Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Pembantaian di jepang


__ADS_3

Seminggu kemudian


"Kakek sudah lama tidur jangan tidur lagi, cepar bangun, Kek." ucap Lavender yang sedang mengurut tangan kakeknya


"Kakek, bukankah ingin melihat ku menikah? jika kakek tidak membuka mata maka cucu mu tidak bisa menikah, oleh sebab itu kakek harus cepat bangun, aku dan George ingin ke jepang dalam waktu dekat, dendam ini harus di balas. Kakek, kami butuh dukungan mu sebagian anggota kita dan Black White sudah berada di jepang mereka sedang menunggu perintah kita, aku sudah tidak sabar membunuh pria tidak berhati itu" kata Lavender yang sedang berdiri di samping ranjang


Lion tidak ada reaksi apa pun setelah di operasi, Lavender selama ini dengan setianya menjaga kakeknya, dari bergantian baju, mengurut tangan dan kakinya


Klek


"Lavender" suara panggilan Summy yang baru masuk ke kamar Lion


"Bibi" balas panggilan Lavender yang melihat ke arah bibinya


"Makanlah dulu, biar bibi yang mengurutnya nanti" kata Summy yang meletakan barang bawaannya ke atas meja


"Sebentar lagi, Bi. di mana Bruce?"


"Bocah itu jaga toko, dia memaksa ingin kemari, tapi bibi larang nanti kalau bibi sudah pulang baru biarkan dia di sini"


"Untung saja ada dia. Bibi, maaf aku tidak membantu jaga toko' ucap Lavender dengan merasa bersalah


"Jangan berkata seperti itu, kamu bertanggung jawab menjaga kakek mu, jadi jagalah dengan baik dan jaga juga diri mu baik-baik, kau harus makan baru bisa menjaga kakek mu" kata Summy


"Baik Bi" jawab Lavender dengan menurut


George sedang berkumpul dengan Patrick, Shances, Tony, dan Rocky di ruangan sebelah kamar Lion


"Shances, Tony, kalian harus ke jepang, susun rencana untuk menyerang kaki tangan mereka sebelum peperangan antara 4 kumpulan di mulai, jika kita menyerang terang-terangan maka semua yang terlibat sekitar 700 an anggota dari 4 kumpulan, jika sampai terjadi maka pertarungan ini akan melibatkan orang lain, aku tidak mau demi dendam mengorbankan nyawa yang tidak bersalah" ujar George


"Baik Ketua" jawab serentak Shances dan Tony


"Ketua, mengenai informasi Kaneshiro selalu saja mencari masalah dengan kumpulan mafia lainnya, sehingga di jepang sering saja terjadi pembunuhan" kata Tony


"Tujuannya hanya ingin menjadi ketua mafia di kumpulan lain" ujar George


"Ketua, apa rencana kita?" tanya Patrick


"Tony, Shances, kalian ikuti gerak gerik anggotanya dan jika mereka menyerang kumpulan lain biarkan mereka bermati-matian dulu dan kemudian ambil kesempatan untuk membunuh anggota Kaneshiro" perintah George

__ADS_1


"Siap Ketua" jawab serentak mereka berdua


"Ketua, lalu apa aku tugas ku?" tanya Rocky


"Rocky, untuk sementara kau harus di sini, Bieber masih belum pulih sepenuhnya, dan kau harus mengantikan posisinya untuk membantu Kelvin" jawab George


"Baik Ketua" jawab Rocky dengan menurut


Klek


"Ketua Hamilton" suara panggilan serentak dari Bieber dan Kelvin yang baru masuk ke ruangan itu


"Bieber, bagaimana dengan luka mu?"tanya George


"Ketua, luka ini tidak seberapa bagi ku jika di bandingkan dengan luka ketua besar kami" jawab Bieber dengan merasa kecewa


"Jangan menyalahkan diri sendiri, kau juga berhasil membunuh dua pembunuh itu" ucap George


"Iya, tapi jika bukan karena kelalaian ku maka ketua kami tidak akan koma seumur hidup, jadi dendam ini aku ingin ikut campur"


