Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
episode 5


__ADS_3

Ini adalah pelabuhan ikan yang ternama di mulut danau Jun-yang,


tempat ini bukan saja ada pasar tempat lelangnya ikan dan barang


barang, juga adalah pelabuhannya hasil bumi, sangat sedikit


pelancong disana, yang keluar masuk kebanyakan adalah pedagang


dan orang-orang kasar yang mencari makan diatas perairan.


Perahu berlabuh dibawah sebuah gunung kecil di selatan, di


daerah ini sangat jarang ada orang, tampak empat pria besar


menggotong satu kursi besar, diatas kursi duduk Tianlong-jian


Lu-zhao yang tidak bisa meluruskan pinggangnya.


Laki-laki brewokan itu maju sendirian di depan membawa jalan,


menelusuri jalan kecil menuju satu perumahan besar yang ada


bangunan terbuka di tengah pekarangannya.


Perumahan besar itu sepi, tidak terlihat ada orang.


Tapi hari ini ada tamu yang datang dari jauh, setelah lama mengetuk pintu, gerbang besar itu baru dibuka sambil mengeluarkan bunyi,


seorang tua yang tampak lesu sebagai penjaga pintu berdiri ditengah pintu, dengan lemah menyipitkan mata:


"Siapa" Apa ada kepentingan?" Laki-laki brewokan tertawa tawar, tangan kirinya diangkat kedepan dada, telapaknya dibalikan keluar, menjentikan dua kali telunjuk dan jari tengah, setelah itu menurunkan tangan:


"Kami sudah lelah berjalan, dan ingin beristirahat dirumah anda, sambil minta semangkuk air minum, tidak tahu apakah di ijinkan?"


Orang tua penjaga pintu itu tetap berdiri ditengah pintu, tetap


dengan wajah lesu yang hidup tidak mati pun tidak, berkata:


"Tidak apa-apa kalau mau istirahat disini, jika ingin air! Ambil sendiri, dipekarangan ada sumur air, mengenai makanan, kalian sendiri yang siapkan."


"Apakah bapak Guan ada dirumah?" "Ada atau tidak, tidak lama lagi akan tahu Laki-laki brewokan itu mengeluarkan kartu nama dan


memberikannya: "Tolong laporkan, orang yang tertera di kartu ini sengaja


datang berkunjung." Nama diatas kartu itu adalah ketua benteng Tian-long, Luzhao.


Orang tua penjaga pintu tertegun, mengangkat alis tuanya, melirik


sekali pada Tian-long-jian Lu-zhao yang duduk tidak jauh diatas kursi, matanya menyorotkan tanda tanya, setelah menyuruh menunggu, dia


cepat-cepat masuk kedalam.


Semua orang persilatan tentu pernah mendengar nama ketua


benteng Tian-long, Tian-long-jian Lu-zhao, kedudukannya di dunia


persilatan sangat tinggi, hari ini dia duduk diatas kursi, berjalan sambil digotong orang, sungguh membuat orang menjadi heran, tidak aneh

__ADS_1


mata si tua itu mengandung pertanyaan.


Tidak lama, pihak tuan rumah datang bertemu dengan


tamunya diruang besar. Tuan rumahnya adalah seorang tua setengah baya berbaju hijau


berusia lima puluh tahun lebih, dengan wajah yahg jujur, pertama-tama dia berbasa-basi dulu, tuan rumah tidak memberitahukan namanya,


hanya pria brewokan yang memperkenalkan Tian-long-jian Lu-zhao pada tuan rumah, lalu bersama tuan rumah masuk keruangan dalam, beberapa saat kemudian baru meraka kembali keruangan tamu.


Setelah tuan rumah duduk kembali, dia batuk dua kali, pada


Tian-long-jian Lu-zhao sambil tertawa berkata:


"Ketua benteng Lu, saudara Gan sudah menceritakan dengan


singkat masalah ketua benteng padaku, aku dengan saudara Gan


dulu pernah ada urusan dagang, jadi bisa dikatakan ada hubungan


dekat, jika dia mengenalkan anda datang kesini, aku terpaksa akan


berusaha sebisanya membantu ketua benteng.


Ketua benteng mencari Xie-jian-xiu-luo selama tiga tahun, hal ini


sudah bukan satu rahasia lagi, aku sudah lama mendengarnya, tidak


diduga akibatnya bisa begini hebat, sangat disesalkan sekali..., aku tidak perlu basa basi lagi, aku ingin bertanya pada ketua benteng


apakah tahu hal ini ada seberapa seriusnya?"


beda usaha seperti beda gunung, aku tidak tahu sampai dimana


seriusnya masalah ini, apakah buat anda ada kesulitan atau anda tidak sanggup menerima permintaan aku ini."


