Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat
Rencana membunuh Lavender


__ADS_3

Pertemuan Yoshiro dengan Kaneshiro


Yoshiro adalah papanya Mimi yang juga ketua mafia dari salah satu kumpulan mafia asal jepang, atas kejadian yang menimpa putri semata wayangnya membuatnya harus datang dengan anggotanya ke kota S dan menjumpai Kaneshiro


"Tuan Kaneshiro, aku butuh penjelasan mu, kenapa bisa sampai terjadi seperti ini dan aku bisa tidak tahu apa-apa?" tanya Yoshiro dengan menahan emosi


"Tuan Yoshiro, maaf jika aku lalai, aku sudah menegur putra ku tapi dia tidak mendengarkan ku, karena ingin membunuh George Hamilton dia jadi terbunuh, dan ini sangat menyakitkan ku, Kurashi adalah putra ku yang ku rawat dari kecil, dia adalah pria yang baik dan tampan, tapi tidak menyangka hidupnya di hancurkan oleh wanita itu, putraku ini sudah setuju ingin menikahi Mimi dan dan dia juga sangat menyukai Mimi, tapi Lavender mengunakan trik kotornya sehingga berhasil mengoda putra ku, aku sangat menyesalinya" jawab Kaneshiro dengan berpura-pura sedih


"Aku turut berduka mengenai kematian putra mu, dia juga calon menantu ku, tapi tidak menyangka bisa terjadi seperti ini, ini sangat tragis" ujar Yoshiro dengan menghela nafas


"Tuan Yoshiro, maaf. atas semua yang telah menimpa Mimi, ini salah ku karena tidak menjaganya dengan baik, aku juga sedang mencari cara ingin membalas dendam, akan tetapi kumpulan Black White sangat besar ini tidak mudah untuk mengalahkan mereka" jelas Kaneshiro


"Hm...aku tahu George Hamilton tidak mudah, tapi jika dua kumpulan kita bergabung ini adalah satu kesempatan, tangkap wanita itu dan bunuh, atau sebelum kita membunuhnya kita bisa mengunakan wanita itu untuk menghancurkan Black White" kata Yoshiro


"Ini adalah kesempatan bagus, sebelumnya aku sudah mencoba ingin membalas dendam akan tetapi di saat itu aku tidak tahu jika dia ada dukungan dari George Hamilton, oleh sebab itu anggota ku banyak yang tewas" ujar Kaneshiro dengan alasan


"Aku penasaran sehebat apa wanita ini sehingga bisa membuat George dan Kurashi begitu mementingkan dirinya" ujar Yoshiro


Setelah 2 jam kemudian Yoshiro pun kembali ke hotel tempat dia inap, sementara Kaneshiro kembali ke hotel yang biasa di tempati


"Ini bagus sekali karena aku bisa gunakan dia sebagai alat untuk melawan George Hamilton" ujar Kaneshiro dengan berharap

__ADS_1


"Benar Tuan besar, Yoshiro bisa kita jadikan senjata untuk membalas lawan kita" kata Erick


"Yoshiro tidak tahu jika wanita itu adalah cucu kesayangan Lion, dan jika dia membunuh wanita itu aku yakin dia pasti akan mati tangan Lion" ujar Kaneshiro dengan berharap


"Tuan besar sengaja menutupinya?" tanya Erick


"Benar, aku ingin mengunakan dia membunuh wanita itu, jika wanita itu mati maka akan ada dua kumpulan mafia terbesar yang akan mengincarnya, dan jika di saat itu terjadi Yoshiro pasti tidak sanggup menghadapinya, sementara aku hanya duduk menunggu hasil, jika Yoshiro mati maka dengan mudahnya aku mengusai posisi ketuanya di jepang, dan dengan mudah kumpulannya jatuh ke tangan ku, bukankah pertarungan mereka sangat menguntungkan ku" ujar Kaneshiro dengan tertawa kecil


"Rencana yang bagus, kedatangan Yoshiro telah membantu kita, membunuh Lavender ini sama seperti sudah membantu kita membalas dendam, dan setelah itu pertarungan besar-besaran di antara 3 kumpulan itu pasti sangat seru dan sudah pasti Yoshiro bukan tandingan mereka" ucap Erick


