Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Floris menerima hukumannya


__ADS_3

"Ada lagi selain merampas barang, kau juga makan gratiskan di setiap restoran yang kau kunjungi? aku ingin kau membayarnya kepada mereka, jika kau tidak memiliki uang maka bayar pakai cara lain" bentak Lavender dengan kesal


"Aku tidak ada uang, jadi jangan berharap aku akan membayarnya" jawab Floris yang masih duduk di sofa di depan Lavender berdiri


Plak


Tamparan kuat Lavender melayang ke wajah Floris


"Aaaarrgggghhh...kenapa kau menampar ku lagiii" teriak Floris dengan kesal


"Di dunia ini tidak ada yang gratis, di mana kau makan di sana kau harus bayar sampai lunas, hari kau harus menyelesaikan semuanya, jika kau tidak punya uang maka kerja di restoran itu untuk membayar apa yang telah kau makan, jika kau berani melawan maka aku tidak akan tinggal diam" kecam Lavender


"Paman Kelvin, suruh anggota kita mengawasinya jika dia berani melawan maka jangan lupa untuk memberi dia tamparan, ini adalah perintah ku, dan jangan pernah bersikap lembut padanya, karena dia bukan lagi bagian dari kita" ucap Lavender dengan tegas


"Baik Nona" jawab Kelvin dengan menurut


Sesuai perintah Lavender Kelvin membawa pergi Floris dengan cara mengikatnya di mobil, Floris di paksa harus berjalan dengan jarak jauh, sementara Kelvin mengendarai mobilnya dengan di ikuti 2 mobil yang di kendarai Handry dan anggota lain yang sedang membawa semua barang yang di rampas oleh Floris sebelumnya.


Lavender yang masuk ke ruangan baca milik kakeknya dengan melangkah mendekati meja kakeknya, Lavender lalu mengambil foto yang di panjang di atas meja depannya itu


"Papa, mama, lindungilah kakek dan berkati dia, jangan membiarkan kakek meninggalkan ku, kalian sudah pergi 20 tahun yang lalu, dan aku terpisah dengan kakek selama 20 tahun, kami baru bertemu dan bersama tidak lama, dan sekarang kondisi kakek sangat kristis , berkatilah kakek agar cepat sadar" batin Lavender


George melangkah masuk ke ruangan baca itu sambil menatap Lavender yang sedang menatapi foto keluarganya di masa kecil


"Lavender, tubuh mu masih lemah, istirahatlah dulu" ucap George dengan menghampiri Lavender


"George, apa bisa kita mencari dokter terbaik untuk menyelamatkan kakek?"tanya Lavender dengan menoleh ke arah George


"Aku sudah berkonsultasi dengan beberapa dokter spesialis otak, mereka mengatakan untuk kondisi kakek yang kritis sekarang tidak bisa menjalankan operasinya ini akan membahayakan pasien, kita hanya bisa menunggu setelah kondisi kakek membaik baru bisa di operasi, untuk saat ini para dokter tidak berani mengambil resiko, apalagi usia kakek sudah mencapai 70 tahun maka harus di rencanakan dengan baik" jelas George dengan memeluk Lavender


"Aku hanya ingin kakek selamat" kata Lavender yang menangis di pelukan George

__ADS_1


"Lavender, kakek Lion adalah kakek ku juga, aku pasti akan mencari dokter terbaik untuknya, dengan adanya dukungan kita aku yakin kakek pasti akan sembuh, jangan khawatir" bujuk George


"Apakah si pembunuh itu belum di temukan?" tanya Lavender dengan melepaskan pelukannya


"Belum, kami mencurigai dia sudah lari ke jepang, hanya saja untuk saat ini paling penting adalah fokus pada kakek dulu, dan setelah kakek sembuh kita baru menyusun rencana untuk membalasnya, dia tidak akan bisa lari kemana pun, aku akan mengutuskan anggota mengintainya di sana, jadi jika dia ada tindakan lain kita bisa langsung mengetahuinya" jawab George


"George, aku akan membalas dendam padanya atas perbuatannya pada kakek, dan dia adalah ayah kandung mu"


