Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Akhir hidup Jericho


__ADS_3

"Kita telah masuk perangkap mereka, di saat itu hanya ada 20 anggota yang berjaga tapi setelah kak Wilson mendekati gudang itu dia di kepung oleh sekumpulan anggota George dan George sendiri juga datang ke lokasi itu" jelas anggotanya


"Mereka selalu saja sudah membuat persiapan untuk melawan kita, aku ingin menghancurkan mareka mereka" ujar Jericho yang merasa kesal


"Bos, tapi markas mereka berjumlah banyak anggotanya, jika kita menyerang kita akan kalah, anggota kita sudah banyak yang tewas" jawabnya dengan khawatir


"Selama ini aku selalu tidak berkesempatan untuk melawannya dan yang ada aku mendapat serangan balik, dan aku tidak puas sama sekali"kata Jericho dengan kebencian yang mendalam


"Bos, apa rencana kita selanjutnya?"


"Aku sedang berpikir ingin mengunakan cara apa yang paling baik untuk melawan mereka, kita sudah terima penghinaan darinya selama ini"


Keesokan harinya


Markas Black White


"Malam ini aku ingin mengakhiri semuanya, sudah lama aku berada di sini gara-gara dia" ucap George dengan meneguk minumannya


"Ketua, apa ketua khawatir markas di kota S?" tanya Patrick


"Urusan ku dengan Kurashi belum terselesaikan, bagaimana apa ada kabar dari kota S? apa bocah itu menganggu gadis nakal itu lagi?"


"Kemarin mendengar kabar Kaneshiro muncul di toko bibi Summy, tentu bukan hal baik, tidak lama kemudian Kurashi muncul juga, setelah selesai makan mereka meninggalkan toko bibi Summy dan setelah itu Kurashi tidak datang lagi mencari Nona" jawab Patrick


"Kaneshiro terkenal licik dan kejam, aku rasa dia sudah tahu jika anaknya itu mendekati Lavender, apakah Lavender dan bibi baik-baik saja?"


"Mereka baik-baik saja, Ketua. hanya saja jika sampai dia muncul di sana apa niatnya?"


"Aku harus segera selesai masalah di sini agar bisa cepat pulang"


"Ketua, jangan khawatir, ketua Lion ada utuskan anggotanya menjaga nona dari jarak jauh, bahkan nona sendiri juga tidak menyadarinya" ucap Patrick


"Bagus jika ada yang melindunginya, jika saja Kaneshiro berani menyentuh sehelai rambutnya aku akan membunuhnya" kecam George


Malam hari


Sebanyak ratusan anggota bersama George bersiap untuk menyerang markas milik Jericho. semua anggota di lengkapi dengan senjata api dan bahan peledak.


Tidak lama kemudian mereka tiba di depan markas, di saat mereka tiba mereka yang keluar dari mobil dan langsung menembak tanpa berhenti ke arah anggota-anggota yang berjaga di luar markas utama Jericho


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor


Tembakan beruntun mengena ke arah para lawan


"Aaarggtthhhh" teriakan serentak mereka yang terkena tembakan

__ADS_1


Tanpa membuang waktu Tony pun melempar peledak ke arah mereka


Duar....duar....duar...duar...duar....duar..


Bunyi ledakkan yang menewaskan semua anggota yang di luar markas


Tidak lama kemudian Jericho yang mendengar bunyi ledakkan langsung keluar dari markas dengan membawakan senjata dan di temani semua anggotanya


Di saat Jericho keluar dari markasnya dia melihat George di temani oleh anggota yang jauh lebih banyak jumlahnya


"Kau berani sekali datang ke markas ku" bentak Jericho dengan kesal


"Karena aku sudah bersiap untuk mengambil nyawa mu" jawab George dengan bersikap tenang


"Kau telah menghancurkan 4 club milik ku dan markas ku, seharusnya aku yang mencari mu buat perhitungan tapi kau malah beraninya datang mencari masalah dengan ku" ketus Jericho dengan kesal


"Kau meledakkan gudang ku dan aku hanya membalas mu, bukankah kita impas? dan malam ini jika kau ingin anggota mu mati bersama mu maka aku akan menuruti mu" kata George dengan ancaman


