagaimana biar aku membuat roti?"


"Membuat roti? bagus tidak perlu kau jaga toko saja sana" jawab Summy

__ADS_1


__ADS_2