"Lavender, ahli keluarga ku adalah kakek dan diri mu, dia bukan siapa-siapa ku lagi, dia juga pembunuh bagi ibu ku, aku akan mendukung mu untuk membalas dendam, tapi ingat ya untuk saat ini kakek lebih membutuhkan kita, jadi kita harus utamakan dulu keselamatan kakek" jelas George


"Iya" jawab Lavender dengan memeluk George


"Semua ini akan cepat berlalu, kakek akan kembali bersatu bersama kita" ujar George dengan mengelus ujung kelapa Lavender


Di sisi lain Kelvin yang sedang mengendarai mobilnya sambil di ikuti oleh Floris dari belakang dengan di ikat dengan dua tangannya sambil berjalan di sepanjang hari, cuaca panas terik matahari membuat Floris kewalahan dan lemas di kakinya. mereka sudah berjalan selama 6 jam lamanya tanpa berhenti


"Hentikan..aku tidak tahan lagi, tolong hentikan.." ucap Floris dengan kelelahan dan sakit pada kakinya


"Aku barulah ketua kalian, wanita sampah itu tidak layak, percaya atau tidak aku akan membalasnya" jawab Floris dengan sambil berjalan dengan melepaskan sepatu tumitnya


"Kau jangan bermimpi lagi, kau tidak layak jadi ketua kami, masih ada beberapa toko dan restoran yang belum kita datangi, cepatkan langkah mu jangan buang waktu" bentak Handry


"Kalian sangat keterlaluan" ketus Floris yang sudah kelelahan


Aksi itu di tonton oleh sejumlah pejalan kaki di sana, dengan di ikuti 3 mobil yang membawa barang hasil rampasan Floris, di dalam sehari itu Floris di tuntut harus menuntaskan semua perintah Lavender


"Wanita itu pasti mati, lihatlah kakinya sudah lemas" kata anggota Lion yang mengikuti dari belakang Floris


"Ini balasannya, dia pengkianat, selama seminggu kita di siksa olehnya, dan nona muda hanya membalas semua perbuatan wanita ini" jawab temannya yang duduk bersama dengannya


"Aku tidak yakin dia bisa kembali ke kediaman dalam kondisi utuh, jalan saja sudah pincang"

__ADS_1


"Benar, dia sangat bodoh, jika dia baik maka dia tidak rugi, selama ini ketua besar sangat menghargai anggota yang baik padanya, tapi wanita ini malah memilih mengkhianatinya"


"Biarkan saja, dia sudah mendapatkan pembalasannya, dan nona muda kita sudah sudah sadar bahkan lebih serius dari dulu"


"Di saat aku melihat nona muda aku seperti melihat ketua besar"


"Sama aku juga"


Tiga jam kemudian


Setelah mengembalikan semua barang-barang dari rampasannya, maka Floris harus ke restoran yang dia makan sebelumnya.


"Tuan, apakah Anda adalah manager di sini?" tanya Klevin


"Benar Tuan, ada yang perlu saya bantu?" tanya manager restoran dengan hormat


"Apakah wanita ini makan di sini sebelumnya?"


Menager memandang ke arah Floris yang di tarik paksa oleh Handry


"Dia adalah cucu Lion, yang makan di sini dan menghancurkan barang sini" jawab Manager itu dengan menatap ke arah Floris dan Klevin


"Dia hanya mengunakan nama ketua kami, aku adalah pengawal ketua Lion, dan wanita ini hanya mengunakan nama ketua kami untuk mendapat keuntungan di luar dan menindas semua orang, dan hari ini niat ku adalah aku ingin dia bertanggung jawab atas semua yang sudah dia lakukan di sini sebelumnya" jelas Kelvin


"Maksud Anda adalah?"


"Begini..berapa total jumlah uang hidangan yang telah dia makan? dan berapa juga ganti rugi barang yang telah di rusakkan olehnya? maka dia akan bekerja di sini sebagai ganti rugi" jelas Kelvin


"Aku tidak mau bekerja, aku adalah cucu Lion" bentak Floris


"Apa kau lupa ingatan? cucu ketua kami adalah Lavender, dan kau hanya menyamar untuk menipu semua orang" ketus Kelvin

__ADS_1


"Manager, perintah saja apa yang harus dia lakukan" kata Kelvin


__ADS_2