
"Dia jika tidak bersandiwara seperti itu, mana bisa berhasil
mengambil obat penawar racun" Mi-hun-tai-sui lebih pintar dari pada setan......"
"Makanya kau mendukung bersandiwara dengan dia" Tidak tahu malu!" maki bibi Leng sambil tertawa.
"Sebenarnya aku sudah tidak termasuk orang Jin-she-dong, dan juga......" "Dan juga seorang janda. Aku pernah berkata dengan Yingying, dia paling suka janda, maka kau mengikuti kesukaan dia?" bibi Leng tertawa memotong, "pamanmu demi masalah ini, sampai geregetun setengah harian lho!"
"Aku......" "Saat bantuan kita belum tiba, kita diam diam
menyelidiknya, lihat bocah ini sebenarnya mau apa?"
Dua orang tukang tandu yang mengikuti dari belakang, tentu
saja tidak bisa mendengar perbicaraan mereka.
Jalan kecil itu menelusur pantai menjulur ke selatan, ini adalah jalan penghubung kampung di pantai, sedikit sekali orang luar berjalan disini, tempat yang dilalui semuanya tempat yang disebut tempat tertutup yang sepi.
Kampung Lu-wan berada di dalam teluk sungai, adalah
kampung nelayan kecil yang hanya di huni dua-tiga puluh
keluarga. Di pantai barat tidak ada pelabuhannya, perahu nelayan semua ditambatkan di pantai, saat air pasang maka mengapunglah di atas air, kalau saat air surut, perahu harus ditarik masuk ke sungai dengan tenaga manusia.
Di pantai tumbuh dengan lebat rumput ilalang lebih tinggi dari manusia.
Tumbuh kerap seperti sabuk hijau, ke atas sampai ke kota Jiang-ning, ke bawah sampai ke Tai-ping tidak terputus-putus, satu pemandangan yang menakjubkan, juga telah membentuk tidak sedikit rawa yang tidak ada jejak manusia.
Di tengah sungai juga sering terlihat pulau kecil, ada beberapa ?sudah menjadi pulau abadi, ada beberapa saat air pasang pulaunya menghilang, saat air surut muncul kembali, tempat ini adalah tempat peristirahatannya burung air, juga tempat sembunyinya para penjahat.
Pulau pasir yang telah jadi abadi, tidak saja tumbuh rumput ilalang yang lebat, juga tumbuh pepohonan, bukan saja tempat bertelurnya burung air, juga tempat bergeraknya para penyelundup.
Kadang-kadang patroli pemerintah dari kedua sisi pantai, naik ke pulau jecil itu melakukan pemeriksaan. Tapi, tidak pernah terdengar, berhasil menangkap penjahat.
Alasannya mudah, sebelum perahu patroli yang mendarat di
__ADS_1
sebelah timur pulau, para penjahat sebelumnya sudah lari dulu dari sebelah barat pulau, sebaliknya juga sama, siapa pun tidak akan bisa berbuat apa apa terhadap tindakan ini.
Perahu yang datang, semuanya jenis perahu cepat tipe kecil,
setelah menepi di tarik ke darat di sembunyikan di dalam rumput ilalang, walau pun berjalan kedekatnya juga tidak akan menemukannya.
Kampung Lu-wan adalah pos penghubung para penyelundup.
Bermacam-macam, berbagai aliran, semua bisa keluar masuk di pantai sepanjang sepuluh li lebih, perahu cepat berbagai jenis semua bergerak di malam hari, di siang hari ditarik kedarat disembunyikan di dalam rumput ilalang tanpa bekas, siapa pun tidak mau mengurusi prilaku orang lain, masing-masing punya pelanggan sendiri, tidak
saling menyerang.
Tentu saja tidak terhindar, terjadi peristiwa berdarah.
Tiga li di timur kampung, adalah jalan raya yang menuju
Tai-ping. Ke utara bisa sampai ke Nan-jing, sangat mudah untuk berlalu lalang.
Barang selundupan pengirimannya menggunakan jalan raya, dibacking oleh orang yang berkuasa, naga dan ular bercampur aduk, organisasinya cukup sempurna.
Salah satu laki-laki itu adalah Er-lang-shen (dewa putra kedua) Yang-jun, orang penting dari benteng Zhang-feng.
"Perkumpulan Cun-qiu mengutus orang minta bertemu, sepertinya sikapnya tidak bersahabat."
