Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
eps 44


__ADS_3

Pesta makannya hingga larut malam, setelah puas baru bubar.


Di kota Tuan besar Li punya rumah lainnya, tempatnya di


Tong-ti-fang, sebuah pekarangan yang luas, hanya beberapa


keponakan keluarga Li yang tinggal di sana, biasanya di gunakan


untuk menjamu para tamu penting.


Beberapahari ini, Shuang-jie-shu-sheng dan Duan-mu Xiu Yin,


telah pindah dari Kebun Li di luar kota ke pekarangan besar di


dalam kota, di dalam pekarangan masih tinggal sepuluh lebih


teman baik yang datang siap untuk membantu menghadapi


Nan-yang-ba-jie, melakukan sesuatu di sini lebih leluasa dibanding di Kebun Li, pergi juga lebih mudah dan cepat. Jika di dalam kota ini tidak ada rumah tinggal, maka malam hari dia tidak akan muncul di


restoran, di malam hari lalu lintas dalam kota dan luar kota terputus sama sekali.


Pasar malam telah lenggang, orang di jalanan juga semakin sedikit.


Kebanyakan toko telah tutup, lampu pintu rumah bersinar merah


gelap. Lentera besar yang tertulis merk toko, bergoyang-goyang ditiup


angin sungai, bayangan orang yang berjalan juga jadi


bergoyang-goyang, pandangan mudah menjadi keliru.


Tapi bagi pesilat tinggi dunia persilatan ini, pandangannya tidak


mudah keliru. Tuan besar Li berjalan di tengah, Shuang-jie-shu-sheng di


sebelah kanan. Seorang lagi yang julukannya Angin Putar Qin Bao-yuan berjalan


di sebelah kiri, Qin adalah teman baiknya Tuan besar Li.


Tiga orang berjalan berdampingan, masing masing dalam keadaan


setengah mabuk, sambil berbincang berjalan menuju Tong Ti-fang.


Bayangan orang memanjang, panjang sekali diatas jalan yang lebar.


Bandit Tai Qiao-zhuang yang setia, menyamar jadi seorang


pengelana miskin, dia mengikuti dari belakang dua puluh langkah


lebih, tubuhnya yang tinggi besar tampak sedikit terbungkuk lesu.


Seorang yang berdandan pelayan keluarga kaya, berjalan cepat


sambil menundukan kepala, dia berpapasan dengan Tuan besar Li


bertiga, sepertinya ada urusan penting yang harus diurus, hingga


dijalan tidak memperdulikan orang lain.


Tiga orang pesilat tinggi dunia persilatan tidak melihat jelas wajah pelayan ini, bagaimana pun begitu melirik, sudah tahu bukan orang


asing yang dikenal oleh dirinya, jadi tidak perlu di perhatikan.


Di jalanan orang yang ingin cepat-cepat pulang kerumah tidak


sedikit, bagaimana bisa memperhatikan gerak-gerik setiap orang"


Pelayan itu jalannya terburu-buru, sesaat setelah berpapasan


dengan Tai Qiao-zhuang, Bandit Tai juga tidak memperhatikan

__ADS_1


wajah orang tersebut. Perhatiannya Bandit Tai, terpusatkan pada Shuang-jie-shusheng


yang berada di depan. Mendadak... matanya sedikit bergerak, dia seperti merasa ada


gejala yang tidak normal.


Tiga orang di depan juga merasa muncul gejala yang


mencurigakan, Angin Berputar Qin Bao-yuan yang berjalan di


sebelah kiri, tiba-tiba tubuhnya sempoyongan, kakinya jadi kacau,


bayangannya bergoyang di sinari lampu.


Pelayan tadi berpapasan dengan Angin Putar Qin Bao-yuan. Tiga


orang yang setengah mabuk, jalannya tetap normal.


Di dalam hati Bandit Tai timbul rasa was was, begitu terasa gejala yang tidak enak, dengan waspada dia melihat kebelakang, ingin


melihat pelayan yang baru saja lewat.


Tapi dia sudah terlambat, setiap orang yang mengetahui


belakangan pasti akan mengalami nasib sial, kepalanya mendadak


jadi kaku, tidak dapat bergerak, kepalanya telah dikunci oleh


sebuah jari tangan besar.


Satu tenaga besar, tanpa dapat dilawan, menarik kepala dia


kebelakang. Jika meronta, kepalanya mungkin akan seperti telur


dipecahkan, bagaimana dia berani meronta"


"Tahu diri sedikit Bandit Tai, jika ingin melawan atau menyerang, yang pertama harus kau pikirkan adalah kepalamu dulu." Orang yang mengunci dia berkata dengan galak di sisi telinganya, "sampaikan pesan ku pada Shuang-jieshu-sheng, suruh dia dengan nona


lagi si marga Li, supaya nama baik dia tidak rusak, aku sedikit


menyukai orang semacam dia. Ini adalah peringatan terakhir,


tindakan selanjutnya akan menjadi serangan mematikan."


