
Xie-shen dengan berkelakar menenangkan diri, "pasti membuka
penginapan gelap, mereka sering melakukan kejahatan merampas
harta orang, makanya hantu penasaran mengejar orang itu. He he he!
Sialan! apa tidak menggunakan daging manusia membuat masakan!
Padahal waktu makan malam aku makannya banyak!"
"Sialan! Aku hanya seorang diri, seorang makan kenyang seluruh keluarga kenyang, tidak ada niat untuk jadi ternama, hidup ku santai dan lancar, buat apa membuka penginapan gelap?"
"Xie-shen tua, kau jangan bicara kata kata yang
menyebalkan itu, baik tidak?" Nie-sha-yin-hoa berteriak.
"Baik baik, nona besar, aku tidak mengatakan, tidak
mengatakan." Ouw Yu-zhen sepertinya tidak mendengar mereka sedang
berbincang apa, sepasang matanya menatap pada pintu.
Di luar pintu memang ada orang yang sedang mencuri dengar,
tadi sewaktu Fu Ke-wei masuk, hanya menggunakan kaki menutup
pintunya, menempel di celah pintu mencuri dengar sangat mudah
sekali, orang di dalam ruangan tidak mungkin bisa mengetahui di
luar pintu ada orang yang mencuri dengar.
Orang yang mencuri dengar sangat waspada, sekali pintu
bergerak langsung terbang pergi, cepatnya sangat mengejutkan
orang, sungguh seperti sinar kilat.
Tapi Fu Ke-wei lebih cepat lagi, di dalam gelapnya malam jarak
dekat pun sulit melihat bentuknya.
Bayangan abu-abu yang berperawakan kecil, dalam sekejap telah
berlari sejauh seratus langkah lebih, meninggalkan jalan raya masuk ke tanah liar, bayangannya samar-samar masih terlihat.
Sesudah sampai di luar kota yang tumbuh dengan subur rumput
dan pohon, tidak akan ada orang yang mengejar lagi! Di siang hari
bolong, bertemu hutan jangan masuk, apalagi dalam gelapnya
malam siapa yang berani melanggar pantangan mengejar masuk ke
dalam hutan" Mungkin di dalam hati bayangan abu-abu merasa gembira, hingga
dalam larinya dia membalikan kepala melihat kebelakang.
Tidak di sangka, tiba-tiba ada bayangan hitam datang
__ADS_1
menutup. Dia ingin membalikan tubuh mempertahankan diri tapi sudah
tidak keburu, seluruh refleknya tidak bisa mengikuti keinginannya, ssst... terdengar suara leher di cekik, kemudian bagian bawah
pinggangnya di peluk, lalu jatuh ke atas rerumputan dan di tekan
dengan kuat, dia ingin berguling balik menyerang tapi tenaganya
sudah tidak ada. "Bagus, ternyata seorang wanita." Fu Ke-wei melepaskan tangannya, meloncat berdiri, "kau benar-benar tidak mau sudah" Sebel. Jangan membuat aku marah, nona Hoa! Aku ini bukan Budha yang maha
penyayang dan maha pengasih, tapi adalah laki-laki yang aneh dan
sesat." Di bawah sinar bintang, dia mengenali wanita ini adalah
Hoa-fei-hoa, Hoa Yu-ji. Tubuh wanita biasanya kalah oleh tubuh laki-laki, bertemu
dengan laki-laki yang tinggi besar terasa akan menjadi lebih pendek setengah, sehingga kebanyakan wanita berlatih senjata gelap yang
kecil untuk melindungi diri, sebisanya menghindari pertarungan jarak dekat dengan laki-laki.
Senjata gelapnya Hoa-fei-hoa, adalah sebuah jarum gepeng yang
tidak perlu diberi pita sutra untuk menstabilkan arah, panjangnya lima cun, karena itu geraknya sangat cepat, dengan mata telanjang sulit dilihat dengan jelas, makanya disebut Jarum Dewa Tanpa Bayangan.
Jika dilemparkan dengan menggunakan Wu-tian-shen-gang
(Langit besar dewa kuat) dari ilmu aliran mistik, bisa memecahkan
pertahanan tenaga dalam, seperti menembus kapas busuk, di dunia
persilatan nama Hoa Yu-ji membuat orang sangat ketakutan,
beberapa orang yang menyebut dirinya pakar senjata gelap yang
sebisanya menghindar. "Kau......kau yang tidak tahu aturan ini...sungguh menyebalkan!"
Hoa Yu-ji meloncat berdiri, mengusap-usap tenggorokan yang
barusan di cekik dengan kuat, dia berteriak malu, mungkin tidak
tahan ditindih oleh laki-laki di atas tanah, "Jurus pertarungan tidak tahu malu apa yang kau gunakan?"
