Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
eps 60


__ADS_3

Pada saat itu Tian-ya-koay tepat kembali dari luar ruangan, lalu


kedua orang berhenti bicara.


"Aneh! Sepertinya keluarganya juga menghilang." Kata


Tian-ya-koay duduk di hadapan Fu Ke-wei dengan tidak mengerti,


"saudara kecil, mungkin Huang-jit-ye dan teman penjahatnya


benar-benar telah naik ke gunung menjadi perampok."


"Lorong rahasia di bawah tanah untuk menghindar musuh banyak sekali, tersedia makanan dan air, sembunyi tiga-lima puluh hari juga tidak akan kekurangan makanan. Dia tidak ada alasan lari ke atas gunung." Kata Fu Ke-wei dingin, "jika mengatakan dia dengan perampok gunung Tai-hang ada hubungan, tentu tidak salah, mau menuduh dia bersembunyi disana, itu terlalu di paksakan. Jika dia benar-benar naik kegunung, dan ditemukan oleh mata-mata yang diutus permerintah, apa dia masih bisa tinggal di kota" Dia adalah seorang yang pintar, harusnya tahu untung ruginya naik ke gunung, makanya, dia tidak naik kegunung."


"Mmm! Masuk akal......ada orang yang datang."


Pintu belakang ruangan terbuka, keluarlah seorang nyonya


setengah baya berbaju rok dengan delapan tilapan warna hijau,


dituntun oleh seorang pelayan dengan wajah penuh ketakutan.


"Kau......kau adalah tuan Fu?" tanya Nyonya setengah baya Jia-yong.


"Tidak salah, Sastrawan Neraka telah memberitahukan,


nyonya adalah......"


"Tuan Fu, kau adalah orang ternama di dunia persilatan, tidak bisa tidak menurut aturan, menyerang ke rumah......"


"Nyonya, aku bukan orang ternama di dunia persilatan, juga


bukan orang yang tidak mengindahkan aturan, masalahnya


adalah apakah lawan menurut aturan tidak." Dia memotong


perkataannya, "di siang hari bolong di tempat pertemuan di


depan kuil, Huang-jit-ye mengerahkan tiga puluh orang lebih, di


antaranya setengah lebih adalah perampok, sisanya lagi juga


adalah orang-orang pelarian aliran hitam, dia sama sekali tidak


menurut aturan menjumpai aku, nyonya mengatakan tidak


menurut aturan, menyalahkan aku, apakah itu adil?"


"Kau......" "Jam lima seperempat, aku pasti membakar, nyonya harus


bersiap-siap." katanya dengan nada dalam, "Kecuali aku tahu keberadaan Yun-sang-nie, jika tidak, aku tidak akan meninggalkan


perumahan Lu An." "Aku pengemis tua juga ingin tahu keberadaannya Lang-ye, ini

__ADS_1


yang disebut dalam kesempatan kebakaran merampok, ha ha ha......"


Tian-ya-koay juga mendukung disamping.


"Lang-ye sudah mengetahui ada orang yang mengancam dia,


kemarin malam sudah pergi dari sini." Nyonya setengah baya


menyerah, "Yun-sang-nie setahun lalu masih berada di perumahan Qing-yun, jaraknya beberapa ribu li, mengirim surat padanya juga


tidak mudah, sekarang tidak tahu apakah masih di perumahan


Qing-yun atau tidak."


Wajah Fu Ke-wei berubah. Tian-ya-koay juga tertegun, mengerutkan alis berpikir.


"Nyonya, kata-katamu, satu pun aku tidak ada yang percaya." Kata Fu Ke-wei dengan keras, "perumahan Qing-yun adalah satu diantara tiga perumahan di dunia persilatan, ketua perumahan yang sekarang


adalah Satu Pedang Utara Chen Rou-yi, dijuluki yang terhebat dari


Sembilan Jago Pedang terbesar, dia adalah orang aliran putih yang


ternama. Yunsang-nie adalah seorang wanita cabul di dunia


persilatan, wanita bejad di dunia persilatan, mana bisa tinggal di perumahan Qing-yun?"


"Yang aku katakan adalah kenyataan, jika tidak percaya


kenapa tidak pergi ke perumahan Qing-yun membuktikannya?"


"Kau ingin supaya aku cepat-cepat pergi, tidak semudah itu."


"Aku bisa saja sembarangan mengatakan satu tempat, supaya kau tidak bisa menemukannya, juga bisa mengatakan dia ada di


perkampungan Cheng-huang di Shi-chuan-feng-du, sedang berlatih silat bersama Manusia Iblis salah satu dari empat iblis besar, karena kau juga tidak berani pergi ke perkampungan Cheng-huang mengantar nyawa."


