Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Perubahan Lavender


__ADS_3

Mendengar kecaman dari Lavender semua anggota di sana menunduk dan menghormatinya


"Nona, selamat kembali ke rumah. maaf jika kami tidak bersopan" ucap serentak mereka semua


"Aku hanya ingin kalian ingat satu hal, ketua kalian hanya Lion bukan Floris wanita itu, walau dia memiliki simbol kepala singa bukan berarti dia berhak untuk memperintahkan kalian seenaknya" kata Lavender dengan tegas


"Baik Nona, kami mendengarkan mu" jawab serentak anggota dengan sopan


Lavender lalu melangkah masuk ke dalam rumah dan menuju ke ruangan dengan di temani oleh George, Bieber dan Kelvin


"Wanita maling" ketus Lavender yang menghampiri Floris yang sedang duduk di sofa sambil memakai cincin ke jarinya


"Wanita sampah" ketus Floris yang bangkit dari tempat duduknya


"DIAM, kau sangat tidak bercermin diri mu sendiri" bentak George dengan nada tinggi


"Kakak George" sahut Floris yang melihat ke arah George


"Apa ini semua barang yang kau rampas dengan mengunakan status ketua Lion?" tanya Lavender dengan serius


"Apa yang kau katakan...ha? jangan sembarangan menuduh ku, lagi pula kau adalah wanita pasar dan cucu sampah dari kakek ku, apa kau masih layak berbicara dengan ku?" bentak Floris dengan nada tinggi


Mendengar ucapan kasar dari Floris maka Lavender langsung melayangkan tangannya


Plak


Tamparan dari Lavender mengenai wajah Floris


"Aarrggghhhh" jeritan Floris yang merasa sakit akibat tamparan tersebut


"DASAR WANITA SAMPAH" bentak Floris yang ingin membalas tamparan akan tetapi di tahan oleh Lavender


"Lepaskan tangan ku, singkirkan tangan kotor mu" bentak Floris yang tangannya di genggam kuat oleh Lavender


"Ingin menampar ku? kau belum layak, di saat kakek sedang kritis kau di sini malah merebut posisinya, dengan mencuri simbol kepala singa dan memerintah semua anggota melakukan pekerjaan yang tidak wajar, kau mengunakan nama Lion untuk merampas barang di hampir semua toko dan menghajar mereka, apa kau benar-benar pengemis? sehingga mengunakan cara ini untuk mendapatkan apa yang kau inginkan" bentak Lavender dengan kesal


Karena merasa kesal Lavender lagi-lagi melayangkan telapak tangannya ke wajah Floris

__ADS_1


Plak..


"Aaarrgghhh, kau berani sekali" jeritan Floris yang lagi-lagi di tampar


"Kenapa aku tidak berani? sia-sia kakek ku merawat mu sampai sekarang, semua yang kau miliki adalah pemberian kakek ku, tapi kau malah tidak tahu budi dan dengan cara ini kau membalas kakek ku" bentak Lavender dengan emosi


Plak


Tamparan kuat Lavender mengenai wajah Floris


"Aaarrgghhh." teriakan Floris yang kesakitan sehingga wajah memerah dan mengeluarkan darah di sudut bibirnya


"Kenapa kau menampar ku? aku adalah ketua di sini" teriak Floris dengan kesal


"Kalian semua apa sudah buta? aku di tampar olehnya tapi kenapa kalian diam saja?" teriak Floris dengan menatap ke arah Bieber dan Kelvin


"Kau bukan ketua kami, mengenai posisi ketua selain ketua besar, nona Lavender paling layak di posisi ini" jawab Kelvin


"Floris, tiga tamparan itu untuk kakek, pertama kakek membawa mu pulang dari panti asuhan dan bersusah payah merawat mu, semua fasilitas kemewahan kakek berikan pada mu, tapi apa yang sudah kau lakukan untuknya? kau menghianatinya, dan ke dua aku menampar mu karena kau mengunakan nama Lion untuk merampas dan menindas orang, ini sama saja kau menjual nama kakek ku, dan ketiga tamparan ku untuk kumpulan Lion yang telah kau pergunakan dengan cara yang salah" bentak Lavender kesal


"Kau jangan lupa, aku memiliki simbol itu jadi aku adalah ketua dan ini adalah kenyataan" kecam Floris


