Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
eps 143


__ADS_3

Jam satu malam, secara darurat orang-orang dikumpulkan,


berturut-turut orang-orang itu berkumpul menunggu perintah, sampai orang yang penting tiba, mereka segera dibagi beberapa kelompok berangkat.


Kelompok pertama delapan orang, berangkat dari pekarangan timur.


Diatas atap rumah diseberang jalan, bersembunyi Xie-shen,


Hoa-fei-hoa dan Ouw Yu-zhen yang datang dari rumahnya tuan muda Guan Ji-zhong.


Tiga orang itu dirumahnya tuan muda Guan, menyelidik gerakannya Fu Ke-wei, tapi sedikit pun tidak mendapat hasil, seluruh rumah tenang seperti biasa, tidak ada orang yang keluar masuk, tidak terjadi sesuatu perubahan.


Tiga orang itu hatinya bergerak, mereka menduga Fu Kewei


pasti tidak ada dirumahnya tuan muda Guan, sangat mungkin pergi ke pekarangan besar keluarga Guan, maka mereka segera mendatangi tempat itu. Benar saja, dipekarangan besar keluarga Guan ada gerakan.


Tiga orang itu berunding sebentar, lalu menguntip


dibelakang kelompok pertama dengan hati-hati.


Setelah Fu Ke-wei dibopong ketaman anggreknya nona besar


Guan, diatur dikamar tamu ruang timur. Kakak beradik Guan sudah mabuk tidak sadarkan diri, sudah diantar oleh pelayan


kepekarangan dalam.


Menunggu pelayan yang melayani meninggalkan ruang tamu,


Fu Ke-wei segera bangkit dari ranjang.


Sedikit pun dia tidak terlihat mabuk"


Dia mendengar dibelakang jendela sebentar, lalu membuka


jendela, seperti asap menghilang diudara malam.


Saat dia tiba dipekarangan besar keluarga Guan, kelompok


terakhir pas berangkat. Didalam hatinya tergerak, bagaimana pun hari sudah malam, menyusup kedaiam rumah Guan untuk menyelidik waktunya tidak cukup, buat apa terburu-buru" Maka dia menguntip dibelakang kelompok terakhir, di keluarga Guan jelas terjadi peristiwa besar, tepat waktunya untuk menyelidik perbuatan apa yang akan dilakukan tuan besar Guan.


Mengikuti keluar dari gerbang timur sampai diluar kota, dia jadi bengong. "Mengapa mereka pergi ke taman Qing-feng?" Dia berguman tanya pada dirinya sendiri, "hubungan kedua keluarga ini sangat erat, namun orang-orang ini memakai baju ringkas membawa senjata, situasinya

__ADS_1


tampak tidak bersahabat, gerakannya tidak seperti datang untuk bertamu!" Dugaan dia memang tidak salah, berturut-turut empat kelompok orang berkumpul diluar taman Qing-feng, banyaknya ada sekitar tiga puluh lima orang.


Melihat pengaturannya, Fu Ke-wei sedikit sadar.


Dua keluarga Guan dan Du telah berbalik jadi bermusuhan,


orang-orang keluarga Guan banyak, tujuan masuk ingin melabrak sangat jelas, dan juga bermaksud mengepung, hingga tidak ada orang yang keluar, seluruh arah sudah dikurung rapat, begitu hari terang, orang-orang di taman Qing-feng jangan harap mengandalkan kegelapan malam melarikan diri! Celaka!


Jika menunggu hari terang baru melakukan gerakan, maka dia tidak bisa menyaksikan keramaian! Karena sebelum hari terang dia harus kembali ketaman anggrek, padahal saat ini dia masih belum ada rencana membuka diri!


Taman Qing-feng adalah tempat bermain anggota wanita


keluarga Du, biasanya lebih banyak wanita dari pada laki laki, jika pihak keluarga wanita tidak datang, siang hari juga tidak akan melihat banyak orang.


Tapi malam ini, sepertinya lebih banyak orang, ditimur baru saja memutih, penjaga taman baru saja bangun akan berlatih silat, tiba-tiba menyadari ada orang membuka pintu, masuklah sembilan bayangan hitam, dengan sendirinya penjaga taman terkejut!


Penjaga taman segera mengeluarkan siulan tanda bahaya,


membawa pedang menghadang dijalan kebun bunga.


"Siapa?" Penjaga taman mencabut pedang berteriak,


"dilarang masuk!"


hingga dua puluh langkah tetap masih tidak bisa terlihat wajahnya dengan jelas.


