Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
eps 142


__ADS_3

Dia pernah berkata padaku, kalian bukan musuhnya, terhadap orang yang bukan musuhnya, dia tidak mau perduli.


Tapi jika kalian melukai aku, walau kalian bersembunyi di bawah singgasananya kaisar, dia tanpa rasa takut akan menangkap kalian keluar. Aku pikir, apa yang telah aku katakan sudah cukup jelas, kalian pergilah!"


"Kalian benar datang dari ibu kota?"


Sikap Jin Wen-wen tambah ramah, tidak tampak sikap


permusuhan lagi. "Itu tidak penting, nona."


Nie-sha-yin-hoa tetap dengan tersenyum, "raja dan para pejabat tinggi, di ibu kota sering melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, makanya orang yang datang dari ibu kota buat masyarakat kota Wuchang kecuali takut, selebihnya adalah benci dan memaki, orang persilatan biasanya tidak menanyakan asalnya dari mana."


"Dia mencintaimu?"


"Dia mencintai semua temannya, lebih-lebih cinta pada kami para pelayan wanita dan laki-laki. Jika kalian benar-benar ada perselisihan yang belum bisa didamaikan dengan tuan mudaku, paling baik langsung dibereskan dengan dia, jangan berpikir apa-apa padaku, nanti masalah akan lebih kacau, dan tidak bisa diselesaikan."


"Dia meninggalkan kau seorang diri tidak memperdulikan,


seharusnya tahu orang yang menagih hutang tidak pandang


caranya." "Dia tahu aku mampu melindungi diriku."


"Ooo..." Kalau begitu kau adalah salah seorang pesilat tinggi di dunia persilatan" Bisakah beritahukan sebutannya?"


"Sebutan dulu sudah dikubur, sekarang aku hanya pelayannya tuan."


Nie-sha-yin-hoa menolak menyebutkan julukannya.


"Baiklah! Jika kau tidak mau mengatakannya, aku juga tidak


memaksa. Malam ini tuanmu di undang oleh nona kedua Guan, dan juga sudah mabuk sekali, saat ini di atur tinggal di taman anggrek nona besar Guan, kau tidak khawatir?"


"Hal yang dia lakukan, orang lain tidak perlu mengkhawatirkannya, dia juga tidak mengijinkan aku terlibat. Sekalian kukatakan, jangan melukai mata-mata yang diutus itu, mereka hanya melakukan tugas, sebenarnya mereka tidak ada pengaruh apa-apa."


"Tuanmu, apakah tahu orang yang dijuluki Yu-shu-xiu-shi dari


perkumpulan Cun-qiu itu?" Jin Wen-wen memperkeras suara, seperti sengaja supaya para mata-mata itu mendengar dengan jelas.


"Aku pernah dengar dia mengatakan orang ini, orang ini sangat jahat."


"Kalian bukan temannya, apa betul?"

__ADS_1


"Teman" Tuanku tidak akan punya teman semacam dia,


menjinjing sepatu tuanku saja dia tidak pantas."


"Kau tahu asal-usul kami?"


"Pernah kudengar tuan menyebutnya, kalian adalah orang dari Jin-she-dong."


"Jika tahu asal-usul kami, maka seharusnya tahu aturan kami, orang Jin-she-dong melakukan sesuatu hal, tidak mengizinkan orang ikut melibatkan diri." Sikap Jin Wen-wen tambah ramah lagi,


"Yu-shu-xiu-shi dan kawan-kawannya, lima orang adalah musuh kami, mereka saat ini sedang bersembunyi didalam taman Qing-feng keluarga Du, tolong beritahukan pada tuanmu harap jangan pergi ke taman Qingfeng, supaya tidak mengganggu pekerjaan kami."


"Baik, aku akan beritahukan dia." Nie-sha-yin-hoa menganggukan kepala, "tapi aku juga ada satu hal yang ingin memberitahukan pada nona, tuanku tidak pernah melibatkan diri mengurus urusan orang lain, tapi juga tidak senang orang lain mengurusi urusannya. Biasanya


Jin-she-dong tidak terlibat dalam urusan dunia persilatan. Maka, harap nona-nonajuga tidak mengganggu pekerjaan tuanku, supaya tidak terjadi perseli-sihan yang tidak ada gunanya."


"Asal tuanmu tidak mengganggu gerakan kami mengejar


penjahat, kami tidak akan mengurusi urusan tuanmu."