"Kau hanyalah wanita pasar kau tidak berhak" ketus Floris dengan menghina


"Aku memang anak pasar lalu kenapa? aku tidak seperti mu yang suka mencuri dan merampas serta menindas orang, kau hanya cucu adop dari kakek ku, dan jangan lupa aku bisa membunuh mu kapan pun aku mau" ujar Lavender


"Jangan kau sangka jika aku adalah wanita bodoh seperti dulu, Lavender yang dulu sudah tewas saat di pantai, dan aku yang berdiri di depan mu sekarang bisa mengambil nyawa mu jika aku mau, siapa pun yang menentang ku akan ku bunuh sampai ke akar-akarnya" kecam Lavender yang menarik rambut Floris


"Sakittt...cepat lepaskan" teriakan Floris yang kesakitan


"Paman Bieber, tolong sebarkan mulai saat ini Floris wanita ini bukan cucu Lion lagi" kata Lavender sambil menarik rambut Floris


"Baik Nona" jawab Bieber dengan menurut


"Paman Kelvin, tolong bawa wanita ini kembalikan semua barang yang dia rampas dari toko dan mall" ujar Lavender


"Baik Nona" jawab Kelvin

__ADS_1


"Handry" panggil Lavender


"Iya Nona" jawab Handry yang melangkah masuk ke ruangan itu


" Kumpulkan semua barang hasil rampasan dari toko orang, sekarang juga" perintah Lavender dengan tegas


"Jangan coba-coba kau berani menyentuh barang ku" teriak Floris yang rambut masih di tarik oleh Lavender


"Paman Kelvin, ikatkan tangan dia ke mobil, biar dia berjalan menuju ke semua toko dan suruh dia mengembalikan dengan tangan sendiri semua barang itu dalam sehari, aku ingin dia berjalan seharian seperti yang dia lakukan pada anggota kita, aku ingin mencuci bersih nama baik Lion" kata Lavender dengan tegas


"Baik Nona" jawab Kelvin dengan sopan


"Tidak, aku tidak mau, kau tidak berhak melakukan itu pada ku" teriak Floris dengan nada tinggi


Plak


Tamparan kuat dari Lavender mengenai wajah Floris sehingga terhempas tubuhnya ke sofa


"Aaarrggghhh" jeritan Floris yang kesakitan


"Jangan coba-coba melawan, Floris. urusan kita belum selesai, jika kau masih hidup aku masih ingin mengurus mu lagi" kecam Lavender yang masih menahan sakit di bagian lukanya


"Ingat Lion bukan tempat bermain untuk mu, hari ini aku beri pelajaran pada mu demi kakek ku, dan kau bukan lagi cucu kakek ku, ingat itu. dalam sehari aku ingin mengembalikan semua barang itu dan meminta maaf kepada mereka, dan satu lagi katakan pada mereka kau bukan cucu Lion semua yang kau lakukan tidak ada hubungan Lion" Kecam Lavender dengan tegas


"Paman Kelvin, jika dia berani berulah maka pukul dia, jika dia berani berhenti berjalan pukul juga kakinya sampai dia berjalan dan menyelesaikan semuanya dalam sehari"


"Baik Nona, akan ku perhatikan dia" jawab Kelvin


'Kau gilaaaa" bentak Floris dengan kesal dan bangkit dari tempat duduknya


Plak...


Tamparan kuat dari Lavender sehingga membuat Floris terhempas kembali ke sofa


"Aaaarggghhhh" teriakan Floris yang kesakitan


"Sudah ku bilang jangan main-main dengan ku, sekali lagi aku mendengar mu menghina ku, aku akan mencabut gigi mu dengan tangan ku sendiri" kata Lavender dengan ancaman

__ADS_1


George yang hanya diam menyaksikan Lavender memberi pelajaran pada Floris membuatnya penuh dengan tanda tanya


"Semenjak sadar Lavender seperti telah berubah menjadi orang lain, jika dulu dia sering tidak bisa menyebut nama orang maka sekarang dia sudah bisa, dan juga dia berubah lebih dewasa dan kejam, dulu walau sering aku melihatnya menghajar orang tapi tidak ada aura kejam di matanya, sedangkan sekarang tatapannya sama dengan kakek Lion di saat dia marah, sangat kejam" batin George


__ADS_2