"Aku memang orang kecil, tentu saja yang digunakan adalah
jurus perkelahian orang kampung!" Fu Ke-wei juga diam-diam
merasa lucu. Mungkin Hoa-fei-hoa seumur hidup baru pertama kali ditindih
seorang laki-laki seperti ini, di dalam hati timbul satu perasaan yang aneh.
"Siapa kau sebenarnya?" Hoa-fei-hoa dengan wajah penuh
pertanyaan, "Kau membawa satu laki-laki dan dua wanita, tiga orang pengikut muncul di daerah Shan-xi, pasti bukan tanpa alasan, aku
ingin tahu tujuanmu sebenarnya."
"Nona Hoa, sekarang ini aku tidak bisa memberitahu, di kemudian hari kau akan mengerti, tapi aku bisa memberi satu kepastian
padamu, aku bukan musuhmu. Cukup tidak?"
__ADS_1
"Maksudmu adalah......"
"Apa pun aku tidak akan mengatakannya. Dengar
nasihatku! Kalian lebih baik jangan pergi
ke benteng Zhang-feng, jika tidak......"
"Jika tidak bagaimana?"
"Ketua benteng Zhang-feng ketua Xi ayah dan anak adalah orang yang doyan wanita, dan kau adalah wanita cantik yang sangat cantik, jika tertangkap oleh mereka, akibatnya kau pikirlah sendiri." Kata Fu Ke-wei dengan tulus, "Dan juga gerakan kalian, akan mempengaruhi
gerakanku." "Ooo! Apakah kau juga akan pergi ke benteng Zhangfeng?"
"Aku tidak pernah mengatakan akan pergi ke benteng
Zhang-feng." "Tapi maksud dalam perkataanmu sangat jelas, jika di tambah
empat pedang kami bagaimana?"
"Ooh langit! Bagaimana aku berani pergi bersama dengan bunga
yang begini galak, yang paling cantik di dunia persilatan ini" Aku ini kan bukan orang gila, sudahlah! Sampai jumpa, bunga yang galak."
Tubuhnya mendadak mundur menjauh. "Dia......sebenarnya dia orang macam apa?" Hoa-fei-hoa berguman sendiri.
"Siapa dia?" tanyaXie-shen pelan.
"Hoa-fei-hoa." Kata Fu Ke-wei.
"Ooo! Dia tidak menggunakan Jarum Dewa Tanpa
Bayangan menghadapimu?"
"Tidak." "Bukankah mereka telah berjalan menuju utara" Kenapa masih
muncul disini?" tanya Xie-shen tidak mengerti.
"Wanita setan ini banyak siasatnya, siapa yang tahu dia sedang melakukan apa?" Fu Ke-wei menggelengkan kepala, "mungkin dia sengaja membuat orang bingung, atau di dalam kegelapan ingin
menunggu saatnya ketua muda Xi pulang, menggunakan siasat
menyembelih dia dulu, lalu pergi ke benteng Zhang-feng minta
pertanggung jawaban dari Satu Pedang Dunia Xi Zhang-feng."
"Tuan, kukira seharusnya kita menarik dia, bagaimana pun tujuan kita sama, ditambah tenaga mereka, kekuatan kita akan semakin
kuat, aku pikir dia juga akan dengan gembira bekerja sama dengan
kita." Nie-sha-yin-hoa mengusulkan.
"Wanita galak itu adalah wanita kuat, sombong dan percaya diri, setelah bekerja sama, apakah dia mau mendengar pengaturan kita"
Sampai saatnya aneh jika tidak berbalik wajah jadi musuh!" Fu Ke-wei dengan tegas menolak usulan bekerja sama.
"Aku pikir keadaannya tidak akan jadi begitu." Ouw Yuzhen tertawa, "sifat bisa berubah menurut keadaan, walau dia pernah dipermainkan oleh tuan, amarahnya sulit mereda, tapi dia bisa tahu keadaan dirinya sendiri, tahu ilmu silatnya dibandingkan dengan tuan, jaraknya terlalu jauh. Dan juga, aku telah melihat dia tidak saja tidak benci pada tuan, di dalam hati malah sebaliknya suka pada tuan."
"Jangan sembarang bicara, kau bukan dia, bagaimana bisa tahu
__ADS_1
pikirannya" Bikin kacau saja!"
"Karena aku adalah wanita." Ouw Yu-zhen tertawa, "hanya wanita baru bisa mengerti hati wanita, jika tuan tidak percaya, kau bisa tanyakan pada kakak Chao, dengar apa kata dia."