"Saudara tua Wang, suruh pengurus Liang keluar." Bentak orang yang memimpin didepan, "mengertilah sedikit, simpan pedangmu, supaya tidak terluka, peristiwa yang terjadi tidak hubungannya dengan kalian, para bawahan."


"Ih...! Ternyata adalah pengurus Zhong dari keluarga Guan" kata penjaga bermarga Wang merasa tidak mengerti, menyimpan pedang


segera bertanya, "Kalian ini sedang apa?"


"Ini....ini.. "


"Tidak lama lagi kau akan tahu." Pengurus Zhong tidak mau membocorkannya.


Tidak lama, lima orang membawa golok dan pedang tiba, lalu pengurus taman Qing-feng, pengurus Liang Yung-diao membawa empat orang yang mengurus taman Qing-feng datang.


Lima orang yang tiba duluan, biasanya tidak bertugas ditaman Qing-feng, mereka adalah pengawal keluarga Du yang sementara ditugaskan menjaga taman, dikota mereka cukup ternama.


Kedua belah pihak sama-sama sudah saling kenal, malah ada yang teman baik, sekarang berhadapan membawa senjata,

__ADS_1


situasinya sangat tidak enak.


"Saudara Liang, masing-masing punya majikan, maaf aku kurang sopan." Pengurus Zhong tidak bertingkah angkuh lagi, dengan tenang memberi hormat, "aku harap tidak merusak persahabatan, masing-masing dengan pikiran dingin menyelesaikan masalah."


"Saudara Zhong, apakah begini caramu menyelesaikan masalah dengan pikiran dingin?" pengurus Liang tertawa pahit, "Hubungan kedua keluarga majikan kita sangat erat, seperti famili saja, kau membawa senjata datang kemari, kau mau aku bagaimana bertanggung jawab pada tuan besar Du" Katakan saja! Sebenarnya ada masalah apa, sehingga


kalian membawa banyak orang kemari, apakah ini diperintah oleh tuan besar Guan?"


"Tunggu setelah pengurus Liang tiba, kau akan tahu."


Pengurus Zhong dingin berkata, "kau tidak perlu banyak tanya"


"Pengurus Liang tentu datang tapi dia harus berpakaian dulu


dan perlu waktu. Pengurus Zhong, kalian sepertinya datang untuk berkelahi!" "Mungkin benar."


Pengurus Zhong terus terang.


"Apakah taman anda menyembunyikan seorang yang namanya Yu-shu-xiu-shi?" pengurus Zhong balik bertanya, tidak menjawab pertanyaan penjaga bermarga Liang.


"Ini......aku tidak bisa menjawabnya......"


"Apakah saudara Liang tahu asal-usulnya Yu-shu-xiu-shi ini?"


"Ini......" "Apakah saudara Liang tahu, sejak dua bulan yang lalu, dia membawa lima puluh lebih pesilat tinggi perkumpulan Cunqiu, jauh pergi keperbatasan Shan-xi, menjalin hubungan kentut anjing, apa yang telah mereka lakukan?"


"Saudara Zhong, aku sedikit pun tidak tahu......"


"Kalau begitu, aku beritahu. Dia pada benteng Zhang-feng


meminta orang yang minta perlindungannya benteng, menimbulkan gejolak yang besar sekali, mengakibatkan hancurnya benteng Zhang-feng.


Dan saat mala petaka terjadi, dia bukan saja tidak membantu benteng Zhang-feng, malah disaat kritis melarikan diri, membiarkan ketua benteng Xi sendirian menghadapi mala petaka, menyaksikan kematian tidak menolong." "Aku sudah mendengar sedikit gosipnya...."


"Bukan gosip, itu kenyataan, orang macam dia, kemanamana mencelakakan orang, lebih menakutkan dari wabah penyakit, begitu datang kemari, sudah mendatangkan musuh kuat Jin-she-dong, ini akan mendatangkan malapetaka besar bagi kedua keluarga kita.


Saudara Liang, sebelum terjadi mala petaka, kita harus mengusir dia keluar dari wilayah ini, menghindarkan mala petaka buat kita semua.


Panggillah mereka berlima keluar, usir mereka pergi."


"Saudara Zhong, aku tidak tahu apa sebenarnya yang kau katakan?"

__ADS_1


pengurus Liang dengan wajah tidak berdosa, "dan juga, aku serius katakan padamu, aku tidak kenal Yu-shu-xiushi, hanya mendengar sedikit tentang dia. 


__ADS_2