"Baik, kalau begitu aku jadi tenang."


"Maaf telah mengganggumu, kami pamit." "Silahkan,"


Guan Ji-zhong mabuk, beberapa saat dia dibopong oleh dua


pelayannya pulang kerumah, baru saja minum satu mangkuk kuah


penyadar arak, mata-matanya dengan terburuburu datang.


Didalam kamar rahasia berkumpul lima orang,


mendengarkan laporan mata-mata.


Setelah Guan Ji-zhong selesai mendengar laporan matamatanya, mabuknya telah setengah hilang.


"Orang-orang perkumpulan Cun-qiu, tanpa alasan


bersembunyi di kota kita, sebenarnya ada tujuan apa?"


Orang setengah baya yang wajahnya kurus kering dengan tidak tenang berkata, "pantas mati! Gerakannya pasti ditujukan pada kita.

__ADS_1


Keluarga Du diam-diam menampung musuh kita, sungguh keterlaluan, sangat tidak setia kawan, sangat mungkin dimuka bersahabat, diam-diam sedang menbuat siasat mencelakai kita, pantas mati!''


"Pengurus Yan, ja......jangan sem......sembarangan menerka."


Meski Guan Ji-zhong masih mabuk tapi hatinya sadar, dia mencegah anak buahnya sembarangan menduga, "keluarga Du sama sekali tidak tahu kita ada permusuhan dengan perkumpulan Cun-qiu.


Dulu ketika Du Jin-yuan berkelana di dunia persilatan, memang ada berhubungan dengan Shen-li-jin-gang (dewa bertenaga Jin-gang \= orang yang bertenaga hebat), menampung Yu-shu-xiu-shi, bukan salah dia."


"Aku tetap merasa curiga." Pengurus Yan mempertahankan


pendiriannya, "tamu baru datang beberapa hari, musuh diamdiam telah tiba, aku tidak pernah percaya kata-kata kebetulan ini, musuh yang datang malah orang orangnya Jin-shedong......"


"Begini sajalah! Cepat utus orang lapor pada tuan besar, lihat apa kata ayahku."


Guan Ji-zhong sepertinya juga merasa masalahnya tidak biasa, terpaksa mundur selangkah.


"Terima perintah." Seorang setengah baya yang ada


dibawah menyahut. 0oo0 Bab 23 "Kalian berdua tidak seharusnya kembali semua, seharus


tinggalkan meninggalkan satu orang mengawasi, cepat kembali!"


pengurus Yan membentak dua orang matamatanya.


"Tempat tinggalnya tuan muda He, beberapa hari sedikit pun


tidak ada gerakan, jadi tidak perlu siang malam mengawasinya."


Salah seorang mata-mata berkata tidak senang.


"Bagaimana pun dia adalah putra orang kaya dari ibu kota, dia sedikit pun tidak ada yang mencurigakan. Sekarang tanpa alasan dia terlibat perselisihan antara Jin-she-dong dengan keluarga Du, sebenarnya kita juga tidak perlu terlibat didalam air keruh ini. Jika kita berdua tidak kembali, jika sampai dicurigai oleh orangnya Jin-she-dong sebagai


orangnya keluarga Du bukankah kami akan menjadi korban sia-sia?"


"Jangan omong kosong!" pengurus Yan membentak, "setiap orang asing yang berhubungan dengan keluarga Guan kita, semua harus diawasi dengan ketat dan diselidiki. Tidak usah takut sepuluh ribu hanya takut seper sepuluh ribu, setiap orang yang datang harus dicurigai berniat menyelidik dan merusak, tidak terkecuali dia putra orang kaya dari ibu kota, siapa yang bisa mengutus orang pergi jauh keibu kota menyelidiki asal-usul dia" Cepat kembali kesana dan lanjutkan pengawasan, jika ada gerakan yang mencurigakan, harus utus satu orang kembali melapor, sekali lagi mencari alasan meninggalkan tempat, pasti dihukum berat, pergi!"


Guan Ji-zhong sudah tengkurap diatas meja, hampir


tertidur. Dua mata-mata itu segera keluar kamar, dengan hati


berdebar-debar kembali kepenginapan.

__ADS_1


Setelah tuan besar Guan Tian-fu menerima laporan bahwa


Yu-shu-xiu-shi dan kawan-kawannya sembunyi di rumah keluarga Du, reaksinya sangat marah.


__ADS_2