
Pesta makannya hingga larut malam, setelah puas baru bubar.
Di kota Tuan besar Li punya rumah lainnya, tempatnya di
Tong-ti-fang, sebuah pekarangan yang luas, hanya beberapa
keponakan keluarga Li yang tinggal di sana, biasanya di gunakan
untuk menjamu para tamu penting.
Beberapahari ini, Shuang-jie-shu-sheng dan Duan-mu Xiu Yin,
telah pindah dari Kebun Li di luar kota ke pekarangan besar di
dalam kota, di dalam pekarangan masih tinggal sepuluh lebih
teman baik yang datang siap untuk membantu menghadapi
Nan-yang-ba-jie, melakukan sesuatu di sini lebih leluasa dibanding di Kebun Li, pergi juga lebih mudah dan cepat. Jika di dalam kota ini tidak ada rumah tinggal, maka malam hari dia tidak akan muncul di
restoran, di malam hari lalu lintas dalam kota dan luar kota terputus sama sekali.
Pasar malam telah lenggang, orang di jalanan juga semakin sedikit.
Kebanyakan toko telah tutup, lampu pintu rumah bersinar merah
gelap. Lentera besar yang tertulis merk toko, bergoyang-goyang ditiup
angin sungai, bayangan orang yang berjalan juga jadi
bergoyang-goyang, pandangan mudah menjadi keliru.
Tapi bagi pesilat tinggi dunia persilatan ini, pandangannya tidak
mudah keliru. Tuan besar Li berjalan di tengah, Shuang-jie-shu-sheng di
sebelah kanan. Seorang lagi yang julukannya Angin Putar Qin Bao-yuan berjalan
di sebelah kiri, Qin adalah teman baiknya Tuan besar Li.
Tiga orang berjalan berdampingan, masing masing dalam keadaan
setengah mabuk, sambil berbincang berjalan menuju Tong Ti-fang.
Bayangan orang memanjang, panjang sekali diatas jalan yang lebar.
Bandit Tai Qiao-zhuang yang setia, menyamar jadi seorang
pengelana miskin, dia mengikuti dari belakang dua puluh langkah
lebih, tubuhnya yang tinggi besar tampak sedikit terbungkuk lesu.
Seorang yang berdandan pelayan keluarga kaya, berjalan cepat
sambil menundukan kepala, dia berpapasan dengan Tuan besar Li
bertiga, sepertinya ada urusan penting yang harus diurus, hingga
dijalan tidak memperdulikan orang lain.
Tiga orang pesilat tinggi dunia persilatan tidak melihat jelas wajah pelayan ini, bagaimana pun begitu melirik, sudah tahu bukan orang
asing yang dikenal oleh dirinya, jadi tidak perlu di perhatikan.
Di jalanan orang yang ingin cepat-cepat pulang kerumah tidak
sedikit, bagaimana bisa memperhatikan gerak-gerik setiap orang"
Pelayan itu jalannya terburu-buru, sesaat setelah berpapasan
dengan Tai Qiao-zhuang, Bandit Tai juga tidak memperhatikan
__ADS_1
wajah orang tersebut. Perhatiannya Bandit Tai, terpusatkan pada Shuang-jie-shusheng
yang berada di depan. Mendadak... matanya sedikit bergerak, dia seperti merasa ada
gejala yang tidak normal.
Tiga orang di depan juga merasa muncul gejala yang
mencurigakan, Angin Berputar Qin Bao-yuan yang berjalan di
sebelah kiri, tiba-tiba tubuhnya sempoyongan, kakinya jadi kacau,
bayangannya bergoyang di sinari lampu.
Pelayan tadi berpapasan dengan Angin Putar Qin Bao-yuan. Tiga
orang yang setengah mabuk, jalannya tetap normal.
Di dalam hati Bandit Tai timbul rasa was was, begitu terasa gejala yang tidak enak, dengan waspada dia melihat kebelakang, ingin
melihat pelayan yang baru saja lewat.
Tapi dia sudah terlambat, setiap orang yang mengetahui
belakangan pasti akan mengalami nasib sial, kepalanya mendadak
jadi kaku, tidak dapat bergerak, kepalanya telah dikunci oleh
sebuah jari tangan besar.
Satu tenaga besar, tanpa dapat dilawan, menarik kepala dia
kebelakang. Jika meronta, kepalanya mungkin akan seperti telur
dipecahkan, bagaimana dia berani meronta"
"Tahu diri sedikit Bandit Tai, jika ingin melawan atau menyerang, yang pertama harus kau pikirkan adalah kepalamu dulu." Orang yang mengunci dia berkata dengan galak di sisi telinganya, "sampaikan pesan ku pada Shuang-jieshu-sheng, suruh dia dengan nona
lagi si marga Li, supaya nama baik dia tidak rusak, aku sedikit
menyukai orang semacam dia. Ini adalah peringatan terakhir,
tindakan selanjutnya akan menjadi serangan mematikan."