"Aku tidak sabar lagi menunggu di hari itu, wanita itu bisa lolos di saat itu bukan berarti bisa lolos kali ini. walau Kurashi sudah tewas setidaknya aku bisa mengunakan Yoshiro sebagai senjata dan ini tidak butuh makan waktu yang lama" kata Kaneshrio


Hotel tampat tinggal Yoshiro


"Papa tadi baru bertemu dengan tuan Kaneshiro, kami akan bekerja sama, papa pasti akan mengutuskan orang untuk membunuh wanita itu" jelas Yoshiro


"Pa, wanita itu sangat sulit di tangkap, di saat itu aku mengirim Moshi untuk menangkapnya tapi gagal dan mereka tewas semua, apalagi ada perlindungan dari Black White" ujar Mimi


"Kali ini Papa tidak mau menangkapnya melainkan langsung tembak di tempat, asal melihat kemunculan dia di mana pun dia berada anggota Papa akan langsung menembaknya, jika begitu maka George Hamilton juga tidak akan tahu siapa pelakunya, setelah kita berhasil maka kita akan tinggalkan jepang" jawab Yoshiro


"Jika dia tewas aku yakin George Hamilton pasti mencurigai Kaneshiro, karena selama ini hanya dia saja yang ingin mengincar Lavender" ujar Mimi

__ADS_1


"Biarkan saja, Papa juga tidak bodoh harus bekerjasama dengannya untuk melawan Black White, sama-sama di dunia mafia. tidak mungkin Papa tidak tahu kekuatan George Hamilton" jawab Yoshiro


"Maksud Papa adalah tidak bekerjasama dengan Kaneshiro?"


"Iya, untuk apa kita bekerjasama dengannya, siapa tidak tahu jika dia hanya pentingkan diri, kematian Kurashi baginya bukan apa-apa sama sekali, dia di dunia mafia sudah 25 tahun, dan Papa sudah 30 tahun jadi mana mungkin Papa tidak tahu sifat aslinya" jelas Yosihiro


"Bukankah Kurashi adalah anak satu-satunya kenapa dia tidak sedih?"


"Kurashi hanya senjata baginya, pikirkan saja dia memiliki 3 putra yang di adopsi dan merawat mereka sampai dewasa, tapi bisa begitu mudah dia membunuh dua putranya itu, jika dia punya hati dan perasaan tidak mungkin dia tega membunuh sendiri anak-anak yang dia rawat dari kecil sampai dewasa" ujar Yoshiro


"Papa, kenapa di saat itu papa setuju jika kami menikah?"


"Karena kamu telah tertarik pada ketampanannya, Kurashi hanya alat bagi Kaneshiro, sebenarnya ada baiknya jika dia tewas dan anak kalian gugur, dengan begini Kaneshiro tidak ada alasan lagi untuk mencari mu dan papa juga yakin jika dirimu hanyalah alat bagi dia. Mimi, jangan bersedih atas kematian Kurashi dan anak kandungan mu itu, kau masih muda, di jepang masih banyak yang menunggu mu, tentang hubungan mu dan kehamilan mu kita tutup saja jangan sampai ada yang tahu, karena masa depan mu masih cerah jadi lupakan saja semua yang terjadi di sini" kata Yoshiro


"Iya, Pa. Mimi mengerti. ini adalah hidup ku yang paling gagal, dan aku ingin melupakan semuanya agar bisa mulai hidup baru, aku ingin menikah dengan pria yang mencintai ku, ini akan lebih bahagia dari pada bersama dengan pria yang ku cintai" jelas Mimi


"Kemaslah barang mu dan kita akan segera berangkat, sisa yang di sini akan di lakukan oleh anggota Papa. setelah Papa pikir kita tidak perlu menunggu anggota kita membunuh wanita itu baru kita pulang ke jepang, sekarang atau besok kita pun bisa langsung berangkat" ujar Yoshiro


"Berarti kita pergi begitu saja tanpa di ketahui oleh Kaneshiro?"


"Iya, tidak usah peduli padanya, jika berhasil menembak wanita itu maka Kaneshiro akan menjadi incaran mereka" jawab Yoshiro

__ADS_1


Bab selanjutnya


Lavender tertembak


__ADS_2