Kata laki-laki besar lainnya mengerutkan alis dan sedikit tidak tenang, "mereka juga tidak mengatakan alasannya, nadanya tampak keras apakah terjadi sesuatu" Saudara Yang apakah kau bisa menebaknya, apa kemauan mereka sebenarnya?" "Siapa yang tahu" Setelah bertemu nanti baru kita bisa tahu."
Kata Er-lang-shen dengan garang, "sekarang ini pengaturan mereka sangat tidak perdulikan orang lain, segala sesuatunya tidak dirundingkan dulu dengan kita, kita seperti jadi pesuruh mereka saja, kita hanya bisa menuruti perintah mereka.
Sialan... aku akan membawa orang ke Da-shengguan berkumpul dengan ketua benteng, tidak ingin tinggal disini lagi melihat wajah mereka."
"Ketua benteng telah menyanggupi, akan mengurusi masalah mereka dulu."
Kata laki-laki besar dengan putus asa sambil mengeluh, "kau membawa pergi orang, ketua benteng akan menyalahkanmu.
Mereka akan menekan ketua benteng, dan menolak membantu ketua benteng mencari si anjing kecil marga Fu sebagai balasan."
__ADS_1
"Kau kira mereka benar-benar berniat menuruti perjanjian"
Hmmm...!" Tidak jauh tampak dua bayangan orang mendatangi, mereka adalah Mi-hun-tai-sui dan Du-xin-lang-jun Ji Yu-lang.
Mi-hun-tai-sui Huang-ji lukanya sudah sembuh, wajah yang dipukul oleh Fu Ke-wei hingga berubah bentuk juga sudah kembali ke asal, hanya saja semangatnya sedikit tidak bagus, sikap angkuhnya sudah tidak tampak lagi.
Mimik wajah kedua orang ini kurang bersahabat, dengan langkah besar mereka mendekat, sepertinya amarahnya sedang tinggi.
Er-lang-shen berdua sudah tahu kedudukan Mi-hun-tai-sui dua orang itu, yang satu adalah tamu terhormat, yang satu adalah ketua cabang, mereka orang-orang yang mempunyai kedudukan tinggi di perkumpulan Cun-qiu, mereka merasa diluar dugaan.
Dengan kedudukannya Er-lang-shen, tingkatnya terlalu jauh,
sungguh tidak pantas berhubungan dengan orang tua ini.
"Tetua Huang datang sendiri kesini, aku merasa tersanjung."
kemarahan Er-lang-shen sudah hilang, ada perasaan terhormat, dengan hormat dia buru-buru menyapa, "aku adalah pimpinan di daerah Jiang-ning, menurut janji datang menunggu perintah, tapi tidak tahu......" "Dimana ketua benteng Xi?" Mi-hun-tai-sui tidak membalas hormat, dengan wajah ditekan dia bertanya, "Ketua benteng anda seharusnya berada di sekitar ini, mengutus orang penting untuk bekerja sama."
"Ketua benteng kami ada di sekitar Da-sheng-guan, beliau bergerak bersama dengan wakil ketua Gao dari perkumpulan anda, seharusnya tetua tahu akan hal itu."
Er-lang-shen jadi naik tidak senang, dia tidak bisa menerima
penghinaan ini, "kedudukanku, tentu saja tidak bisa di bandingkan dengan tetua, tapi di benteng Zhangfeng, kedudukanku tidak rendah."
"Baik, anggap saja kau orang kepercayaan ketua benteng Xi, apa kau bisa memutuskan?"
"Menghadapi masalah yang mendadak, aku boleh berkuasa penuh memutuskannya."
"Baik, apakah kau tahu peristiwa yang terjadi di Wuchang?"
"Ini......aku sembunyi di Huang-shi-gang menunggu perintah,
peristiwa yang terjadi di kota, di beritahukan oleh ketua benteng sendiri."
"Kalau begitu kau tidak bisa memutuskannya." Mi-hun-taisui sedikit pun tidak sungkan, "lebih baik kau beritahukan pada ketua benteng, suruh dia cepat bertemu dengan ketua perkumpulanku."
__ADS_1
"Kenapa?" Er-lang-shen tertegun, sudah merasakan ada yang tidak beres,mungkin sudah terjadi peristiwa besar yang tidak diduga.