
Hachiukkk...hachiukkkk
"Woiiii..siapa yang mengatain ku di sanaaa?" Teriak Lavender yang bersin tanpa berhenti sambil menyetrika baju Bibinya dengan penuh rasa kesal
"Malam-malam kenapa kau berteriak, ada apa?" Bentak Bibinya yang merasa risih
"Tidak ada! Bibi, dari tadi aku bersin terus apa aku menghidap penyakit?"
"Penyakit kepala mu, kalau pun ada penyakit periksa otak mu sana" Jawab Bibinya yang sedang menonton televisi
"Bersin sama otak apa hubungannya?"Tanya Lavender yang sambil sibuk di tangannya
"Tidak ada hubungan, hanya saja otak mu tidak ada pintarnya maka harus di periksa"
"Otak ku tidak ada pintar itu karena Bibi yang menular ke aku" Jawab Lavender yang tidak mau kalah dengan rasa kesal
"Kau masih saja suka melawan"
"Itu keturunan, Bibi"
"Aku mau melihat siapa yang mau menikahi mu jika kau tidak mau pintar-pintar dan ceroboh"
"Jika aku tidak ada yang mau berarti sama saja dengan, Bibi. yang tidak laku-laku sampai sekarang" Jawab Lavender yang menyetrika baju sambil berdebat
"Dasar anak durhakaaa" Teriakan Summy yang merasa kesal
Sepanjang malam itu Lavender dan Bibinya berdebat tanpa berhenti
Tanpa Lavender sadari 3 baju milik Bibinya koyak di buatnya.
Kediaman Hamilton
Di malam itu George sedang berdiri di halaman rumahnya sambil memandang ke langit, di saat fokus memandang bulan purnama George memikirkan seseorang sambil membuatnya tersenyum.
"Selama ini tidak ada wanita yang bisa membuat ku marah dan senyum, hanya dia Lavender yang sering membuat kericuhan kemana pun dia pergi" Batin George sambil senyum mengingat masa-masa di saat Lavender membuat kehebohan di jalan besar serta di cafee
Keesokan harinya..
"Lavendeeeerrrrr" Teriakan Summy dengan nada menembus keluar toko
"Ada apa, Bi. pagi-pagi sudah berteriak?"
"Ini baju baru ku kenapa bisa sampai koyak 3 helai kau buat?" Tanya Summy dengan emosi tinggi
"Itu karena bahannya tipis, bukan salah ku" Jawab Lavender yang tidak mau ngaku salah
"Lavender, kapan diri mu bisa kerja dengan benar? hanya mengosok baju saja sampai harus koyak begini dan ini bukan pertama kalinya" Bentak Summy dengan kesal
"Bibi, itu salah pabriknya yang mengunakan bahan murahan makanya cepat koyak, jadi Bibi marah saja sama pabriknya" Balas Lavender yang tidak mau kalah
"Dasar anak durhaka, kau mengoyaknya tapi kau malah menyalahin pabriknya, kapan kau baru bisa pintar?"
"Bibi, kebodohan ku di tular oleh mu, jadi jangan menyalahkan ku lagi" Balas Lavender yang tidak mau kalah
"Dasaaar, hari ini jika aku Summy tidak menghukum mu maka aku tidak layak jadi Bibi mu" Bentak Summy yang mengambil panci gagang dan sendok panjang
"Mulai lagi" Ucap Lavender yang kabur keluar dari toko
"Jangan lariiiiii" Teriak Summy yang mengejar Lavender sambil memegang senjata favoritnya
__ADS_1
"Kembali anak durhakaaaa" Teriak Summy yang kejaran dengan Lavender
"Mereka mulai kejaran lagi" Kata tetangga 1
"Iya, ini gara apa lagi ya? apakah Lavender meledakkan dapur Bibinya" Ujar tentangga 2
"Mungkin saja lauk Summy hangus di buatnya" Lanjut tetangga 3
"aku curiga jika Lavender mengoyakkan baju Bibinya lagi" Sambung tetangga 4
"Atau bisa jadi jika Lavender menghancurkan perabot rumah" Kata tetangga 5
"Jangan larrriiii, jika masih mau hidup hentikan langkah mu" Teriak Summy sambil mengejar Lavender
"Aku tidak bodoh, jika aku berhenti aku akan mati di gigit induk serigala" Jawab Lavender sambil berlari
"Apaaa? kau mengatakan aku induk serigalaa" Teriak Summy
Aksi kejar-kejaran itu terjadi di sepanjang jalan itu.tentu saja kejadian itu sudah biasa bagi tetangga yang di sana.
