Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
eps 121


__ADS_3

Mereka menyamar sebagai seorang kuli laki-laki,


menunggang keledai, mendampingi Fu Ke-wei yang juga


menyamar sebagai seorang kuli, pelan-pelan berjalan


keselatan. Barang-barang diatas kereta besar dan di atas empat belas


punggung keledai, semua adalah barang-barang pusaka dan


perhiasan emas perak yang didapat dari benteng Zhang-feng.


"Saudara kecil, barang pusaka di atas dua ekor keledai ini, kau suruh aku bagaimana mengurusnya?" kata Tian-ya-koay diatas punggung keledai, dia juga menyamar seperti seorang kuli, dia membalikan kepala pada Fu Ke-wei yang diatas keledai sedang mengantuk.


"Itu adalah kesulitanmu sendiri, tidak ada urusannya


dengan aku." Fu Ke-wei dengan malas menguap, bicaranya juga


bermalas-malasan. "Aku pengemis tua seumur hidup belum pernah melihat harta


sebanyak ini, jika disuruh aku memakannya, sepuluh generasi


juga tidak akan habis, bukankah ini menyulitkan aku?"


Tian-ya-koay tertawa pahit.


"Inilah kesulitan menganggap dirinya sebagai seorang pendekar."


Fu Ke-wei tertawa tawar, "aku dengan Xiao Ji dan mereka beberapa orang tidak ada beban semacam ini; harta kekayaan haram ini,


terhadap kami, walau tidak ada artinya, tapi terhadap beberapa


orang lain, artinya sangat besar sekali."


"Ooo! Maksud kau......"


"Tidak ada maksud."


"Pengemis tua sudah tahu caranya mengurus harta kekayaan


yang haram ini." Tian-ya-koay jadi tersadarkan berkata, "saudara kecil, sejak mengenalmu, pengemis tua menyadari, walau kau


bertingkah seperti aliran hitam, tapi berhati pendekar, benar-benar seorang pahlawan besar, pengemis tua menghormati kau."


"Ha ha ha, laki-laki besar sudah lama mati, di dunia walau masih ada dua tiga orang, tapi juga tidak akan hidup lama lagi, tetua! Kau salah melihat orang." Wajah Fu Ke-wei sekelebat semangat tidak menentu yang sulit dilihat, "aku hanya pemburu makan di dunia persilatan, seorang pengelana dunia persilatan yang tidak ada kerjaan, di mata beberapa kelompok orang, aku malah seorang sesat yang membunuh orang tanpa mengedipkan mata, menghindar saja takut tidak keburu, kau malah menyebut aku pahlawan besar, bukankah satu kelakar sebesar langit?"

__ADS_1


Tian-ya-koay adalah seorangnya tua yang sudah banyak


pengalaman, bagaimana dia tidak mengerti kata-katanya ada


maksudnya" "Itu karena bocah kecil dari perumahan Wu-ling kurang


pengalaman, dia baru turun gunung, dia belum pernah bertemu


peristiwa besar, tidak aneh karena jarang melihat jadi merasa aneh, buat apa kau taruh di hati" Tunggu setelah dia berkelana di dunia


persilatan satu atau setengah tahun, pandangannya terhadap


masalah di dunia ini pasti akan berubah." Tian-ya-koay bicara dengan adil, tidak ada maksud membela Shi-tu Yu-yao.


"Aku melakukan sesuatu selamanya tidak perduli orang lain


berpikir apa, juga tidak perduli orang lain mau mengatakan apa.


Hanya ingin hatiku tenang dan aturannya benar begitu saja, jika tidak bukankah hidupku akan repot sekali?" Dia tertawa tawar, "di depan adalah kota Yu, kita sudah harus berpisah, tetua apakah akan


mengambil jalan Sou-yang melalui Niang Zi-guan kembali ke


Shan-dong?" "Tidak salah, jalan ini pengemis tua paling hafal." Tian-yakoay menuntun dua ekor keledai, belok kekiri masuk kejalan yang menuju


ke Sou-yang, dan melambaikan tangan pada semua orang, "kita


"Sampai ketemu lagi!" semua orang juga melambaikan tangan membalasnya.


"Tuan, keberadaanmu selanjutnya, harus menyuruh anak


buahnya Jin Chao-chen setiap saat beritahukan kami lho!" kata Xie-shen diatas punggung keledai membalikan kepala.


