Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
eps 94


__ADS_3

Xie-shen dengan berkelakar menenangkan diri, "pasti membuka


penginapan gelap, mereka sering melakukan kejahatan merampas


harta orang, makanya hantu penasaran mengejar orang itu. He he he!


Sialan! apa tidak menggunakan daging manusia membuat masakan!


Padahal waktu makan malam aku makannya banyak!"


"Sialan! Aku hanya seorang diri, seorang makan kenyang seluruh keluarga kenyang, tidak ada niat untuk jadi ternama, hidup ku santai dan lancar, buat apa membuka penginapan gelap?"


"Xie-shen tua, kau jangan bicara kata kata yang


menyebalkan itu, baik tidak?" Nie-sha-yin-hoa berteriak.


"Baik baik, nona besar, aku tidak mengatakan, tidak


mengatakan." Ouw Yu-zhen sepertinya tidak mendengar mereka sedang


berbincang apa, sepasang matanya menatap pada pintu.


Di luar pintu memang ada orang yang sedang mencuri dengar,


tadi sewaktu Fu Ke-wei masuk, hanya menggunakan kaki menutup


pintunya, menempel di celah pintu mencuri dengar sangat mudah


sekali, orang di dalam ruangan tidak mungkin bisa mengetahui di


luar pintu ada orang yang mencuri dengar.


Orang yang mencuri dengar sangat waspada, sekali pintu


bergerak langsung terbang pergi, cepatnya sangat mengejutkan


orang, sungguh seperti sinar kilat.


Tapi Fu Ke-wei lebih cepat lagi, di dalam gelapnya malam jarak


dekat pun sulit melihat bentuknya.


Bayangan abu-abu yang berperawakan kecil, dalam sekejap telah


berlari sejauh seratus langkah lebih, meninggalkan jalan raya masuk ke tanah liar, bayangannya samar-samar masih terlihat.


Sesudah sampai di luar kota yang tumbuh dengan subur rumput


dan pohon, tidak akan ada orang yang mengejar lagi! Di siang hari


bolong, bertemu hutan jangan masuk, apalagi dalam gelapnya


malam siapa yang berani melanggar pantangan mengejar masuk ke


dalam hutan" Mungkin di dalam hati bayangan abu-abu merasa gembira, hingga


dalam larinya dia membalikan kepala melihat kebelakang.


Tidak di sangka, tiba-tiba ada bayangan hitam datang

__ADS_1


menutup. Dia ingin membalikan tubuh mempertahankan diri tapi sudah


tidak keburu, seluruh refleknya tidak bisa mengikuti keinginannya, ssst... terdengar suara leher di cekik, kemudian bagian bawah


pinggangnya di peluk, lalu jatuh ke atas rerumputan dan di tekan


dengan kuat, dia ingin berguling balik menyerang tapi tenaganya


sudah tidak ada. "Bagus, ternyata seorang wanita." Fu Ke-wei melepaskan tangannya, meloncat berdiri, "kau benar-benar tidak mau sudah" Sebel. Jangan membuat aku marah, nona Hoa! Aku ini bukan Budha yang maha


penyayang dan maha pengasih, tapi adalah laki-laki yang aneh dan


sesat." Di bawah sinar bintang, dia mengenali wanita ini adalah


Hoa-fei-hoa, Hoa Yu-ji. Tubuh wanita biasanya kalah oleh tubuh laki-laki, bertemu


dengan laki-laki yang tinggi besar terasa akan menjadi lebih pendek setengah, sehingga kebanyakan wanita berlatih senjata gelap yang


kecil untuk melindungi diri, sebisanya menghindari pertarungan jarak dekat dengan laki-laki.


Senjata gelapnya Hoa-fei-hoa, adalah sebuah jarum gepeng yang


tidak perlu diberi pita sutra untuk menstabilkan arah, panjangnya lima cun, karena itu geraknya sangat cepat, dengan mata telanjang sulit dilihat dengan jelas, makanya disebut Jarum Dewa Tanpa Bayangan.


Jika dilemparkan dengan menggunakan Wu-tian-shen-gang


(Langit besar dewa kuat) dari ilmu aliran mistik, bisa memecahkan


pertahanan tenaga dalam, seperti menembus kapas busuk, di dunia


persilatan nama Hoa Yu-ji membuat orang sangat ketakutan,


beberapa orang yang menyebut dirinya pakar senjata gelap yang


sebisanya menghindar. "Kau......kau yang tidak tahu aturan ini...sungguh menyebalkan!"


Hoa Yu-ji meloncat berdiri, mengusap-usap tenggorokan yang


barusan di cekik dengan kuat, dia berteriak malu, mungkin tidak


tahan ditindih oleh laki-laki di atas tanah, "Jurus pertarungan tidak tahu malu apa yang kau gunakan?"