"Mereka jumlahnya terlalu banyak jika di lawan maka kami akan mati, tapi jika tidak melawan maka yang mati hanya aku, dan mereka tidak perlu berkorban" batin Jericho


Dua kumpulan saling menodongkan senjata, George di temani sekitar 500 anggota. sementara anggota Jericho hanya sisa 300 anggota


"Bos, kita sama-sama membunuh mereka" ucap salah satu anggotanya


"Benar! walau kalian lebih ramai akan tetapi tidak membuat kami takut" teriak anggotanya


"DIAAMMMM" teriak Jericho dengan nada tinggi


"Turunkan senjata kalian" perintah Jericho yang ingin melindungi anggotanya


"Bos"


"Bos"


"Bos"


"Kenapa kita menyerah?"


"Kita tetap kalah jika kita melawan, semuanya turunkan senjata kalian dan pergilah" ucap Jericho


"Tidak, kita sudah lama bersama kami tidak akan meninggalkan bos sendirian"


"George Hamilton, biarkan mereka pergi, bunuh saja aku, ini adalah masalah antara kita berdua" kata Jericho yang berniat melindungi anggotanya


"Jika mereka tidak melawan maka aku tidak akan membunuh mereka"jawab George

__ADS_1


"Ini janji mu, aku pegang janji mu" ucap Jericho yang menurunkan senjatanya dan melempar ke lantai


"Turunkan senjata kalian dan pergi dari sini" perintah Jericho


"Bos" ucap serentak semua anggota yang menoleh ke arah Jericho


"PERGIIII" perintah Jericho dengan tegas


Sebelum mereka beranjak pergi mereka menunduk sebagai tanda hormat kepada bosnya itu dan setelah itu mereka pun berjalan ke arah lain dan meninggalkan tempat itu


Tidak lama kemudian George yang tidak ingin membuang waktu lalu melepaskan tembakannya ke arah musuhnya itu


Dor..dor ..dor..


Bunyi tembakan dari George mengenai tubuh Jericho, sesaat kemudian Jericho pun tewas akibat 3 peluru menembus tubuhnya itu.


"Ketua, apakah anggotanya di biarkan pergi begitu saja?" tanya Shances


"Biarkan saja, musuh ku hanyalah dia" jawab George yang melihat musuhnya itu yang sudah tewas di depannya


"Tugas ku di sini sudah selesai dan besok aku ingin kembali ke kota ku" ucap George dengan berjalan bersama semua anggotanya pergi meninggalkan tempat itu


Pasar keramaian


"Lavendeeer bangun, bibi ingin belanja sebentar" teriak Summy dari dapur


"Bibi, ini baru jam 3 mereka belum mulai jualan" balas teriak Lavender yang baru bangkit dari tidurnya


"Jam 3 kepala mu, ini sudah jam 5, bibi sedang memasak ikan kecap nanti setelah didih kuahnya masukkan lagi kecapnya kira-kira seperempat saja, cepat bangun dan cuci muka sana"


"Iya, aku tahu" jawab Lavender yang masih mengucek matanya sambil berjalan ke dapur


"Cuci muka mu dulu agar tidak mengantuk" kata Summy yang sambil masuk bahan bumbu ke kuali besarnya


"Bibi sedang memasak belut ya?"


"Kapan kita ada jual belut? ini ikan bukan belut, cuci muka sana"


"Tidak perlu, aku mau jaga api kompor, tadi bibi pesan taroh cukanya berapa banyak?" tanya Lavender yang masih setengah sadar dan menyandarkan diri di pintu dapur


"Bukan cuka, tapi kecap masukkan saja seperempat, jangan salah jika kau salah maka sia-sia satu kuali besar 30 ekor ikan ini jadinya"


"Cukanya yang berwarna apa, bi?" tanya Lavender yang masih mengantuk dan tidak fokus mendengar perkataan bibinya


"Sudah ku bilang bukan cuka, tapi kecaaap, buka mata mu jangan salah masuk nanti" bentak Summy mulai menahan emosi

__ADS_1


"Iya, ya..aku tahu"


"Ingat kecap itu berwarna hitam yang manis di botol ada tulis manis jangan salah masuk, bibi harus pergi belanja sebentar" ucap Summy dengan meninggal dapur itu. tinggallah Lavender yang masih mengantuk memejamkan matanya sambil menyandarkan diri di pintu tersebut


__ADS_2