
"Walau pun begitu tidak seharusnya kau membiarkan pria yang sebelumnya ingin menculikmu itu bekerja dengan bibimu" ucap George
"Jangan khawatir dia tidak bisa menculikku lagi, jika masih berani macam-macam akan ku dorong dia ke laut sana" jawab Lavender
"Kau benar-benar keras kepala, ingat ya jangan pernah menyukainya. jika tidak maka aku akan mengurungmu ke kamarku" ucap George dengan mencium bibirnya Lavender
"Apa kau cemburu? oleh sebab itu kau tidak menyukainya" tanya Lavender dengan seraya bercanda
"Iya, aku cemburu" jawab George dengan melanjutkan ciumannya
Setelah dua hari kemudian
Hotel
Kaneshiro telah mendapat kabar dari anak buahnya bahwa Kurashi telah tewas di tangan George Hamilton
"Tuan muda ingin membunuh George di saat pertemuan tuan besar dan George Hamilton, di saat dalam perjalanan pulang tuan muda menghadang jalannya, dan terjadi tembakan di sana, tembakan tuan muda gagal melukai George Hamilton, dan tuan muda di tabrak sehingga kritis dan George Hamilton langsung menambaknya" jelas Erick
"Anak bodoh yang tidak berguna, jika George Hamilton mudah di bunuh maka di malam itu aku sudah melakukannya, mana mungkin biarkan dia pergi di malam itu" ujar Kaneshiro
"Tuan muda sudah melakukan kesalahan besar" ucap Erick
"Biarkan saja dia mati, dia sudah tidak berguna, tidak bisa di jinakkan dia hancur di tangan wanita itu, aku mengira masih bisa mengharapkan anak dalam kandungan Mimi jadi dia bisa menikah dengan Mimi, tapi tidak sangka anak dalam kandungan malah keguguran. di saat anak itu mati maka Kurashi juga tidak berguna lagi bagiku. jika peliharaan tidak bisa menurut maka tidak ada gunanya diberi makan, aku hanya akan mengharapkan diriku sendiri" ketus Kaneshiro
"Apakah Mimi sudah tahu soal ini?" tanya Kaneshiro
"Dia sudah tahu, Tuan besar" jawab Erick dengan sopan
"Apa reaksinya?"
"Dia hanya diam, setelah kehilangan anaknya dia hanya diam di dalam kediaman milik tuan muda" jawab Erick
"Jika bukan karena kebodohan Kurashi dan dia maka semua ini tidak akan terjadi, semua yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan ku, gagal semua gagal" ucap Kaneshiro dengan kesal
Pasar keramaian
"Bruceeeeee.. jahanaaaaaaaam" teriakan Summy dengan memenuhi satu ruangan
"Maaf, Bi. aku salah mendengar pesanan Bibi" ucap Bruce dengan merasa bersalah
"Telinga mu ada masalah ya? kenapa kau sama saja dengan Lavender setiap mengaduk lauk tidak pernah benar kerjanya" bentak Summy dengan kesal
"Bibi, tadi pesan cuka hitam makanya aku memasukan cuka hitam" jawab Bruce
__ADS_1
"Cuka hitam kepala mu, mana ada orang masak sop bening mengunakan cuka hitam, aku pesan masukkan bumbu yang sudah ku siapkan di piring tapi kau malah memasukkan cuka hitam" kata Summy
"Kenapa kau sama saja dengan bocah itu, baru dua hari kau di sini sudah banyak melakukan kesalahan, suruh kau mengantar pesanan ke apartemen orang kau malah mengantarnya ke penginapan, suruh kau mengantar ke jalan seberang sana kau malah mengantarnya ke rumah duka, jadi apa bedanya diri mu sama bocah itu" bentak Summy dengan kesal
"Maaf, Bi. aku baru di kota ini jadi aku salah jalan" ucap Bruce dengan merasa bersalah
"Begini saja, Bi. lain kali kalau ingin mengantar makanan aku akan menyuruh Lavender menunjukkan jalan agar tidak salah lagi" kata Bruce
"Kau ingin dia menunjukkan jalan? yang ada kalian sama-sama menyasar dan lupa jalan pulang" jawab Summy dengan sangking kesalnya
"Bibi, aku pulaaaaang" teriak Lavender dengan nada menembus ke dalam toko
"Hei..kenapa kau berteriak memang kau kira bibi mu ini sudah tuli ya?" bentak Summy yang di kejutkan suara Lavender