Dia merasakan tekanan di kepala tiba-tiba menghilang, cepat dia
membalikan tubuh. Aneh, di belakang tidak terlihat ada orang, jalan yang sepi, dalam jarak seratus langkah satu bayangan setan pun
tidak ada. "Iii...! Orang ini bisa bergerak lebih cepat dari gerak mataku"
Apa mungkin?" bulu kuduk-nya jadi berdiri, dia berkata pada diri sendiri, sepertinya merasakan hawa setan, hawa kematian.
Dia mulai kehilangan percaya dirinya, dia curiga pada diri sendiri apakah telah kehilangan kemampuan dan reflek.
Dia mengusap kepalanya, masih dirasakan sedikit sakit, tidak
di ragukan lagi kepalanya pernah di tangkap orang, orang ini
benar-benar dalam waktu sekejap sudah seperti setan
menghilang. Dia tahu, jika lawan berniat mengambil nyawanya, dia pasti telah
masuk ke alam akhirat! Bersamaan itu, dia juga sudah tahu siapa
orang ini. Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Shuang-jie-shu-sheng
dengan Duan-mu Xiu-yin telah naik ke perahu penumpang yang
menuju ke bawah. Di lanjutkan dengan teman-teman yang di undang Tuan besar
Li untuk membantunya, juga berturut-turut meninggalkan
__ADS_1
Xiang-yang. Xiang-yang kembali jadi tenang, badai akhirnya berlalu.
Nan-yang-ba-jie telah menyatakan, tidak akan membuat masalah
di tempat Tuan Li lagi, tapi jika orang-orang keluarga Li berani masuk ke He-nan, pasti akan dibunuh tidak ada ampun.
Sehingga, orang-orang yang membantu keluarga Li tidak ada
alasan untuk tinggal lebih lama.
Pendeta dao Qing-xi dari Wu-dang tiba di hari ketiga setelah
Shuang-jie-shu-sheng pergi, telat dua hari dari hari yang di
perkirakan, dia ditemani oleh dua orang pendeta dao.
Perumahan Han-bei segera menjadi sibuk, tiga orang pendeta
dao tua mendapat sambutan meriah dari para ular setempat.
Tapi, kemeriahan yang menggembirakan hanya
berlangsung dua jam. Dewa hidup yang latihannya telah mencapai puncaknya,
mengatakan Jin-ba-dou telah terkena satu kuncian saluran yang aneh untuk mencegah racun, mungkin adalah ilmu Memindahkan jalan
darah dan menguncinya, di dunia ini belum pernah dengar ada orang
yang bisa membukanya, walau pun ketua Wu-dang sendiri yang
datang kesini, juga tidak akan sanggup.
Jika memaksakan diri merasa mampu membukanya, sangat
mungkin akan mengorbankan nyawa Jin-ba-dou, hanya seorang
pesilat tinggi yang mempunyai ilmu ini yang berani membukanya.
Kunci saluran yang dialami oleh Setan Jahat Sun-ren juga sama,
yang beda adalah Setan Jahat lebih parah, karena dia mengalami
patah tiga tulang iganya.
Pendeta dao Qing-xi sangat royal, dia memberikan tiga butir
Jiu-huan-dan, obat pusaka dari Wu-dang, dan menjamin dalam waktu
sepuluh hari atau setengah bulan tulang iga yang patah akan sembuh seperti semula.
Kecuali menggunakan obat untuk mempertahankan hawa murni
kedua orang itu, tiga orang pendeta dao tua dari Wudang ini tidak
bisa berbuat apa-apa. Tiga orang pendeta dao tua menyanggupi untuk tinggal selama
tiga atau lima hari, mengawasi perubahan kedua orang sakit itu,
sambil berharap dapat menemukan cara untuk membuka kuncian
salurannya, jika diperlukan akan mencoba dipraktekkan, mengobati
kuda mati sebagai kuda hidup, bagaimana pun dua orang ini telah
menjadi barang tidak berguna, dapat memperpanjang sampai kapan,
siapa pun tidak dapat menduganya. Orang yang menguncinya telah
mati, mau mencari kemana orang yang punya kemampuan membuka
kuncian ini" Sebenarnya apakah di kunci oleh ilmu Memindahkan jalan darah,
__ADS_1
pendeta dao Qing-xi sendiri juga tidak berani memastikannya, tidak bisa mengatakan penyebabnya.