"Aku memang orang kecil, tentu saja yang digunakan adalah


jurus perkelahian orang kampung!" Fu Ke-wei juga diam-diam


merasa lucu. Mungkin Hoa-fei-hoa seumur hidup baru pertama kali ditindih


seorang laki-laki seperti ini, di dalam hati timbul satu perasaan yang aneh.


"Siapa kau sebenarnya?" Hoa-fei-hoa dengan wajah penuh


pertanyaan, "Kau membawa satu laki-laki dan dua wanita, tiga orang pengikut muncul di daerah Shan-xi, pasti bukan tanpa alasan, aku


ingin tahu tujuanmu sebenarnya."


"Nona Hoa, sekarang ini aku tidak bisa memberitahu, di kemudian hari kau akan mengerti, tapi aku bisa memberi satu kepastian


padamu, aku bukan musuhmu. Cukup tidak?"

__ADS_1


"Maksudmu adalah......"


"Apa pun aku tidak akan mengatakannya. Dengar


nasihatku! Kalian lebih baik jangan pergi


ke benteng Zhang-feng, jika tidak......"


"Jika tidak bagaimana?"


"Ketua benteng Zhang-feng ketua Xi ayah dan anak adalah orang yang doyan wanita, dan kau adalah wanita cantik yang sangat cantik, jika tertangkap oleh mereka, akibatnya kau pikirlah sendiri." Kata Fu Ke-wei dengan tulus, "Dan juga gerakan kalian, akan mempengaruhi


gerakanku." "Ooo! Apakah kau juga akan pergi ke benteng Zhangfeng?"


"Aku tidak pernah mengatakan akan pergi ke benteng


Zhang-feng." "Tapi maksud dalam perkataanmu sangat jelas, jika di tambah


empat pedang kami bagaimana?"


"Ooh langit! Bagaimana aku berani pergi bersama dengan bunga


yang begini galak, yang paling cantik di dunia persilatan ini" Aku ini kan bukan orang gila, sudahlah! Sampai jumpa, bunga yang galak."


Tubuhnya mendadak mundur menjauh. "Dia......sebenarnya dia orang macam apa?" Hoa-fei-hoa berguman sendiri.


"Siapa dia?" tanyaXie-shen pelan.


"Hoa-fei-hoa." Kata Fu Ke-wei.


"Ooo! Dia tidak menggunakan Jarum Dewa Tanpa


Bayangan menghadapimu?"


"Tidak." "Bukankah mereka telah berjalan menuju utara" Kenapa masih


muncul disini?" tanya Xie-shen tidak mengerti.


"Wanita setan ini banyak siasatnya, siapa yang tahu dia sedang melakukan apa?" Fu Ke-wei menggelengkan kepala, "mungkin dia sengaja membuat orang bingung, atau di dalam kegelapan ingin


menunggu saatnya ketua muda Xi pulang, menggunakan siasat


menyembelih dia dulu, lalu pergi ke benteng Zhang-feng minta


pertanggung jawaban dari Satu Pedang Dunia Xi Zhang-feng."


"Tuan, kukira seharusnya kita menarik dia, bagaimana pun tujuan kita sama, ditambah tenaga mereka, kekuatan kita akan semakin


kuat, aku pikir dia juga akan dengan gembira bekerja sama dengan


kita." Nie-sha-yin-hoa mengusulkan.


"Wanita galak itu adalah wanita kuat, sombong dan percaya diri, setelah bekerja sama, apakah dia mau mendengar pengaturan kita"


Sampai saatnya aneh jika tidak berbalik wajah jadi musuh!" Fu Ke-wei dengan tegas menolak usulan bekerja sama.


"Aku pikir keadaannya tidak akan jadi begitu." Ouw Yuzhen tertawa, "sifat bisa berubah menurut keadaan, walau dia pernah dipermainkan oleh tuan, amarahnya sulit mereda, tapi dia bisa tahu keadaan dirinya sendiri, tahu ilmu silatnya dibandingkan dengan tuan, jaraknya terlalu jauh. Dan juga, aku telah melihat dia tidak saja tidak benci pada tuan, di dalam hati malah sebaliknya suka pada tuan."


"Jangan sembarang bicara, kau bukan dia, bagaimana bisa tahu

__ADS_1


pikirannya" Bikin kacau saja!"


"Karena aku adalah wanita." Ouw Yu-zhen tertawa, "hanya wanita baru bisa mengerti hati wanita, jika tuan tidak percaya, kau bisa tanyakan pada kakak Chao, dengar apa kata dia."


__ADS_2