"Bieber, kamu harus tetap di sini untuk menjaga kakek, kita harus tetap waspada jangan sampai membiarkan musuh kita masuk ke rumah sakit ini" kata George


"Aku ingin ikut kalian ke jepang untuk sama-sama melawan musuh kita"


"Baik Ketua Hamilton, aku mengerti" jawab Bieber


"Bibi, pulang dan istirahat dulu, jangan khawatirkan aku, aku di sini bisa tidur di kamar sebelah kakek, George sudah aturkan untuk ku" kata Lavender yang baru keluar dari kamar kakeknya bersama Summy


"Jagalah diri mu ya, ada George di sini bibi juga tenang, kalau soal toko jangan khawatir ada bruce yang bantu jaga" ujar Summy


"Iya, aku tahu, Bi"


"Nona, Bibi Summy" sapa serentak Kelvin dam Bieber yang berjalan menghampiri mereka


"Paman Bieber, paman Kelvin" balas ucapan Lavender


"Paman Bieber, kenapa turun dari ranjang luka mu masih belum sembuh" ujar Lavender


"Luka sudah mulai mengering Nona" jawab Bieber dengan sopan

__ADS_1


"Paman seharusnya istirahat di kamar, jangan banyak bergerak dulu" kata Lavender dengan khawatir


"Nona, luka saya sudah membaik Nona jangan cemas" jawab Bieber


"Paman, masuklah ke kamar dan istirahatnya, nanti akan ada anggota yang berjaga di sini, jadi sembuhkan dulu luka paman, jangan sampai terbuka lagi jahitannya" ucap Lavender


"Tapi ini..?"


"Bieber, dengarkan saja kata Lavender, luka mu belum sembuh jadi jangan banyak bergerak dulu" ujar Summy


"Benar kata bibi, masuklah ke kamar mu dulu, jangan banyak berpikir" kata Kelvin


"Kalau begitu maka saya masuk dulu" ucap Bieber dengan melangkah ke arah kamarnya yang di pojokan sana


"Lavender, Kelvin, bibi pulang dulu" ucap Summy


"Bibi hati hati di jalan"


"Sampai jumpa Bibi Summy" ucap Kelvin dengan sopan


"Sampai jumpa" jawab Summy sambil berjalan pergi


"Nona, istirahatlah dulu, Nona sudah dari pagi menjaga ketua, biar kami yang menjaga ketua sekarang" ujar Kelvin


"Paman Kelvin, aku tidak lelah dan aku sudah tidur semalaman. Paman, berjaga siang dan malam jadi pamanlah yang harus istirahat dulu, dan biarkan aku dan anggota lain yang berjaga di sini"


"Ini sudah menjadi bagian tanggung jawab ku Nona" jawab Kelvin dengan sopan


Jepang


Markas Kaneshiro


"Aku ingin menguasai posisi ketua di kumpulan Kanako, jadi bunuh mereka semua" perintah Kaneshiro pada semua anggotanya


"Baik Tuan besar" jawab serentak mereka semua


"Aku bukan hanya ingin menguasai 1 atau 2 kumpulan, tapi semua kumpulan mafia yang ada di jepang ini harus menjadi milik ku" kata Kaneshiro dengan yakin


"Tuan besar, Anda pasti bisa berhasil karena anggota Yoshiro sudah ikut bersama kita, dan jumlah anggota kita jadi bertambah" ucap Erick yang sedang berdiri di hadapan Kaneshiro

__ADS_1


"Tentu saja, aku ingin menjadi yang paling kuat, lihat saja Lion bukankah dia sangat hebat tapi dengan begitu mudah kalah di tangan ku, pada akhirnya hidup atau mati masih belum tahu, hahahahaha" ujar Kaneshiro dengan merasa senang


"Jika aku semakin kuat maka akulah yang akan menyerang Black White dan Lion, aku mau lihat dua kumpulan itu apakah sanggup melawan ku" kata Kaneshiro dengan tertawa senang


__ADS_2