"Jika benar kau mengatakan dia ada di perkampungan Cheng-huang, aku tetap akan pergi memeriksanya, Pendeta dao, Manusia Iblis walau orang mendengar namanya sudah ketakutan, tapi aku bukan orang yang mudah dibuat takut." Fu Ke-wei mendorong kursi bangkit berdiri, "jika terbukti katakatamu ini bohong semua, lain kali, Hm! Tempat ini mungkin akan jadi rongsokan. Ingat peringatan aku, harap saja aku tidak kembali lagi ke sini mengacau."


Dia dengan langkah besar berjalan keluar ruangan, Tianya-koay


berjalan berdampingan dengannya, Ouw Yu-zhen berjalan di


belakang sebelah kiri dia, sungguh persis seperti pelayan yang


setia. "Saudara kecil Fu, masalah ini mungkin sangat sulit." Tianya-koay tampak sedikit gelisah, "orang-orangnya keluarga Chen tidak mudah diajak bicara, jika kau tanpa persiapan mendatangi rumahnya meminta orang, apakah kau tahu akibatnya?"


"Tahu, tentu akan menimbulkan amarah para pendekar aliran


putih." "Kalau begitu kau......"


"Aku tetap harus pergi tidak bisa tidak."


"Saudara kecil, sebenarnya Yun-sang-nie telah melakukan

__ADS_1


kejahatan apa, sehingga kau jauh-jauh mengejar dia?"


"Itu rahasiaku."


"Kalian berdua pergi melabrak perumahan Qing-yun,


mungkin......" "Pergi menyelidik, bukan melabrak." Kata Fu Ke-wei dengan tenang, "jika hasilnya benar, membuktikan wanita setan itu benar berada di perumahan Qing-yun......"


"Maka akan melabraknya?"


"Betul! dilabrak." Nada Fu Ke-wei tegas, tidak mengizinkan lawan salah mengerti, "jika perumahan Qing-yun adalah tempat


persembunyian penjahat, aku ada hak membongkarnya, kecuali aku


mati, tidak ada orang yang bisa menahan aku menantang perumahan


Qing-yun. Tetua Jie, apakah kau melepas begitu saja masalah Lang-ye?"


"Itu hal yang tidak dapat berbuat apa-apa, aku terpaksa


mencari jalan lain."


"Sekarang kau kembali kesana, sangat mungkin bisa


bertemu dengan pejahat itu."


"Apa" Kau kata......"


"Di ruangan dalam, pasti tidak salah." Fu Ke-wei seperti tidak terjadi apa-apa melangkah masuk kedalam pintu pekarangan besar yang terbuka,


"di ruang dalam ada satu pintu masuk terowongan, menuju ke ruang rahasia bawah tanah di pinggir sungai Shi-zi, terowongan di bawah tanah seperti sarang laba-laba, masuk ke dalam mencari orang terlalu bahaya,


Huang-jit-ye dengan tamunya bersembunyi di ruang rahasia bawah tanah itu, sekali kita pergi, mereka seharusnya sudah naik keatas... Jangan membalikan kepala, ada orang menguntit, jalanlah lebih-jauh sedikit baru kembali, aku ingin dari mulutnya Huang-jit-ye mendapatkan berita yang pasti."


Di ruang dalam rumah Huang ada satu lampu menyala kecil sekali,


sepuluh lebih pesilat tinggi dunia persilatan berturutturut muncul, Huang-jit-ye duduk di kursi besar dengan wajah penuh


amarah. "Si anjing Fu yang harus mati!" Huang-jit-ye menggigit gigi memaki, "aku Huang Yung-sheng tidak ada permusuhan tidak ada


dendam dengan dia, dia malah mendatangi rumah, menghina orang,


sungguh keterlaluan, jika tidak membunuh dia sulit meredakan


amarahku." "Jika bocah ini benar adalah Xie-jian-xiu-luo yang di dunia persilatan keluar masuknya sulit ditebak, jejaknya juga membingungkan kadang di utara kadang di selatan, ingin membunuh dia tidaklah mudah?"


Sastrawan Neraka yang wajahnya masih belum pulih seperti semula,


"Saudara Huang, jika tidak berhasil, tempat ini mungkin sudah tidak bisa ditinggali."


"Aku akan menyewa pembunuh bayaran diam-diam


membunuh dia." "Empat bulan yang lalu, perkumpulan Qing-lian menerima pesanan diam-diam membunuh Xie-jian-xiu-luo, bukan saja tidak berhasil,

__ADS_1


malah dia sendiri datang ke markas pusatnya dan menghancurkan


perkumpulan itu. Siapa lagi yang masih berani menerima pesananmu "Jangan terlalu berharap saudara."


__ADS_2