"Ini bukan masalah mampu atau tidak." Tuan rumah seperti tertawa tapi tidak tertawa, "tapi ini sangat mempengaruhi keadaan ketua benteng dikemudian hari, aku tidak dapat tidak harus memberi ingat terlebih dahulu."


"Maksud anda adalah "


"Bisnis seperti ini, biasanya tidak boleh didengar oleh orang ketiga." Tuan rumah melirik sekali pada empat orang pria besar.


"walau saudara Gan bisa dikatakan adalah orang yang


berkepentingan, tapi sudahlah, jika ada sedikit saja yang bocor, cepat atau lambat pasti ada orang yang mencari ketua benteng, walau


teman Xie-jian-xiu-luo tidak banyak, tapi semua pesilat tinggi yang hebat, dan juga yang pengalaman dunia persilatannya sangat banyak, apakah ketua benteng mengerti maksudku?"


"Hal ini anda tidak perlu khawatir, aku sudah jadi orang yang tidak berguna, setelah kembali kebenteng, maka nama benteng


Tian-long tidak akan ada lagi, di dunia persilatan tidak akan ada aku lagi, juga teman-temanku ini " Tian-longjian Lu-zhao menunjuk pada empat pria yang ada disisinya, "semua setia, selamanya akan berada dan mengikuti aku, pasti tidak akan ada berita yang bocor,


jika benar ada kebocoran juga, pasti bukan bocor dari pihakku."


"Baiklah! Jika ketua benteng sangat percaya diri, aku jadi tidak khawatir lagi." Kata tuan rumah tawa tawar, "dipihakku, pasti tidak akan ada berita yang bocor, hal ini dijamin dengan ketenaran nama


selama tiga puluh tahun. Kuakui juga selama tiga puluh tahun ini,

__ADS_1


organisasiku juga pernah ada beberapa kali mengalami kegagalan,


tapi walau pun gagal tidak pernah ada catatan yang tidak bagus yang melibatkan pemesan, hal ini mungkin ketua benteng sudah tahu.


Makanya jika beritanya bocor, sama sekali bukan tanggung jawab


organisasi kami." "Pendirian diantara kita tidak bertentangan."


"Betul." kata Tuan rumah, "boleh dikatakan kedua belah pihak sudah mendapat saling pengertian."


"Kapan aku bisa bertemu dengan penanggung jawab


organisasi anda dan merundingkannya?"


"Tidak perlu." Tuan rumah langsung menolak, "aku bisa memutuskannya, penanggung jawab organisasi kami tidak pernah


bertemu langsung dengan pelanggan. Asalkan ketua benteng telah


mengantarkan tujuh puluh persen uangnya, perjanjian bisnis kita


langsung sah." "Baiklah, dalam waktu setengah bulan aku pasti akan menyuruh orang mengantarkan "


"Masalah ini aku harus bicarakan dulu dengan saudara Gan, menyuruh orang mengantarkan kesini, ketua benteng pasti tidak akan menemukan seorangpun. Organisasi kami melakukan sesuatu sudah ada rencana dan persyaratannya, tidak sembarang melakukannya."


"Kalau begitu, semuanya diserahkan pada saudara Gan saja."


"Mengenai batas waktunya, aku harus pertegas lagi." Kata Tuan,


"masalah ini sangat besar, tidak boleh terburu-buru, jika terburu-buru bisa gagal, jadi harus direncanakan dengan sebaik-baiknya. Makanya, ketua benteng harus menuruti batasan waktu yang organisasi kami


tentukan." "Tentu saja." "Baik.


Ketua benteng sekarang boleh pergi, tindakan


selanjutnya, ketua benteng bisa memperoleh seluruh


beritanya dari saudara Gan."


"Apakah aku harus tinggal disini?"


"Jangan bicara seperti orang diluar bisnis." Tuan rumah tertawa,


"saudara Gan harus bersama ketua benteng, nanti ada orang yang menghubungi saudara Gan."


"Tapi jejakku dengan saudara Lu "


"Mulai dari sekarang, jejak kalian semua dibawah pengawasan


kami. Ha ha ha! Jangan lupa orang yang berhubungan dengan kalian,


adalah Perkumpulan Qing-lian yang sudah tiga puluh tahun ternama.


Saudara Gan, kalian pergilah!"


Perahu berlayar kearah Jiu Jiang, diatas perahu, pria brewokan


bermarga Gan berkata pada Tian-long-jian Lu-zhao:

__ADS_1


"Kakak Lu, apa kau benar akan menutup benteng Tianlong?"


"Benar." Kata Tian-long-jian Lu-zhao pasti.


__ADS_2