"Bagi siapa yang bisa Menahan Bibi mummy aku traktir makan selama semingguuu" Teriak Lavender dengan nada memenuhi satu jalan itu
"Apa? selama seminggu?" Tanya serentak Tetangga itu
"Iyaa, Bibi ku akan masak untuk kalian selama seminggu, tahan diaaaa" Jawab Lavender yang sambil menunjukkan ke arah Bibinya yang menuju ke arahnya
"Ayoo.cepaat tahan dia" kata tetangga itu yang berlari ke arah Summy dan menghentikan langkahnya
"Hei...apa yang kalian lakukan?" Teriak Summy yang langkahnya di tahan puluhan tetangga di sana
"Hahahaha...Bibi, ingin melawan ku Bibi masih kalah jauh" Teriak Lavender sambil melompat kegirangan melihat Bibinya emosi dan di tahan oleh para tetangga sana
"Apa kau sudah puas bermain?" Tanya George yang menahan pundak Lavender yang melompat kegirangan
"Gorila Hamil, kenapa kau ada di sini?" Tanya Lavender
"Aku hanya lewat" Jawab George dengan alasan
"Memang kamu mau ke mana kenapa bisa lewat sini?"
"Tidak ada, bukan urusan mu" Jawab George dengan cuek
"Jadi kenapa kau muncul di sini?"
"Sudah ku bilang aku hanya lewat sini" Jawab George dengan kesal
"Oh..kalau begitu kamu salah jalan"
"Kenapa?"
"Karena jalan sini sudah kami borong hari ini, jadi kau tidak bisa lewat sini lagi" Ucap Lavender yang tidak mengerti niat George
"Hei...mari sini anak durhaka" Teriak Summy dengan kesal
"Angkat Bibi mummy pulang ke rumah" Teriak Lavender dengan nada tinggi
"Mari kita angkat" Kata Tetangga yang mengangkat Summy dengan ramai-ramai
"Lavendeeerr, lihat bagaimana aku memberi pelajaran pada mu nantii" Teriakan Summy yang di angkut oleh puluhan tetangga sana
__ADS_1
"Pada akhirnya aku juga yang menang" Teriak Lavender yang kegirangan
"Apa ini membuat mu senang? bekerja sama dengan tetangga mu untuk menentang Bibi mu?"Tanya George
"Ini permainan kami dan sudah biasa" Jawab Lavender dengan santai dan sambil berjalan
"Sebentar" Ucap George yang menahan pundak Lavender
"Ada apa?"
"Ikut aku ke satu tempat" Ajak George yang menarik tangan Lavender
"Mau kemana?"Tanya Lavender yang ikuti langkah George
George membawa Lavender ke sebuah restoran.
"Kenapa membawa ku restoran?" Tanya Lavender dengan penasaran
"Aku ingin mengatakan sesuatu"Jawab George yang duduk berhadapan dengan Lavender
"Apa itu?" tanya Lavender sambil meneguk minuman
"Aku ingin bertunangan dengan mu" jawab George
Mendengar perkataan George , Lavender yang terkejut langsung menyembur air ke wajah George
"Uhuk...uhuk...uhukk..,apa diri mu salah makan obat" Kata Lavender yang tersendak
"Tidak" Jawab George sambil lap wajahnya dengan sapu tangannya
"Kenapa kau ingin bertunangan dengan ku?"
"Aku menyukai mu"
"A-apa? me..nyukai ku?"
"Iya"
"Ke...napa kau menyukai ku?"
"Tidak tahu"
"Tidak tahu? Tuan Gorila Hamil, aku rasa kau pasti ada yang tidak beres, bagus aku pergi dulu" Kata Lavender yang bangkit dari tempat duduknya
"Tunggu"
"Ada apa lagi?"
"Aku belum selesai" Kata George yang bangkit dari tempat duduk
"Ada apa lagi, Tuan?"
"Aku ingin bertunangan dengan mu dan jadi pacar ku mulai hari ni juga"
"Apaa? jadi pacar mu? bertunangan dengan mu saja aku tidak mau apa lagi harus jadi pacar mu" Jawab Lavender
"Jika aku akan membuat mu setuju apa kau percaya?"
"Tidak, aku tidak mau, aku mau pulang"Ucap Lavender yang keluar dari restoran itu
__ADS_1
"Lavender, aku sudah buat keputusan memilih mu maka kau tidak akan bisa kabur dari ku" Batin George dengan senyum