Dia merasakan tekanan di kepala tiba-tiba menghilang, cepat dia


membalikan tubuh. Aneh, di belakang tidak terlihat ada orang, jalan yang sepi, dalam jarak seratus langkah satu bayangan setan pun


tidak ada. "Iii...! Orang ini bisa bergerak lebih cepat dari gerak mataku"


Apa mungkin?" bulu kuduk-nya jadi berdiri, dia berkata pada diri sendiri, sepertinya merasakan hawa setan, hawa kematian.


Dia mulai kehilangan percaya dirinya, dia curiga pada diri sendiri apakah telah kehilangan kemampuan dan reflek.


Dia mengusap kepalanya, masih dirasakan sedikit sakit, tidak


di ragukan lagi kepalanya pernah di tangkap orang, orang ini


benar-benar dalam waktu sekejap sudah seperti setan


menghilang. Dia tahu, jika lawan berniat mengambil nyawanya, dia pasti telah


masuk ke alam akhirat! Bersamaan itu, dia juga sudah tahu siapa


orang ini. Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Shuang-jie-shu-sheng


dengan Duan-mu Xiu-yin telah naik ke perahu penumpang yang


menuju ke bawah. Di lanjutkan dengan teman-teman yang di undang Tuan besar


Li untuk membantunya, juga berturut-turut meninggalkan

__ADS_1


Xiang-yang. Xiang-yang kembali jadi tenang, badai akhirnya berlalu.


Nan-yang-ba-jie telah menyatakan, tidak akan membuat masalah


di tempat Tuan Li lagi, tapi jika orang-orang keluarga Li berani masuk ke He-nan, pasti akan dibunuh tidak ada ampun.


Sehingga, orang-orang yang membantu keluarga Li tidak ada


alasan untuk tinggal lebih lama.


Pendeta dao Qing-xi dari Wu-dang tiba di hari ketiga setelah


Shuang-jie-shu-sheng pergi, telat dua hari dari hari yang di


perkirakan, dia ditemani oleh dua orang pendeta dao.


Perumahan Han-bei segera menjadi sibuk, tiga orang pendeta


dao tua mendapat sambutan meriah dari para ular setempat.


Tapi, kemeriahan yang menggembirakan hanya


berlangsung dua jam. Dewa hidup yang latihannya telah mencapai puncaknya,


mengatakan Jin-ba-dou telah terkena satu kuncian saluran yang aneh untuk mencegah racun, mungkin adalah ilmu Memindahkan jalan


darah dan menguncinya, di dunia ini belum pernah dengar ada orang


yang bisa membukanya, walau pun ketua Wu-dang sendiri yang


datang kesini, juga tidak akan sanggup.


Jika memaksakan diri merasa mampu membukanya, sangat


mungkin akan mengorbankan nyawa Jin-ba-dou, hanya seorang


pesilat tinggi yang mempunyai ilmu ini yang berani membukanya.


Kunci saluran yang dialami oleh Setan Jahat Sun-ren juga sama,


yang beda adalah Setan Jahat lebih parah, karena dia mengalami


patah tiga tulang iganya.


Pendeta dao Qing-xi sangat royal, dia memberikan tiga butir


Jiu-huan-dan, obat pusaka dari Wu-dang, dan menjamin dalam waktu


sepuluh hari atau setengah bulan tulang iga yang patah akan sembuh seperti semula.


Kecuali menggunakan obat untuk mempertahankan hawa murni


kedua orang itu, tiga orang pendeta dao tua dari Wudang ini tidak


bisa berbuat apa-apa. Tiga orang pendeta dao tua menyanggupi untuk tinggal selama


tiga atau lima hari, mengawasi perubahan kedua orang sakit itu,


sambil berharap dapat menemukan cara untuk membuka kuncian


salurannya, jika diperlukan akan mencoba dipraktekkan, mengobati


kuda mati sebagai kuda hidup, bagaimana pun dua orang ini telah


menjadi barang tidak berguna, dapat memperpanjang sampai kapan,


siapa pun tidak dapat menduganya. Orang yang menguncinya telah


mati, mau mencari kemana orang yang punya kemampuan membuka


kuncian ini" Sebenarnya apakah di kunci oleh ilmu Memindahkan jalan darah,

__ADS_1


pendeta dao Qing-xi sendiri juga tidak berani memastikannya, tidak bisa mengatakan penyebabnya.


__ADS_2