"Bibi, kenapa masih pagi sudah marah-marah?" tanya Lavender yang masuk ke dalam tokonya
"Lavender, ini sudah sore bukan pagi lagi, tadi kau mengantar makanan ke mana dan jam berapa saat kau pergi?" tanya Summy
"Ke tepi pantai, Bi. jam 8 aku pergi" jawab Lavender
"Sekarang sudah jam berapa kau baru pulang?" tanya Summy yang sedang menahan emosi
"Jam 4 sore, Bi"
"Jangan salah kan aku, tadi saat aku antar ke pantai orangnya meminta ku antar ke rumah sakit karena ayahnya ada di sana" jawab Lavender
"Lalu kau menyasar kemana di saat suruh kau mengantar rumah sakit" tanya Summy yang sudah tahu ulah keponakannya itu
"Aku tidak menyasar, Bi. aku langsung datangi ke rumah sakit itu" jawab Lavender dengan bangga
"Apa kau yakin kau tidak menyasar?" tanya Summy dengan tidak percaya
"Tidak, dia menyuruhku antar ke kamar ayahnya langsung, tapi karena rumah sakit itu besar dan aku juga lupa nama ayahnya dan nomor kamarnya, maka aku salah masuk kamar, Bi." jelas Lavender dengan panjang lebar
"Memang kamar siapa yang kau masuk sampai jam 4 sore kau baru pulang?" tanya Summy
"Kamar mayat" jawab Lavender
"Hahahahahahahahha...." suara tertawa Bruce yang mendengar jawaban Lavender
Karena kesal mendengar jawaban Lavender, Summy pun emosi dan menarik telinga Lavender dan Bruce
"Aaaraggghhhhh" sakiiiiittt" teriak serentak Lavender dan Bruce yang telinga mereka di tarik oleh Summy
__ADS_1
"Kalian ini sama saja kalau bekerja tidak pernah becus, yang satu menyasar ke rumah duka, yang satu lagi menyasar ke kamar mayat" bentak Summy dengan kesal sambil menarik kuat telinga mereka berdua
"Sakit..Bi, lepaskan tangan muuuuu" teriakan Lavender dengan kesal
"Bibi, maafkan aku, lain kali aku akan lebih berhati-hati tidak akan salah lagi" ucap Bruce dengan menahan sakit
"Jika hari ini aku tidak beri pelajaran pada kalian berdua maka nama ku bukan Summy" bentak Summy yang melepaskan tangannya dan mengambil sendok panjang
"Serigala mengamuuukk, lariiiii" teriak Lavender yang langsung berlari keluar dari toko dan di ikuti oleh Bruce
"Wooiiii..jangan lari...!" teriak Summy yang mengejar Lavender dan Bruce sambil memegang sendok panjang
"Mama....tolong akuuuu.." teriak Bruce yang sedang melarikan diri
"Kenapa setiap bersama mu aku pasti di kejar?" teriak Bruce
"Kau sendiri yang salah malah menyalahkan ku" jawab Lavender
"Aku baru menyadari sesuatu" ucap Bruce
"Menyadari apa?" tanya Lavender yang sedang melarikan diri bersama Bruce
"Bibi mu lebih menakutkan dari buaya dan hiu" jawab Bruce
"Bibi ku adalah serigala tentu lebih buas dari mereka" jawab Lavender
"Jika Bibi mu mendapatkan aku, aku akan benar-benar tidur di rumah duka" ucap Bruce
"Woiiii...jangan lariiiiii" teriak Summy dengan nada memenuhi satu pasar itu
"Tuan Lionnnnnn, cepat bawa kembaliiii cucumuuuuu, sebelum aku kena stroke..." teriakan Summy dengan nada memenuhi satu pasar itu
"Kalian semua cepat tangkap mereka berdua, aku traktir kalian makan semingguuu" teriak Summy dengan nada tinggi
Mendengar tawaran Summy para tetangga sana langsung mengejar Lavender dan Bruce
"Kalian pengkhianat...," teriak Lavender
yang sedang melarikan diri
Di sore itu pasar keramaian di hebohkan oleh ulah Lavender dan Bruce, aksi kejar-kejaran terjadi di dalam satu pasar itu
Sementara Summy lompat kegirangan di saat melihat sekumpulan para tetangga sedang mengejar Lavender dan Bruce
__ADS_1
"Hahahaha...lihat saja aku juga bisa mengunakan cara ini, aku mau melihat kalian bisa lari kemana" teriak Summy dengan tertawa kecil