"Kau sembarangan berteriak apa!" Fu Ke-wei tertawa pahit,


"masalah benteng Zhang-feng telah selesai, kita sudah tidak ada hubungan apa apa, biarkan aku hidup lebih lama beberapa tahun lagi, boleh tidak?"


"Ha ha ha, kau ingin membuang aku Xie-shen" Itu tidaklah


mungkin, ketua benteng Xi dan anaknya melepaskan benteng


Zhang-feng melarikan diri, apa itu bisa dihitung selesai?" kata Xie-shen dengan bangga.


"Makanya kau tetap majikan kami." Nie-sha-yin-hoa memotong,


"sekarang ini di dunia persilatan sudah banyak orang yang tahu hubungan pelayan dan majikan diantara kita, kau ingin menyangkalnya juga sudah tidak bisa, tunggu sampai perhitungan dengan ketua benteng Xi dan anaknya benar-benar selesai, kau mengusir kami juga tidak

__ADS_1


terlambat." "Kakak Chao, setelah menyelesaikan pekerjaan, kami bertiga akan segera datang berkumpul dengan kalian. Hati tuan terlalu lembek,


mudah diambil kesempatan oleh orang, kau harus banyak berpikir. Apa lagi si Liu Fei-yan, kau harus hati-hati benar, dia bisa diam-diam melakukan sesuatu." Ouw Yu-zhen dengan suara pelan berpesan pada Nie-sha-yin-hoa.


"Kalian tenang saja, aku akan hati-hati sekali menjaganya." mata cantiknya menyorot sinar dingin lalu sekelebat menghilang, "Wanita setan ini adalah sumber bahaya, asalkan dia berani muncul dihadapan aku, aku akan bergerak lebih dulu membunuh dia."


Suara mereka berdua pelan sekali, tapi buat Fu Ke-wei" Dia bisa


mendengar dengan jelas pembicaraan mereka.


"Aku pikir seharusnya dia tidak mencari aku lagi." Fu Kewei tertawa pahit, "aku sudah beberapa kali mengalah, dan juga telah melepaskan Yu-shu-xiu-shi, dia sudah tidak ada alasan untuk


mencariku lagi." "Alasan yang kau katakan, mungkin kau sendiri juga tidak akan percaya." Kata Hoa-fei-hoa dengan gelisah, "dia adalah seorang wanita yang angkuh, merasa dirinya yang paling benar, dia tidak akan bisa bertahan terus menerus" Jika kau tidak tega membunuhnya, kenapa


tidak serahkan saja pada kami mengurusnya?"


"Sebenarnya dia bukan wanita yang terlalu jahat, perkembangan masalahnya mungkin tidak sejelas seperti perkiraan kalian, kita hanya bisa melakukan dengan melihat keadaannya, tidak boleh berpegang pada pendirian sebelumnya." Kata Fu Ke-wei dengan tenang, "waktu sudah tidak pagi lagi, kita berpisah disini, sepanjang perjalanan harus


perhatikan keamanan, tetua Tu adalah seorang persilatan tua, kalian harus banyak mendengar pendapat dia."


"Tuan harap tenang, dua nona besar ini baru benar-benar orang persilatan tua lho! Kami jamin pasti selamat tiba di tujuan, sampai jumpa!"


Fu Ke-wei dan Nie-sha-yin-hoa mengantar mereka dengan


pandangan hingga jauh, sesudah itu baru mereka berjalan masuk ke jalan kecil di sebelah kiri, menghilang di dalam satu hutan.


Di dunia persilatan sedang tersiar kabar sebab akibat


musnahnya benteng Zhang-feng.


Empat puluh orang lebih yang minta perlindungan, beruntung


bisa meloloskan diri dari bangunan tamu benteng Zhang-feng,


mereka adalah saksi mata dari kabar itu, mereka mulai lagi mencari tempat perlindungan, melarikan diri dari kejaran musuh dan tindakan hukum dari pemerintah, menghindari dari balasan orang-orang pembela kebenaran.


Markas gunung perkumpulan Cun-qiu di Zhen-jiang, tidak


mengeluarkan pernyataan resmi, tindakan dosa tanpa


prikemanusiaannya ketua benteng Zhang-feng dan anaknya, tidak


ada hubungannya dengan perkumpulan Cun-qiu.


Kenyataannya juga memang begitu, perkumpulan Cun-qiu

__ADS_1


bertamu ke benteng Zhang-feng, adalah hal yang paling biasa di dunia persilatan, tidak ada kewajiban bertanggung jawab atas kejahatan yang dilakukan tuan rumah.


__ADS_2