Menikahi Ibu Susu Baby Zafa

Menikahi Ibu Susu Baby Zafa
Bab 76


__ADS_3

โ›… Selamat membaca โ›…


Gerry duduk termenung di meja kerjanya. Ia membuka laci paling bawah meja kerjanya. Disana ada foto dirinya bersama ibu dan ayahnya. Gerry masih menyimpan baik foto itu. Kecewa sudah pasti, orang yang sangat ia percayai untuk menjaga dirinya dan juga ibunya, justru malah pria itulah yang menorehkan luka paling dalam.


Flashback on


Saat itu Gerry kelas 3 SMP. Saat itu dirinya sedang berada di mall bersama teman-temannya setelah lelah bermain Gerry memutuskan pulang lebih dahulu. Namun ia terkejut melihat sang ayah menggendong seorang anak laki-laki yang kira-kira usianya baru 5 atau 6 tahunan. Dan yang lebih membuat Gerry lebih tertegun lagi, adalah seorang wanita yang sangat ia kenali yaitu sekertaris ayahnya. Dan wanita itu sedang bergelayut manja dilengan ayahnya. Tanpa terasa air mata Gerry luruh. Dengan langkah kaki gemetaran ia mengikuti kemana sang ayah pergi. Saat tiba di parkiran yang sepi, Gerry memanggil ayahnya hanya dengan menyebut namanya. Rasa kecewanya sudah benar-benar menguasai hatinya.


"Gama Sudrajat, beraninya kau menduakan ibuku." Teriak Gerry dengan lantang. Seketika ayah Gerry berbalik. Sedang sekertaris ayahnya bersembunyi dibalik tubuh pria itu.


"Ger-ry .. kamu disini?"


"Kau pasti tak akan menyangka aku melihat kebusukanmu kan?"


"Ger, papa bisa jelaskan semuanya."


"Kau bukan lagi papaku. Kau hanya pria asing yang pernah hadir dihidup kami. Jangan temui aku dan mama lagi." Setelah mengatakan semua itu Gerry berlari meninggalkan ayahnya yang terus memanggil namanya.


Setelah tiba di rumah Gerry segera mengajak ibunya untuk meninggalkan rumah. Ibunya yang belum tau apapun merasa bingung dengan sikap Gerry.


"Ada apa sayang, kenapa kamu ingin kita pergi dari sini."


"Mama mau ikut Gerry atau tidak? Gama Sudrajat itu b*jing*n mama. Dia sudah selingkuh dibelakang mama, dia punya anak dengan wanita lain. Ayo ma!!" Teriak Gerry histeris. Semua ini begitu berat untuknya.

__ADS_1


Flashback off


Gerry mengusap sudut matanya yang basahm Sakit hatinya masih terasa baru kemarin ia terima. Tapi sejujurnya ia pun merindukan sosok ayahnya. Ayah yang selalu meluangkan waktunya hanya untuk menemani Gerry membeli komik kesukaannya atau bermain bola di taman komplek. Gerry tergugu dadanya sesak. Rasa rindunya begitu terasa menghimpitnya.


Dian masuk ke ruang kerja Gerry, saat ia terbangun ia kaget mendapati suaminya tak ada di sisinya. Dian mencari Gerry langsung ke ruang kerja pria itu. Tapi tunggu, ada apa dengan suaminya kenapa bahu suaminya tampak bergetar. Dian pun mendengar suara isakan lirih Gerry. Dian mendekat ia mengusap punggung Gerry perlahan.


"Mas, kamu kenapa?" tanya Dian. Gerry menatap sendu lalu memeluk perut bulat istrinya dan kembali menangis.


Dian diam, ia mengusap punggung belahan jiwanya. Semakin lama isakan Gerry mereda. Gerry mendongakkan kepalanya menatap istrinya dengan intens.


"Apa kau terbangun karena mencariku?" tanya Gerry, Dian mengangguk.


"Mas kenapa di sini? apa yang membuat mas Gerry sedih?"


"Mas, boleh Dian bicara?" pria yang ada di dekapan Dian mengangguk.


"Cinta punya caranya sendiri untuk bahagia. Cinta akan menemukan jalannya pulang kembali pada pemiliknya. Mungkin mama selalu terlihat baik-baik saja di hadapanmu. Tapi mungkin di belakangmu mama setiap malam menangis. Percayalah mama sangat mencintai papa. Tapi mama juga lebih mencintaimu, buah cinta mama dan papa. Makanya demi menjaga hatimu. Mama mengorbankan hatinya sendiri. Bukankah setiap orang tua akan seperti itu? Rela menahan sakit asal buah hatinya baik-baik saja."


Gerry kembali terisak. Sebesar itukah apa yang mamanya korbankan untuk dirinya? Dian mengelus punggung Gerry yang tampak bergetar.


.


..

__ADS_1


...


Sedangkan di tempat lain, nyonya Arini sedang sesenggukan saat dokter masuk ke ruangan tuan Gama. Pria itu kembali mengalami serangan jantung.


"Tuhan, tolong selamatkan Gama. Beri kami kesempatan untuk berkumpul kembali." Doa nyonya Arini. Tangannya begitu dingin. Ia takut jika pria yang dia cintai itu meninggalkan dirinya.


Dokter keluar dari ICU setelah proses penyelamatan Tuan Gama.


"Nyonya, kita harus mencari donor jantung untuk tuan Gama. Kondisinya semakin memburuk. Saya tidak yakin hanya dengan bantuan alat beliau bisa bertahan lama. Setelah mengatakan hal itu dokter dan para suster undur diri.


Rian yang sedang berada diluar ruang perawatan Selena, langsung berlari merengkuh tubuh wanita paruh baya itu. Tubuh wanita itu limbung. Kakinya terasa lemas.


"Apa yang harus tante lakukan? Tante harus cari dimana pendonor jantung untuknya?" Ujar nyonya Arini sendu.


"Aku akan bantu Tante cari pendonor jantung. Tante harus kuat. Jika Tante lemah bagaimana dengan Zafa, Gerry, bahkan Dian memerlukan kehadiran tante."


"Terimakasih nak Rian, kamu sungguh berhati baik."


"Saya hanya manusia yang penuh dosa tante, saya sedang berusaha memantaskan diri untuk menjadi ayah yang baik bagi Zafrina."


"Dia pasti bangga memiliki ayah sepertimu." Ujar nyonya Arini tulus dari hati. Rian hanya membalas dengan senyuman.


๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰

__ADS_1


Ya Allah, minta doanya ya. Sodaraku tadi siang dinyatakan positif covid, dan tadi sore beliau meninggal dan rencana akan dimakamkan didepan rumah. Semoga kita semua, dan keluarga kita dijauhkan dari Virus jahat. Dan semoga virus jahat segera pergi dari bumi ini gaes.


__ADS_2